Home Blog Page 210

Polres Batu Terjunkan Puluhan Personel Tangani Longsor di Ngantang, Akses Malang – Blitar Kembali Lancar

0

KOTA BATU– Akibat longsor pada Minggu (2/11) malam, Akses Jalan Kabupaten Malang menuju Blitar di wilayah Kecamatan Ngantang sempat lumpuh.

Puluhan personel gabungan Polres Batu Polda Jawa Timur dikerahkan untuk membersihkan material longsor berupa batu dan lumpur menimbun badan jalan.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kabag Ops Polres Batu Kompol Anton Wibowo mengatakan,bencana terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di kawasan Kampung Sumantoro, Dusun Sekar, Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang itu akibat hujan deras disertai angin.

“Longsor diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih 10 jam, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB,” ujar Kompol Anton di lokasi longsor, Senin (3/11).

Material longsor yang menutupi total badan jalan memiliki dimensi yang cukup besar, dengan panjang diperkirakan mencapai 50 meter, tinggi 25 meter, dan ketebalan material mencapai 2 meter.

Bencana tersebut juga menyebabkan kerugian material berupa tiang listrik yang ikut terbawa longsoran.

“Saat ini upaya pembersihan kami lakukan bersama BPBD,” ujarnya.

Operasi pembersihan ini kata Kompol Anton melibatkan personel dari Samapta, Satlantas, dan personel Polsek Ngantang, perangkat Desa Sidodadi serta partisipasi aktif dari Warga Desa Sidodadi, Dusun Sekar.

“Kami bersyukur tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Prioritas utama kami adalah membuka kembali akses jalan secepat mungkin untuk kelancaran mobilitas warga dan logistik,” ujar Kompol Anton Wibowo.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras tim gabungan, pembersihan material longsor terus diupayakan menggunakan alat berat maupun secara manual.

“Saat ini jalur vital Malang-Blitar sudah pulih dan dapat dilalui kendaraan,”pungkasnya.

Patroli Gabungan Polres Sumenep Cegah Balap Liar 42 motor Tidak Sesuai Spektek Diamankan

0

SUMENEP – Jajaran Polres Sumenep Polda Jatim kembali menggelar patroli gabungan skala besar dalam rangka mencegah aksi balap liar yang meresahkan masyarakat, Sabtu hingga Minggu (1–2 November 2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dengan melibatkan personel Satlantas dan Sat Samapta Polres Sumenep Polda Jatim.

Patroli berlangsung mulai pukul 24.00 WIB hingga 07.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan balap liar, seperti Jalan DR. Cipto, Lingkar Timur, Jalan Raung, Lingkar Utara, Lingkar Barat, area Bandar Udara Trunojoyo, Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Jalan Raya Patihan Lenteng, hingga arah Kalianget dan Parenduan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan dan penindakan terhadap kendaraan yang diduga kuat digunakan untuk aksi balap liar.

Hasilnya, sebanyak 42 unit sepeda motor diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat dan tidak sesuai sepesifikasi teknik (Spektek) dengan menggunakan knalpot bising.

Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E yang memimpin langsung jalannya operasi mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kegiatan ini juga untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat balap liar,” kata AKP Ninit didampingi personel Sat Samapta.

Selain patroli, petugas juga melakukan penyekatan di beberapa area yang kerap dijadikan lintasan balap oleh kelompok remaja.

Sementara itu, Kapolres Sumenep,AKBP Rivanda mengatakan bahwa Polres Sumenep Polda Jatim tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi balap liar yang membahayakan keselamatan publik.

Ia menegaskan Polres Sumenep Polda Jatim berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas yang kondusif.

“Penindakan ini bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan nyawa pengguna jalan, termasuk pelaku balap liar itu sendiri,” ujar AKBP Rivanda.

Ia juga menegaskan bahwa patroli gabungan akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada malam Minggu dan titik yang kerap menjadi lokasi aduan masyarakat.

“Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif.

