Home Blog Page 1810

Bersama Wali Kota Solo, Kapolri Tinjau Vaksinasi Dosen dan Pemuka Lintas Agama

JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus memantau kelancaran program vaksinasi nasional. Kali ini, jenderal bintang itu bergerak ke Solo, Jawa Tengah. Ditemani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Kapolri melihat langsung proses jalannya vaksinasi di Pendapi Gede atau Balaikota Surakarta.

Sebanyak 400 peserta mengikuti kegiatan vaksin ini. Mereka terdiri dari tenaga pendidik seperti dosen universitas dan sekolah tinggi hingga pemuka agama dari lintas agama.

“Rata-rata semuanya antusias dalam pelaksanaan vaksinasi. Diharapkan program nasional ini semakin lancar sehingga dalam membentuk masyarakat kebal Covid-19 ” kata Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (25/3/2021).

Meski telah divaksin, Sigit berpesan agar masyarakat tetap menegakan dan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes), memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Mantan Kapoltesta Surakarta ini mengatakan, dengan divaksinnya tenaga pendidik bisa memberikan dukungan setelah nantinya pembelajaran tatap muka pada bulan April yang akan datang telah dilaksanakan.

“Semoga tenaga pendidik setelah divaksinasi, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan perekonomian juga berjalan lebih baik dan pelaksanaan vaksinasi di Kota Solo segera tuntas agar masyarakat dapat beraktifitas kembali,” harap Kapolri.(Humas/Qomar)

PENGUKUHAN TIGA POLSUBSEKTOR JADI POLSEK DI WILAYAH BONDOWOSO.

BONDOWOSO.
Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengukuhkan Polsubsektor Jambesari Ds menjadi Polsek Jambesari Ds, Resort Bondowoso. Acara yang berlangsung di Polsek Jambesari Ds tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Bondowoso kamis, (25/3/2021).

AKBP Erick Frendriz, mengatakan, pengukuhan ini sudah sejak lama ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Bondowoso. Subsektor Jambesari Ds,Subsektor Taman Krocok dan Subsektor Botolinggo dinaikan statusnya menjadi Polsek didasari atas Surat Kepala Kepolisian Republik Indonesia nomor B/1278/11/OTL.1.1.1./2021
“Perubahan status dari Subsektor menjadi Sektor harus dibarengi dengan sarana dan prasana serta keterampilan masing-masing anggota untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” kata Kapolres.

AKBP Erick Frendriz menambahkan, salah satu program Kapolri adalah mewujudkan 1 kecamatan 1 Polsek. Untuk wilayah Kabupaten Bondowoso
Tentunya pengukuhan Polsek pada hari ini akan memudahkan pelayanan dan masyarakat akan mudah terlayani dengan baik.

“Menjaring aspirasi dari masyarakat untuk segera membentuk Polsek dengan maksud dan tujuan memperpendek birokrasi dalam pelayanan hukum dan admistrasi lainnya. Jadilah polisi yang dicintai masyarakat dan ditauladani. Dan jadilah polisi yang profesional, proporsional dan prosedural dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Kapolres.
Dalam acara pengukuhan tersebut berjalan lanca,aman dan kondusif dengan tetap mengikuti prokes ketat. ( ARI / DAR/SAY)

INAFIS Polres Pasuruan Berhasil Identifikasi Mayat Tanpa Identitas

PASURUAN — Penemuan mayat sesosok pria tanpa identitas yang sempat mengegerkan warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan dengan beberapa luka tusuk di tubuh korban mulai terkuak.

Perlu diketahui bahwa warga Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas pada Hari Selasa (23/03/21) di sekitaran Mapolsek Beji.

Mayat pria tanpa identitas tersebut diketahui bernama Mukhamad Wahyudi (18), warga Desa Klangrong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Hal itu diketahui setelah proses identifikasi gerak cepat yang dilakukan oleh INAFIS Polres Pasuruan didukung juga keterangan yang disampaikan oleh Kades Klangrong bahwasanya korban adalah warganya.

“Korban adalah warga saya, bernama Mukhamad Wahyudi dan semoga segera diketahui penyebab kematiannya,” singkat Kades Rosidi.

Sementara itu, salah satu personil Polsek Beji saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya atas terungkapnya kasus tersebut.

“syukur alkhamdulillah identitas penemuan mayat sudah ditemukan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WA.(Qomar).

Dinas PU Sumber Daya Air Gelar Rakor Dan Evaluasi 2021

MALANG — Bertempat di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi, Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2021 pada tanggal 23 Maret 2021 yang dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten malang.

Rapat tersebut di hadiri Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, Rapat ini membahas mengenai Tugas Pokok dan Fungsi UPT Pengelolaan Sumber Daya Air serta kedisiplinan, koordinasi antar Bidang dengan UPT Pengelolaan Sumber Daya Air di lingkup Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.

Tetap semangat untuk terus berkarya, jaga kesehatan dan sukses selalu.(Sarju)

Nyamankan Pedagang dan Konsumen, Pemkot Malang Rencanakan Revitalisasi Tiga Pasar

MALANG – Agar lebih tertata dan nyaman bagi para pedagang maupun konsumen, Pemkab Malang akan merevitalisasi tiga pasar rakyat pada 2021, ada tiga pasar yang akan dibangun.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto, kepada awak media.

Dikatakan Wahyu, pembangunan tiga pasar rakyat tersebut sumber pendanaannya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APDB) Kota Malang 2021.

“Untuk 2021, ada tiga pasar yang akan dibangun, dan satu pasar yang dilakukan pembenahan, peninggian lantai pasar,” kata Wahyu.

Wahyu menjelaskan tiga pasar rakyat di Kota Malang yang akan dibangun pada 2021 adalah Pasar Madyopuro, Pasar Lesanpuro, dan Pasar Kotalama, yang berada di Kecamatan Kedungkandang.

Sementara untuk pasar yang akan dilakukan sedikit pembenahan, adalah Pasar Bunulrejo, yang berada di Kecamatan Blimbing.

Sebagai catatan, Pasar Bunulrejo telah dilakukan revitalisasi pada 2018, dengan dana sebesar Rp3,5 miliar.

“Yang akan dibangun tiga pasar itu, sementara di Pasar Bunulrejo, dilakukan peninggian lantai pasar,” kata Wahyu.

Namun Wahyu juga menjelaskan hingga saat ini masih belum diputuskan berapa besaran dana yang akan dialokasikan dari APBD Kota Malang untuk pembangunan, dan pembenahan empat pasar tersebut. Saat ini, masih dalam proses hearing dengan Komisi B DPRD Kota Malang.

“Untuk pendanaan masih akan dilakukan hearing dengan Komisi B,” ujar Wahyu.

Sementara pada 2020, proyek pembangunan dua pasar rakyat tengah dikebut untuk diselesaikan. Dua pasar tersebut adalah Pasar Kasin di Kecamatan Sukun, dan Pasar Mergan di Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Pada tahun ini, seharusnya ada empat pasar rakyat yang dibangun, namun dikarenakan adanya pandemi virus Corona, hanya ada dua pasar yang direvitalisasi. (tim)

600 Jenis Tanaman Bunga dan Buah Jadi Koleksi Wisata Baloga

MALANG – Sebanyak 600 jenis tanaman bunga dan buah menjadi koleksi Wisata milik Jatim Park Grup yang sudah dibuka sejak 19 Desember 2020 lalu. Hamparan bunga seluas 7 hektare di Batu Love Garden (Baloga), Kota Batu tersebut hingga kini masih begitu menawan.

Ide pembangunan wisata ini sudah lama diimpikan, namun mimpi membangun wisata kebun bunga itu baru bisa dilakukan sejak awal 2020 lalu. Sempat terhenti beberapa bulan karena pandemi Covid-19. Akhirnya, Baloga rampung 85 persen dan langsung dibuka untuk menyongsong libur natal dan tahun baru.

Koleksi jenis tanaman buah dan bunga di tempat ini membedakan dengan tempat lain, sebab memiliki komposisi 70 persen tanaman diambil dari Kota Batu di dekat wisata Baloga sendiri, kemudian 30 persen lainnya didapat dari luar negeri yakni dari Amerika Serikat.

Di Baloga, wisatawan dapat menikmati zona indor dan zona outdor. Di zona indor terdapat aneka tanaman aquponik, hidroponik, tanaman kering seperti kaktus, hingga budidaya angrek. Pada zona outdor terdapat kebun jeruk, kebun bunga matahari, hingga taman topiary, berbentuk kupu, merak, dinosaurus semua tersusun rapi dengan hamparan bunga.

Selain itu ada pula kuda poni dan kereta yang melewati hamparan kebun bunga dan buah. Ada green house, hingga rumah kupu-kupu, di dalamnya ada beberapa jenis hewan mulai dari lebah, belalang hingga rayap hewan yang berkaitan dengan tanaman.

Sementara itu, Aprilia (23) salah satu wisatawan dari Kabupaten Lumajang saat ditemui Gempurnews di kawasan wisata tersebut, mengaku senang berlibur ke Baloga ini. Intinya di tempat ini ia merasa seperti berwisata sambil rekreasi.

“Dari awal itu sudah menarik karena ketemu display bunga yang enak dipandang. Beda dengan yang lain, di sini penataan bagus banget dan cocok untuk anak muda. Saat outdor banyak bunga yang bagus. Ada parade juga, pokoknya seru lah, capeknya hilang,” tandas Aprilia. (srj).

Rencana Impor Beras, Ombudsman RI Minta Tunda Hingga Mei 2021

JAKARTA – Rencana pemerintah untuk melakukan impor beras menuai polemik. Ombudsman RI meminta agar pemerintah menunda keputusan impor beras hingga Mei 2021.

Penundaan tersebut karena Ombudsman RI menilai stok beras Indonesia masih aman dan mencukupi kebutuhan hingga April 2021.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (24/03/2021).

Alasan Ombudsman meminta pemerintah untuk menunda keputusan impor beras berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Perum Bulog memiliki stok beras per 14 Maret 2021 mencapai angka 883.585 ton dengan rincian sekitar 859.877 ton merupakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 23.708 ton stok beras komersial,” kata Yeka.

Dari jumlah stok CBP, terdapat stok beras yang berpotensi turun mutu sekitar 400 ribu ton. Sehingga stok yang layak konsumsi kurang dari 500 ribu ton atau sekitar 20 persen dari kebutuhan beras rata-rata tiap bulan sekitar 2,5 juta ton.

Sementara, merujuk keterangan Kemendag per Februari 2021 stok beras yang ada di penggilingan padi sebesar 1 juta ton. Lalu, stok beras di lumbung masyarakat ada 6,3 ribu ton. Sedangkan, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang sekitar 30,6 ribu ton, hotel restoran dan kafe 260,2 ribu ton, dan di rumah tangga 3,2 juta ton.

“Kalau kita jumlah stok beras Bulog, masyarakat, dan pelaku pasar mencapai 6 juta ton,” ucap Yeka.

Kemudian, berdasarkan angka sementara Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 luas panen padi periode Januari-April mencapai 4,68 juta hektare dengan taksiran produksi sekitar 25,3 juta ton gabah kering.

Diperkirakan selama periode Januari-April menghasilkan beras sekitar 14,45 juta ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 26,8 persen sekitar 3 juta ton beras dibanding tahun sebelumnya.

“Merujuk data stok pangan dan potensi produksi beras nasional di 2021, Ombudsman menilai bahwa stok beras nasional kita masih relatif aman dan tidak memerlukan impor dalam waktu dekat ini,” jelas Yeka.

Selain meminta pemerintah untuk menunda impor beras, Ombudsman mencermati adanya potensi maladministratif terkait mekanisme keputusan impor beras. Menurut Yeka, diperlukan sistem peringatan dini dalam menentukan impor beras.

Ombudsman juga mencermati adanya potensi maladministratif dalam manajemen stok beras akibat kebijakan yang tidak terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Untuk kedua maladministratif tersebut Ombudsman akan melakukan inisiatif atas prakarsa sendiri. Untuk pencegahan maladministratif dalam tata kelola kebijakan importasi stok beras,” ungkap Yeka.

Sementara Menteri Perdagangan M Lutfi dalam telekonferensi pers di Jakarta , Senin (15/03/2021) memastikan bahwa kebijakan impor beras tidak akan menjatuhkan harga gabah petani.

Menurutnya, selama bertahun-tahun harga gabah kering giling petani tidak pernah turun sama sekali meskipun pemerintah melakukan impor beras.

“Saya akan kerjakan ini seadil mungkin, searif mungkin, sebijaksana mungkin dan percayalah bahwa tidak ada niat pemerintah untuk menghancurkan harga petani terutama ketika sedang panen raya,” kata Lutfi di Jakarta, Senin (15/03/2021).

Ia menjelaskan langkah impor beras diambil untuk menjaga cadangan stok beras nasional dan menstabilkan harga di pasaran. Berdasarkan angka ramalan produksi beras nasional dari BPS pada tahun ini jumlahnya naik dari tahun lalu menjadi 31,33 juta ton. Namun, angka ramalan tersebut bisa turun dan naik, tergantung dari beberapa faktor seperti cuaca. * Sumber : VOA

Unit Reskrim Polsek Klojen Malang Tangkap Residivis Pembobol Toko

MALANG – Unit Reskrim Polsek Klojen akhirnya menangkap tersangka pembobolan toko pertanian Sumber Makmur Agrikultur Indonesia, setelah melakukan penyelidkan selama seminggu lebih.

Tersangka berinisial M (42), merupakan residivis yang tinggal di Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang, namun diketahui juga tinggal di Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan..

Demikian disampaikan Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri, Rabu (24/03/2021). Ia menjelaskan bahwa peristiwa pencurian tersebut terjadi pada tanggal 15 Maret 2021.

Pada tanggal 16 Maret 2021 atau keesokan harinya, korban baru melepor ke Polisi. Dan dari laporan itu, Polsek Klojen bersama Inafis Polresta Malang Kota melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman kamera CCTV, yang berada di dalam toko, kemudian dilakukan penangkapan.

“Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada tanggal 15 Maret 2021. Dan kejadian ini dilaporkan oleh korban pada tanggal 16 Maret 2021,” ujar Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir.

Nadzir menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, pihaknya semula menangkap tersangka AM (28), warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, bertindak sebagai penadah.

Dari hasil penangkapan tersebut, Unit Reskrim Polsek Klojen melakukan pengembangan kemudian menangkap inisial AJJ (33), warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, bertindak sebagai tersangka penadah lainnya.

“Kami langsung melakukan penyelidikan kepada kedua tersangka. Dari hasil penyelidikan itu, kami berhasil menangkap tersangka pembobolan berinisial M pada Selasa (23/3/2021),” terangnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono mengungkapkan teknis pembobolan yang dilakukan oleh tersangka berinisial M, pertama melakukan pengamatan dan penggambaran terlebih dahulu.

“Berdasarkan pengamatan dan penggambaran, tersangka menjebol genteng dan plafon toko. Kemudian mengacak-acak ruang administrasi yang berada di lantai dua,” beber Yoyok.

Ia juga menjelaskan bahwa tersangka M merupakan seorang residivis yang sudah sering melakukan aksi kejahatan.

“Sudah enam kali dipenjara, karena kasus pencurian dan narkoba. Dan ini aksi kejahatan yang ketujuh kalinya. Selain itu tersangka AJJ, juga merupakan residivis dalam kasus pencurian,” tuturnya.

Tersangka M diketahui mencuri tujuh laptop, delapan tablet iPad, satu buah HP Samsung, tiga kardus bibit brokoli yang masing-masing kardus berisi 24 pack, tiga kardus bibit sawi yang masing-masing kardus berisi 24 pack, dua bungkus obat tanaman, dan uang tunai Rp 700 ribu.

“Akibat kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian sebesar Rp 200 juta. Namun, sebagian barang curiannya itu sudah dijual kepada dua tersangka penadah ini,” tambahnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka AJJ dan AM dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

“Sedangkan untuk tersangka M, dikenakan pasal 363 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara, selama lima tahun,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, toko pertanian bernama Sumber Makmur Agrikultur Indonesia yang terletak di kawasan ruko, Jalan Prof Moch Yamin, No 53, Kavling 10-13, Kecamatan Klojen, Kota Malang dibobol maling.

Kejadian itu diketahui para pegawai toko, saat membuka toko pada Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WIB. Pelaku diketahui masuk ke dalam toko dengan cara menjebol genteng dan plafon.

Kemudian mengambil berbagai barang elektronik, yang ada di ruang administrasi. Setelah berhasil mendapatkan barang curiannya, pelaku kabur melalui genteng yang telah dijebolnya tersebut. (srj/mid)

Curhat Warga ke Kapolri Setelah Divaksin, Kami Senang dan Antusias Setelah Menunggu Setahun

SEMARANG— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri vaksinasi yang digelar di Masjid Agung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/3/2021).

Vaksinasi ini diikuti sebanyak 425 orang yang didalammnya terdapat tokoh agama dari lintas agama, tokoh masyarakat, ulama dan para santri dari empat Kabupaten di Jawa Tengah yakni Semarang, Kota Semarang, Demak dan Salatiga.

Saat berdiskusi dengan Kapolri, peserta vaksinasi mengaku sangat antusias agar dapat segera bisa divaksin setelah hampir satu tahun menunggu.

“Mereka dengan kesadaran sendiri hadir, karena sudah 1 tahun menunggu vaksin, dan semua mau divaksin,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Diacara tersebut, Kapolri juga sempat berdialog dan mengikuti vlog Bhabinkamtibmas Herman atau yang lebih dikenal dengan “Mas Bhabin”.

Dalam kunjungannya ini, Kapolri didampingi oleh
Asops Kapolri, Kadiv Humas, Kadiv Propam dan Kakor Binmas. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah.(Humas/Qomar)

Guna Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Naikkan Kelas UMKM, Banyuwangi Luncurkan Teman Usaha Rakyat

BANYUWANGI — Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi dan menaikkan kelas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemkab Banyuwangi membentuk dan meluncurkan ”Teman Usaha Rakyat”. Hal ini disampaikan langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (24/3/2021).

Menurut Ipuk, bilamana dalam pengembangan desa ada pendamping desa dan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ada Pendamping PKH, maka untuk pendampingan UMKM di Banyuwangi perlu adanya Teman Usaha Rakyat, yang nantinya bertugas khusus dalam meningkatkan UMKM.

”Tahap awal ini ada 30 Teman Usaha Rakyat. Dalam dua hari ini, Selasa-Rabu ini, mereka mengikuti workshop untuk mendapatkan pengetahuan tentang berbagai seluk-beluk peningkatan UMKM. Modulnya kita susun bareng, dan sangat teknis,” ujar Ipuk.

Dalam kesempatan itu Ipuk juga menjelaskan, seusai workshop, tim Teman Usaha Rakyat akan bergerak mendampingi UMKM untuk dinaikkan levelnya. Adapun materi yang diberikan kepada tim Teman Usaha Rakyat antara lain business model canvas, landing page dan google business, copywriting, strategi marketplace, desain, dan manajemen media sosial.

”Sasaran UMKM dan target waktu telah ditetapkan. Jadi nanti ditugaskan, satu personil Teman Usaha Rakyat mendampingi 5-10 UMKM untuk dibantu dari berbagai sisi. Misalnya, digitalisasi, pengurusan izin, sertifikasi seperti PIRT, dan sebagainya. Juga hal-hal teknis seperti bagaimana sih nulis narasi yang menarik, strategi marketplace, dan desain sederhana,” ujarnya

Kedepannya Ipuk juga berencana akan menambah tim Teman Usaha Rakyat-nya, hal ini bertujuan agar pendamping mampu menjangkau lebih banyak sasaran UMKM.

Menurut Plt Kepala Dias Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdaganngan,Nanin Oktaviatie, upaya memulihkan ekonomi usaha rakyat di Banyuwangi nantinya akan dilakukan dari berbagai sisi.

”Dari sisi branding, terus-terusan kita fasilitasi foto dan video promosi gratis. Dari sisi kapasitas ada mentoring-mentoring, sertifikasi, inkubasi UMKM, bantuan alat usaha, bedah warung, dan jembatan ke akses modal murah. Lalu untuk meningkatkan penjualan, ada festival yang mulai digelar dan nanti kita luncurkan juga Hari Belanja ke Pasar Rakyat,” jelas Nanin.

Dengan dibentuknya Teman Usaha Rakyat ini, ipuk berharap dapat meningkatkan 70 persen usaha di Banyuwangi yang mengalami penurunan kinerja selama pandemi Covid-19.(Sigit).