Home Blog Page 43

Semangat Kartini di Bangil: Polwan, Dishub, dan Srikandi Ojol Masak dan Berbagi untuk Pengguna Jalan

PASURUAN – Nuansa peringatan Hari Kartini 2026 terasa berbeda di kawasan depan Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/4/2026) pagi. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menggelar kegiatan “Kartini Memasak” dengan melibatkan Polisi Wanita (Polwan), Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, serta komunitas pengemudi ojek online (ojol) perempuan atau Srikandi Ojol.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud kolaborasi lintas instansi dan komunitas dalam memaknai perjuangan R.A. Kartini. Semangat emansipasi perempuan dihadirkan melalui aksi nyata: memasak bersama dan berbagi kepada masyarakat pengguna jalan yang tertib berlalu lintas.

Sejumlah personel turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kanit Regident Satlantas Polres Pasuruan, Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, jajaran Polwan Satlantas, anggota Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, serta para Srikandi Ojol yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Kartini, khususnya dalam memperjuangkan kesetaraan dan peran perempuan di ruang publik.

“Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mendapatkan hak yang setara, terutama dalam pendidikan dan peran sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat tersebut dalam bentuk kebersamaan dan kepedulian,” ujarnya.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, para peserta memasak berbagai menu sederhana yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Menariknya, sasaran utama pembagian adalah pengguna jalan yang dinilai tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi menciptakan ketertiban di jalan raya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang humanis antara aparat, instansi pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran Srikandi Ojol turut memperkuat pesan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai sektor, termasuk transportasi dan pelayanan publik.

Salah satu peserta dari komunitas ojol perempuan mengaku bangga bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat solidaritas, tetapi juga memberikan ruang bagi perempuan untuk tampil dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan tertib. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari respons positif yang diberikan saat menerima hasil masakan.

Melalui kegiatan “Kartini Memasak” ini, Satlantas Polres Pasuruan berharap nilai-nilai perjuangan Kartini tidak hanya dikenang secara simbolis, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan kesetaraan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam peringatan Hari Kartini tahun ini.(Qomar)

Kabupaten Sidoarjo Raih Penghargaan Kabupaten Terfavorit di Jaga Desa Award

Sidoarjo | Gempurnews – Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan dalam ABPEDNAS Jaga Desa
Award 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (19/4/2026) malam. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian atas submit film pendek bertema Jaga Desa yang menampilkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung pembangunan desa, tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta pengawasan penggunaan anggaran desa secara transparan dan akuntabel.
Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Kejaksaan Republik Indonesia menggelar Jaga Desa Award 2026 melalui Malam Apresiasi dan Penganugerahan atas capaian Program Jaksa Garda Desa. Kegiatan ini memberikan apresiasi kepada daerah yang aktif menjalankan program
pembangunan desa serta mencegah penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa.
Kejaksaan Republik Indonesia menggagas Program Jaksa Garda Desa untuk memperkuat pendampingan hukum, pengawasan, dan edukasi kepada pemerintah
desa agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran di seluruh Indonesia.
Selain itu, program ini juga mendorong pencegahan potensi penyalahgunaan dana desa melalui pengawasan dan pendampingan, sekaligus meningkatkan pemahaman hukum aparat desa dalam tata kelola administrasi dan keuangan.
Di daerah, Kejaksaan Negeri menjalankan Program Jaksa Garda Desa sesuai wilayah hukum masing-masing kabupaten/kota yang umumnya mengikuti batas administratif pemerintahan daerah, sehingga setiap Kejaksaan Negeri melakukan pendampingan, pengawasan, dan edukasi kepada pemerintah desa di wilayahnya untuk memastikan
pengelolaan dana desa dan pelaksanaan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyerahkan penghargaan kategori kabupaten terfavorit submit film pendek Jaga Desa Award 2026 kepada Bupati Sidoarjo Subandi yang hadir bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Zaidar Rasepta.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sistem pemerintahan desa di Sidoarjo agar semakin baik, transparan, dan akuntabel, terutama dalam pengelolaan dana desa yang tepat sasaran serta
peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.
la juga mengucapkan syukur dan terima kasih kepada masyarakat Sidoarjo serta seluruh perangkat desa yang telah mendukung kemajuan desa, sekaligus
membangun sistem pemerintahan desa yang bersih dari penyalahgunaan dana desa dengan pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, penghargaan tersebut lahir dari kerja kolektif pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan masyarakat yang terus mendorong pembangunan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkelanjutan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sidoarjo yang ikut menjaga Sidoarjo bersama-sama mewujudkan desa yang maju dan bersih,” ujar Subandi.
la menegaskan bahwa Jaga Desa Award 2026 menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik bagi masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya. (Yl).

