Home Blog Page 1747

Curigai Istri Selingkuh, Gunakan Sebilah Arit Lukai Perut Korban

YOSOWILANGUN – Seorang pria berinisial MH (46) membacok W (53) hingga luka robek pada perut. Peristiwa itu terjadi saat korban sedang berbincang dengan istri pelaku di depan rumah korban.

Kapolsek Yosowilangun AKP. Hariyanto melalui Paursubag Humas Polres Lumajang IPDA Andrias Shinta mengatakan, awalnya pelaku curuga istrinya berselingkuh dengan korban yang sama sama berprofesi sebagai tukang sayur.

“Pelaku sempat membututi dan didapati istrinya sedang berbincang dengan korban di depan rumah korban, lalu pelaku membacok korban menggunakan sebilah sajam sejenis arit,” kata Shinta.

Insiden itu terjadi di Dusun Krajan Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jum’at (11/06/2021).

Pelaku kini diamankan setelah menyerahkan diri ke Polsek Yosowilangun dan mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap orang lain, yakni korban W. (bam).

BPKAD Barut Beri Signal Gaji Ke 13 PNS Cair Minggu Ketiga Juni

Barito Utara-Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut)melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).Memberikan Signal,gaji ke-13 PNS akan cair pada minggu ke tiga Juni tahun 2021. 

Hal itu disampaikan Kepala BPKA Barito Utara,Drs. Jufriansyah didampingi Kepala Bidang Perbendaharaan pada BPKAD,Sarjani Rizal,Jumat siang di ruang kerjanaya(11/6/2021). 

Jufriansyah mengatakan pembayaran gaji ke 13 untuk PNS lingkup Pemkab Barito Utara,ini perkiraan pada minggu ketiga atau pada tanggal 21 Juni 2021 mendatang. 

Menurut dia,pembayaran gaji ke 13 itu berdasarkan Peraturan Pernerintah Republik Indonesia Nomor. 63 Tahun 2021 tentang pemberian tunjangan hari raya dan gaji ketiga belas kepada Aparatur Sipil Negara(ASN),Pensiunan, Penerima Pensiunan dan penerima tunjangan tahun 2021 dan Peraturan Bupati nomor.3 tahun 2021 tanggal 5 Mer 2021, tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian tunjangan,hari raya dan gaji ketiga belas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD). 

“Selanjutnya isi pasal 2 ayat(2)Peraturan Bupati. Yang mendapat gaji ketiga belas yaitu,pejabat pimpinan tinggi, administrator atau dalam jabatan yang setara jabatan administrator, pengawas atau dalam jabatan yang setara jabatan pengawas, fungsional ahli madya, fungsional ahli muda, fungsional ahli pertama, fungsional penyelia, fungsional mahir, fungsional terampil, fungsional pemula  dan pelaksana,”ungkap Jufriansyah.  

Dikatakannya,untuk pembayaran gaji ke 13 ini dilakukan pada,minggu ke tiga atau ke empat bulan Juni 2021 dangan jumlah total sebesar Rp17.447.500.966,- (Bupati dan Wakil Bupati Rp. 13.442.380,- PNS dan CPNS,Rp.17.331.534.050, Ketua,Wakil Ketua dan anggota DPRD Rp.102.524.565,-, dengan jumlah penerima sebanyak 3.819 orang. 

Pembayaran terdiri dari gaji pokok,tunjangan keluarga,tunjangan jabatan,tunjangan umum, dan tunjangan beras. Dasar penghitungan gaji ke 13 adalah sebesar gaji 1 (satu) bulan pada bulan Juni 2021.

Saat ini sedang dilakukan penandatanganan daftar gaji masing-masing satuan organisasi perangkat daerah (SOPD),kemudian dilakukan sejumlah tahapan lainnya, selanjutnya proses penerbitan SP2D(Surat Perintah Pencairan Dana) untuk pembayaran gaji ke-13.

“Dan Insya Allah pada Senin tanggal 21 Juni 2021 nanti diharapkan sudah bisa cair untuk gaji ke 13 ke Bank Kalteng Cabang Muara Teweh dan gaji ke-13 akan masuk ke rekening masing-masing ASN,” jelas Kepala BPKAD. (SS).