Kendaraan yang diamankan saat ini berada di Satlantas Polres Sumenep untuk proses lebih lanjut. (*)

PENYERAHAN SK PENGANGKATAN PPPK PARUH WAKTU TAHUN ANGGARAN 2024 DI LAPANGAN APEL PEMKOT CIMAHI

0

Cimahi,Senin(03/11/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melaksanakan Apel Pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2024, bertempat di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta tindak lanjut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu.

Dalam amanatnya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa penyerahan SK PPPK Paruh Waktu merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menata kepegawaian non-ASN sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik. Ngatiyana menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu diatur dengan sistem evaluasi berbasis kinerja dan profesionalisme yang terukur.
“Penyerahan SK ini merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan dalam Pasal 66 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, sekaligus juga sebagai upaya penyelesaian penataan pegawai non-ASN sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu,” kata Ngatiyana.


Wali Kota Cimahi menambahkan, PPPK Paruh Waktu merupakan ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dan diberikan upah sesuai ketersediaan anggaran pemerintah daerah dengan masa kerja satu tahun. Selanjutnya, kinerja setiap pegawai akan dievaluasi secara triwulan dan tahunan, dan hasil evaluasi tersebut menjadi dasar perpanjangan kontrak ataupun pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu.


Ngatiyana juga menegaskan bahwa kinerja setiap PPPK Paruh Waktu akan terus dipantau dan dinilai secara berkala. Jika hasil evaluasi menunjukkan kinerja yang baik dan sasaran tercapai, maka mereka memiliki peluang untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu.


“Kalau 1 tahun masih bisa dipertahankan, mereka masih menjadi PPPK. Tetapi kinerja sasaran tercapai atau tidak hasil evaluasi apabila PPPK paruh waktu tidak bisa memenuhi target atau capaian perjanjian kerja bisa juga diberhentikan,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi tengah mempersiapkan penerapan sistem meritokrasi dan manajemen talenta aparatur yang ditargetkan dapat berjalan penuh pada tahun 2026. “Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan meritokrasi ataupun sistem manajemen talenta untuk penempatan rotasi-rotasi personil,” harapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, dalam laporannya menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang manajemen PPPK, termasuk Keputusan MenPAN-RB Nomor 1158 Tahun 2025 mengenai penetapan kebutuhan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi.
Siti Fatonah menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi memperoleh alokasi sebanyak 120 formasi PPPK Paruh Waktu, dan setelah melalui verifikasi dan proses administrasi, yang diusulkan dan diangkat sebanyak 115 orang. Mereka tersebar pada 12 perangkat daerah yang terdiri dari Disdukcapil, Dishub, dan Dinsos masing-masing sebanyak 1 orang, Dinkes, DLH, Dispangtan, DPUPR, dan Disdik masing-masing 2 orang, Disdagkoperin 18 orang, Kecamatan Cimahi Selatan 3 orang, RSUD Cibabat sebanyak 73 orang, dan Sekretariat DPRD sebanyak 1 orang.
Kepala BKPSDMD juga merinci komposisi PPPK Paruh Waktu yang dilantik, terdiri dari 65 tenaga teknis, 49 tenaga kesehatan, dan 1 tenaga pendidik. Dengan tambahan formasi ini, jumlah total ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi saat ini mencapai 6.384 orang, yang terdiri atas 3.372 PNS (52,8%), 2.897 PPPK penuh waktu (45,38%), dan 115 PPPK paruh waktu (1,8%).
Menurutnya, kehadiran PPPK Paruh Waktu diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan publik, khususnya pada sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, dan pelayanan teknis lainnya, serta memberikan kepastian status kepegawaian bagi para tenaga yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkot Cimahi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Cimahi juga memberikan penghargaan kepada lima perangkat daerah terbaik dalam pengelolaan kearsipan internal tahun 2025, yakni Dinas Arsip Daerah, BKPSDMD, Dinas Sosial, BPKAD, dan Inspektorat Kota Cimahi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perangkat daerah dalam menegakkan tertib arsip dan mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

