Home Blog Page 41

Membanggakan! Enam Pelajar Lumajang Sabet Emas di Invention and Innovation Fair 2026

LUMAJANG , Gempur News.

– Kabupaten Lumajang kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah inovasi nasional maupun internasional. Kali ini, kebanggaan tersebut ditorehkan oleh putra-putri terbaik daerah yang berhasil meraih Medali Emas pada ajang bergengsi Invention and Innovation Fair 2026 dalam kategori Environmental Science (Ilmu Lingkungan).

Penghargaan kepada para juara diserahkan secara langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, didampingi oleh Wakil Bupati Yuda Ardiansyah, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, pada Selasa (21/04/2026).

Keenam nama pelajar yang berhasil membawa pulang medali emas tersebut adalah:

1. Dzaky Unggullabib Wicaksono
2. Adam Putra Firdaus
3. Alyssa Dini Widyaning Imannirmala
4. Jamila Ruchimah Putri
5. Jordy Satria Kencana Ardi
6. Qur’ansyah Assemargandy

Bukti Kualitas Generasi Muda

Keberhasilan yang diraih oleh para siswa ini bukanlah sekadar sebuah kemenangan biasa. Lebih dari itu, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Lumajang memiliki daya saing yang tinggi, kreativitas yang tak terbatas, serta kepedulian yang besar terhadap isu-isu lingkungan.

Karya yang mereka persembahkan dinilai mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam upaya pelestarian alam dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Inovasi yang diciptakan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan, baik di tingkat lokal maupun global.

Investasi Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati memberikan apresiasi penuh serta menjadi motivasi tersendiri bagi para pemuda. Momentum penyerahan penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mendukung bakat dan potensi anak daerah.

Hal ini juga menjadi pengingat kuat bahwa di tangan generasi muda, harapan akan keberlanjutan pembangunan dan kemajuan daerah akan terus tumbuh dan berkembang. Pemuda bukan hanya sebagai penerus estafet kepemimpinan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi-inovasi luar biasa.

“Dari Lumajang untuk dunia—karya muda, inovasi nyata, dan semangat yang tak pernah padam.”

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan mengharumkan nama bangsa, khususnya Kabupaten Lumajang.( JOE).

Ketua Pansus LKPJ Muchlas: Wali Kota Harus Hadir, LKPJ Bukan Agenda Formalitas

Probolinggo,
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo sekaligus anggota Fraksi Partai Golkar, Muchlas Kurniawan, menegaskan bahwa pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan momentum yang sangat penting dan krusial dalam proses evaluasi kinerja pemerintah daerah. Senin (20/04/2026).

Menurutnya, LKPJ bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk laporan komprehensif atas progres kerja kepala daerah selama satu tahun anggaran. Oleh karena itu, ia menilai kehadiran langsung wali kota dan wakil wali kota dalam rapat paripurna menjadi hal yang sangat diperlukan.

“Ini adalah laporan pertanggungjawaban selama satu tahun. Artinya, progres apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum tercapai akan disampaikan secara rinci, termasuk dalam bentuk angka-angka di forum paripurna,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keinginan pimpinan dan anggota DPRD agar kepala daerah hadir bukan dilandasi ketidakpercayaan, melainkan untuk memastikan adanya komunikasi langsung serta pemahaman yang utuh terhadap evaluasi yang disampaikan legislatif.

Lebih lanjut, Muchlas menyebut bahwa jadwal rapat paripurna sebelumnya telah ditetapkan melalui Badan Musyawarah (Banmus). Namun, adanya agenda mendadak yang menyebabkan ketidakhadiran kepala daerah membuat pembahasan harus ditunda.

“Teman-teman dewan ingin agar laporan ini tidak hanya dipahami secara tertulis, tetapi juga didengar langsung oleh kepala daerah. Ini penting agar evaluasi yang disampaikan benar-benar terserap dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, penundaan rapat paripurna tidak akan mengubah substansi rekomendasi DPRD terhadap LKPJ. Justru, langkah tersebut diambil demi memastikan sinergi yang lebih kuat antara eksekutif dan legislatif.

