Home Blog Page 1829

Fakultas Teknik Universitas Widyatama Tandatangani PKS dengan 61 Perusahaan Berskala Nasional

0

BANDUNG – Pembukaan Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Teknik Universitas Widyatama dan Teknis Penandatanganan PKS dengan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja melalui aplikasi Zoommeeting pada Kamis (04/03/ 2021).

Dekan Fakultas Teknik Universitas Widyatama (FT-UTama) Dr. Rozahi Istambul menerangkan maksud dan tujuan kegiatan di atas adalah mempersiapkan pelaksanaan program pemagangan kepada para mahasiswa fakultas teknik untuk diberikan kebebasan memilih minat dan passionnya di luar program studi pada setiap perusahaan yang telah dilakukan kerjasama sebelumnya.

“Kegiatan penandatanganan ini dilakukan dengan 61 perusahaan dengan skala nasional, sementara peserta pemagang terdiri dari 75 mahasiswa dari berbagai program studi yang ada didalamnya,” terangnya.

Ditambahkannya, terdapat program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Industri, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin. Setiap program studi telah mempersiapkan pedoman rekognisi bagi para mahasiswa.
“Dengan cara memenuhi, mematuhi setiap pedoman dan prosedur pemagangan pada dunia usaha dan industri tersebut yang diberikan bagi para mahasiswa dalam waktu dua semester atau setara dengan 40 SKS yang dapat di rekognisi,” imbuhnya.

Selain program pemagangan, juga digulirkan program Bina Desa atau program membangun desa kepada beberapa daerah di Jawa Barat, yang mana dapat dilakukan segenap potensi antara mahasiswa dan dosen dapat diterapkan kepada masyarakat luas, hal ini untuk memberikan pelayan guna mendorong kesejahteraan dan pendapatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

Prof. Dr. H. Opsatar Sinaga, M.Si . Selaku Rektor Universitas Widyatama menyambut baik dalam pelaksanaan program Penandatangan Kerjasama yang dilakukan oleh fakultas teknik dengan pihak-pihak perusahaan untuk kelancaraan dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selanjutnya, Opsatar memberi penegasan atas beberapa prestasi yang telah diraih universitas dalam waktu singkat pada beberapa bidang kegiatan akademik, diantaranya telah memposisikan peringkat sebagai universitas dengan posisi terbaik pada tingkat Jawa Barat maupun Nasional.

Pada kesempatan lain Prof. Dr. H. Dadang Suganda selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UTama menjelaskan lebih spesifik, dimana setiap mahasiswa akan diberi kesempatan pada tiga semester terakhir akan lebih banyak melakukan kegiatan di luar kampus, mereka akan melakukan kegiatan pemagangan diperusahaan dengan panduan dan pedoman yang telah diberikan oleh program studi.

“Setiap mahasiswa dengan bimbingan tersebut akan lebih banyak menerapkan secara nyata dari berbagai aspek ilmu dan pengetahuan, khususnya upaya meningkatkan soft skill dan implementasi keahlian lebih nyata, sehingga proses adaptasi bagi para mahasiswa akan lebih cepat diserap bagi dunia usaha dan dunia industri,” jelasnya.

Kerjasama secara kolaboratif antara kampus dan DUDI yang dilakuan dengan cara Zoom meeting ini adalah bagian dari implementasi dari program terobosan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mana dalam waktu terakhir ini telah menjadi slogan pemerintah guna melakukan percepatan perombakan diberbagai bidang penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

Sumber: Deden Maulana A. (Dosen Fakultas Desain Komunikasi Visual UTama)

Imbas Banjir, Satlantas Polres Pasuruan Kota Alihkan Jalur Lalu Lintas

0

PASURUAN – Meluapnya air sungai Bok Wedi yang berada di Jl. Raya Ir. Juanda Kel. Blandongan Kec. Bugulkidul Kota Pasuruan pada Rabu (3/2/2021) malam, membuat arus lalu lintas mengalami hambatan.

Akibatnya, sejumlah personel Satlantas pun turun tangan untuk melakukan rekayasa lalu lintas agar transportasi darat yang melintas di jalur tersebut bisa berjalan.

