Home Blog Page 267

Tasyakuran HUT TNI ke-80 di Gempol, Kapolsek: Sinergitas TNI-Polri Kunci Keamanan

0

Pasuruan – Koramil Gempol menggelar tasyakuran dalam rangka HUT TNI ke-80 dengan tema “TNI Prima, TNI Rakyat Indonesia Maju” di Aula Mako Koramil Gempol, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Senin (6/10/2025).

Acara ini dihadiri Danramil Gempol Kapten CZI Sutiyono, Kapolsek Gempol Kompol Indro Susetiyo SH, perwakilan Camat Gempol Hadi Mulyono SH, anggota Koramil dan Polsek Gempol, staf kecamatan, serta kepala desa se-Kecamatan Gempol.

Dalam sambutannya, Kapolsek Gempol menegaskan pentingnya menjaga soliditas antarinstansi.

“Dengan momentum HUT TNI ke-80 ini, sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Gempol harus terus kita jaga. Hal ini sejalan dengan tema tahun ini, TNI Prima, TNI Rakyat Indonesia Maju,” kata Kompol Indro.

Sementara itu, Danramil Gempol Kapten CZI Sutiyono menyampaikan apresiasi atas kehadiran Forkopimka dalam acara tasyakuran. Ia mengajak seluruh pihak untuk tetap guyub dan bersatu demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan yang dikonfirmasi terpisah menekankan bahwa sinergitas TNI-Polri menjadi pondasi utama dalam menjaga stabilitas di wilayah.

“Kami terus mendukung kegiatan kebersamaan seperti ini, karena kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

PWI Denpasar Direncanakan Tempat Konsolidasi, dan Konferensi PWI Barito Utara

BARITO UTARA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melangsungkan rapat internal diskusikan sejumlah agenda penting menjelang pelaksanaan konferensi organisasi, bertempat di auditorium persuaan Sekretariat PWI Barito Utara, Jalan Pramuka Muara Teweh, Senin (6/10/2025).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Barito Utara, Herman dan Sekretaris PWI Akhmad Pudaili, dihadiri para pengurus dan anggota PWI.

Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga agenda utama, yakni persiapan pelaksanaan konferensi PWI, pembahasan tata tertib (tatib) konferensi, serta rencana konsolidasi ke PWI Denpasar Provinsi Bali.

Ketua PWI Barito Utara, Herman, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proses dan tahapan menjelang konferensi berjalan lancar dan sesuai ketentuan organisasi.

“Kita ingin memastikan pelaksanaan konferensi PWI Barito Utara nantinya berjalan tertib, demokratis, dan sesuai aturan organisasi. Karena itu, penting bagi seluruh anggota untuk memahami dan menyepakati tata tertib konferensi,” kata Herman.

Lebih lanjut, Herman juga menambahkan bahwa rencana konsolidasi ke PWI Bali menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarpengurus daerah serta menambah wawasan organisasi.

“Konsolidasi ke PWI Bali ini tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga sebagai ajang berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antardaerah dalam pengembangan organisasi PWI,” ungkapnya.

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme kebersamaan. Optimis para peserta aktif memberikan masukan, dan saran untuk kesuksesan pelaksanaan konferensi PWI Barito Utara mendatang.   (SS)

DPRD Barut Gelar RDP Terkait Bahas Pembebasan Lahan

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembebasan lahan di desa Ipu Kecamatan Lahei, Senin (6/10/2025). 

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Barito Utara tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, SP., MM., dan dihadiri 13 anggota DPRD serta pihak eksekutif,  perusahaan dan warga pemilik lahan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting disepakati untuk menghindari polemik di masyarakat akibat pembebasan lahan. 

DPRD meminta pihak perusahaan agar segera memberikan kompensasi atau tali asih kepada masyarakat yang lahannya sudah digusur dan akan masuk tahap pembebasan, paling lambat akhir Oktober 2025.

Selain itu, pihak perusahaan juga diminta menyampaikan laporan perolehan tanah kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perkebunan dan instansi terkait. 

Sebelum pembayaran dilakukan, perusahaan diwajibkan melaksanakan tahapan sosialisasi dengan melibatkan pemerintah daerah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Perusahaan juga wajib membangun kebun plasma sebesar 20 persen bersamaan dengan pembangunan kebun inti,” tegas Hj. Henny Rosgiaty Rusli dalam rapat tersebut.

Rapat yang dihadiri pula oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Barito Utara, Arson, ST., M. Eng., berlangsung dengan suasana kondusif. DPRD menegaskan bahwa hasil RDP ini akan menjadi bahan pengawasan dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Barito Utara agar berjalan sesuai aturan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.   (SS)

Polres Nganjuk Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Dua Tersangka Pengedar Sabu Diamankan

0

NGAJUK – Genderang perang melawan Narkoba terus digaungkan oleh Polres Nganjuk jajaran Polda Jawa Timur (Jatim).