“Tidak ada perubahan rekomendasi. Justru kita ingin bersinergi, ingin memastikan bahwa laporan ini disampaikan secara utuh dan dipahami langsung oleh wali kota dan wakil wali kota,” tegasnya.

Muchlas juga berharap pada agenda paripurna berikutnya, yang telah dijadwalkan ulang, kepala daerah dapat hadir secara langsung agar proses evaluasi berjalan maksimal dan transparan.

“Harapannya, pada paripurna berikutnya kepala daerah bisa hadir, sehingga seluruh proses ini berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini,Sebagai Bentuk Penghormatan Atas Perjuangan R.A. Kartini

Cimahi,Selasa(21/04/2026)
Pemerintah Kota Cimahi menggelar upacara peringatan Hari Kartini di Lapangan Apel Kantor Pemkot Cimahi, Selasa (21/4). Upacara dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sekaligus momentum untuk meneguhkan kembali peran perempuan dalam pembangunan serta mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang.
Selain upacara peringatan Hari Kartini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) juga menggelar seminar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A ini menjadi momentum untuk menegaskan peran strategis perempuan sebagai penggerak pembangunan, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat. Seminar tersebut dihadiri sedikitnya 42 organisasi wanita di Kota Cimahi dan menghadirkan narasumber Lita Nurhidayah, ST., CPS., CMT.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan R.A. Kartini telah membuka jalan kesetaraan, yang kini harus diterjemahkan dalam kontribusi nyata perempuan di berbagai sektor kehidupan.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama. Peran perempuan hari ini sangat menentukan dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai “madrasah utama” dalam keluarga, yang berperan membentuk karakter generasi masa depan. Dari peran tersebut, lahir sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas.
“Perempuan adalah fondasi dalam membangun karakter anak. Dari keluarga, lahir generasi yang akan menentukan masa depan bangsa,” kata Ngatiyana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan. Ia mengibaratkan bahwa setiap upaya penguatan peran perempuan akan memberikan dampak berlipat bagi masyarakat.
“Setiap satu upaya yang kita lakukan untuk pemberdayaan dan perlindungan, dampaknya bisa berlipat ganda. Ini menjadi investasi penting, karena perempuan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan keluarga dan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko sosial dan bencana, yang membutuhkan keterlibatan aktif perempuan sebagai bagian dari solusi di tingkat komunitas.
Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, menambahkan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai penggerak keluarga, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter anak.
“Perempuan adalah madrasah utama dalam keluarga. Dari sanalah pendidikan karakter anak dibangun,” ujarnya.
Melalui berbagai program pelatihan, peningkatan keterampilan, hingga advokasi, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas perempuan di Kota Cimahi. Termasuk rencana pelaksanaan isbat nikah massal bagi pasangan yang belum memiliki legalitas hukum, sebagai bagian dari perlindungan perempuan dan anak.
Dengan jumlah perempuan usia produktif yang cukup besar di Kota Cimahi, pemerintah menilai potensi tersebut harus dioptimalkan menjadi kekuatan pembangunan yang nyata. Seminar ini pun menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Agus Setiawan Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Lumajang Periode 2026-2031

LUMAJANG , Gempur News.

– Agus Setiawan resmi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang untuk periode 2026-2031. Hasil ini ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muscab) VII Kadin Lumajang yang digelar pada hari Senin, 20 April 2026, di Hotel Aston Lumajang.

Kemenangan Agus Setiawan menjadi bukti kuatnya kepercayaan dari para pelaku usaha dan anggota Kadin terhadap kinerja serta kepemimpinannya selama periode sebelumnya. Dalam acara tersebut, ia menegaskan komitmen untuk terus memajukan dunia usaha di Lumajang dan memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Inshaa Allah, saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan fokus mengkonsolidasikan pengurus agar lebih aktif, memperkuat sinergi antar pelaku usaha, serta menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah,” ujar Agus Setiawan usai terpilih.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan ekonomi yang semakin dinamis menuntut Kadin untuk lebih adaptif, terutama dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM dan pemanfaatan ekonomi digital.

