Home Blog Page 17

Halal Bihalal PERADIN BPW JABAR Digelar di Liwet Asep Strawbery Nagreg,Bahas dan Evaluasi Agenda Kegiatan

Kabupaten Bandung, Minggu (10/05/2026)
Halal Bihalal PERADIN Badan Pengurus Wilayah(BPW) JAWABARAT berlangsung meriah dan dihadiri oleh 15 Badan Pengurus Cabang(BPC) se-Jawabarat, Kegiatan yang dilaksanakan di Resto Liwet Asep Strawbery Nagreg,bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antar anggota dan pengurus PERADIN se-Jawabarat.
Dalam kesempatan tersebut lahir beberapa poin penting diantaranya terbentuknya PERADIN Bikers Club yang akan dideklarasikan beberapa waktu kedepan kemudian Pendirian LBH agar dapat lebih spesifik lagi berkolaborasi dengan pihak pemerintah terkait penanganan,pendampingan serta memberikan informasi dan sosialisasi hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua PERADIN BPW Jawabarat,Jojo Suharjo,S.H.,M.H.,mengungkapkan perihal dlaksanakannya Halal Bihalal PERADIN BPW Jawabarat di Liwet Asep Strawbery Nagreg tersebut,
“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan acara halal bihalal untuk menjalin silaturahmi diantara para anggota PERADIN Se-Jawabarat,Kegiatan kali ini dihadiri oleh 15 Badan Pengurus Cabang(BPC) Se-Jawabarat.Awal tahun 2026 Kami sudah merancang program kerja diantaranya adalah pembentukan LBH yang sedang kami urus perijinannya,kemudian Pembentukan Bikers serta pembuatan Web.Portal berita PERADIN.Khusus untuk Bikers PERADIN,Kegiatam yang akan dilakukan bukan hanya touring dan dan yang lainnya,tapi ada kegiatan sosial yang akan menyentuh langsung dengan masyarakat salah satunya adalah penyuluhan hukum,terakhir kami berharap kedepan ada kolaborasi dengan pihak pemerintah karena begitu kompleksnya kehidupan masyarakat dan PERADIN dapat membantu masyarakat dalam penyelesaian masalah hukum yang terjadi di masyarakat,”ungkap Ketua BPW PERADIN Jawabarat,Jojo Suharjo,S.H.,M.H.

Selaras dengan Ketua PERADIN BPW Jawabarat,Sekretaris PERADIN BPW Jawabarat,memberi penegasan atas terlaksananya kegiatan Halal Bihalal PERADIN BPW Jawabarat,
“Hari ini kita kita memang sudah mengagendakan untuk melaksanakan kegiatan Halal Bihalal PERADIN Jawabarat,Karena memang kesibukan yang luar biasa dari seluruh anggota PERADIN Jawabarat maka Halal Bihalal baru dapat dilaksanakan hari ini.Dalam kegiatan Halal Bihalal kali ini,merupakan sarana bersilaturahmi diantara anggota Internal di PERADIN Jawabarat,Kegiatan yang diinisiasi dan diinstruksikan oleh Ketua BPW PERADIN Jawabarat.
Pada medio 2026 ini,program PERADIN cukup padat sebagaimana yang tadi telah Ketua PERADIN sampaikan diantaranya dalam waktu dekat kita akan melaksanakan Munas,Kami sangat mendukung penuh apa yang menjadi program yang telah dusampaikan oleh Ketua PERADIN BPW Jawabarat yang muaranya adalah terjalin kelompakan soliditas dan jiwa korsa di internal anggota PERADIN,” jelas Sekretaris PERADIN BPW Jawabarat,Muhtar Efendi,S.H.