Anggota Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Diduga Intimidasi Korban Agar Take Down Berita

Sidoarjo | Gempurnews – Kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh seorang perempuan bernama Vara Ayutania Putri (27) kini memasuki babak baru yang lebih mengkhawatirkan. Setelah laporan resmi dilayangkan ke Polsek Sidoarjo Kota, muncul dugaan adanya upaya intimidasi terhadap korban agar pemberitaan terkait kasus tersebut diturunkan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga mendapatkan tekanan dari pihak yang berkaitan dengan terlapor berinisial YN, yang diketahui merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Sidoarjo.


Tekanan tersebut disebut-sebut bertujuan agar korban menghentikan penyebaran informasi serta meminta media untuk menghapus berita yang telah terlanjur viral.
Situasi ini memicu kekhawatiran publik, mengingat kasus yang awalnya diduga sebagai tindak kekerasan kini berpotensi berkembang menjadi dugaan upaya pembungkaman.


Pimpinan Redaksi Globalindo, Hendra Setiawan, S.H, angkat bicara dengan nada tegas. Ia menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mundur menghadapi tekanan dalam bentuk apa pun.


“Kalau benar ada intimidasi, ini sudah masuk ranah serius. Kami tidak akan take down berita hanya karena tekanan. Justru ini menjadi alasan kuat untuk terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Hendra.
Menurutnya, upaya menekan korban maupun media merupakan bentuk ancaman terhadap kebebasan pers sekaligus menghambat proses penegakan hukum.” Pungkas Hendra
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum organisasi advokat, Teguh Puji Wahono, S.Psi, S.H, M.H, yang telah menyatakan kesiapannya mendampingi korban, juga memberikan peringatan keras.
“Jika ada pihak yang mencoba mengintimidasi korban atau menghalangi proses hukum, itu bisa berpotensi menjadi pelanggaran hukum baru. Kami akan tindak lanjuti secara serius,” ujar Teguh.
Ia menegaskan bahwa korban memiliki hak penuh untuk mendapatkan perlindungan hukum, termasuk dari segala bentuk tekanan, baik langsung maupun tidak langsung.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terduga pelaku terkait dugaan intimidasi tersebut.
Sebelumnya, YN sempat membantah tuduhan penganiayaan dan menyebut kejadian tersebut hanya sebagai konflik keluarga biasa.
Namun dengan munculnya dugaan tekanan terhadap korban, publik kini menilai kasus ini tidak lagi sederhana. Perhatian masyarakat pun semakin menguat, menuntut aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, transparan, dan tanpa kompromi.
Kasus ini kini tidak hanya berbicara soal dugaan kekerasan, tetapi juga menyangkut keberanian korban, integritas penegakan hukum, serta kebebasan pers dalam mengungkap fakta. (Yl)

ETLE Drone Patrol Presisi Temani Langkah Runners di Kemala Run 2026

0

Bali — Ajang olahraga lari bertajuk Kemala Run 2026 sukses digelar pada Minggu, 19 April 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah serta mendapat perhatian luas di media sosial.

Dalam mendukung kelancaran dan keamanan acara, Korlantas Polri menghadirkan inovasi unggulan berupa ETLE Drone Patrol Presisi yang turut mengudara memantau jalannya kegiatan. Teknologi ini memungkinkan pemantauan secara real-time terhadap pergerakan para pelari (runners) serta kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Kehadiran drone tidak hanya berfungsi sebagai alat penegakan hukum berbasis elektronik, tetapi juga menjadi “pengawal udara” yang menemani para peserta sepanjang rute lomba. Selain memantau jalannya lomba, ETLE Drone Patrol Presisi juga berperan aktif dalam memantau arus lalu lintas di sepanjang venue secara live, sehingga petugas dapat memberikan informasi terkini (live update) terkait kondisi lalu lintas kepada masyarakat serta melakukan pengaturan secara cepat dan tepat.