Muscab VII Kadin Lumajang kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi momen evaluasi program kerja sebelumnya dan perumusan strategi baru. Fokus utama periode mendatang meliputi penguatan organisasi, perluasan jaringan bisnis, serta penciptaan iklim usaha yang lebih kondusif dan kompetitif di Kabupaten Lumajang.

Dengan terpilihnya kembali Agus Setiawan, diharapkan Kadin Lumajang dapat terus berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.( Joe)

Pimpin Tebar 37.000 Benih Ikan di Muara Gembong, Wakapolda Metro Jaya: Ini Penguat Rantai Pasok SPPG

0

Kabupaten Bekasi, Polda Metro Jaya makin serius garap ketahanan pangan. Buktinya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono turun langsung pimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak Muara Gembong, nKabupaten Bekasi, Sabtu,18/4/2026.

Ini bukan tebar benih biasa. Kegiatannya bagian dari penguatan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

“Pada tahap kedua ini kami menebarkan benih ikan nila dan mujair sebanyak 21.000 ekor serta ikan bandeng sebanyak 16.000 ekor. Tahap pertama sebelumnya sudah panen untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” kata Brigjen Dekananto di lokasi.

Wakapolda tak sendiri. Ia didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dirpolairud, Irwasda Polda Metro Jaya, dan H. Zaini Sidi selaku pemilik lahan mitra program.

Tak cuma ikan. Polda Metro Jaya main di tiga sektor sekaligus seperti perikanan, pertanian, dan peternakan. Di Muara Gembong sudah ditanam 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga. Dari peternakan, 1.000 butir telur ayam sudah dipanen untuk SPPG dan warga.

Sebelumnya, Wakapolda juga mengecek greenhouse SPPG Palmerah. Di sana dikembangkan sistem bioflok plus budidaya sayur: pakcoy 180 kg, sawi 120 kg, selada 120 kg. Untuk ikan ada nila, lele, dan patin.

“Seluruh hasil ini akan kami distribusikan ke SPPG dan juga membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan,” tegas Dekananto.

H. Zaini Sidi, pemilik lahan, bilang dampaknya langsung kerasa. “Tahap awal sudah panen dan hari ini penebaran tahap kedua. Untuk semangka, insya Allah 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen,” ujarnya.

Ekspansi sudah disiapkan. Kerja sama bakal diperluas dengan tanam semangka dan timun di lahan 4 hektare, plus jagung 50 hektare di lokasi lain.

“Program ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi tenaga kerja maupun hasil panen,” tutup Zaini. ( as ).

Vario Night Ride, Cara Honda Jaga Kedekatan dengan Konsumen di Batam

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau kembali menggelar kegiatan Vario Night Ride bersama konsumen dan komunitas Honda. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan yang dikemas santai melalui city rolling hingga gathering.

Kegiatan dimulai dari Kantor PT Capella Dinamik Nusantara dengan briefing yang dipimpin oleh PIC Community, Pulihanafiah Harahap. Peserta mendapatkan arahan terkait rute perjalanan. City rolling mengambil rute dari Simpang Kara, Gelael, Terowongan Nagoya, hingga Ibnu Sina dan berakhir di Hoka Cafe.

Riding malam ini menjadi momen bagi peserta untuk menikmati suasana kota Batam sekaligus mencoba langsung kenyamanan berkendara menggunakan Honda New Vario 125. Sebelum berangkat, kegiatan diawali dengan doa bersama agar perjalanan berjalan lancar.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan komunitas.

“Kami ingin kegiatan seperti ini bisa jadi ruang kumpul dan kebersamaan yang santai, bukan hanya riding, tapi juga mempererat hubungan antara Honda dan komunitas,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, acara dilanjutkan dengan gathering serta sharing santai seputar aktivitas komunitas, pengelolaan media sosial, hingga informasi terkait Honda Community ID (HCID). Suasana berlangsung akrab dengan adanya sesi foto bersama dan pembuatan konten oleh peserta.