Dalam satu hari, Satresnarkoba Polres Nganjuk berhasil membekuk Dua pengedar narkoba jenis sabu yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kertosono dan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk,(4/10).

Kedua pelaku yakni MR (33) warga Kertosono, dan MF (55) warga Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri, ditangkap di lokasi berbeda dengan sejumlah barang bukti sabu siap edar.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dan patroli intelijen Satresnarkoba Polres Nganjuk Polda Jatim yang secara intensif menindak peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Nganjuk.

Dari pengembangan informasi masyarakat yang masuk melalui layanan darurat dan program Lapor Kapolres Nganjuk, akhirnya petugas berhasil mengungkap peredaran barang haram tersebut.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut aktif memberikan informasi sehingga dua pengedar sabu berhasil diamankan dalam waktu singkat.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang terus mendukung upaya kepolisian melalui laporan dan kerja sama di lapangan dalam mewujudkan Kabupaten Nganjuk kondusif dan zero Narkoba,” ungkap AKBP Henri, Senin (6/10/25).

Menurut Kapolres Nganjuk, informasi yang disampaikan warga sangat membantu Polisi termasuk dalam mengungkap kasus peredaran narkoba ini.

“Polres Nganjuk Polda Jatim akan terus menindak tegas para pelaku penyalahgunaan narkotika demi menjaga generasi muda dari ancaman narkoba,” ujar AKBP Henri.

Dari tangan tersangka MR (33), petugas menyita barang bukti berupa satu plastik klip berisi sabu seberat 0,51 gram, satu bungkus rokok yang digunakan sebagai tempat menyimpan sabu, satu unit sepeda motor Suzuki Satria F, serta satu unit ponsel.

Kapolres Nganjuk menambahkan, pihaknya terus mengajak masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba melalui layanan “Lapor Kapolres Nganjuk” di WhatsApp 081151110110 dan layanan darurat 110 bebas pulsa.

“Kerja sama dengan masyarakat adalah kunci utama. Dengan informasi yang cepat dan tepat, kami bisa bergerak lebih sigap menindak pelaku narkoba di sekitar kita,” pungkasnya.

Sementara dari tangan MF (55), diamankan satu plastik klip berisi sabu seberat 0,25 gram, satu timbangan digital, alat hisap (bong), satu korek gas, satu ponsel, dan satu unit motor Honda Scoopy.

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Sugiarto, S.H. menjelaskan, kedua tersangka ditangkap di waktu dan lokasi berbeda, berdasarkan laporan masyarakat yang curiga terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.

Dari hasil pemeriksaan, sabu milik MR didapat dari seseorang berinisial E yang kini masih DPO, sementara MF mengaku mendapat sabu untuk diedarkan di wilayah Tanjunganom.

“Keduanya kini kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Iptu Sugiarto.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata kesigapan Satresnarkoba Polres Nganjuk Polda Jatim dalam menekan angka peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Nganjuk.

Selain menangkap pelaku, Polisi juga terus mengembangkan jaringan peredaran yang menghubungkan antar wilayah, termasuk Kabupaten Kediri dan Jombang.(*)

Polres Pacitan Berhasil Amankan Tersangka Curanmor dan 2 Unit Motor Hasil Curian

0

PACITAN – Kepolisian Resor (Polres) Pacitan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan meresahkan warga Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Satu tersangka berinisial DSY (25), warga asal Jombang Ngawi yang bekerja sebagai tukang las, berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.

Polisi menyita Dua unit sepeda motor hasil curian, yakni Yamaha N.MAX AE 4055 YH dan Honda PCX AE 3735 ZJ, beserta dokumen kendaraan serta kunci kontak.

Kejadian bermula pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 19.15 WIB, saat korban EDP bersama saksi mendapati pelaku tengah berusaha membawa kabur motor Yamaha N.MAX di depan bengkel Sani Motor.

Laporan yang cepat ke pihak kepolisian langsung direspons oleh tim Satreskrim Polres Pacitan, hingga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar di Mapolres Pacitan, Senin (6/10).

“Tersangka sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata AKBP Ayub.

Ia menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menindak tegas aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.

Pelaku kini dijerat Pasal 362 jo. Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan insan media yang terus berperan aktif dalam mendukung kepolisian.

Ia mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kendaraan serta menghidupkan kembali budaya ronda malam.