Irjen. Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. selaku Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, menyampaikan bahwa pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat dengan pendekatan modern dan humanis. Transformasi digital ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan rasa aman bagi seluruh peserta.

Sementara itu, Brigjen. Pol. Faizal, S.I.K., M.H. selaku Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, menambahkan bahwa teknologi drone ETLE juga berperan penting dalam dokumentasi serta analisis situasi di lapangan. Dengan data yang diperoleh secara akurat, petugas dapat mengambil langkah cepat dan tepat apabila terjadi potensi gangguan.

Selama pelaksanaan Kemala Run 2026, arus lalu lintas di sekitar kawasan Gianyar terpantau aman dan lancar. Sinergi antara petugas di lapangan dengan operator drone berjalan optimal, sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Keberhasilan ini kembali menegaskan bahwa ETLE Drone Patrol Presisi tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi Polri, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung event olahraga berskala nasional.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan DPO Curanmor di Kalimas, Sempat Kabur Usai Viral

TANJUNG PERAK – Dua bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bjerhasil diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Tersangka AJ, 35, ditangkap usai mencuri motor di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. Ia sempat viral usai aksinya ini terekam CCTV di lokasi.

Tersangka yang diketahui warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, ini melarikan diri usai mencuri motor pada 28 Februari 2026 lalu.

Ia akhirnya berhasil ditangkap usai pulang ke rumahnya.

“Tersangka kami tangkap Kamis (16/4) saat pulang ke rumahnya,” kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Sabtu (18/4).

Kejadian tersebut bermula ketika korban usai pulang kerja main ke rumah temannya di Jalan Kalimas Udik, Surabaya.

Korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah temannya dengan keadaan dikunci setir.

Saat hendak pulang, korban terkejut ternyata sepeda motor yang tadinya terparkir tidak ditemukan.

Korban kemudian memberitahu temannya dan sempat mencari namun tidak ditemukan. Hingga rekaman CCTV di lokasi diunggah ke medsos oleh korban.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mengetahui kejadian tersebut langsung menyelidiki.

Polisi mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan mengetahui ciri-ciri pelaku.

“Kami mencari ke rumahnya namun tersangka melarikan diri karena tahu sudah viral,” tuturnya.

Hingga akhirnya tersangka AJ kembali pulang ke rumahnya pada 16 April lalu. Saat itu juga Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkapnya. “Pengakuannya kangen rumah sehingga .emilih pulang,” jelasnya.

Hasil penyidikan, diketahui tersangka beraksi bersama temannya Sinyo yang saat ini sudah diamankan Polsek Dukuh Pakis karena perkara curanmor.

Ternyata tersangka merupakan residivis kasus penipuan di Polsek Cerme dan pernah mencuri sepeda motor di ruko Jalan Demak, Surabaya. “Kami masih mengembangkan TKP lain,” tuturnya.(*)

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

0

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

“Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

“Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

“Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

“Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.

Polemik Penarikan Dan Penataan PKL Pasar Tradisional Di Jalan Kabupaten Desa Popoh