Sementara ditempat yang sama,Dewan Pembina PERADIN BPW Jawabarat,Ahmad Muhammad Ridwan,S.Si.,S.H.,M.H.,
mendukung setiap kegiatan yang dilaksankan oleh PEEADIN BPW Jawabarat,
“Kami hari ini melaksanakan kegiatan Halal Bihalal BPW PERADIN Jawabarat,Alhamdulillah dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pembina,Pengurus dan anggota yang berasal dari BPC seluruh Jawabarat,Kegiatan ini tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi,memperkuat jaringan serta menanamkan rasa kebersamaan bagi semua anggota PERADIN jawabarat,Saya berpesan kepada seluruh anggota PERADIN se-Jawabarat tetap semangat,berjuang dan amanah dalam menjalankan perkara dari Klien kita,jaga persatuan sesama anggota,saling bersilaturahmi,saling membantu,saling mendukung untuk kemajuan kita bersama.Junjung tinggi keadilan bagi klien kita “Fiat Justitia Ruat Caelum.”Pungkas Ahmad M.Ridwan,S.Si.,S.H.,M.H.,Pembina PERADIN BPW Jawabarat.

Polri Untuk Masyarakat: Kapolres Pasuruan Blusukan Salurkan Bansos untuk Warga

PASURUAN – Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada warga kurang mampu di Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (8/5/2026) pekan lalu.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga penerima bantuan di wilayah desa setempat.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Harto.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan dan rombongan disambut Kepala Desa Ngantungan, Samsul Arifin, yang kemudian menunjukkan sejumlah warga kurang mampu yang dinilai layak menerima bantuan sosial.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolres Pasuruan bersama jajaran juga melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Huda Desa Mangguan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Jumat Berkah berupa pembagian nasi bungkus kepada jamaah salat Jumat.

Pada kesempatan itu pula, Kapolres Pasuruan juga menyampaikan himbauan Kamtibmas dan mengajak warga masyarakat untuk pro aktif dalam menjaga lingkungan masing – masing.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif,” ungkap AKBP Harto.

Sementara itu Kepala Desa Ngantungan, Samsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang dilakukan Polres Pasuruan di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Desa Ngantungan.

“Atas nama warga Desa Ngantungan, kami mengucapkan terimakasih atas kepedulian Bapak Kapolres Pasuruan beserta jajarannya terhadap warga kami,” ungkap Samsul Arifin. (*)

Polrestabes Surabaya Bongkar Markas Scaming Jaringan Internasional 44 Orang Diamankan

SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar jaringan kejahatan lintas negara yang beroperasi di Indonesia dengan modus penipuan online internasional atau scamming.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengungkapkan, kasus ini merupakan hasil pengembangan setelah pihaknya menerima informasi dari Konsulat Jepang di Tokyo terkait laporan dua warga Jepang yang diduga hilang dan disekap di Indonesia.

“Awalnya kami menerima informasi adanya dua warga negara Jepang yang dilaporkan hilang. Setelah dilakukan penelusuran, kasus ini ternyata berkembang jauh lebih besar dan mengarah pada jaringan penipuan internasional yang terorganisir,” ujar Kombes Pol Luthfi, Sabtu (9/5/2026).

Kombes Pol Luthfi menjelaskan penyelidikan bermula saat itu tim mendatangi lokasi pertama di kawasan Dharma Husada Permai, Surabaya.

Di lokasi tersebut, Polisi menemukan dua warga negara Jepang yang menjadi korban penyekapan.

Selain menyelamatkan korban, Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada praktik penipuan online internasional, mulai dari perangkat elektronik, dokumen, hingga perlengkapan operasional yang digunakan untuk menjalankan aksi scamming.

Kapolrestabes Surabaya mengatakan, temuan di lokasi pertama kemudian membuka fakta baru.

Polisi mendapati sejumlah warga negara asing lain berada di tempat tersebut, termasuk warga negara China, Jepang, serta dua warga negara Indonesia yang kini turut diperiksa.

“Dari lokasi awal, kami menemukan indikasi kuat bahwa tempat ini bukan sekadar lokasi penyekapan, melainkan bagian dari pusat aktivitas penipuan digital yang terhubung dengan jaringan lintas negara,” jelas Kombes Luthfi.