Forkopimda Bangkalan dan Ditlantas Polda Jatim Lakukan Pemeriksaan di Terminal

BANGKALAN — Forkopimda Kabupaten Bangkalan, bersama Dit lantas Polda Jatim melakukan pengecekan terhadap penumpang bus di terminal Bangkalan, guna meminimalisir penyebaran covid-19 dari Bangkalan, Madura. Pada Jum’at (11/6/2021).

Bersama pemerintah Kabupaten Bangkalan, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Ditlantas Polda Jatim melakukan pengecekan kepada calon penumpang bus di terminal Bangkalan.

Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan himbauan dan edukasi untuk selalu menerapan protokol kesehatan dengan 5M, (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas).

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, Petugas juga melakukan pengecekan surat keterangan bebas covid-19 kepada calon penumpang, dan menyediakan swab antigen, untuk memastikan calon penumpang dalam keadaan non reaktif.

“Kita memberikan arahan dan penekanan terhadap petugas di terminal, baik polri maupun dinas perhubungan dan pengelola terminal agar setiap penumpang dilakukan pemeriksaan terutama surat bebas covid,” tandasnya Dirlantas Polda Jatim.

Selain itu, petugas juga mewajibkan kepada penumpang untuk menggunakan masker, dan memberikan masker kepada calon penumpang yang tidak menggunakan masker, serta menyediakan tempat cuci tangan, hand saniteser di terminal.

“Mewajibkan penggunaan masker, penyediaan hand saniteser dan tempat cuci tangan di dalam terminal,” pungkas Kombes Pol Latif Usman saat di temui di terminal Bangkalan.(Qomar)

Irjen Argo: Kapolri Berikan Intruksi Seluruh Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme

0

SURABAYA,- Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Jumat (11/6/2021) pagi, menyampaikan bahwa saat ini Polri fokus terhadap praktek pemberantasan premanisme di Masyarakat.

“Jadi kemarin bapak Presiden sempat ada di Tanjung Priok kemudian sempat mengadakan dialog disana, dan ternyata ada kerasahan yang disampaikan oleh supir kontainer,” kata Irjen Argo Yuwono, saat berada di Polda Jatim, Jumat (11/6/2021) pagi.

Keluhan para sopir kontainer tersebut adalah soal pungutan liar. Lalu kata Argo, Presiden langsung menghubungi Kapolri untuk menanggapi keluhan tersebut.

“Asop Kapolri Akhirnya memberikan instruksi, memberikan arahan kepada seluruh jajaran di seluruh Indonesia untuk melakukan operasi terhadap premanisme,” jelasnya.

Argo menyampaikan bahwa pihaknya melalui Polda Metro Jaya telah mengamankan 49 orang yang diduga melakukan pemerasan dan pungli di wilayah Tanjung Priok.

“Modus yang dilakukan para preman tersebut adalah meminta uang tip kepada supir sebesar Rp. 10 ribu hingga Rp. 20 ribu,” tambahnya.

“Ini menjadi Tugas pokok Polri, kita juga sudah mengirimkan surat ke Polda-Polda, Polda Jawa Timur juga nanti akan terima suratnya langsung bertindak,” terangnya.

Ia berpesan agar Polisi bisa menindak tegas praktek premanisme, hal ini supaya praktek premanisme tak berkembang begitu saja. Polda-Polda di seluruh daerah diharapakan bisa berperan memberantas Premanisme karena tidak menutup kemungkinan hampir di seluruh daerah di Indonesia juga ada praktek premanisme.

“Tidak hanya Pelabuhan saja tapi di tempat lain yang memang terjadi pemerasan ataupun pungli seperti itu akan kita lakukan penindakan,” tandas Argo.

Kata Kepala Divisi Humas Polri itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan Preventif dengan menggandeng Babinsa dan Babinkabtimas. Serta pula menggerakkan Polres dan Polsek untuk memberikan edukasi, namun jika edukasi tak bisa dilakukan maka tetap akan ada penindakan kepada orang yang melakukan praktek premanisme.(Tim)

Pemdes Sumbermujur Bagikan BLT DD Bulan Maret 2021

0

CANDIPURO – Sebanyak 147 penerima manfaat di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang Jawa Timur, menerima bantuan Langsung Tunai Dana Desa Sebesar 300 ribu. Penyerahan BLT DD tersebut dilaksanakan di Balai Desa setempat pada Jumat (11/06/2021).