Tampak di lokasi Kasatlantas AKP Yudiyono, Kanitlaka IPDA Indah S.Tr.K, Personel lalu lintas yang tergabung ton siaga 1, Personel Pos Blandongan dan Personel Unit Patwal Satlanta Polres Pasuruan Kota.

Pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas dilakukan dengan cara mengalihkan arus kendaraan khususnya yang dari arah Probolinggo menuju arah Surabaya melintas di simpang 3 Blandongan atau ke arah Jalur Lintas Selatan. Begitu juga sebaliknya dari arah Barat/Surabaya menuju arah timur/Probolinggo prioritas selektif sebagian diarahkan melewati jalan tol Kebonagung dan JLS dikarenakan kondisi jalan masih tergenang air.

Ditengah upaya mengatur lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota juga melaksanakan himbauan pada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dikarenakan cuaca yang sering hujan sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Selain itu, dibawah komando Kasatlantas, AKP Yudiyono, SH, seluruh anggota di lapangan juga mensosialisasikan protokol kesehatan kepada para pengendara yang melewati jalur tersebut.

“Arus lalu lintas terpantau padat merayap namun tidak terjadi kemacetan,” kata Yudiyono yang juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilaporkan pada Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Pasuruan Kota. (tofa)

Kiprah 4 Pemuda Ponggawa StoryLines Grup Band Asal Kota Cimahi

0

CIMAHI — (03/03/2021)
Bertempat di sebuah Cafe yang Asri dan memajakan pandangan mata yakni “Otutu” Coffee and Kitchen, berlokasi di jalan Kerkoft no.72 Leuwigajah Cimahi Selatan, empat pemuda yang tergabung dalam grup Band Storylines menuturkan kiprah dan pengalamannya dalam bermusik kepada Awak media, hingga tergabung dalam grup Band Storylines (03/03/2021).

Otutu-Coffee-and-Kitchen
Otutu-Coffee-and-Kitchen

Yogi yang menempati posisi sebagai Vokalis lahir di Bandung 5 Desember 1995 menuturkan kepada awak media, jika dirinya bermain musik sejak Sekolah menengah pertama, grup Band pertama terdiri dua orang diantaranya ada di Storylines, menekuni serius bermusik dan mulai mencari referensi bermusik dimulai di Sekolah menengah atas kelas 2, genre musik yang disukainya yakni musik rock dari jepang.

“Saya berharap karya Storyline dapat diterima oleh masyarakat Kota Cimahi khususnya dan Blantika Musik Nasional pada Umumnya juga Storylines tetap solid kompak sampai kelak meraih Sukses bersama”, Tutur Yogi vokalis Storylines.

Bassist Storylines Kemas yang lahir di Cimahi, 26 Mei 1996 menceritakan pengalaman bermusiknya untuk GempurNews, instrumen musik yang pertama kali digeluti sebenarnya Drum, namun seiring berjalan dirinya mulai mencintai alat musik Bass sampai saat ini.

“Di tahun 2015 saya membentuk grup Band yang pertama bareng Yogi (Vokalis) namanya Undersave, kemudian kami berpisah untuk menjajal musikalitas saya bersama Band lain,namun dua tahun kebelakang kami bergabung kembali dan lahirlah Storylines ini,Saya berharap seperti halnya Yogi,semoga kami tetap bersama di Storylines ini sampai kelak mencapai kesuksesan bersama.”jelas Kemas Bassist Storylines.

Gitaris Storyline,Rean yang lahir di Cimahi 4 September 1990, mengisahkan perjalanan bermusiknya hingga terbentuknya Grup Band Storylines.

“Saya bermain musik sama dengan rekan-rekan yang ada di Storylines,yakni dimulai sejak Sekolah menengah sampai sekarang,jenis musik yang pertama disukai yakni Rock,Saya berharap karya Storylines dapat diterima oleh Masyarakat serta kami berupaya agar cimahi tetap menjadi barometer musisi Tanah air.”Terang Rean.