Kasat Binmas Polres Kediri Kota Ajak Pelajar KKRI Jadi Agen Kamtibmas, Bijak Bermedsos, dan Tangguh Hadapi Tantangan Zaman

0

Kediri Kotab– Upaya membangun kesadaran hukum serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada generasi muda terus dilakukan oleh Polres Kediri Kota. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan materi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) kepada para peserta Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kodim 0809/Kediri.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 1 November 2025, mulai pukul 10.45 WIB bertempat di Brigade Infantri 16/Wira Yudha. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Binmas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo Widodo, S.H., selaku narasumber utama, Pasi Intel Kodim 0809/Kediri, Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polres Kediri Kota, anggota Satbinmas, serta para peserta Persami KKRI yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kota Kediri.

Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas menyampaikan materi penting terkait peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif. “Pelajar harus mampu menjadi agen-agen Kamtibmas di lingkungannya masing-masing. Jadilah community policing — polisi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” pesannya di hadapan ratusan peserta.

Selain itu, Kasat Binmas juga menyoroti fenomena sosial yang tengah marak, yakni keterlibatan anak di bawah umur dalam berbagai aksi kerusuhan dan pelanggaran hukum di wilayah Kota Kediri. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi perhatian bersama agar generasi muda tidak mudah terprovokasi maupun terseret dalam tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Beberapa waktu lalu, ada kejadian kerusuhan yang melibatkan pelajar. Ini menjadi pelajaran penting bahwa pemahaman hukum harus ditanamkan sejak dini. Pelajar perlu tahu bahwa menyampaikan pendapat di muka umum boleh, tapi harus dilakukan dengan cara yang tertib, santun, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Tidak hanya soal disiplin dan kepatuhan hukum, para peserta juga dibekali pemahaman tentang etika dalam bermedia sosial. Di era digital yang serba cepat ini, pelajar diharapkan bijak dalam menggunakan platform media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang bisa memecah belah persatuan.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal positif seperti belajar, berkarya, dan berbagi inspirasi. Jangan mudah membagikan informasi yang belum jelas sumbernya. Jadilah generasi cerdas dan berintegritas dalam dunia maya,” tambah Kasat Binmas.

Melalui kegiatan ini, para peserta Persami KKRI tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga motivasi untuk berperan aktif sebagai pelajar yang berkarakter, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mereka diajak untuk memahami bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi atau TNI, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar.

Sementara itu, pihak Kodim 0809/Kediri melalui Pasi Intel menyampaikan apresiasi kepada Polres Kediri Kota atas dukungan dan sinergi dalam kegiatan pembinaan karakter pelajar ini. Ia menilai bahwa kolaborasi antara TNI dan Polri dalam kegiatan pembinaan seperti Persami KKRI sangat efektif dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berjiwa nasionalis, dan memiliki kesadaran hukum yang tinggi.

Dengan berakhirnya kegiatan pembekalan materi Harkamtibmas ini, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang telah didapat di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat. Mereka diharapkan menjadi pelajar yang bijak, taat hukum, serta menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan bangsa.

“Generasi muda adalah harapan masa depan bangsa. Mari kita jadikan pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga kedamaian dan ketertiban di Kota Kediri. Dari kalianlah lahir generasi emas Indonesia,” tutup Kasat Binmas penuh harap.

BBM Pertalite di Pasuruan Dikeluhkan Bikin Motor “Brebet”, Disperindag dan DPRD Gelar Sidak Malam Hari

0

PASURUAN — Keluhan masyarakat soal sepeda motor yang “brebet” usai mengisi bahan bakar di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Pasuruan akhirnya ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Polres Pasuruan dan DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke empat SPBU, Minggu (2/11/2025) malam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardana, Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, sejumlah anggota dewan, Plt Kepala Disperindag Mita Kristiani, serta tim dari Unit Tipidter Polres Pasuruan.