Salah satu peserta, Reno, mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan ini.
“Seru, bisa riding bareng, ketemu teman-teman komunitas, dan suasananya juga santai. Kegiatan seperti ini bikin kita makin dekat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Honda berharap hubungan dengan konsumen dan komunitas dapat terus terjaga dengan baik.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan komunitas Honda, dapat langsung menghubungi atau mengirimkan pesan (DM) melalui Instagram Capella Honda Kepri untuk informasi lebih lanjut.(Gokkon)

Kabupaten Sidoarjo Terpilih Sebagai Tuan Rumah Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo

Sidoarjo | Gempurnews – Kabupaten Sidoarjo terpilih sebagai tuan Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Garuda Al, Binar, Microsoft, dan Kementerian Komdigi dengan Pemkab Sidoarjo. 150 ASN admin medsos OPD Sidoarjo serta 50 pelaku UMKM diundang menjadi pesertanya. Acara yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo pagi tadi, Selasa, (21/4) dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia.


Empat narasumber dihadirkan dalam Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo. Antara lain Arief Suseno yang menjabat sebagai Al Skills Director Microsoft Indonesia, Abdul Mughits dari pegiat UMKM dan Al Jawa Timur serta Yuliar M Zega Widyaiswara Kementerian Komunikasi dan Digital RI serta Sinar Hadi Wijaya yang merupakan CEO Dapoer Digital Kreatif.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia mengatakan Garuda AI Impact Summit 2026 menjadi langkah strategis dalam
akselerasi teknologi daerah. Disampaikannya Artificial Intelligence (AI) saat ini bukan lagi sekadar tren teknologi. Melainkan instrumen vital untuk memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Hari ini, Sidoarjo tidak hanya menjadi saksi, tetapi menjadi kontributor utama dalam agenda strategis nasional melalui Garuda Al Impact Summit 2026,” ucapnya.


Ainun Amalia mengatakan implementasi pemerintah digital di Sidoarjo bukan sekadar wacana. Kabupaten Sidoarjo telah membangun fondasi ekosistem digital yang kokoh dan inklusif. Hal tersebut menjadi bentuk komitmen nyata transformasi daerah yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo.
“Kehadiran Al harus kita pandang sebagai “pengungkit” yang akan memperkuat tiga
pilar utama pembangunan kita,” ujarnya.
Tiga pilar utama pembangunan tersebut ungkap Ainun Amalia yakni akselerasi tata kelola pemerintahan (smart governance), transformasi komunikasi publik yang responsive serta Inklusivitas ekonomi digital bagi UMKM. Disampaikannya bahwa integrasi Al dalam sistem pemerintahan daerah ditujukan untuk menyederhanakan birokrasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data (data-driven policy).
“Kita ingin menciptakan birokrasi yang lebih ramping namun lebih cerdas dalam melayani,” ucapnya.
Ainun Amalia juga menyampaikan Kabupaten Sidoarjo terus mewujudkan transformasi komunikasi publik yang responsive. Seluruh ASN di Sidoarjo harus mampu menjadi garda terdepan dalam diseminasi informasi yang cepat, akurat, dan adaptif.
“Al hadir sebagai mitra strategis untuk mendeteksi isu secara dini dan menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Ainun Amalia Kabupaten Sidoarjo akan memastikan inklusivitas ekonomi digital bagi para pelaku UMKM Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memastikan bahwa kecanggihan teknologi tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar. Tetapi juga
menjadi alat produksi bagi UMKM Sidoarjo untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.
“Ini adalah peluang emas bagi 150 ASN dan 50 pelaku UMKM terpilih untuk mendapatkan keterampilan aplikatif yang nyata melalui sesi penyampaian materi dan diskusi nanti. Jadikan forum kolaboratif lintas sektor ini sebagai ruang untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo mengatakan penyelenggaraan Regional AI Summit kali ini memiliki beberapa sasaran utama. Salah satunya untuk menghasilkan Peta Jalan Komitmen Al Lokal (Local Al Commitment Roadmap). Peta Jalan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah Kabupaten Sidoarjo.
“Hasil dari peta jalan lokal ini akan dikonsolidasikan ke dalam Buku Kebijakan AI (AI Policy White Paper) yang akan diluncurkan pada puncak acara National Al Summit mendatang,” ucapnya.
la juga berharap penyelenggaraan Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo dengan tema “Al For Digital Economic” akan membangun fondasi ekosistem digital yang inklusif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan ekonomi digital bagi UMKM. (Yl)