Posisi Drum Storylines diisi oleh Dani yang akrab dipanggil Choki,pemuda asli Cimahi yang lahir 7 Agustus 1990,Mulai mengenal musik diusia yang sangat muda yakni usia 4 tahun sudah diperkenalkan alat musik,dan alat musik yang pertama ditekuni adalah gitar,Sejak sekolah menengah pertama sudah nemiliki grup Band bernama “Cikal” kemudian mulai serius menekuni alat musik drum sejak sekolah menengah atas bersama Rean(Guitarist).

“Sejak oktober kemarin 2020 kami secara tidak direncanakan bertemu dan terbentuklah Storyline dan menelurkan Single Album “Jalan Terbaik” Alhamdulillah banyak yang merespon positif,Akhirnya kami sepakat akan terus berkarya dan mengusung Storylines sampai menuju kesuksesan bersama serta meneruskan tongkat estafet musisi senior yang ada di Kota Cimahi Sehingga Cimahi tetap diperhitungkan di Kancah Nasional maupun International”, ungkap Dani drumer Storylines menutup pembicaraan.

Mengusung Single album “Jalan Terbaik” serta mengoleksi 22 lagu Storylines sedang mempersiapkan album perdana yang isinya 8 lagu Basic track sudah digarap tinggal pematangan di Arransemen.
Untuk single album Storylines “Jalan Terbaik” sudah bisa di Akses di Chanel YouTube.

Achmad/Edison

Bupati KH Salwa Arifin, Lantik (ASN) Jabatan Fungsional Dan Administrasi

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 31 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan fungsional dan dan administrasi di Pendopo Kabupaten (3/3/2021).

Sebanyak 31 ASN tersebut terdiri dari 2 pejabat administrasi, pengangkatan dan mutasi Pengawas Sekolah sebanyak 12 orang,10 pemindahan Kepala SMP, Pemindahan dan pengangkatan Kepala Puskesmas 4 orang, Pengangkatan jabatan fungsional kesehatan 2 orang dan jabatan fungsional Sandiman 1 orang, sehingga jumlah totalnya 31 orang yang dilantik.

Pengangkatan dan mutasi jabatan tersebut untuk pencerahan kinerja baru dalam menata aktivitas pemerintahan kearah yang lebih baik.

“Pelantikan ini merupakan proses reformasi birokrasi yang terus dijalankan, termasuk peningkatan pelayanan publik”, papar Kh Salwa arifin.

Saya mengajak semua yang dilantik hari ini selalu memperbaharui semangat, pengetahuan serta kompetensi agar dapat memberikan andil dalam pembangunan kualitas SDM di Bondowoso,”paparnya.

Bupati berpesan agar pejabat yang dilantik bisa segera menyesuaikan diri dengan tugas baru dimasing-masing tempat untuk mendukung
pencapaian visi dan misi Kabupaten Bondowoso Melesat.

Dalam pelantikan berjalan aman dan lancar sesuai dengan protokol kesehatan. (ARI/ DAR)

Koramil 1013-06 Lahei Sosialisasi Prokes Dan Implementasikan PPKM Skala Mikro

Barito Utara — Koramil 06 Lahei mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro di Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara, Rabu(3/03/21).

Babinsa Koramil 06 Lahei bersama anggota Polsek Lahei,menghimbau serta mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,selama maraknya penularan pandemi Covid-19 sedang berlangsung.

Danramil 1013-06 Lahei, Kapten Inf.Joko, mengungkapkan, ada beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM bersekala mikro yaitu, melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di Desa,RT dan RW.Melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin protkes dan membantu pendistribusian logistik pendukung.

Adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya mendeteksi kasus baru Covid-19,melakukan pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi, maupun dari kasus probable dan suspek, melaksanakan koordinasi dengan Satgas Covid-19,dari perangkat Desa, Kelurahan,RT dan RW, serta Pemerintah Daerah,dalam rangka persiapan pelacakan terkait kontak erat,”kata Kapten Joko. 

Langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyeketan yaitu, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di setiap cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan.Mengatur giliran jaga warga di cek point sehingga,dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup dan keluar masuk warga ke wilayahnya selama dalam penyekatan,”imbuhnya. 

Pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memperkuat komunikasi publik,tentang protokol kesehatan secara mikro Karena,satuan terkecilnya lewat RT maka,gerakan door to door untuk menjelaskan protokol kesehataan ini sangat diperlukan.Posko juga berperan aktif dalam melakukan sogsialisasi protokol kesehatan serta memiliki peranan dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penelusuran),”tandas Kapten Inf.Joko.  (SS).

Pemkab Barito Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Secara Virtual


 
BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) tahun 2021, secara virtùal via zoom meeting di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Rabu (3/3/2021). Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo di Jakarta.

Rakornas secara virtual itu, diikuti Sekretaris Daerah Barito Utara, Ir. H. Jainal Abidin, M.AP, Dandim 1013 Muara Tewe, Kapolres Barito Utara serta unsur pimpinan perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara.

Presiden RI menyampaikan perintah kepada pemerintah pusat maupun daerah dalam penanggulangan bencana. Pertama, seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama bersinergi dalam  upaya pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan. Pemerintah Daerah perlu melakukan pengendalian tata ruang berbasis pengurangan risiko bencana.

“Lagi, sigap terhadap potensi ancaman bahaya sesuai dengan karakteristik wilayah, baik itu geologi, vulkanologi, limbah, hidrometeorologi, biologi, pencemaran lingkungan,” ujar Presiden.

“Setiap Gubernur, Bupati dan Walikota harus segera menyusun rencana kontinjensi, termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan, yang dapat betul-betul dilaksanakan oleh semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas,” tegasnya.

Jokowi mengajak seluruh pihak agar mencari solusi yang konstan dalam menangani permasalahan bencana. “Hal ini penting dilakukan, agar bencana serupa tidak terjadi secara berulang-ulang,” sebutnya. 

“Penanganan bencana juga tidak bisa hanya diatasi dengan berbagai pembangunan fisik sarana dan prasarana, tetapi juga perlu didukung dengan penerapan solusi pencegahan bencana yang lebih permanen. Sinergitas lintas kementerian, lembaga ataupun instansi pemerintah lain serta kesadaran masyarakat pun diperlukan dalam hal ini,” jelas Presiden RI. (SS).

Akses Jalan ke Tiga Desa Tergenang Air Dijadikan Tempat Angon Bebek

GUCIALIT – Kesabaran warga menantikan jalan Kertowono-Tunjung tak segera dibangun sudah mulai habis. Pasalnya, puluhan tahun akses jalan menuju tiga desa di Gucialit rusak parah, hingga kini tak ada tanda tanda akan diperbaiki, padahal sudah berkali kali diusulkan ke pemerintah.

Warga geregetan, sejumlah orang melakukan aksi angon bebek di jalan yang digenangi air berasal dari aliran got yang meluap, lantaran gorong gorongnya sudah ambruk, kemudian melepaskan beberapa ekor bebek disana.

“Hati hati ada bebek mas,” ujar Suwari (54) warga Lumajang yang mengaku sering melewati jalan ini untuk berjualan gordyin.

“Jalan ini sudah bertahun tahun rusak berlubang sehingga kalau musim hujan kayak gini ndak bisa dilewati mas, air menggenang setinggi 15 cm hingga 20 cm. Makanya oleh orang orang sini dibuat jalan layaknya tempat angon bebek,” kata Suwari kepada media ini saat berteduh di pondok dekat gorong gorong rusak, Rabu (03/03/2021).

Biasanya, protes warga terhadap jalan rusak umumnya dilakukan dengan menanam pohon pisang atau yang lainnya, kali ini malah dengan melepas sejumlah bebek di jalan rusak parah.

Menurut mereka, jalan rusak seperti ini tidak layak untuk dilewati kendaraan apapun, kalau tidak ingin pengguna jalan terjatuh. “Jalan ini hanya cocok dijadikan tempat angon bebek,” sindir mereka.

