Home Blog Page 1816

22 Terduga Teroris Masuk Jaringan Jamaah Islamiah

SURABAYA – Sejak tanggal 26 Februari 2021 Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap 12 terduga teroris di 4 (empat) Kabupaten/ Kota di wilayah Jawa Timur.

Delapan orang ditangkap di Kabupaten Sidoarjo, dua orang di Kota Surabaya, satu orang di Mojokerto, dan satu orang di Malang.

Setelah menangkap 12 terduga teroris, Densus 88 Mabes Polri terus melakukan pengembangan.

Dan pada tanggal 2 Maret 2021, Densus 88 Mabes Polri, kembali menangkap delapan terduga teroris di Surabaya, Malang dan Bojonegoro,hingga pada akhirnya jumlah terduga teroris yang ditangkap sebanyak 22 orang.

Ke 22 terduga teroris yang telah dilakukan penangkapan dititipkan di rumah tahanan Mapolda Jatim sejak 26 Februari 2021.

Namun, pada 18 Maret 2021 (hari ini) ke 22 terduga teroris diberangkatkan ke Jakarta menuju ke Mabes Polri untuk diproses hukum lebih lanjut.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat menyaksikan langsung proses pemberangkatan 22 terduga teroris ke Mabes Polri dari Mapolda Jatim menyatakan, bahwa hari ini 22 terduga teroris diberangkatkan ke Mabes Polri untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut.

“Hari ini 22 terduga teroris diberangkatkan dari rumah tahanan polda jatim ke mabes Polri,” jelas Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kamis (18/3/2021) pagi.

Dikatakan Wakapolda Jatim,para terduga teroris diberangkatkan ke Bandara Juanda menggunakan dua bus Polda Jatim dengan mendapatkan pengawalan ketat dari Densus 88.

Dari hasil interogasi yang dilakukan kepada terduga teroris, bahwa mereka masuk didalam jaringan terlarang yakni, Jamaah Islamiah (JI).

“Mereka ini ditangkap di lima kabupaten/kota di wilayah jatim. Usai dilakukan interogasi, mereka siketahui masuk di jaringan terlarang (Jemaah Islamiah),” tambah Wakapolda Jatim.

Lebih jauh dijelaskan, terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88,para terduga teroris sudah berada di jatim sejak 5 (lima) tahun terakhir.

Selama berada di wilayah Jatim, mereka melakukan kegiatan dengan merekrut anggota baru.

“Mereka ini di Jatim sudah lima tahun, dari kegiatannya mereka diketahui sudah melakukan perekrutan anggota baru sebanyak 50 orang,”tambah Wakapolda Jatim.

Pasca penangkapan 22 terduga teroris, Polri akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang menjadi titik penangkapan terduga teroris. Namun di lokasi lain, juga akan tetap dilakukan pemantauan.

22 terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di wilayah Jawa Timur tersebut berinisial FA, FU, NA, SS, AY, TS, YA, RZ, BR, YP, EP, YT, AI, AS, RA, ZA, ME, IE, HS, AR, BS dan HAB. (tim)

Melalui Sikomos Koramil 1013-03 Teweh Tengah Sambangi Anak Sekolah

BARITO UTARA – Mengingat hampir setahun anak-anak dari tingkat TK, SDN, SLTP dan SLTA sudah lama tidak melakukan proses pembelajaran tatap muka disekolah, karena terhalang wabah pandemi Covid-19 yang masih sampai saat ini belum berakhir di Daerah Barito Utara

Maka, dengan menggunakan SIKOMOS Koramil 1013-03 Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalteng menyambangi sejumlah anak-anak masih usia sekolah yang berada di Desa wilayah binaanya, Rabu (17/03/2021).

Rasa rindu belajar disekolah dan senang bertemu teman-teman sekolahnya, dengan kehadiran SIKOMOS sekaligus menjadi Perpustakaan keliling yang diharapkan mampu mengobati sedikit rasa rindu tentang pelajaran di Sekolah mereka.