Ia menambahkan Tim kemudian bergerak ke beberapa titik di Surabaya, termasuk kawasan Embong Kenongo dan Dharma Permai. Namun, sebagian lokasi diketahui sudah ditinggalkan pelaku sebelum Polisi tiba.

Meski demikian, anggota berhasil melacak pergerakan jaringan ini hingga ke Solo.

“Saat penggerebekan dilakukan, lokasi operasional sudah kosong. Namun petugas menemukan 24 koper yang ditinggalkan, mengindikasikan perpindahan penghuni maupun operator jaringan,” terang Kombes Luthfi.

Pengembangan berlanjut ke Bali, di mana Polisi mengamankan total keseluruhan 44 pelaku, terdiri 30 warga negara China, 7 warga negara Taiwan, 4 warga negara Jepang, dan 3 warga negara Indonesia.

“Jaringan ini bekerja sangat profesional. Mereka berpindah-pindah lokasi, memanfaatkan rumah kontrakan, dan membangun sistem operasi yang cukup tertutup,” pungkas Kombes Luthfi.

Karena melibatkan banyak negara, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggandeng berbagai instansi dalam proses penyelidikan, termasuk Divisi Hubungan Internasional Polri, Interpol, Imigrasi, Kejaksaan Negeri Surabaya, hingga Konsulat Jenderal Jepang. (*)

Patroli Pleton Siaga Polres Pasuruan Kota Amankan 14 Motor Diduga Balap Liar

KOTA PASURUAN – Berawal dari aduan masyarakat terkait adanya aktivitas balap liar dan peredaran minuman keras (miras) yang meresahkan, Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur menggelar Patroli Pleton Siaga, Minggu (10/05/2026) dini hari.

Patroli terpadu yang dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, juga diikuti Kasat Binmas AKP Saiful Anam, Kasat Resnarkoba AKP Rony Margas, Kanit Gakkum IPTU Dzulkifli, serta 20 personel gabungan Pleton Siaga Polres Pasuruan Kota.

Sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas yang menjadi sasaran patroli diantaranya Jalan Panglima Sudirman, Jalan KH. Mansyur, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Pahlawan, Jalan A. Yani, hingga kawasan Pelabuhan.

Hasilnya, petugas mengamankan belasan unit sepeda motor tanpa dokumen resmi serta botol berisi miras siap edar.

Kabag SDM Polres Pasuruan Kota mengatakan, patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta menjaga kondusivitas wilayah hukum Kota Pasuruan Polda Jatim.

“Kami hadir untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat terhadap gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, di Jalan KH. Mansyur, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, personel juga berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen sah.

Sementara di wilayah hukum Polsek Keboncandi, petugas juga berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen sah.

“Total kendaraan sepeda motor ada 14 unit kami amankan di Mapolres Pasuruan Kota guna dilakukan penindakan,” pungkasnya.

Di lokasi terpisah, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, menyampaikan bahwa patroli pleton siaga merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.

“Kegiatan patroli ini merupakan bentuk respon cepat Polres Pasuruan Kota terhadap aduan masyarakat terkait balap liar, peredaran miras, dan potensi gangguan kamtibmas lainnya,” terang AKBP Titus.

Ia menegaskan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim akan terus meningkatkan patroli guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal yang meresahkan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” tegas AKBP Titus.

Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

“Laporkan bila melihat atau mengalami tindak kejahatan, bisa langsung datang ke kantor Polisi terdekat atau melalui hotline 110 bebas pulsa, maka akan segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Resahkan Warga Dengan Aksi Brutalnya, Resmob Polres Lumajang Bekuk Terduga Pelaku Curanmor

LUMAJANG – gempurnews.com // Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil membekuk komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Tiga pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut kini telah diamankan polisi.
Pelaku terakhir yang ditangkap yakni JW (31), warga Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Ia diringkus saat berada di rumah istrinya di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengatakan, penangkapan JW dilakukan setelah tim Resmob melakukan pengejaran hingga ke luar daerah.