Sindiran unik ini dimaklumi oleh beberapa warga tiga desa, yakni desa Tunjung, Jeruk dan Sombo. Pasalnya, mereka kesulitan mencari jalan alternatif yang lebih dekat menuju Kecamatan, harus berputar melewati jalan yang jauh. (tim)

Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda, Kapolres Lumajang Tingkatkan Kualitas Disiplin

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas disiplin untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda, di SMA Negeri 2 Lumajang, Rabu (3/3/2021) pukul 09.00 Wib.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono, S.Sos, MH., M.Sc, Kepala Sekolah SMAN 2 Lumajang Drs. Mohammad Asyari, M.M., Dewan Guru dan Perwakilan siswa siswa SMAN 2 Lumajang sebanyak 50 orang yang tergabung dalam The Guardian.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan sebelum memasukin ruangan wajib cuci tangan menggunakan air dan sabtu atau hand sanitizer serta ada pengecekan suhu tubuh.

Kepala Sekolah SMAN 2 Lumajang Drs. Mohammad Asyari, M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa SMAN 2 ini rangking 178 dari ribuan sekolah yang ada di Indonesia, untuk tingkat Jawa timur SMAN2 peringkat 25, tentu SMAN 2 mempunyai prestasi yang gemilang.

“Kami mempunyai program yang belum terlaksana di masa pandemi ini yaitu pembinaan terhadap anak didik kami yang akan masuk akmil atau akpol. Jadi kami mohon kepada Bapak Kapolres Lumajang, dalam penandatangan MOU ini tak hanya terkait keamanan sekolah, narkoba dan ketertiban lalu lintas saja, namun juga Polres Lumajangmemberikan pembinaan kepada anak didik kami yang akan masuk akmil atau akpol.” ujar Asyari

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti dalam arahannya kepada anak didik SMAN 2 Lumajang, memberikan motivasi terhadap siswa siswi yang akan masuk akmil atau akpol, dan juga memberikan wawasan terkait tugas sebagai The Guardian.

“Alhamdulillah saat ini kita diberikan kesehatan, Lumajang sudah mulai patuh protokol kesehatan, dan saat ini memasuki zona kuning, sehingga kita dapat bertatap muka melaksanakan kegiatan ini, dimana di kota lain yang zona orange atau merah anak sekolah tidak diperbolehkan untuk sekolah dengan tatap muka.” tutur AKBP Eka

“Semoga segera menjadi zona hijau sehingga dapat beraktivitas normal sebagaimana mestinya. Tentu juga harus diimbangi dengan peningkatan protokol kesehatan di semua tempat, baik lingkungan sekolah, pondok pesantren, area publik dan yang lainnya.” imbuhnya

Kapolres Lumajang mengatakan bahwa tradisi di SMAN 2 Lumajang setiap tahunnya ada perwakilan tiap angkatan bisa menjadi perwira Polisi agar dipertahankan. Angkatan saat ini juga harus bisa. Mulai dari sekarang kelas 10 dan 11 dipersiapkan, intelegensia atau akademik, kemampuan jasmani, kondisi fisik dan mental.

“Pendaftaran Polisi, Perwira, Bintara, Tamtama akan dibuka mulai tanggal 7 Maret ini secara online mengisi aplikasi.” tambahnya

Kapolres AKBP Eka Yekti juga memberikan arahannya terkait The Guardian. Polisi di Lumajang ini jumlahnya terbatas, tidak sebanding dengan jumlah penduduk dan luas wilayah Lumajang. Maka dari itu diperlukan bantuan Polisi-polisi privat seperti Satpam di perusahaan-perusahan, pertokoan, hansip atau linmas di kelurahan, Satgas Keamanan Desa untuk di desa, yang bertugas menjaga keamanan di lingkungannya.