Danramil 1013-03 Teweh Tengah, Lettu Inf. M.Guntur mengatakan tujuan dari kegiatan SIKOMOS keliling ini, dipadukan dgn kegiatan Penegakan Prokes yaitu untuk memberikan edukasi kepada anak-anak  yg sedang melaksanakan kegiatan bermain dengan mengajak untuk membaca buku, melalui Sarana Interaksi Komunikasi Sosial (SIKOMOS) dan juga untuk menumbuhkan disiplin kepada mereka dan warga muara Teweh, pada umumnya agar selalu mematuhi protokol kesehatan serta selalu menerapkan 4 M. 

“Kami ingin terus  meningkatkan minat baca kepada masyarakat khususnya anak-anak, juga ingin menarik simpatik dalam rangka menyampaikan pesan dan himbauan tentang pencegahan dalam penangganan Covid-19 ditengah masyarakat binaan kami,” kata Danramil-03. (SS).

Finalisasi Pembukaan Koridor Pariwisata Bali Untuk Turis Asing

DENPASAR – Menteri Kemenparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menjadikan Ubud dan Nusa Penida sebagai lokasi contoh dalam rencana pembukaan pariwisata internasional ke Bali yang juga bekerja sama dengan beberapa negara lain.

Koridor pariwisata Bali untuk turis asing, telah memasuki tahap akhir (Final) dalam pelaksanaannya. Pihaknya telah melakukan finalisasi mengenai skema Free Covid Corridor (FCC) atau area bebas Covid–19.

Seperti yang dilansir dari Tempo.co, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, rencana pembukaan tersebut sudah disampaikan dengan berbagai pihak.

Seperti Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan Ham, Menteri Kesehatan, Gubernur Bali, serta TNI dan Polri, tentang teknis pelaksanaan skema FCC, serta akan membawa pembahasan tersebut ke Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

“Kami terus bekerja keras berkoordinasi dengan lintas Kementerian dan Lembaga juga dengan Pemda. Harapannya enggak terlalu lama kami bisa rumuskan langkah selanjutnya,” ujar Sandiaga. Dikutip dari Tempo.co.

Selain itu ke depannya. Secara pararel, Kemenparekraf juga akan melakukan pendekatan dengan duta–duta besar dari negara tujuan pariwsata, untuk menjalin kemitraan terkait wisata bebas Covid–19 sesuai dengan rencana. Diantaranya, seperti China, Malaysia, Singapura, hingga Negara–Negara Eropa, Amerika Serikat dan Timur Tengah.

Sandiaga Uno juga berharap, rencana pembukaan kedatangan turis asing ke Bali ini nantinya juga akan disosialisasikan secara langsung ke sejumlah negara. Dengan rencana skema FCC yang akan diterapkan, dalam pelaksanaanya nanti juga akan mempertimbangkan data penyebaran Covid–19 yang ada di Bali dan Indonesia secara keseluruhan. (tim)

Guru Besar Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra” Adakan Tasyakur bin Nikmat

BANDUNG BARAT – Acara tasyakur bin nikmat dalam rangka keberhasilan prestasi yang cukup membanggakan murid perguruan silat “Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra” dalam beberapa event, diantaranya menjadi juara umum dalam Pasanggiri
(Kejuaraan) Pencak Silat yang bertajuk “Jawara Munggaran”, diadakan di Kota Bandung, tepatnya Cigondewa dan selanjutnya Kejuaraan Pencak Silat DPC PPSI Padalarang.

Pada acara Tasyakur bin nikmat tersebut dihadiri oleh Guru Besar sekaligus Pendiri Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra”, serta Perguruan Ranting Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra” diantaranya, Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Gelar Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Pusaka Tapak Tilas Darma Saputra, Mekar Tapak Tilas Darma Saputra. Selain itu dihadiri pula oleh Pembina Perguruan Silat Darma Saputra, yakni Bapak Asep Saepudin.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, Bapak Ajat D. Imansyah Alias Putra Dewa, menuturkan ikhwal terbentuknya Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, dimana saat itu ia berguru pada almarhum ayahanda Bapak Haji Muchtar Darma Saputra,

“Sebelum meninggal, oleh ayah saya diberikan nama perguruan silat dengan nama Tapak Tilas Darma Saputra. Tapak Tilas Darma Saputra didirikan pada tahun 2009 sampai sekarang,” kata Ajat D. Imansyah Alias Putra Dewa, Rabu(17/03/2021)

Ia mengimbuhkan, sampai sekarang sudah berdiri cabang perguruan silat Tapak Tilas Darma Saputra di wilayah Cianjur, Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung serta wilayah Kabupaten Bandung Barat yakni di kecamatan Padalarang, Saguling, Cipatat dan yang terakhir di Kampung Garunggang Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang.

Sejak didirikan 6 bulan yang lalu, masih kata dia, Perguruan silat Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra ini, telah melahirkan pesilat yang berprestasi, baik kategori rampak maupun tunggal putra maupun putri, sehingga dinobatkan menjadi juara umum.

“Untuk Prestasi tingkat Nasional pernah diraih di tingkat Nasional dan Provinsi dari pesilat Tapak Tilas Darma Saputra Pusat. Saya berniat mengembangkan seni budaya pencak silat agar tidak tergerus oleh jaman dan dilindas oleh budaya asing, agar tetap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri seni beladiri pencak silat ini.” Ungkap Ajat D.Imansyah.

Sementara dari para Ketua perguruan dibawah naungan Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, semua menyatakan bertekad memajukan dan akan mengembangkan seni beladiri Pencak Silat, diantaranya, Abah Ladi Suganda, Ketua perguruan silat Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra.

Selain itu juga dinyatakan oleh Om Juy, Ketua dari Perguruan silat Gelar Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Apih Undang, Ketua dari Perguruan silat Pusaka Tapak Tilas Darma Saputra, Abah Aca Ketua Perguruan Silat Mekar Tapak Tilas Darma Saputra. Begitu pula ungkapan yang sama dari Pembina Perguruan Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Bapak Asep Saepudin.

Achmad/Edison

Bupati Temanggung Dorong Kerjasama Investor Tingkatkan Potensi Lokal

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M Al Khadziq mendorong para investor yang hendak masuk ke daerahnya agar bekerja sama dengan potensi lokal.

Hal itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja, agar masyarakat terlibat langsung dan tidak hanya sebagai buruh.

“Perusahaan yang akan masuk ke Temanggung saya harap bisa bekerja sama dengan potensi lokal. Apabila ada sumberdaya di Temanggung hendaknya mengambil dari sini saja,” katanya, usai membuka rapat koordinasi perizinan Kabupaten Temanggung dalam rangka percepatan pelaksanaan berusaha, di Aula Pendopo Jambu Klutuk Parakan, Selasa (16/3/2021).

Khadziq mencontohkan, pabrik sepatu di Bengkal kalau mencari bahan baku, seperti kulit dan busa mungkin tidak ada di Temanggung.

Tetapi untuk katering, masih kata dia, suplai barang-barang yang ada di Temanggung, hendaknya bekerja sama dengan potensi lokal atau UKM.

“Demikian juga dengan pabrik-pabrik yang lain, tolong nanti Dinas Penanaman Modal juga selalu sampaikan bahkan hal-hal seperti ini menjadi bagian dari komitmen yang termaktub dalam dokumen-dokumen perizinan yang diberikan,” tambahnya.

Ia mengatakan, hal ini menyangkut pola hubungan antara investasi dengan masyarakat agar saling menguntungkan.

Ia menjelaskan bahwa potensi karakter masyarakat Temanggung yang sangat permisif atau terbuka.

“Ini tentunya baik untuk pengembangan investasi. Saya belum pernah mendengar di Temanggung ada investasi masuk ditolak oleh masyarakat,” paparnya.

Khadziq menambahkan, potensi yang strategis harus didorong dengan upaya-upaya promosi dan membuat perencanaan pengembangan investasi di Kabupaten Temanggung dengan konsep berimbang. (bir)

Sejumlah Sekolah di Salatiga Siap Sambut PTM

SALATIGA – Sejumlah sekolah dari berbagai tingkatan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, siap menyambut pembelajaran tatap muka, Rabu (17/3/2021).