Ketua DPRD Probolinggo Tunda Paripurna LKPJ 2025, Kritik Wali Kota Tak Hadir Meski Wali Ada

PROBOLINGGO – Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dengan agenda pembacaan dan penandatanganan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025 diwarnai ketegangan. Ketidakhadiran Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin, dalam momen krusial tersebut memicu kritik pedas dari sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang menilai pemerintah daerah kurang menunjukkan itikad serius dalam mempertanggungjawabkan kinerja tahunannya.

Rapat yang seharusnya menjadi puncak evaluasi atas capaian kinerja pemerintah selama tahun 2025 itu terpaksa mengalami dinamika alot. Meski Wakil Walikota hadir, para anggota dewan menegaskan bahwa LKPJ adalah mandat personal dan konstitusional dari seorang Kepala Daerah.

Robit Riyanto, Anggota Pansus LKPJ sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, menyayangkan buruknya pola komunikasi eksekutif. Menurutnya, ketidakhadiran Walikota seharusnya disertai alasan yang kuat dan bukti fisik yang jelas jika memang sedang menjalankan tugas ke instansi yang lebih tinggi (Presiden, Menteri, atau Gubernur).

“Ini laporan pertanggungjawaban Walikota, bukan Wakil Walikota. Secara aturan, kehadiran memang bisa diwakilkan, namun harus ada komunikasi yang jelas dan bukti undangan resmi jika ada tugas lain yang mendesak. Kejadian hari ini menunjukkan kurangnya komunikasi antara pimpinan daerah dengan lembaga dewan,” tegas Robit dalam keterangannya, Senin (20/04/2026).

Robit menambahkan bahwa sebagai lembaga pengawas, dewan memerlukan kehadiran figur utama pengambil kebijakan guna memastikan rekomendasi yang diberikan dapat langsung dipahami dan ditindaklanjuti secara strategis.

Senada dengan Robit, Imam Hanafi yang juga merupakan Anggota Pansus LKPJ dan Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan kekecewaannya atas penundaan jadwal akibat ketidakhadiran tersebut. Ia menekankan bahwa rekomendasi Pansus mengandung poin-poin krusial terkait perbaikan perencanaan dan penyerapan anggaran.

“Harapan saya sebenarnya lebih cepat lebih baik agar rekomendasi terkait perencanaan dan penyerapan anggaran ini bisa segera ditindaklanjuti. Kita ingin ada perbaikan nyata agar permasalahan di tahun 2025 tidak terulang kembali di masa depan. Keputusan pimpinan untuk menunda hingga Senin depan (27 April) harus menjadi momentum bagi Walikota untuk menunjukkan komitmennya hadir secara langsung,” ujar Imam Hanafi.

Dengan penundaan tersebut, disepakati penandatanganan rekomendasi DPRD tentang LKPJ Walikota akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 April mendatang.

Polres Lumajang Cek Langsung Stok LPG Non Subsidi, Antisipasi Lonjakan Permintaan

Lumajang – Unit II Sat Intelkam Polres Lumajang melakukan pengecekan langsung terhadap stok dan distribusi LPG non subsidi di Agen Non-PSO PT. Bumi Cemerlang Abadi yang berlokasi di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Staf Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Lumajang, JF Meteorologi Bidang Perdagangan Diskopindag Lumajang, serta Ps. Kanit Intelkam Polsek Sukodono.