Sidoarjo | Gempurnews – Polemik terkait penarikan dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan kabupaten Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, diduga membuat resah para pedagang disepanjang jalan kabupaten di wilayah desa popoh. Perseteruan antara warga desa popoh yang diketuai Oleh Widi Supriyanto dengan SW yang diketahui anggota BPD desa Popoh yang sudah berlalu. Sementara diketahui sampai hari ini belum ada penertipan pedagang kaki lima (PKL) tetapi masih adanya penarikan kepedagang yang dilakukan Sulis sebesar Rp. 5 Ribu dengan karcis yang diberikan ke pedagang yang belum jelas dasar kekuatan hukumnya.
Beberapa pedagang juga merasa takut nantinya kalau memang benar akan dipindah tempat, dirinya meyakini kalau jualan di tempat yang baru tidak seperti sekarang mas.
Salah satu pedagang yang tidak mau dipublikasikan namanya mengatakan, ketidak tahuan penarikan Rp. 5 ribu kepedagang itu diperuntukkan untuk apa, tapi yang pasti setiap saya berjualan ada penarikan mas,” kata salah satu pedagang
Diketahui sepanjang jalan kabupaten akses jalan warga beberapa desa diantaranya desa grabagan, Kepunten dan Popoh ini setiap Minggu tertutup dengan adanya kegiatan pasar tradisional yang pedagang PKLnya bukan dari warga pribumi desa Popoh melainkan warga luar desa Popoh sendiri.
Belum diketahui keterkaitan dengan ijin resmi apa sudah dikantongi oleh Sulis yang melakukan penarikan ke para pedagang setiap harinya.
Kalau memang tidak mengantongi ijin sudah pasti penarikan tersebut diduga pungli.
Sampai hari ini Sulis yang diketahui selaku ketua paguyupan pasar di jalan kabupaten desa Popoh saat dikonfirmasi lewat japri WhatsApp hari Jumat (17/4/2026) membalas Waalaikum Salam warohmah..
“Injih ngapunten polemik yang mana Pak.
Yang saya tahu gak ada masalah. Maaf gak bisa ngakat karena sudah malem Pak.?”. Balasnya Sulis lewat Jawaban Pribadi aplikasi WhatsApp
Sampai berita ini di publikasikan belum ada jawaban resmi terkait adanya ijin paguyupan pasar tradisional di jalan Kabupaten diwilayah desa Popoh. (Yl)

Kuda Putih Tempa Mental Pecatur Muda, Bidik Prestasi di Surabaya

Lumajang , Gempur News.

– Keseriusan Klub Catur Junior Kuda Putih dalam membina atlet muda kembali ditegaskan. Jelang tampil di Lomba Catur Garam Cap Kapal di Surabaya, mereka menggelar sirkuit internal sebagai ajang pematangan teknik sekaligus penguatan mental bertanding.

Kegiatan yang berlangsung di Warung Z4 Lumajang, Minggu (19/04/2026) tersebut diikuti hampir seluruh anggota junior. Dalam suasana kompetitif, para pecatur muda dituntut tampil maksimal, mengasah strategi, serta menjaga konsistensi permainan di setiap pertandingan.

Pelatih Kuda Putih, Ahmad Ali, mengatakan bahwa sirkuit internal bukan sekadar latihan rutin, melainkan simulasi pertandingan sesungguhnya. Dari ajang ini, tim pelatih dapat mengevaluasi perkembangan atlet sekaligus menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan di Surabaya.
“Kami ingin anak-anak terbiasa dengan tekanan pertandingan. Jadi ketika tampil di kejuaraan, mereka tidak lagi canggung dan bisa bermain lebih percaya diri,” ujarnya.

Selain sirkuit internal, Kuda Putih juga telah menggelar uji tanding melawan SDI Tompokersan sebagai bagian dari rangkaian persiapan. Dalam laga tersebut, Abdullah Abqori Agham dari MI Kota keluar sebagai juara pertama, sementara Anzilni Arifin dari SDI Tompokersan menempati posisi kedua. Keduanya merupakan atlet binaan Kuda Putih, sedangkan pada sirkuit hari Minggu juara 1.Azzam Mujahid, 2. Shela Pradipta,dan juara ke-3 Moch.Ni,am yang sukses menjadi pemenang.

Ketua Klub Catur Kuda Putih, Joe Efendi, menegaskan bahwa program sirkuit internal akan terus digelar secara rutin guna menjaga performa atlet. Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan pecatur muda yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.

Lomba Catur Garam Cap Kapal sendiri dikenal sebagai ajang kompetitif yang mempertemukan pecatur muda dari berbagai daerah.

Dengan persiapan yang matang, Kuda Putih optimistis mampu meraih hasil terbaik dan membawa nama Kabupaten Lumajang bersaing di kancah regional.( Joe).