Sidak dilakukan di empat titik, yakni SPBU 54.671.21 Candi Jawi Kecamatan Prigen, SPBU 54.671.06 Kasri Kecamatan Pandaan, SPBU 54.671.37 Gamekan Plintahan Kecamatan Pandaan, dan SPBU 54.671.26 Kuti Kecamatan Pandaan.

Plt Kepala Disperindag, Mita Kristiani, menjelaskan bahwa sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas dugaan kontaminasi BBM jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pihaknya menggunakan dua metode pemeriksaan, yakni uji kualitas dan uji kuantitas.

Menurutnya, uji kualitas dilakukan melalui pengukuran densitas dan penggunaan deep stick atau tongkat duga untuk memastikan BBM tidak bercampur dengan air.

“Jadi pada tongkat duga ini kita lumuri dengan pasta, kemudian kita masukkan ke dalam tangki pengisian BBM. Kalau sampai berubah warna pada pasta itu, berarti ada campuran dalam BBM pertalite,” jelasnya.

Selain itu, uji kuantitas dilakukan dengan alat ukur bejana dan gelas ukur untuk memastikan takaran bahan bakar sesuai standar.

Dari hasil pemeriksaan, Mita memastikan tiga SPBU dinyatakan aman, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Namun, satu SPBU yakni SPBU 54.671.26 Kuti Kecamatan Pandaan, ditemukan catatan teknis terkait masa berlaku tera pada mesin dispenser yang hampir habis.

“Hasil uji menunjukkan BBM Pertalite asli dan tidak bercampur dengan air atau zat lain. Begitu juga dengan kuantitasnya, sesuai standar. Hanya saja di SPBU Kuti, mesinnya perlu dilakukan tera ulang karena masa berlaku tera akan habis Desember 2025,” terangnya.

Meski hasil pemeriksaan di lapangan tidak menemukan penyimpangan, DPRD Kabupaten Pasuruan tetap memberikan catatan penting. Ketua Komisi II DPRD, Agus Setya Wardana, menilai ada kejanggalan dari aroma BBM Pertalite yang tercium lebih menyengat.

Menurutnya, uji laboratorium penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan kepastian bahwa BBM yang mereka gunakan aman dan sesuai standar.

“Baunya agak berbeda, bahkan petugas SPBU bilang seperti bau lumpur Lapindo. Dari situ, kami minta uji lab agar kita bisa tahu hasilnya seperti apa. Karena baunya ini beda dengan Pertalite biasanya,” tegas Agus.(Mar)

DPRD Kabupaten Pasuruan Tetapkan 27 Raperda Prioritas 2026 dalam Rapat Paripurna

0

Pasuruan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menetapkan 27 rancangan peraturan daerah (raperda) sebagai prioritas pembahasan tahun 2026.

Penetapan itu dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (3/11/2025).

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan DPRD Nomor 12 Tahun 2025 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026.

Dokumen ini menjadi pijakan penting bagi DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa penyusunan Propemperda merupakan langkah strategis agar kebijakan daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Setiap perda yang dibahas mesti memiliki nilai guna dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami tidak ingin regulasi yang lahir berhenti di atas kertas,” ujar Samsul.

Dari total 27 raperda yang disepakati, sembilan merupakan inisiatif DPRD, sementara 18 lainnya merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Samsul menilai, komposisi tersebut menunjukkan semangat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah melalui regulasi yang responsif terhadap perkembangan sosial dan ekonomi.

Beberapa raperda inisiatif DPRD menyoroti isu-isu strategis seperti pengendalian narkoba, pengelolaan sampah, pemberdayaan usaha kecil, hingga perlindungan masyarakat hukum adat.

Sementara itu, usulan dari eksekutif mencakup bidang investasi, penataan ruang, hingga jaminan sosial tenaga kerja.

Selain itu, terdapat tiga raperda yang bersifat wajib, yaitu laporan pertanggungjawaban APBD 2025, perubahan APBD 2026, dan penyusunan RAPBD 2027.