Pembagian BLT dana desa ini merupakan program pemerintah untuk membantu warga yang terdampak covid – 19. Penyaluran BLT DD sebesar Rp.300.000 rupiah diberikan kepada 147 Kepala Keluarga Masyarakat Desa Sumbermujur dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Pada hari ini Jum’at, kami dari pemerintahan desa Sumbermujur, memberikan bantuan BLT sebesar Rp 300 ribu X 147 penerima,” kata Safi’i.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Safi’i menyampaikan pesan, agar warga yang menerima bantuan mempergunakan dana BLT dengan bijaksana dan untuk keperluan yang utama. Selain itu dirinya juga menghimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Himbauan saya dari pemerintah, tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Karena protokol kesehatan itu sangat penting sekali, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama pandemi Covid 19 ini,” ujarnya lebih lanjut.

Kepala Desa Safi’i menambahkan, jika masyarakat mengetahui anak yang datang dari luar Kabupaten Lumajang, agar melaporkan kepada Kepala Desa atau RT RW atau paling tidak ke Kasun, agar diberi rapid test antigen yang ada di puskesmas Penanggal.

Kegiatan Penyerahan BLT DD ini, dihadiri oleh Pendamping Desa, Bhabinsa, Kecamatan , dan juga BPD Desa Sumbermujur.
Penulis : Markasan

TPQ Baitussalam, Gratiskan Biaya Pendidikan

0

KEDIRI — TPQ (Taman Pendidikan Quran) yang terletak di dusun Salam desa Mranggen kecamatan Purwoasri memberikan pendidikan kepada siswanya secara gratis, akan tetapi hanya mengisi kotak amal tiap hari Kamis, yang besarannya tidak ditentukan.

Perjuangan para pengasuh yang tidak pernah surut ini awalnya hanya dua siswa, akan tetapi saat ini siswanya mencapai 90 siswa.

Muhammad Muhaimin, mengharapkan dengan berdirinya TPQ ini dapat memberikan kontribusi positip terhadap perkembangan anak anak, terutama tentang pendidikan agama dan akhlak.

Disampaikan jika perjuangan yang selama ini di jalankan dengan ikhlas dan optimis, dapat mendapatkan ridho dan bisa menyampaikan ilmu pengetahuannya terhadap anak, dan sekaligus mendapat respon positip baik dari para wali santri maupun pemerintah setempat.

Meskipun saat ini masih menempati teras masjid yang sudah tersedia, optimisme dan berbagai upaya terus dijalankan dengan harapan memiliki gedung tersendiri, sehingga dalam pelaksanaan belajar mengajar lebih leluasa dan memenuhi syarat.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, gagasan kami bisa terwujud, dan kami akan terus berupaya maksimal, sehingga memiliki gedung yang layak,” Ujar Muhammad Muhaimin.

Ketua divisi pendidikan dan pengembangan pendidikan, Sholikhudin, menyampaikan, selama ini pihak pemerintah desa Mranggen melalui kepala desanya sangat peduli dan .berikan kontribusi positip terhadap dunia pendidikan Islam yang ada, tentunya hal ini menjadikan support yang dapat lebih optimal dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

Beberapa wali santri menyampaikan apresiasi atas upaya dari pihak TPQ yang tidak mengenal lelah untk mengembangkan pendidikan agama didesa tersebut, dengan demikian setiap anak didesa tersebut dapat mengenyam pendidikan agama sebagai pondamental dan merupakan bekal meningkatkan keimanan juga untuk menghadapi perkembangan teknologi yang membanjiri jiwa mereka.

Disaat pandemi Covid sekarang ini, pembelajaran tatap muka sudah dijalankan, akan tetapi para santri diawasi dengan ketat dan menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan sanitizer( Sum)

Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme yang Resahkan Masyarakat

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Hal itu menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara.

“Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Tak hanya itu, Sigit menyebut telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

Kemudian, Sigit juga meminta kepada jajarannya untuk merilis setiap penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.

“Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan,” tegas Sigit.

Selain itu, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan Hotline 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan tersebut akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian.

“Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga,” tutup Sigit.(tim)

Tekan Kriminalitas di Lumajang, Pelaku Kejahatan 3C Diburu

LUMAJANG – Polres Lumajang terus menekan kejadian kriminalitas dan memburu pelaku kejahatan 3C (Curas, curat, curanmor), hal ini tentunya untuk menciptakan rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kurun waktu dua pekan mulai pertengahan bulan Mei sampai awal Juni, Polres Lumajang berhasil mengungkap 4 kasus curat dengan 11 tersangka.