“Mari kita bersama – sama jaga kondusifitas di lingkungan kita masing – masing dan laporkan segera ke kepolisian terdekat jika melihat atau mengalami tindak kejahatan,” pungkasnya. (*)

Pastikan MBG Higienis Polres Tulungagung Uji Food Safety di SPPG

TULUNGAGUNG – Demi memastikan keamanan dan menjaga kualitas makanan yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung, setiap hari tim dari Seksi Kedokteran Kesehatan (Sidokkes) Polres Tulungagung melaksanakan pengujian food safety.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, kegiatan food safety menjadi langkah penting sebelum makanan didistribusikan kepada anak-anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

“Pengujian dilakukan secara laboratoris untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan terbebas dari kandungan zat berbahaya”, ujar AKBP Taat, Senin (6/10).

Ia menjelaskan, parameter pemeriksaan meliputi kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, hingga uji organoleptik seperti rasa dan aroma makanan.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kontaminasi maupun keracunan akibat makanan”, tambahnya.

Lebih lanjut, AKBP Taat menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap makanan yang disajikan SPPG Polres Tulungagung.

“Insya Allah makanan yang disajikan senantiasa terlindungi, sehat, dan aman untuk dikonsumsi”, tandas AKBP Taat.

Dengan adanya pengujian food safety secara rutin tiap hari, Polres Tulungagung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan keamanan pangan. (*)

RSUD Pasirian Kabupaten Lumajang Terus Berinovasi dalam Pelayanan Kesehatan

Lumajang, Gempur News.

RSUD Pasirian Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dalam beberapa waktu terakhir, rumah sakit ini telah melakukan berbagai inovasi dan kegiatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan Persalinan Gratis

Bupati Kabupaten Lumajang meluncurkan program pelayanan persalinan gratis di RSUD Pasirian.

Kerjasama dengan Jasa Raharja

RSUD Pasirian juga bekerja sama dengan Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Kunjungan Jasa Raharja ke RSUD Pasirian beberapa Bulan yang lalu menjadi bukti komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Pengembangan SDM

RSUD Pasirian terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan. meningkatkan kemampuan pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Dengan berbagai inovasi dan kegiatan yang dilakukan, RSUD Pasirian Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Dokter Wawan Arwijanto, Direktur RSUD Pasirian, menyatakan bahwa rumah sakit tersebut terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Dalam perayaan HUT RSUD Pasirian ke-5, dr. Wawan menyebutkan bahwa ada beberapa layanan dokter spesialis yang sudah dilengkapi, termasuk layanan ortopedi. Ia juga mengungkapkan rencana untuk menambah layanan hemodialisis atau cuci darah di rumah sakit tersebut.

Dokter Wawan berharap bahwa dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan kegiatan lainnya, pelayanan rumah sakit akan semakin bagus dan bisa memenuhi harapan masyarakat. “Harapannya bisa meningkatkan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Beberapa pengembangan yang dilakukan RSUD Pasirian antara lain¹:

  • Pelayanan Dokter Spesialis: RSUD Pasirian telah dilengkapi dengan beberapa layanan dokter spesialis, termasuk ortopedi.
  • Peningkatan Kapasitas SDM: Rumah sakit ini melakukan pelatihan dan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
  • Layanan Hemodialisis: RSUD Pasirian berencana menambah layanan hemodialisis atau cuci darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Peningkatan Pelayanan: Rumah sakit ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.( Joe/BB)

Polri Dekat Dengan Pelajar, Kapolsek Purwodadi Jadi Pembina upacara di SMPN 1 Purwodadi

0

PASURUAN – Polsek Purwodadi melaksanakan kegiatan upacara bendera di SMPN 1 Purwodadi, Senin (6/10/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolsek Purwodadi, Iptu Sugiardi Prianto, sebagai pembina upacara.

Kegiatan diikuti sekitar 610 siswa, dewan guru, serta Kepala SMPN 1 Purwodadi, Didik Priahadianto, M.Pd. Susunan upacara berlangsung lengkap, mulai dari persiapan hingga pengibaran bendera merah putih, pembacaan Pancasila, teks UUD 1945, hingga amanat pembina upacara.

Dalam amanatnya, Iptu Sugiardi menekankan pentingnya peran siswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Bijaklah dalam bermedia sosial, tugas utama seorang pelajar adalah belajar. Jadilah pribadi yang disiplin, patuh terhadap tata tertib, serta tanamkan jiwa kebaikan sejak dini agar bisa meraih cita-cita setinggi-tingginya,” ujarnya.

Kapolsek juga mengingatkan pelajar untuk menjauhi hal-hal yang merugikan diri sendiri dan lingkungan, “Hindari vandalisme, anarkis, balap liar, serta jauhi narkoba dan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Ini langkah positif untuk membina kedisiplinan pelajar sekaligus mendekatkan Polri dengan generasi muda,” singkatnya.