“Untuk di lingkungan sekolah kalau dulu namanya PKS, di SMAN 2 ini ada The Guardian, yang bertugas menjaga keamanan lingkungan sekolah, dari hal-hal yang negatif, seperti narkoba, minuman keras, pornografi, bullying dan lainnya, adik-adik membantu bapak ibu guru menjaga ketertiban di sekolah ini, mendisiplinkan teman-temannya patuh terhadap aturan sekolah, protokol kesehatan dan lainnya. Saya harap adik-adik memiliki kedisiplinan dan dapat menjadi contoh teladan bagi teman-temannya.” pungkasnya

Pasca menyampaikan arahannya acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polres Lumajang dan SMAN 2 Lumajang tentang Sekolah Pelopor Kedisiplinan, Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, Gerakan Anti Narkoba Dan Sekolah Dalam Kamtibmas yang ditandatangani oleh Kapolres Lumajang dan Kepala Sekolah SMAN 2 Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti juga membagikan bingkisan berupa tas sekolah kepada anak-anak berprestasi di SMAN 2 Lumajang untuk meningkatkan motivasinya dalam belajar. (tim)

Tingkatkan Disiplin Prokes, Kapolda Jatim Semangati Anggota Madiun

MADIUN – Pendisiplinan masyarakat tentang Protokol Kesehatan (Prokes) lebih ditingkatkan, dalam penanganan Covid-19 di Madiun. Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, dalam arahannya di ruang Adhi Pradana, Polres Madiun.

Usai memberikan arahan kepada Anggota Polres Magetan, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim juga memberikan arahan di Polres Madiun.

Diketahui bersama, dalam kasus Covid-19 Kabupaten Madiun masuk dalam zona Orange, untuk itu Kapolda Jatim memberi semangat dan motivasi kepada anggota di Polres Madiun, untuk lebih intensif dan fokus dalam pendisiplinan Prokes serta Membentuk posko PPKM Mikro di setiap desa dan membagi zonasi.

“Bahwa Kabupaten Madiun masih orange jangan lelah menanggulangi covid-19. Korelasi kehadiran anggota Polri di lapangan terkait kepatuhan masyarakat dengan kedisiplinan protokol kesehatan. Membentuk posko PPKM Mikro di setiap desa dan membagi zonasi. kontribusi Polri yang diharapkan dalam penangan pandemi covid-19,” tegasnya Irjen Pol Nico Afinta, pada Rabu (3/3/2021).

Selain itu, Kapolda juga menekankan kepada anggota untuk tetap fokus dalam pelaksanaan tugas, guna mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas perencanaan secara rinci, sehingga perlu memedomani 3K, yakni komunikasi, koordinasi, kolaborasi.

“Percayalah orang-orang di sekeliling kita merupakan orang yang membantu kita, yang menolong kita, yang mempengaruhi masa depan kita. Sukses melalui kebersamaan, sukses melalui proses, apa yang kau dapat hari ini karena kemarin, apa yang kau dapat esok nanti karena hari ini,” ujarnya. (tim)

Tegakan Disiplin Prokes, Koramil 1013-03 Teweh Tengah Gelar Operasi Yustisi

BARITO UTARA – Koramil 1013-03 Teweh Tengah bersama Instansi terkait, yang tergabung dalam tim penegakan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19, menggelar operasi yustisi pendisiplina protokol kesehatan. Penegasan Prokes itu guna mendukung Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM), di wilayah Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Rabu (3/3/2021).

Tim gabungan yang terdiri dari personil Koramil, Satpol PP dan Polsek bergerak menuju sasaran operasi di sepanjang jalan Yetro Sinseng, dengan membawa slogan-slogan ajakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Danramil 1013-03 Teweh Tengah, Lettu Inf M Guntur mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti himbauan dari pemerintah, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dengan tujuan agar dapat memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

Hal itu dilaksanakan secara humanisme dengan sasaran pusat keramaian, seperti pasar, lingkungan yang dianggap rawan akan terjangkitnya wabah Virus Corona.

Disepanjang jalan tim tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kepada warga dipersilakan beraktivitas seperti biasa, akan tetapi tetap menjaga kesehatan kelurga, diri sendiri dan lingkungan tempat tinggal,” ungkap Danramil 1013-03.

“Ya, sehat dalam arti terhindar dari berbagai penyakit, bisa melaksanakan pekerjaan untuk mencari napkah hidup,” imbuhnya (SS).