“Kasus pencurian yang kita ungkap curanmor, spesialis sekolahan, di toko, dan termasuk jambret/street crime serta curat tkp rumah.” ujar Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno saat menggelar konferensi pers di Loby Mapolres Lumajang, Kamis (10/6/2021).

Eka Yekti mengatakan, sebanyak 11 tersangka berhasil diungkap Polres Lumajang.

“Total ada 11 tersangka berhasil diamankan, semua adalah kasus curat” ungkapnya.

AKBP Eka Yekti mengungkapkan ada satu pelaku berhasil di ungkap adalah MZ (30) warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Tersangka ini melakukan pencurian uang Rp 75 juta dan dua HP di dalam rumah.

“Kejadian itu terjadi pada 21 November 2020 saat itu pelaku masuk masuk kedalam rumah lewat samping, dan merusak jendela,” ujarnya

Pengungkapan lain, yakni 4 tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) pencurian sepeda motor dengan merusak kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T.

“Tiga tersangka curanmor yakni Y (21), EE (29) , S dan satu penadah hasil curian R (41),” ujarnya.

Lanjut Kapolres, para pelaku ini sudah melakukan aksinya pencurian sepeda motor lumayan banyak seperti di Sumbersuko, Kelampok Arum, Grati, dan Tekung.

Sementara barang bukti berhasil diamankan ada 7 unit sepeda motor.

“Masih kita kembangkan lagi tkp-tkp lainnya, barang bukti yang belum kita temukan kita masih menelusuri keberadaan,” tuturnya.

Kedua pelaku EE dab S ini pengakuannya pernah melakukan aksi begal di sejumlah tempat, mereka merupakan residivis dan pernah menjalani proses hukuman.

Bahkan keduanya baru bebas setelah menerima program asimilasi.

“Ternyata memang beberapa narapidana memang tidak berhasil kembali ke jalan yang benar, masih tergoda untuk melakukan kebiasaanya atau kejahatan yang mereka dulu pernah lakukan,” jelas Kapolres.

Polres Lumajang akan terus pantau para narapidana yang mendapatkan asimilasi.

“Jadi tetap kepada narapidana yang asimilasi ini tetap kita pantau terus keberadaannya. Walaupun diluar tetap kita pantau, data sudah ada siapa-siapa residivis yang kemarin dapat asimilasi akan terus kita pantau,” terang Eka Yekti.

Kapolres menyampaikan,bahwa motor lebih gampang untuk diambil karena pengamanan warga yang kurang, seperti tidak menggunakan kunci ganda dan GPS.

“Warga yang menaruh sepeda motor pagar tidak dikunci, kunci masih menggantung di motor, ini faktor yang mudah sekali dicuri,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Yosowilangun berhasil mengungkap kasus pencurian laptop dan rokok yang dilakukan pelaku berinisial AW (32) warga Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun.

Kejadian pencurian terjadi pada Senin 24 Mei 2021 sekitar pukul 19.00 Wib pelaku mencuri laptop dan 2 slop rokok berisi 18 bungkus.

“Modusnya pelaku masuk kedalam rumah melalui pintu belakang yang tidak terkunci, dimana rumah saat itu keadaan kosong di tinggal oleh korban pengajian dan pergi ke Lumajang,” jelas Kapolres.

Terakhir, Polsek Tempeh berhasil mengungkap kasus pencurian di dua sekolah yakni SDN 03 Besuk, Desa Darungan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, dan SDN 04 Jokarto, Dusun Rambak Pakis, Desa Jokarto.

Kapolres menjelaskan, kejadian pertama terjadi pada 29 Mei 2021 di SDN 04 Jokarto. Sedangkan kejadian kedua terjadi pada Kamis 3 Juni 2021 di SDN Besuk, Kecamatan Tempeh.

“Kelima pelaku berhasil diamankan adalah IY (28), AI (23), VA (21) S (31) warga Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, satu tersangka lain berinisial RG warga Desa Besuk, Kecamatan Tempeh,” ungkap AKBP Eka Yekti.

Terungkap kasus pencurian ini berawal, polsek Tempeh mendapatkan informasi adanya orang akan menjual barang hasil curian kepada pedagang rosokan.

“Setelah melakukan penyidikan berhasil mengamankan 4 orang tersangka,” imbuh Eka Yekti.

Dari tangan kelima pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit komputer merek Asus, satu unit mesin printer merek Canon IP 2770, satu unit mesin printer scanner merek Canon MP 287.

“Semua barang bukti ditemukan milik SDN 03 Besuk, Dusun Darungan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh,” Ujarnya.

Sementara itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti Printer, Amplifier, DVD Player, AKI kering merupakan hasil curian di SDN 04 Jokarto, Dusun Rambak Pakis, Desa okarto, Kecamatan Tempeh.

“Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti dua sepeda motor yang dgunakan pelaku yakni Sepeda motor Yamaha CBR Nopol N-6915-YAQ, dan sepeda motor Beat,” ungkap

Kapolres menambahkan, motif dari pelaku ini yaitu uang hasil penjualan hasil curian hanya digunakan untuk senang-senang seperti mabuk., jadi tidak hanya rumah, sekolah juga menjadi potensi yang rawan aksi pencurian.

“Saya himbau pihak sekolah agar meningkatkan keamanan sekolah, mengingat yang jaga sangat minim, mungkin bisa menambah teralis di ruangan. Polsek Tempeh ini sudah melakukan penyidikan dan penindakan hukum.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan Polsek Tempeh ini menjadi jawaban dari apa yang ditanyakan rekan-rekan jurnalis terkait kewenangan Polsek.

“Saya jawab ini bahwa penindakan penyelidikan masih bisa dilakukan oleh Polsek, masih bisa menerima LP, masih bisa menerima pengaduan, dan mengumpulkan saksi, gelar perkara, serta mendatangi TKP,” ujarnya. (tim)

Mafia Tanah Merajalela, Menteri Sofyan : Selesaikan dari Hulu Hingga ke Hilir

JAKARTA – Mafia tanah masih merajalela di masyarakat dan banyak memakan korban. Saat ini pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berusaha untuk memberantas praktik mafia tanah di Indonesia.

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, mengungkapkan kasus mafia tanah harus diselesaikan dari hulu hingga ke hilir. Permasalahan di hulu karena banyak bidang tanah yang belum terdaftar. Sehingga membuat oknum mafia tanah menemukan beberapa celah.

“Makanya kita canangkan PTSL atau pendaftaran tanah sistematis lengkap. Administrasi juga dibenahi, dengan menerapkan digitalisasi data pertanahan,” jelasnya.

Beberapa layanan pertanahan digital Kementerian ATR/BPN yang sudah berjalan yakni pengecekan sertipikat tanah, hak tanggungan elektronik, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) dan zona nilai tanah.

“Kita berusaha perbaiki secara sistemik, semua dokumen kita digitalisasi, kita ambil tindakan keras, intinya kita tidak boleh kalah dengan mafia tanah,” pungkasnya.

Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah dan Ruang, Hary Sudwijanto menjelaskan oknum mafia tanah paham betul procedural pertanahan dan bagaimana karakterisitik kantor pertanahan, dimana mereka biasa melancarkan aksinya.

Mulai dari tarif hingga tata cara pengurusan diketahui. Situasi itu dimanfaatkan oknum mafia tanah untuk mencari celah melakukan kejahatan.

“Makanya perlu Satgas Anti Mafia Tanah, dengan menggandeng Polri juga Kejaksaan Agung,” jelasnya. (tim)

Bacok Teman, Berurusan Dengan Aparat

PASURUAN — Purwo Widodo warga kelurahan Tembokrejo RT 001 RW 002 Kota Pasuruan menjalani perawatan medis, sebelumnya dianiaya oleh seseorang dengan menggunakan sebilah clurit, sehingga mengalami luka ditangan dan bagian punggung.

Kejadian yang sempat menggegerkan ini, terjadi maalam hari, Rabu, 9 Juni 2021 sekitar pukul 22.30 saat korban ngobrol dengan temannya, tanpa diduga pelaku, M. sahroin warga desa Lajuk kecamatan Gondangrejo kecamatan Gondang wetan, masuk rumahnya dan langsung menyerang dengan membabi buta, alhasil korban kaget dan menangkis dengan tangannya.

Mendapat informasi kejadian ini, Kapolsek Keboncandi bersama anggotanya turun ke lokasi kejadian perkara, dengan mengamankan pelaku dan sebilah clurit yang dipakai untuk membacok korban.

Sampai saat ini korban masih ditangani oleh medis sedangkan pelaku dalam penyidikan untuk proses lebih lanjut. (Tofa).