BANJIR DUKUNGAN NETIZEN UNTUK YAI MIM YANG ALAMI PENGUSIRAN

0

JOMBANG – gempurnews.com. Arus dukungan kepada Yai Mim membanjir di berbagai platform media sosial. Arus balik dukungan tersebut yang awalnya kepada Sahara saat ini kepada Yai Mim. Arus dukungan tersebut datang dari Santri, Murid, Simpatisan Yai Mim dan para netizen.

Sebagai informasi para Santri, Murid, dan Simpatisan Kiai Imam Muslimin (Yai MIM, Dosen UIN Malang) dari berbagai daerah di Indonesia akan turun lapangan menjaga kehormatan seorang guru, yang harkat dan martabatnya terganggu dan mengalami pengusiran dari tanah dan rumahnya sendiri, diagendakan pada hari Selasa 7 Oktober 2025 mengawal beliau hadir di Polresta Malang yang diagendakan pada pukul 09:00 pagi hari, menurut informasi dari koordinator lapangan Faizuddin Fil Muntaqobat Titik kumpul para Santri, Murid dan Simpatisan Yai Mim bertempat di Business Center UIN Malang.

Dukungan ini sangat bermakna bagi kami seorang Santri, Murid dan Simpatisan Yai Mim, “Menjaga martabat dan marwah Guru atau Kiyai kami yakini akan mempermudah hidup, memberikan keberkahan, kelancaran rezeki, dan ilmu yang bermanfaat, serta meningkatkan kualitas diri dan kebahagiaan di dunia dan akhirat”, ujar Gus Faiz sapaan akrabnya.

“Perspektif yang kita pakai dalam menjaga Marwah Guru atau Kiyai adalah peran Guru dalam membentuk peradaban berbangsa dan bernegara dengan menjadi agen pembangunan bangsa, yang menanamkan ilmu, karakter, nilai-nilai moral, dan keterampilan sosial kepada generasi penerus, sehingga menghasilkan masyarakat yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan mampu berkontribusi positif bagi kemajuan dan kejayaan bangsa,” jelas Gus Faiz (yang juga Ketua LBHAM) dalam konferensi pers (3/10/2025).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa agenda Pengawalan Yai Mim di Polresta Malang dirancang untuk memantau proses penerapan hukum yang dilakukan oleh pihak yang berwenang dalam masyarakat, serta memastikan bahwa hukum tersebut dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara (Lurah, Ketua RW, RT dan Masyarakat). (AFR)

Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

0

PASURUAN – Peristiwa pembongkaran makam di Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan pada Rabu (1/10) pekan yang lalu sempat memanas.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan langsung mengumpulkan para kepala desa se-Kecamatan Pasrepan, untuk meredam konflik yang berpotensi semakin memanas tersebut pada Jumat (3/10).

“Sudah kita tindaklanjuti untuk meredam situasi dengan melibatkan 17 kepala desa se-Kecamatan Pasrepan,” kata AKBP Dani, Minggu (5/10/25).

Kapolres Pasuruan meminta, para Kepala Desa turut aktif menenangkan warganya dan mencegah penyebaran kabar yang tidak benar.

“Sering kali yang beredar di luar sana justru lebih banyak mudharat daripada fakta sebenarnya,”ujar AKBP Dani.

Kapolres Pasuruan menegaskan, keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggungjawab pihak Kepolisian namun, juga seluruh pemimpin wilayah termasuk Kepala desa setempat.

Kehadiran jajaran kepolisian diapresiasi para kades, yang menilai respon cepat ini penting untuk meredam isu berkembang di masyarakat.

“Karena itu saya minta kita semua saling menjaga,” tegas AKBP Dani.

Kapolres Pasuruan juga mengungkapkan pihaknya masih mendalami motif di balik pembongkaran cungkup di Winongan.

Sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk warga masyarakat sekitar lokasi.

“Saya bersama jajaran sudah melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan konflik dan mohon dukungan dari rekan-rekan kepala desa agar situasi tidak berkembang kemana – mana,” ungkap AKBP Dani.

Kapolres Pasuruan memastikan kasus ini akan ditangani tuntas, supaya jelas duduk perkaranya dan tidak berkembang jadi isu lain.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

“Jangan mudah terprovokasi kabar-kabar di luar. Mari kita jaga Pasuruan tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembongkaran bangunan makam terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (1/10/2025).

Sejumlah warga secara bersama-sama membongkar bangunan yang berdiri di area pemakaman tersebut karena dinilai menimbulkan keresahan.

Bangunan makam tersebut berdiri tepat di belakang Masjid Jami’ Baitul Atiq Serambi.

Warga menilai keberadaannya tidak menghormati makam para ulama dan auliya yang telah lama dimakamkan di lokasi itu.

Selain itu, struktur bangunan juga dianggap menghalangi akses jalan setapak dan disebut tidak memiliki izin resmi dari pemerintah desa. (*)