“Pelaku ditangkap di Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, tepatnya di rumah istri dari terduga pelaku,” ujar Ipda Suprapto, Minggu (10/5/2026).

Menurut Suprapto, berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku yang memiliki peran masing-masing saat beraksi.

“Dari hasil penyelidikan terkait pencurian kendaraan sepeda motor, ada tiga pelaku. Dua pelaku sebelumnya sudah berhasil kami amankan,” Imbuhnya

Sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap AF (31), warga Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, saat berada di rumah kos di Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko.

Sementara pelaku lainnya, NM alias Bolu (36), warga Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, ditangkap tim Resmob saat berada di wilayah Balung, Bali.

“Dua tersangka AF dan NM ini terlebih dahulu ditangkap polisi dan sudah ditahan di Polres Lumajang,” Tuturnya

Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku disebut berboncengan menggunakan satu sepeda motor untuk mengincar kendaraan milik korban yang terparkir.

“Hasil pencurian sepeda motor kemudian dijual. Para pelaku mendapatkan bagian sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta,” Jelas Suprapto.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka JW mengakui terlibat dalam pencurian sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kapuas, dekat warung makan di Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, serta pencurian Honda Vario di wilayah Tukum Kidul, Kecamatan Tekung.

Kasus pencurian di Jalan Kapuas sebelumnya sempat menjadi perhatian warga karena aksi pelaku terekam kamera CCTV.

“Yang terekam CCTV itu berkaitan dengan pencurian di wilayah Jalan Kapuas, Kelurahan Jogoyudan,” katanya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan dua unit sepeda motor Honda Vario milik korban sebagai barang bukti.

Saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Lumajang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (TEAM)

Editor/Publish : Redaksi

FORKIS Kota Cimahi Peduli Lingkungan,Tong Sampah Jadi Objek Lukis

Cimahi,Minggu(10/05/2026)
Kegiatan Lomba melukis tong sampah,lomba mewarnai dan juga bazar l,merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh FORKIS Kota Cimahi sebagai wujud akan kepedulian terhadap lingkungan khususnya sampah.Kegiatan yang dilaksanakan di pwrkantoran DPRD Kota Cimahi ,diikuti oleh puluhan siswa yang berada di Kota Cimahi.
Ketua Pelaksana FORKIS Peduli Lingkungan, Endang, menegaskan ada nilai edukasi besar di balik goresan cat para peserta. Seni digunakan sebagai stimulus psikologis agar masyarakat tak lagi enggan mendekati tempat sampah,Endang mengungkapkan,
“Kami ingin mendobrak stigma bahwa tong sampah itu selamanya kotor. Jika medianya elok dan estetis, masyarakat terutama anak-anak akan lebih bersemangat untuk membuang sampah pada tempatnya. Ada nilai edukasi sekaligus seni yang berjalan beriringan,” Ungkap Endang.

Senada dengan Ketua Pelaksana Kegiatan,
Kepala Seksi Kebudayaan Disbudparpora Kota Cimahi, Ares Rudhiansyah, menegaskan sinergi OPD Dinas Lingkungan Hidup dan DPKP mendukung penyediaan media tong sampah.

CSR seperti Propan turut membantu material cat. Disbudparpora memfasilitasi piala Wali Kota, panggung, hingga sound system dari sarana yang sudah ada.
“Keterbatasan anggaran bukan hambatan untuk berinovasi. Kami mendorong komunitas mandiri. Pemerintah hadir sebagai fasilitator,Hasilnya nyata ,bahwa kreativitas tetap berjalan, dan anak-anak mendapat apresiasi Piala Wali Kota yang menunjang jalur prestasi sekolah.
Melalui kolaborasi FORKIS dan Pemkot Cimahi, masyarakat diingatkan bahwa kepedulian lingkungan tidak harus kaku. Melalui warna dan kreativitas, menjaga kebersihan bisa menjadi aktivitas yang membanggakan sekaligus menyenangkan bagi generasi masa depan,”Tegasnya.