Di antara sekolah yang menyatakan kesiapannya menghadapi pembelajaran tatap muka adalah SMAN 2 Salatiga, SMKN 1 Salatiga, SMPN 6 Salatiga dan SDN Dukuh 01 Salatiga.

Seperti SMKN 1 Salatiga, sekolah ini nampak sudah melakukan persiapan menghadapi pembelajaran tatap muka dengan menyiapkan sarana dan prasarananya, hand sanitizer, pensterilan alat dan ruang praktik, hingga pengaturan jarak dan tempat duduk siswa.

“Menyiapkan Satgas Covid-19 tingkat sekolah. Jadi ada satgas yang memantau bagaimana anak, bagaimana guru, kepatuhannya terhadap protokol kesehatannya,” kata Kepala Sekolah SMKN 1 Salatiga kepada media.

Pihaknya juga memastikan kesiapan orang tua berikut siswannya untuk tidak sembarangan mampir, serta tidak menggunakan alat transportasi umum saat berangkat atau pulang sekolah.

“Siswa bisa diantar orang tua ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Demikian pula dengan masalah transportasi siswa, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat untuk menyiapkan kendaraan ke sekolah.

“Yang perlu dijaga, tidak boleh mampir, bergerombol, terutama sesudah pulang sekolah,” tegasnya. (bir)

Buka Rakernis Baintelkam, Kapolri: Presisi Dimulai dari Fungsi Intelijen

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri, Rabu (17/3/2021). Kegiatan itu dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Rakernis Banitelkam tahun ini mengusung tema ‘Intelijen Keamanan Polri Siap Mewujudkan Transformasi Polri yang Presisi Guna Mendukung Peningkatan Kerja Pemeliharaan Kamtibmas Dalam Rangka Menjaga Keamanan Dalam Negeri’.

Dalam arahannya, Sigit menekankan pentingnya peran jajaran Baintelkam Polri dalam mengimplementasikan gagasan Polri Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan.

“Dalam Presisi dimulai dari Prediktif terutama di fungsi intelijen di kemampuan yang memprediksi kegiatan yang akan datang, menganalisa dan difungsikan ke fungsi lain,” kata Sigit di hadapan peserta Rakernis Baintelkam Polri.

Dengan memiliki kemampuan Prediktif di setiap kegiatan, maka hal itu akan sangat membantu untuk unit lainnya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Terkait prediksi dan kemampuan membaca situasi, Sigit pun mengutip pemikiran dari Filsif sekaligus ahli seni perang Sun Tzu.

“Mengambil teori Sun Tzu di The Art of War, harus mampu mengenali kemampuan organisasi serta lingkungan strategik menjawab tantangan ke depan,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri itu menekankan, intelijen keamanan terkait mampu mengelola keamanan dalam negeri, tentunya harus tahu perkembangan lingkungan strategik global, regional dan nasional yang berimplikasi terhadap keamanan dalam negeri.

Dia mencotohkan, ketika pelaksanaan Pilkada Amerika Serikat yang berimplikasi di Timur Tengah dah berdampak ke Indonesia. “Perang dagang Amerika dengan China mempengaruhi perekonomian dan politik di dalam negeri,” tutur mantan Kapolda Banten ini.

Selain itu, Sigit juga meminta agar pelayanan kepolisian harus berorientasi pada kemudahan masyarakat seperti penerbitan SKCK. Hal itu harus dilakukan dengan mudah cepat dan terukur berbasis teknologi.

Forkopimda Dampingi Menkopolhukam RI Silaturahmi Dengan Tokoh Lintas Agama Di Jatim

SURABAYA – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, mendampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Mahfud MD. Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama di wilayah Jawa Timur, yang bertempat di Kodam V Brawijaya. Pada Rabu (17/3/2021).

Dalam kesempatan ini Menkopolhukam RI mengatakan, Jawa Timur adalah satu provinsi yang salah satu terbesar, ada 40 juta penduduk dengan 38 tingkat dua.

“Ini menunjukkan, pertama moderasi Islam, moderasi beragama tumbuh di sini. Memang ada peristiwa-peristiwa teror tapi bisa diatasi. Tapi secara umum rakyatnya ia tumbuh dengan penuh toleransi. Oleh karena itu menjadi, tentu bukan hanya Jawa Timur, seluruh Indonesia umat Islamnya itu pada umumnya toleran,” jelasnya Machfud MD.

Lebih lanjut Machfud MD menjelaskan,
Jawa Timur merupakan tempat berkembangbiaknya moderasi beragama yang dulu dipelopori oleh Kiai Hasyim Asyari, sebelum itu Muhammadiyah juga sudah mengembangkan dan itu berkembang juga di Jawa Timur.

“Sebenarnya konflik antar umat beragama karena perbedaan agama itu sangat kecil. Bahwa ada teroris itu menyimpang, tapi bukan hanya di Islam. Semua agama itu punya terorisnya sendiri, karena sangat radikal di dalam pemahamannya,” tandasnya.

Selain itu, Jawa Timur ini mendapatkan catatan akhir-akhir ini dari masyarakat Indonesia, dari Covid yang dulu luar biasa menakutkan, ini orang sampai bilang takut kalau ke Jawa Timur. Sekarang Jawa Timur menempati urutan terendah di bawah Provinsi yang lain.

“Ini satu keberhasilan dalam mananajemen penanganan Covid. Pemerintah sekarang ini sedang bekerja keras dan fokus di dalam segala kebijakannya untuk menangani, untuk berperang melawan Covid.

Pemerintah punya dua program Perpres No 82 itu, perang melawan covid dan pemulihan ekonomi nasional dan itu dibangun secara bersama-sama.

Jawa Timur rupanya merupakan salah satu contoh karena kerjasaman antara pimpinan pemerintahan, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sebagainya,” paparnya .

Hari ini Pangdam V Brawijaya mengumpulkan tokoh-tokoh bersama pemerintah, dari berbagai ormas untuk silaturrahim, bahwa kita punya Indonesia yang harus dijaga bersama-sama.

Menkopolhukam RI juga mengatakan, pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat.

“Pertama, kalau kaitannya dengan Covid, itu tentu vaksinasi, kemudian 3M, tetapi vaksin itu semua provinsi sudah dianjurkan, agar dilakukan dengan cermat.

Dan pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat. Karena apa? dalil yang berlaku umum kalau di dalam ilmu konstitusi itu, Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan begitu. Dalil itu ekstremnya, sehingga banyak orang melakukan tindakan-tindakan, dan itu melawan hukum, tapi untuk menyelematkan rakyat dan inilah yang sekarang dilakukan,” pungkasnya.

Peringati Isra Mi’raj, Kapolres Pasuruan Minta Anggota Tingkatkan Iman dan Taqwa

PASURUAN – Polres Pasuruan memperingati peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (17/3). Acara digelar di Masjid Al-Mu’min belakang markas polres.

Dalam acara ini polres mendatangkan KH. Mahmud Mas’ud pengasuh Ponpes Al-Azhar, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Selain itu dihadiri Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan beserta para pejabat utama (PJU) polres.

Kegiatan diikuti puluhan anggota polres dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Dengan dimulai shalat sunnah dhuha secara berjama’ah terlebih dahulu.

Dalam acara ini KH. Mahmud Mas’ud menyampaikan peringatan Isra Miraj merupakan momentum yang sangat baik bagi umat Islam. Sekaligus bertujuan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan bagi seluruh anggota Polres Pasuruan kepada Allah.

“Harapannya agar momentum ini menjadi acuan anggota Polri untuk mengingat perjalanan Nabi Muhammad. Dan sebagai insan prajurit akan memaknai yaitu salah satunya kesabaran dan keikhlasan dalam pelaksanaan tugas bekerja sebagai anggota Polri dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq menyampaikan dalam memperingati Isra Miraj Nabi Besar Muhammad kali ini dengan mengambil tema Dengan Hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW kita tingkatkan disiplin beribadah dan bekerja guna mewujudkan Polri yang PRESISI

“Melalui peringatan ISRA’ MI’RAJ ini, hendaklah mampu mengerakkan perenungan kita mengenai corak intelektualitas kita. Dan apa yang selama ini kita jadikan sebagai ukuran dalam menilai suatu kebenaran,” ujarnya.