Ketiganya, menurut Samsul, merupakan bagian penting dalam siklus tata kelola keuangan daerah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan penetapan Propemperda 2026 ini, DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang tidak hanya administratif, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Menutup rapat paripurna, Samsul menekankan pentingnya pelibatan publik dalam setiap proses penyusunan peraturan daerah.

“Partisipasi masyarakat harus diperluas. Perda yang baik lahir dari aspirasi rakyat dan dilaksanakan untuk kepentingan rakyat pula,” tandasnya.(Mar)

Lagi, Binaan Astra Honda Melesat Kencang di Barcelona Ciptakan Sejarah Untuk Indonesia.

0

Jakarta – Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menorehkan hasil membanggakan pada ajang FIM JuniorGP World Championship seri keenam yang digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (2/11). Setelah Fadillah Arbi Aditama raih juara Moto3 JuniorGP Barcelona di 2023, Indonesia Raya kembali berkumandang lewat kemenangan M. Kiandra Ramadhipa yang berhasil menuntaskan balapan secara dramatis di kelas European Talent Cup (ETC), sementara Veda Ega Pratama tampil konsisten dalam dua race dengan finis di posisi enam dan delapan pada kelas JuniorGP.

Seperti kita ketahui, dalam event FIM JuniorGP Championship 2025, Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) turut ambil bagian. Selain Ramadhipa, Veda Ega Pratama yang gabung di Astra Honda Racing Team, juga turun di kelas bergengsi JuniorGP Moto3.

Pada kelas European Talent Cup (ETC), M. Kiandra Ramadhipa tampil luar biasa. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-24 usai menerima penalti di sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (1/11), Pebalap muda yang tergabung dengan Honda Asia Dream Racing – Junior Team tersebut menunjukkan kepercayaan diri tinggi sejak awal balapan.

Memasuki pertengahan balapan, Ramadhipa tampil tenang dan penuh perhitungan. Ia terus menunjukkan performa impresif dengan menyalip 14 pebalap dan mampu menembus persaingan sepuluh besar. Pemuda berusia 15 tahun ini berupaya fokus menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat rombongan yang memburu posisi podium.

Jelang empat lap terakhir, pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini menunjukkan kecepatan luar biasa dengan NSF250R. Ia sempat memimpin balapan di dua lap akhir, namun aksi overtake dari para pebalap tak terbendung. Drama jelang garis penentu kemenangan pun terjadi, Ramadhipa menunjukkan determinasinya, tahta podium pertama ia kunci atas selisih waktu sangat tipis yakni 0,007 detik dengan posisi kedua. Balapan yang berlangsung menegangkan mengantarkan Indonesia Raya berkumandang di benua Eropa.

Capaian ini menjadi kemenangan kedua Ramadhipa di ajang ETC musim 2025, sekaligus memperkuat posisinya di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 129 poin.

“Alhamdulillah, ini untuk Indonesia dan keluarga, Astra Honda Racing Team, serta Junior Talent Team. Terima kasih sudah bekerja sangat baik minggu ini. Saya menebus kesalahan di kualifikasi kemarin, harus start dari posisi 24, tapi hari ini saya buktikan untuk Indonesia,” ujar Ramadhipa.

Poin Penting
Setelah mencatat hasil kualifikasi yang solid di posisi kelima pada Sabtu (1/11), Veda Ega Pratama memulai Race 1 pada Minggu (2/11) dengan start yang sangat baik. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut terus bersaing ketat di grup terdepan dengan jarak antar pebalap yang sangat rapat hingga lap terakhir. Veda mampu mempertahankan ritme dan fokus sepanjang balapan hingga finis di posisi keenam.

Pada Race 2 di hari yang sama, Veda kembali menunjukkan determinasi tinggi. Start dari baris kedua, ia sempat naik hingga posisi kedua pada lap awal sebelum persaingan ketat di grup terdepan membuat posisi terus berganti. Red flag yang berkibar di lap terakhir mengakhiri balapan lebih cepat, setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan salah satu pebalap, dan Veda pun harus puas menutup akhir pekan dengan finis di posisi kedelapan.

Atas hasil dua balapan ini, Veda kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara JuniorGP dengan total 64 poin.
“Kami menjalani dua balapan yang sulit, tapi tetap finis di grup depan dan meraih poin penting. Banyak pelajaran dari akhir pekan ini, terutama beradaptasi dengan trek baru. Di Valencia nanti, saya ingin menutup musim dengan hasil terbaik untuk tim,” ujar Veda.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan capaian para pebalap muda ini kembali menegaskan hasil dari pembinaan berjenjang dan komprehensif yang dilakukan AHM sehingga mampu kompetitif di level internasional.

“Kemenangan Ramadhipa dan konsistensi Veda menunjukkan bagaimana proses pembinaan berkelanjutan membentuk karakter dan kemampuan pebalap muda Indonesia untuk bersaing di level dunia. Kami sangat bangga melihat perjuangan mereka di lintasan balap dan semangat untuk terus mengharumkan nama bangsa,” ujar Andy.

Putaran terakhir FIM JuniorGP World Championship 2025 akan digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada akhir November mendatang. Kedua pebalap binaan Astra Honda akan kembali berjuang menutup musim dengan hasil terbaik dan membawa semangat Indonesia ke level tertinggi dunia balap.

(Gokkon)

KLARIFIKASI PT. KB FINANSIAL MULTI FINANCIA ( KREDITPLUS ) MENGENAI PENUTUPAN KANTOR CABANG BLITAR DAN PENANGANAN PENGADUAN KONSUMEN

0

MOJOKERTO – gempurnews.com. Kreditplus menyampaikan tanggapan resmi atau klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai penutupan Kantor Cabang Blitar dan penanganan pengaduan konsumen.
1) Penutupan Kantor Cabang Kreditplus Blitar.
Kami menegaskan bahwa penutupan Kantor Cabang Kreditplus Blitar telah dilaksanakan sesuai prosedur operasional standar dan tidak bersifat mendadak.

  • Pemberitahuan: Rencana penutupan ini telah diumumkan secara resmi dan terstruktur kepada seluruh konsumen yang terdampak.
  • Mekanisme Pemberitahuan: Pemberitahuan telah disampaikan melalui surat resmi dan pengumuman yang ditempatkan secara jelas di lokasi Kantor Cabang Blitar sebelum
    penutupan.
  • Kepatuhan Regulasi: Tindakan ini merupakan bentuk kepatuhan penuh kami terhadap peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perihal operasional dan penutupan kantor layanan.
  • Pengalihan Layanan: Seluruh proses pengurusan dan layanan konsumen yang sebelumnya ditangani oleh Kantor Cabang Blitar telah dialihkan secara penuh ke Kantor Cabang Kreditplus Mojokerto.
    2) Penanganan Pengaduan Konsumen Inisial “S”.
    Terkait dengan pengaduan yang disampaikan oleh Pelapor dengan inisial “S” melalui media Java News Network (”JNN”) izinkan kami menyampaikan hal-hal berikut:
  • Verifikasi Data: Kami belum dapat melakukan verifikasi dan tindak lanjut terhadap pengaduan tersebut. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan data lengkap (nama lengkap dan nomor kontrak) yang diperlukan, karena belum adanya pengaduan resmi yang kami terima, baik melalui Contact Center maupun pengaduan langsung ke Kantor Cabang Mojokerto.
  • Upaya Verifikasi: Untuk memastikan penyelesaian pengaduan, kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Pihak Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) guna memperoleh identitas lengkap Pelapor.
  • Komitmen Penyelesaian: Apabila terbukti yang bersangkutan adalah konsumen resmi Kreditplus, kami berkomitmen untuk segera memproses dan menyelesaikan pengaduan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  1. Himbauan Saluran Pengaduan Resmi
    Kami menghimbau seluruh konsumen yang memiliki pengaduan, pertanyaan, atau membutuhkan layanan terkait Kreditplus untuk menggunakan saluran resmi yang telah kami sediakan:
  • Saluran Resmi: Konsumen diharapkan menghubungi Contact Center Kreditplus yang informasinya tertera secara jelas pada situs web resmi kami.
  • Kepastian Layanan: Penggunaan saluran resmi ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengaduan dapat diverifikasi dengan cepat dan akurat, sehingga proses penyelesaian dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat waktu.
    Demikian klarifikasi ini kami sampaikan agar dapat dipublikasikan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih. (AfR).