Sementara pihak Promotor Regional Wilayah Jawabarat PT.PROPAN,yang mendukung dalam kegiatan Lomba lukis Tong Sampah,Firman Ramadan,Menyampaikan terimakasih atas diikut sertakannya PT.PROPAN dalam kegiatan tersebut,
“Yang pertama kami ucapkan terimakasih kepada tim panitia yan sudah mengundang kita untuk berkolaborasi dengan pemerintahan Kota Cimahi dalam kegiatanlomba melukis tong sampah pada hari ini.Kami sangat mendukung acara ini dengan menggunakan Cat unggula kami yakni cat Go Fast dan kami informasikan bahwa cat kami sangat bagus dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan pencampur Thiner namun hanya dengan air saja,Perlu saya sampaikan kepada masyarakat bahwa PROPAN ini merupakan Cat Asli Indonesia juga kami memiliki varian cat yang sangat beragam mulai dari lantai sampai atap kita ada semuanya.Yang sangat menarik dari cat PROPAN adalah bahan pencampurnya hanya air saja dan untuk ikut serta menjaga lingkungan, Slogan Kami adalah “Hemat Tanpa Tiner”.Semoga kedepan kita ada kerjasama lagi untuk memajukan Kota Cimahi dan Kegiatan hari ini merupakan sebuah Kehiatan yang sangat bagus dengan kepedulian kepada lingkungan dan tentu saja menggnakan cat yang ramah lingkungan.” pungkas Firman Ramadan selaku Produk Promotor Regional PT.PROPAN Wilayah Jawa Barat.

Dosen ITB Widyagama Kunjungi Kampung Bayam Brasil Lumajang, Apresiasi Kreativitas Warga Olah Sampah Jadi UMKM

Lumajang – Guyub rukun terlihat suasana keakraban saat kedatangan dosen Widya Gama ke Kampung Bayam Brasil RW 11 Jogotrunan kecamatan Lumajang kabupaten Lumajang, Senin (4/5/2026).

Cak Eko selaku ketua proklim kampung bayam brasil lingkungan RW 11 Jogotrunan mengucapkan rasa terimakasih atas kedatangan dari ITB Widya Gama, tentunya kedatangan rekan rekan dosen bisa menjadi penyemangat warga terutama ibu ibu kader PKK, kader lingkungan dan kader bank sampah untuk lebih optimal menata lingkungan yang lebih sehat dan lebih maju di bidang UMKM.

” Alhamdulillah perwakilan dosen dari ITB Widya Gama sudah melihat secara langsung kegiatan yang dilakukan oleh warga RT 1 sampai RT 4 dan berharap ilmu dan informasi bisa memberikan dampak positif buat lingkungan RW 11 Jogotrunan,” tindasnya.

Sebagai informasi bahwa Lingkungan RW 11 Jogotrunan lebih dikenal kampung bayam brasil mempunyai produk unggulan UMKM dan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir dimana sampah dilakukan pemilahan mulai dari rumah warga dan barang yang masih berguna bisa di setor ke bank sampah sedangkan sisa makanan seperti kulit buah, kulit bawang, serta daun kering diolah untuk menjadi pupuk kompos dan pupuk organik cair.

“Dengan kreativitas ibu ibu PKK dan kader aneka bahan sampah bisa dipergunakan menjadi barang yang bernilai jual serta bisa optimalkan dengan baik, untuk bahan bekas seperti galon bisa dibuat tempat tanaman dan sayuran semua itu bisa menjadi kebiasaan yang baik terutama dalam mengatasi perubahan iklim,” kata Eko.

Ria salah satu perwakilan dari ITB Widyagama Lumajang sangat senang bisa hadir dan mengunjungi kampung bayam brasil lingkungan RW 11 Jogotrunan, dan kami disambut dengan ramah tamah dan sangat akrab sekali walaupun baru kali bertemu.

Gerakan warga cukup baik baik dalam penanganan dan pengelolaan sampah dari yang tidak berguna menjadi bermanfaat, aneka kreativitas hasil dari ibu ibu PKK memberikan dampak positif untuk bisa menambah pendapatan.