Pengecekan dilakukan sebagai respons atas lonjakan permintaan LPG non subsidi pasca diterbitkannya Surat Edaran (SE) Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait distribusi LPG.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), diketahui terjadi peningkatan signifikan pada permintaan LPG non subsidi, terutama ukuran 12 kilogram. Kondisi ini dipicu oleh peralihan konsumsi masyarakat dari LPG subsidi ke non subsidi, serta kekhawatiran akan ketersediaan LPG di tingkat pangkalan.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Suprapto menjelaskan, peningkatan kebutuhan LPG non subsidi saat ini berdampak langsung pada ketersediaan stok di tingkat agen.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketahanan stok LPG non subsidi di agen saat ini sangat terbatas, hanya berkisar satu hari. Ini tentu menjadi perhatian serius karena permintaan masyarakat meningkat cukup tajam,” ujar Ipda Suprapto.

Ia mengungkapkan, sebelum adanya kebijakan pemerintah daerah, stok LPG di agen relatif stabil, dengan rincian LPG 5,5 kg sebanyak 50 tabung, LPG 12 kg sebanyak 100 tabung, dan LPG 50 kg sebanyak 20 tabung.

Namun setelah kebijakan tersebut, stok meningkat menjadi 100 tabung untuk 5,5 kg, 250 tabung untuk 12 kg, dan 50 tabung untuk 50 kg.

“Meski terjadi penambahan stok, lonjakan permintaan yang lebih dari dua kali lipat membuat ketersediaan tetap terbatas. Bahkan, pola pembelian masyarakat juga berubah, dari yang sebelumnya melalui pangkalan, kini banyak yang langsung membeli ke agen,” jelasnya.

Selain itu, terjadi kenaikan harga LPG non subsidi di tingkat konsumen. LPG 5,5 kg naik dari Rp92.000 menjadi Rp110.000, LPG 12 kg dari Rp204.000 menjadi Rp240.000, dan LPG 50 kg dari Rp943.000 menjadi Rp1.177.000.

Menurut Suprapto, kondisi ini berpotensi memicu panic buying di masyarakat apabila isu kelangkaan terus berkembang. Terlebih, sistem distribusi saat ini masih bergantung pada pasokan dari SPPBE di Kabupaten Pasuruan dengan dukungan armada yang terbatas.

“Jika tidak ada intervensi berupa penambahan pasokan dan penguatan distribusi, maka berpotensi terjadi kelangkaan, kenaikan harga lanjutan, hingga terganggunya aktivitas rumah tangga dan sektor usaha seperti Horeka dan UMKM,” tegasnya.

Polres Lumajang bersama instansi terkait telah mengambil sejumlah langkah, di antaranya melakukan koordinasi lintas sektor, pengecekan langsung ke agen, serta pelaporan hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah, termasuk mendorong penambahan kuota LPG non subsidi dari SPPBE, serta pengawasan harga di tingkat agen dan pangkalan.

Selain itu, Satreskrim Polres Lumajang diminta untuk melakukan penyelidikan terhadap potensi penyimpangan distribusi, seperti penimbunan dan spekulasi harga. Sementara itu, Satbinmas diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di wilayah Lumajang,” pungkasnya.

Satnarkoba Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Satu Pelaku Diamankan

0

Ngawi – Satresnarkoba Polres Ngawi yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Marji Wibowo, S.H., M.H., berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang kesehatan dengan mengamankan seorang pria berinisial CWNW alias Pethuk (25) di wilayah Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Dari tangan pelaku, petugas menyita ratusan butir obat keras daftar G, di antaranya Trihexyphenidyl, Dolgesik, Alprazolam, dan Atarax, serta uang tunai sejumlah Rp. 250.000,- yang diduga hasil transaksi dan satu unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas peredaran.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasatresnarkoba AKP Marji Wibowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen Satnarkoba Polres Ngawi dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan mengganggu kamtibmas.

“Peredaran sediaan farmasi tanpa izin dan penyalahgunaan obat keras ilegal menjadi perhatian serius. Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk peredaran gelap obat berbahaya di wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar AKP Marji Wibowo mewakili Kapolres Ngawi, pada Selasa (21/4/2026)

Ia menambahkan, pengungkapan ini juga menjadi bentuk keseriusan Polres Ngawi dalam menutup ruang gerak pelaku peredaran obat-obatan terlarang, termasuk mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Saat ini tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dijerat dengan persangkaan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan pasal 60 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Polres Ngawi Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran obat keras ilegal di lingkungannya.