Menurut bapak lima orang anak ini penting bagi kita untuk menjaga keimanan agar tidak terjadi kegoncangan dan pengikisan. sebagai manusia kita harus meyakini dengan penuh kesadaran akan kemahakuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga sadar betul akan posisi sebagai mahkluk yang sangat lemah dan memiliki banyak keterbatasan.

“Peringatan isra mir’aj ini juga diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan penguatan akhlak melalui pendekatan ibadah sholat. Sehingga mampu mengubah mindset dan culture set anggota Polri untuk dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata perwira dengan pangkat dua melati ini.

“Dari tema di atas tersirat keinginan dan harapan agar peringatan Isra Mi’raj ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk melakukan akselerasi transformasi budaya Polri yang sampai saat ini masih terus kita upayakan,” lanjutnya.

“Dengan percepatan ini nantinya seluruh anggota Polri dapat mencerminkan sikap dan perilaku sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang senantiasa memegang teguh nilai nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada ALLAH,” imbuhnya. (tofa/qomar)

Menkopolhukam Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama di Jatim

SURABAYA – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, mendampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Mahfud MD. Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama di wilayah Jawa Timur, yang bertempat di Kodam V Brawijaya. Pada Rabu (17/3/2021).

Dalam kesempatan ini Menkopolhukam RI mengatakan, Jawa Timur adalah satu provinsi yang salah satu terbesar, ada 40 juta penduduk dengan 38 tingkat dua.

“Ini menunjukkan, pertama moderasi Islam, moderasi beragama tumbuh di sini. Memang ada peristiwa-peristiwa teror tapi bisa diatasi. Tapi secara umum rakyatnya ia tumbuh dengan penuh toleransi. Oleh karena itu menjadi, tentu bukan hanya Jawa Timur, seluruh Indonesia umat Islamnya itu pada umumnya toleran,” jelasnya Machfud MD.

Lebih lanjut Machfud MD menjelaskan, Jawa Timur merupakan tempat berkembangbiaknya moderasi beragama yang dulu dipelopori oleh Kiai Hasyim Asyari, sebelum itu Muhammadiyah juga sudah mengembangkan dan itu berkembang juga di Jawa Timur.

“Sebenarnya konflik antar umat beragama karena perbedaan agama itu sangat kecil. Bahwa ada teroris itu menyimpang, tapi bukan hanya di Islam. Semua agama itu punya terorisnya sendiri, karena sangat radikal di dalam pemahamannya,” tandasnya.

Selain itu, Jawa Timur ini mendapatkan catatan akhir-akhir ini dari masyarakat Indonesia, dari Covid yang dulu luar biasa menakutkan, ini orang sampai bilang takut kalau ke Jawa Timur. Sekarang Jawa Timur menempati urutan terendah di bawah Provinsi yang lain.

“Ini satu keberhasilan dalam mananajemen penanganan Covid. Pemerintah sekarang ini sedang bekerja keras dan fokus di dalam segala kebijakannya untuk menangani, untuk berperang melawan Covid.

Pemerintah punya dua program Perpres No 82 itu, perang melawan covid dan pemulihan ekonomi nasional dan itu dibangun secara bersama-sama.

Jawa Timur rupanya merupakan salah satu contoh karena kerjasaman antara pimpinan pemerintahan, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sebagainya,” paparnya .

Hari ini Pangdam V Brawijaya mengumpulkan tokoh-tokoh bersama pemerintah, dari berbagai ormas untuk silaturrahim, bahwa kita punya Indonesia yang harus dijaga bersama-sama.

Menkopolhukam RI juga mengatakan, pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat.

“Pertama, kalau kaitannya dengan Covid, itu tentu vaksinasi, kemudian 3M, tetapi vaksin itu semua provinsi sudah dianjurkan, agar dilakukan dengan cermat.

Dan pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat. Karena apa? dalil yang berlaku umum kalau di dalam ilmu konstitusi itu, Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan begitu. Dalil itu ekstremnya, sehingga banyak orang melakukan tindakan-tindakan, dan itu melawan hukum, tapi untuk menyelematkan rakyat dan inilah yang sekarang dilakukan,” pungkasnya. (tim)