” Terimakasih walupun pertemuan ini singkat berharap kedepannya bisa bertemu kembali dan yang terpenting tetap semangat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan maju untuk warga RW 11 Jogotrunan,” tuturnya. (Bam)

Relawan JPKP Jatim Hadiri Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Jombang

Gempur News Blitar- 10 Mei 2026 — Relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Jawa Timur turut hadir dalam kegiatan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka menghadiri puncak peringatan Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan ziarah makam Mbah Wahab oleh Wapres Gibran di kompleks pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Selanjutnya, Wapres menghadiri pengajian umum Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah bersama ribuan santri dan warga Nahdliyin yang memadati lokasi acara.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga berinteraksi langsung dengan para santri. Suasana penuh keakraban terlihat saat beliau memanggil beberapa santriwan dan santriwati ke atas panggung serta memberikan hadiah sepeda bagi santri yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.

Pada sambutannya, Wapres mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan santri, untuk meneladani semangat perjuangan Mbah Wahab dalam menjaga persatuan, memperkuat pendidikan, dan mendorong kemajuan bangsa.

Selain itu, Wapres juga meminta dukungan para kiai, gubernur, serta Forkopimda dalam mengawal program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Wapres turut mensosialisasikan program “Kampung Haji” yang diinisiasi pemerintah guna mempermudah pelayanan serta menekan biaya perjalanan haji bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sebagai bentuk dukungan moral terhadap pemerintah, Relawan JPKP Jawa Timur hadir langsung dalam kegiatan tersebut atas arahan Ketua Umum JPKP. Relawan yang hadir terdiri dari empat relawan JPKP DPD Bangkalan dan satu relawan JPKP DPD Ponorogo.

Sebelum Wapres kembali bertolak ke Jakarta, para relawan juga berkesempatan melakukan foto bersama dengan Wapres Gibran.

Kehadiran Relawan JPKP Jatim dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung program-program pemerintah pusat agar dapat berjalan optimal di daerah, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Begal Marak Mencekam, Warga Jogoyudan Lumajang Bergerak Kompak Bangun Pos Kamling Demi Keamanan Bersama

LUMAJANG – Aksi kejahatan berupa pembegalan yang belakangan ini semakin marak terjadi di sejumlah titik di wilayah Lumajang, Jawa Timur, membuat warga masyarakat merasa gelisah, was-was, dan takut beraktivitas, terutama saat sore hingga malam hari. Kecemasan ini dirasakan sangat nyata oleh warga di lingkungan RT 01 RW 03, Kelurahan Jogoyudan. Tak ingin terus hidup dalam kekhawatiran dan membiarkan kejahatan berkembang semakin liar, masyarakat di lingkungan tersebut bergerak cepat mengambil langkah nyata. Bersatu hati, mereka menggelar kegiatan kerja bakti massal untuk mendirikan pos kamling, yang berlangsung sejak pagi hari, Minggu (10/5/2026).

Semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Indonesia tampak begitu kental dan memancar di lokasi pembangunan sejak matahari baru saja terbit. Puluhan warga, mulai dari para bapak-bapak, pemuda, hingga tokoh masyarakat, berbondong-bondong datang membawa semangat dan peralatan kerja masing-masing. Tak ada pembagian tugas yang kaku, semua bekerja sama dengan ikhlas dan penuh kekeluargaan. Ada yang sibuk mengangkut material bangunan seperti batu bata, pasir, semen, dan kayu, ada pula yang terampil merangkai kerangka bangunan, memasang dinding, hingga meratakan tanah dan membersihkan lingkungan sekitar lokasi pos kamling agar rapi dan layak digunakan. Suara tawa dan sapa menyapa di sela-sela kesibukan, menandakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membangun bangunan fisik, melainkan mempererat ikatan persaudaraan antarwarga.

Pembangunan fasilitas keamanan lingkungan ini berjalan tertib dan terarah di bawah koordinasi langsung tokoh masyarakat senior, Satiwan, serta didampingi oleh Ketua RT 01, Robby Abdulah. Sebagai sosok yang dihormati dan menjadi panutan warga, Satiwan menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena kesadaran bersama bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya bertumpu sepenuhnya kepada aparat kepolisian atau petugas keamanan semata.

“Kami menyadari bahwa kami tidak bisa hanya diam menunggu atau mengandalkan aparat keamanan sepenuhnya untuk menjaga wilayah kami. Pembangunan pos kamling ini adalah langkah awal kami untuk kembali menghidupkan tradisi ronda malam yang dulu sangat kuat dan efektif. Dengan adanya pos ini, kami punya tempat bernaung dan berkumpul saat bertugas menjaga keamanan, supaya lingkungan kami aman, warga bisa tidur nyenyak, dan anak-anak bisa beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut,” tegas Satiwan di sela-sela mengawasi jalannya pembangunan, dengan nada penuh keyakinan.

Sementara itu, Ketua RT 01, Robby Abdulah, mengaku sangat terharu dan bangga melihat antusiasme serta partisipasi warga yang begitu luar biasa tinggi. Ia menilai, pembangunan pos kamling ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar bangunan sederhana. Menurutnya, momen ini menjadi bukti nyata persatuan warga Jogoyudan dalam menghadapi tantangan bersama.

“Saya sangat bersyukur dan senang sekali melihat warga kami kompak seperti ini. Ini bukan sekadar mendirikan bangunan pos kamling biasa, tapi kami sedang membangun kembali rasa kebersamaan, rasa saling peduli, dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kami tinggal. Nantinya, kami akan menyusun jadwal ronda secara bergilir dan teratur, sehingga setiap malam akan selalu ada warga yang berjaga, berpatroli, dan memantau keadaan di sekitar wilayah RT 01 RW 03 ini. Keamanan kami adalah urusan kita semua,” ungkap Robby Abdulah dengan semangat.

Adanya pos kamling yang baru dibangun ini membawa harapan besar bagi seluruh warga Jogoyudan. Mereka berdoa dan berharap, ke depannya wilayah mereka menjadi lingkungan yang jauh lebih aman, damai, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga, baik untuk tempat tinggal maupun beraktivitas sehari-hari. Warga juga yakin, dengan adanya penjagaan yang ketat dan kewaspadaan tinggi dari masyarakat, segala bentuk aksi kejahatan seperti pembegalan, pencurian, maupun gangguan ketertiban lainnya dapat ditekan dan dicegah secara bersama-sama. Semangat gotong royong ini pun diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi lingkungan lain di Lumajang untuk turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya masyarakat yang aman dan sejahtera. (Jo).

1 Agustus 2026 Batas Akhir Roda 4 [ Empat ] Melintas Di Bendungan Lahor, PERUM JASA TIRTA : Pengamanan Aset Bendungan ( Objek Vital Nasional )

Malang Raya // gempurnews.com – Perum Jasa Tirta (PJT) I akan memberlakukan larangan bagi kendaraan roda empat atau mobil melintas di jalur puncak Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, mulai 1 Agustus 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya pengamanan aset bendungan yang berstatus Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Sekretaris Perusahaan PJT I, Erwando Rahmadi, menjelaskan bahwa kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas dengan sistem kartu akses khusus atau pembayaran kontribusi pemanfaatan aset.

Sementara kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil polisi tetap mendapat pengecualian untuk melintas di kawasan bendungan.

PJT I menyebut kebijakan ini dilakukan karena usia Bendungan Lahor yang sudah tua dan dinilai rentan terhadap getaran berulang akibat lalu lintas kendaraan.

Getaran tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi struktur bendungan dalam jangka panjang.

Masa sosialisasi dan penyesuaian aturan akan berlangsung hingga Juli 2026 sebelum kebijakan diterapkan penuh pada Agustus mendatang.

Pewarta : R_80
Editor/Publish : Redaksi