Sat Binmas Polres Pasuruan Gencarkan Program “Go To School” untuk Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba di Sekolah

0

PASURUAN, Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan serta mencegah terjadinya kenakalan remaja, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pasuruan terus menggencarkan program Go To School yang menjadi bagian dari kegiatan Cooling System. Program ini dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMA Yadika Bangil dan SMPN 2 Bangil, Kabupaten Pasuruan, dengan menyasar para pelajar, guru, serta wali murid Senin, 3 November 2025.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, Iptu Sunarti, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan di SMA Yadika Bangil dengan menjadi pembina upacara sekaligus memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba, balap liar, tawuran, serta gengster. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga perilaku, disiplin, dan tanggung jawab sebagai pelajar yang berkarakter.
“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan kalian hancur hanya karena salah pergaulan atau melanggar hukum,” ujar Iptu Sunarti di hadapan ratusan siswa.

Sementara itu, di SMPN 2 Bangil, kegiatan serupa dipimpin oleh KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang, S.Sos. Ia mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan media sosial, menghormati guru, serta tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat terlarang seperti pil dobel YY. “Bijaklah di dunia maya, karena satu unggahan bisa berpengaruh besar terhadap masa depan kalian,” tegasnya.

Program Go To School ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para wali murid. Kepala sekolah SMA Yadika maupun SMPN 2 Bangil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian Polres Pasuruan terhadap pembinaan moral dan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang disiplin, beretika, dan bebas dari pengaruh negatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kapolsek Prigen Jadi Pembina Upacara di MTsN 3 Pasuruan, Ajak Siswa Jauhi Kenakalan Remaja

0

PASURUAN – Kapolsek Prigen AKP Hartono, S.Pd. menjadi pembina upacara bendera di MTsN 3 Pasuruan, Desa Lumbangrejo, Senin (3/11/2025).

Dalam amanatnya, Kapolsek mengajak para siswa menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan fokus mempersiapkan masa depan.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti sekitar 500 siswa dan guru. Upacara berlangsung khidmat dengan AKP Hartono bertindak sebagai komandan upacara.

Dalam arahannya, AKP Hartono menegaskan bahwa kenakalan remaja sering dimulai dari hal-hal kecil yang dianggap sepele, “Kenakalan remaja bisa berupa membolos, merokok, atau berbohong kepada orang tua, hingga yang lebih berat seperti tawuran dan mencuri,” ujar Kapolsek.

“Mungkin awalnya dianggap keren, tapi sebenarnya itu hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya masa remaja sebagai masa pembentukan karakter, “Masa remaja adalah masa emas. Apa yang kalian lakukan sekarang akan menentukan masa depan kalian. Jangan sampai kalian menyesal karena menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” pesannya.

Lebih lanjut, AKP Hartono mengajak para pelajar untuk menjaga pergaulan, menghormati orang tua dan guru, serta mematuhi peraturan lalu lintas.

“Pelajar belum waktunya mengendarai kendaraan bermotor karena belum memiliki SIM. Beranilah berkata tidak pada ajakan yang mengarah pada kenakalan,” pungkasnya.

Kegiatan upacara yang dihadiri Kepala Sekolah MTsN 3 Pasuruan, dewan guru, dan seluruh siswa itu berjalan tertib dan lancar. Selama pelaksanaan, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.