Kinerja Sekjen DPC PKB OKI Dinilai Buruk Selama Dua Tahun, Harimandani Tersingkir dari 5 Besar Kandidat

OKI, gempurnews.com – Dinamika panas mewarnai Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang digelar Sabtu (18/4). Dari delapan nama yang awalnya muncul, aparat partai di tingkat pusat dan wilayah hanya meloloskan lima nama sebagai kandidat terkuat ketua DPC.

Yang menarik, nama Harimandani, Sekretaris DPC petahana sekaligus pengusung dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Tanjung Lubuk, justru tidak masuk dalam daftar lima besar. “Tidak bekerja,” dengan demikian di lingkungan DPW PKB Sumatera Selatan menyebut alasan utama tersingkirnya Harimandani.

Penilaian internal DPW dan DPP PKB menyebut bahwa kinerja DPC PKB OKI dalam dua tahun terakhir masuk kategori D/tidak baik. Faktor utamanya adalah ketidakaktifan Sekretaris DPC yang seharusnya menjadi motor organisasi. “Selama hampir dua tahun, sekjen tidak bekerja. Itu catatan merah yang tidak bisa ditoleransi,” ujar seorang pengurus DPW yang enggan disebut namanya.

Dari lima kandidat yang lolos penilaian, posisi H.M. Jakfar Sodik, petahana, justru menjadi yang tertinggi dalam rekomendasi. Tiga nama lain yang menyertai adalah Farid Hadi Sasongko (Ketua DPRD OKI), RA Ludfiatunnada, Purwaningrum Meri, dan Kenedy.

Penilaian terhadap Djakfar Shodiq ini sendiri dinilai wajar lantaran di kepemimpinan mantan Bupati OKI ini sendiri perolehan suara PKB dalam pileg tertinggi di sepanjang sejarah DPC PKB. Konsolidasi dan kepiawaian Djakfar Shodiq merupakan poin plus untuk kembali menyabet ketua DPC PKB mendatang.

Dengan demikian, meskipun mekanisme Muscab terlihat demokratis dan terbuka, kekuasaan penentu tetap berada di tangan DPP. Dan dalam peta kekuasaan PKB OKI, H.M. Jakfar Shodiq dipastikan sebagai yang terbaik versi pusat dan wilayah, sementara sang sekretaris harus rela tersingkir karena beberapa catatan.

Ketua DPP PKB, A. Halim Iskandar, memang membuka ruang usulan dari tingkat PAC hingga ranting. Hal ini melahirkan delapan kandidat, termasuk Harimandani dan Ayu Monaria. Namun, Halim menegaskan bahwa usulan dari bawah tidak otomatis meloloskan seseorang.

“Mereka tetap harus menjalani fit and proper test. Keputusan akhir di DPP,” pungkasnya.

ALI IMRON

Polres Pasuruan Perketat Patroli Jalur Prigen Antisipasi Kejahatan Jalanan

PASURUAN — Jajaran Polres Pasuruan meningkatkan patroli dan penjagaan di jalur rawan wilayah Kecamatan Prigen menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penjambretan dalam beberapa hari terakhir.

Patroli dan penyisiran dilakukan pada Sabtu (18/4) dini hari mulai pukul 01.00 hingga 03.00 WIB dengan melibatkan satu regu berisi 10 personel di pimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pasuruan AKP Rudi Santosa . Kegiatan difokuskan pada titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kejahatan jalanan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas.

“Patroli ini kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap maraknya kejahatan jalanan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, khususnya di jalur rawan seperti wilayah Prigen,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

“Apabila petugas menemukan pelaku tindak kriminal, akan kami tindak tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan penyisiran difokuskan pada pelaku kejahatan seperti begal, penjambretan, serta pencurian dengan pemberatan.

“Penyisiran dilakukan di lokasi-lokasi rawan, khususnya di wilayah Prigen yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah jalur, di antaranya arah Pandaan–Kasri, Kesiman, hingga pertigaan Seno dan turun menuju Pandaan.

Langkah peningkatan patroli ini dilakukan setelah dalam tiga hari berturut-turut terjadi sejumlah kasus kriminal di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap hari, dengan intensitas lebih tinggi pada malam akhir pekan. Khusus malam Sabtu dan Minggu, patroli akan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta.