Home Blog Page 563

Polres Jember Tolak Adanya Pelaporan Korban Pencabulan Yang Dilakukan Oknum Guru.

0

Lumajang, Gempur News com/Terkait adanya pelaporan tentang pencabulan anak di bawah umur Sudah dianggap,Masa daluwarsa oleh Polres Jember yang ditemui oleh petugas yang mewakali kanit polres jember dinyatakan sudah karena kejadiannya pada 2 tahun lalu (kedaluwarsa)03-02-2025)

Menurut kuasa hukum korban, saya ini tidak dapat tanda terima dan bukti pelaporan karena dinyatakan kasus pencabulan tersebut harus datangkan korbannya dan wali dari sikorban pencabulan tesebut Dengan demikian Penuntutan untuk kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku saat ini. Menurut Pasal 78 ayat (1) angka 3 KUHP, tindak pidana yang anncamannya dengan pidana penjara lebih dari tiga tahun memiliki masa daluwarsa penuntutan selama 12 tahun sejak tindak pidana tersebut terjadi.

Namun, dengan adanya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (UU 1/2023), yang akan mulai berlaku pada tahun 2026, terdapat perubahan dalam ketentuan masa daluwarsa penuntutan. Berdasarkan Pasal 136 ayat (1) huruf c UU 1/2023, tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lebih dari 7 tahun memiliki masa daluwarsa penuntutan selama 18 tahun.

Perlu dicatat bahwa perhitungan masa daluwarsa penuntutan dimulai pada hari berikutnya setelah tindak pidana dilakukan. Oleh karena itu, jika tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi sebelum tahun 2026, maka ketentuan masa daluwarsa yang berlaku adalah 12 tahun sesuai dengan KUHP yang saat ini berlaku. Setelah UU 1/2023 mulai berlaku pada tahun 2026, masa daluwarsa penuntutan untuk tindak pidana serupa akan menjadi 18 tahun.

Dengan demikian,kami berharap kepada penegak hukum wilayah jember utamanya, polres jember yang telah menolak adanya pelaporan dari fihak kuasa hukum korban,penting untuk mempertimbangkan waktu terjadinya tindak pidana dan ketentuan hukum yang berlaku pada saat itu untuk menentukan apakah penuntutan masih dapat dilakukan atau telah daluwarsa.(tim)

Kepala Sekolah SMPN 02 Taman Raih Penghargaan BKD Awards Di Bidang Kepegawaian

Gempurnews | Pemalang – Sekolah Menengah Pertama ( SMPN 02 ) Taman Kabupaten Pemalang, mendapat penghargaan Anugerah Pegawai Teladan dari Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) Kabupaten Pemalang,dalam katagori Kualifikasi Pendidikan,Kompetensi ASN,Kinerja,dan Kedisiplinan.senin ( 3/2/25 ) pagi.

Kepala Sekolah SMPN 02 Taman,Urip Suwarniti S.Pd. mengatakan ini merupakan kado manis di awal tahun 2025,dan saya senang sekali baru pertama kali mendapatkan penghargaan terbaik di bidang kepegawaian,sebagai tenaga Pendidik teladan dan berprestasi.

Tidak cuman teladan dan berprestasi saja,namun ini terkait dengan administratif,seperti Pengelolaan berbasis data yang dasarnya dari rapor pendidikan,kemudian pengelolaan BOS, kemudian Darpodik.ucapnya

Ini memang yang kita lakukan tidak instan serta merta langsung dapat penghargaan,tentunya semua ada prosesnya,dan yang utama kita usahakan adalah pelayanan,karena layanan publik ini penting sekali juga di barengin pengelolaan kinerja yang harus di sikapi.jelasnya

Ini juga menjadi motovasi bagi kami untuk lebih meningkatkan kualitas serta kapasitas diri dalam membangun komitmen,keteladanan,disiplin, integritas dan kebersamaan sebagai kunci meraih prestasi.

( yn 26 )

Pakar Ekonomi Menilai Pembelian Elpiji di Pangkalan Resmi Terlalu Terburu-buru

0

SURABAYA – Kebijakan pemerintah mengenai pembelian elpiji 3 kg hanya di pangkalan resmi, dinilai pakar ekonomi dari kampus Ubaya Sugeng Hariadi, terlalu terburu-buru dikeluarkan pemerintah, karena tidak dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, sehingga masyarakat tidak sempat menyiapkan diri. Akibatnya, wajar jika terjadi fenomena panjang pembeli.

Menurut Sugeng, selama ini sudah terbentuk dimen atau permintaan di masyarakat terhadap kebutuhan elpiji 3 kg, yakni rumah tangga dan pedagang UMKM. Adalah golongan yang paling membutuhkan, sehingga pola diksi mesti diubah, tentu akan menimbulkan gejolak, termasuk untuk para pengecer yang selama ini menjual elpiji 3 kg. Kebijakan ini tentu akan mematikan penghasilannya.

Dosen ilmu ekonomi ini menyebut, dengan kebijakan ini pemerintah juga harus memperhitungkan kondisi geografis Indonesia yang luas, apakah sebanding dengan jumlah pangkalan elpiji resmi, mengutip berita Pojok Pitu jtv.

Sugeng menambahkan, seharusnya subsidi berupa barang ini dihapus secara pelan-pelan, karena subsidi yang diberikan lebih baik berupa bantuan langsung, seperti pemberian uang dalam program bantuan langsung tunai atau BLT.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, agen resmi Pertamina tidak lagi diperbolehkan menjual elpiji tiga kilogram (kg) kepada pengecer.

Pengecer elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram wajib mendaftarkan diri untuk menjadi pangkalan komoditas produk Pertamina itu. Kebijakan ini bertujuan untuk memperbaiki sistem distribusi agar lebih terkontrol dan tepat guna. (red)

Anggota DPRD Barito Utara Serap Aspirasi Warga di Dua Desa 

0

BARITO UTARA- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, H. Taufik Nugraha, S. Kom bersama anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Barito Utara, H. Suparjan Efendi, melakukan kunjungan kerja dalam daerah untuk menjaring aspirasi masyarakat di dua desa, yakni Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, dan Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Sabtu dan Minggu (1-2/2/2025) kemarin.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, warga di Desa Bintang Ninggi II menyampaikan sejumlah usulan, antara lain bantuan bibit sawit dan pupuk, bibit ternak, serta tambahan modal usaha guna mereka. meningkatkan perekonomian

Sementara itu, warga di Desa Liang Buah mengusulkan penyelesaian rigid beton jalan desa yang menghubungkan desa mereka dengan jalan Nasional lintas provinsi Kaltim.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian serius pihaknya di DPRD Barito Utara.

“Kami berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat ini agar dapat direalisasikan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan perekonomian dan infrastruktur desa,” ujarnya, Senin (3/2/2025) di Muara Teweh.

Senada dengan itu, H Suparjan Efendi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya menyampaikan dan memperjuangkan usulan warga ke pihak terkait seperti pemerintah daerah.

“Kami berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti, terutama terkait kebutuhan dasar masyarakat seperti bibit, pupuk, dan infrastruktur jalan,” kata Suparjan.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen DPRD Barito Utara,  dalam mendekatkan diri kepada masyarakat serta memastikan bahwa pembangunan di desa- desa berjalan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi yang disampaikan warga.   (SS)

Polres Pasuruan Ungkap 19 Kasus Narkoba Selama Januari, Sita Hampir 500 Gram Sabu

0

PASURUAN – Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap 19 kasus peredaran narkoba sepanjang Januari 2025. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 27 tersangka, terdiri dari 26 laki-laki dan satu perempuan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan S.I.K., M.Tr.Opsla mengajak partisipasi masyarakat dan semua pihak untuk bersama memberantas narkoba.

“Kami berharap dukungan serta kerjasama semua pihak dan masyarakat kabupaten Pasuruan secara umum untuk bersama memberantas narkoba dengan cara menghindari penyalahgunaan narkoba dan melaporkan jika mengetahuinya,” harap Kapolres, AKBP Jazuli.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Agus Yulianto, dalam konferensi pers di Release Room, Senin (3/2/2025), mengungkapkan bahwa total barang bukti yang berhasil disita adalah 490,35 gram sabu dan 1.000 butir obat keras berbahaya (okerbaya).

“Salah satu kasus menonjol terjadi pada 31 Januari 2025, di mana kami berhasil mengamankan tiga tersangka dengan barang bukti 296,42 gram sabu atau sekitar tiga ons,” ungkap Iptu Agus.

Ia menjelaskan bahwa salah satu jaringan terbesar yang berhasil diungkap melibatkan tersangka asal Blitar. “Modus operandi yang digunakan adalah menjadi kurir untuk mengambil barang di Pasuruan. Saat ini, kami masih mendalami jaringan mereka, yang diduga berpusat di Blitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iptu Agus menegaskan bahwa semua tersangka yang ditangkap berperan sebagai kurir dalam peredaran narkoba. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Pasuruan.(Qomar)

Babinsa Koramil 0819/24 Tutur Pimpin Upacara Bendera dan Berikan Wasbang kepada Siswa SDN 1 Ngadirejo

0

Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Pelda Didik bersama Sertu Suyanto, melaksanakan kegiatan upacara bendera yang dilanjutkan dengan pemberian wawasan kebangsaan (Wasbang) di SDN 1 Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Senin (03/02/25). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Didik menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting bagi generasi muda agar mereka memiliki rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia. “Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus memiliki semangat juang, disiplin, dan sikap gotong royong. Dengan memahami nilai-nilai kebangsaan, kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah SDN 1 Ngadirejo, Ibu Tati, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa dalam memberikan pembelajaran kebangsaan kepada para siswa. Para guru dan siswa pun tampak antusias mengikuti kegiatan ini, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas tentang peran TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Babinsa Koramil 0819/24 Tutur berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda agar mereka memiliki mental yang tangguh serta semangat patriotisme dalam kehidupan( Qomar)

Kodim 0819 Pasuruan Peringati Isra’ Mikraj 1446 H, Bangun Mentalitas Tangguh Hadapi Percepatan Zaman

0

Kodim 0819 Pasuruan menggelar peringatan Isra’ Mikraj 1446 H tahun 2025 dengan mengusung tema “Membangun Mentalitas Tangguh Menghadapi Percepatan Zaman”. Acara ini berlangsung di Aula Makodim Pasuruan dan dihadiri oleh Kasdim 0819 Pasuruan, Mayor Inf Teguh Heri Wignyono, beserta perwira staf, para Danramil, anggota Kodim, serta PNS Kodim Pasuruan. Senin (03/02/25).

Dalam sambutannya, Mayor Inf Teguh Heri Wignyono menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mikraj bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga momen refleksi bagi prajurit dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. “Sebagai prajurit, kita harus memiliki mentalitas yang tangguh, disiplin, dan selalu siap menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat. Nilai-nilai perjuangan yang diajarkan dalam Isra’ Mikraj harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, acara ini diisi dengan tausiyah keagamaan yang membahas hikmah Isra’ Mikraj serta pentingnya membangun karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan masa kini. Dengan peringatan ini, diharapkan seluruh anggota Kodim 0819 Pasuruan semakin kokoh dalam keimanan, memiliki semangat juang yang tinggi, serta siap menghadapi dinamika perubahan yang semakin kompleks.(Qomar)

Antisipasi Bencana Susulan, Personil TNI – POLRI & Warga Desa Wonorejo Trisulo Bahu Menbahu Bangun Bronjong

0

KEDIRI – gempurnews.com //Pasca kejadian bencana banjir, personel Polres Kediri dan TNI serta warga membangun bronjong di Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, pada Minggu (2/1/2025). Pembangunan bronjong ini diharapkan dapat membendung air dan mengantisipasi banjir di aliran sungai tersebut.

Untuk diketahui, pada Rabu 29 Januari 2025, sore di wilayah Kecamatan Plosoklaten, terjadi hujan deras dan terjadi banjir. Banjir tersebut menerjang jembatan hingga ambrol. Selain itu masuk ke rumah dan merusak persawahan hingga gagal panen. Jembatan tersebut tergerus kedalaman sampai 5 meter.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H., S.I.K, melalui Kasat Samapta Polres Kediri AKP I Nyoman Sugita menuturkan kegiatan ini merupakan tanggap bencana dan kerja bakti bersama warga sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Samapta Polres Kediri, Polsek Plosoklaten dan Koramil Plosoklaten serta warga Desa Wonorejo Trisulo, kerja bakti membangun bronjong atau tumpukan batu yang diikat kawat untuk penahan jalan.

“Kejadian bencana banjir ini menjadi perhatian kita semua. Untuk itu kami bersama warga bersama-sama membangun bronjong untuk penahan air di jembatan tersebut,” tutur AKP Nyoman.

“Di lokasi tersebut menghubungkan dua dusun. Bila segera tidak ditangani dan terjadi hal yang tidak diinginkan bisa jembatan tersebut ambrol dan berdampak ke perekonomian warga sekitar,” jelas AKP Nyoman.

Akibat kejadian hujan deras dan terjadi banjir, warga mengalami kerugian cukup besar. Karena warga yang sebagian menanam nanas terdampak banjir. Untuk itu, kerja bakti pembangunan bronjong yang bertujuan menahan arus air.

“Dengan dibangun bronjong ini untuk melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar agar tidak terus terkikis saat banjir,” ujarnya.

AKP Nyoman menyampaikan kegiatan kerja bakti tanggap bencana ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut para personel bahu membahu bergotong royong mengangkat bebatuan.

“Kegiatan ini merupakan respons dan sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,” ucap AKP Nyoman.

Lebih lanjut AKP Nyoman mengungkapkan, ia mengimbau kepada warga mengahadapi musim hujan agar lebih berhati-hati terhadap bencana alam. Dalam kondisi cuaca ekstrem sekarang ini, dimungkinkan hujan-hujan deras masih akan terus berlangsung.

“Kepada warga, kami berpesan untuk meningkatkan kewaspadaannya, utamanya terhadap bencana alam sewaktu-waktu terjadi,” ungkap AKP Nyoman.
(Ageng)

Editor/Publish : ( R_80 )

Demi Memperlancar Roda Perekonomian, Babinsa Bantu Buka Jalan

0

Sertu Mulyono anggota Babinsa koramil 0819/24 Tutur membantu membuka jalan penghubung antar kedua desa yaitu Desa Wonosari dan Desa Andonosari Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan . Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk meningkatkan aksesibilitas dan memudahkan mobilitas warga di kedua wilayah tersebut. Minggu, (02/02/2025)

Di sela-sela kegiatan, Sertu Mulyono mengatakan bahwa pelaksanaan kerja bakti pembangunan jalan penghubung antar desa merupakan upaya menunjang kelangsungan hidup warga, dalam melakukan aktivitas keseharian.

Bagaimanapun juga, jalan merupakan sarana lalu lintas sebagai urat nadi, sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan adanya jalan penghubung ini, akan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat kedua desa.

“Kami berharap jalan ini bisa membawa manfaat yang baik, memudahkan warga atau siapa pun yang menggunakan jalan ini, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sertu Mulyono.

Sementara itu I Herlambang S, Kades Wonosari mengucapkan terimakasih banyak saya ucapkan kepada Babinsa karena telah membantu membuka jalan penghubung antar Desa Wonosari dan Desa Andonosari Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

“Dengan terbangunnya jalan penghubung tersebut, masyarakatnya menjadi mudah dan cepat baik dalam suatu urusan antar desa ataupun keperluan lainnya bila melewati jalan tersebut”, ungkap Kades(Qomar)

Ciptakan lingkungan Bersih, Anggota Koramil Kerja Bakti

0

Dalam rangka menciptakan suasana yang indah dan nyaman di sekitar Makoramil, sejumlah anggota personil Koramil 0819/16 Puspo bersama-sama melaksanakan pembersihan lingkungan baik di luar maupun di dalam Makoramil dari rumput liar dan sampah. Minggu,(02/02/2025)

Kegiatan pembersihan pangkalan secara berkala ini dilakukan setelah melaksanakan apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Koramil 0819/16 Puspo Kapten Inf Setiyawan Budianto menyampaikan bahwa pembersihan sekitan pangkalan makoramil sebagai bentuk dan budaya hidup bersih yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi dan nyaman sehingga dapat mewujudkan keasrian di lingkungan kantor Koramil.

“Itu sudah merupakan komitmen kita bersama dalam menjaga kebersihan juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan”, Ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan Terimakasih kepada para anggota /babinsa di sela-sela kesibukan sebagai babinsa tetapi masih tetap peduli dengan lingkungan kantornya. Dan diharapkan kepada seluruh Anggota Koramil 0819/16 Puspo harus peduli dengan kebersihan Perkantoran dan pangkalan kita, sebagaimana seperti rumah sendiri, yang mana harus tetap terjaga, terpelihara dan terawat, baik kebersihan dan kerapihan Perkantoran”pungkasnya”.(Qomar)