Home Blog Page 1748

Bacok Teman, Berurusan Dengan Aparat

PASURUAN — Purwo Widodo warga kelurahan Tembokrejo RT 001 RW 002 Kota Pasuruan menjalani perawatan medis, sebelumnya dianiaya oleh seseorang dengan menggunakan sebilah clurit, sehingga mengalami luka ditangan dan bagian punggung.

Kejadian yang sempat menggegerkan ini, terjadi maalam hari, Rabu, 9 Juni 2021 sekitar pukul 22.30 saat korban ngobrol dengan temannya, tanpa diduga pelaku, M. sahroin warga desa Lajuk kecamatan Gondangrejo kecamatan Gondang wetan, masuk rumahnya dan langsung menyerang dengan membabi buta, alhasil korban kaget dan menangkis dengan tangannya.

Mendapat informasi kejadian ini, Kapolsek Keboncandi bersama anggotanya turun ke lokasi kejadian perkara, dengan mengamankan pelaku dan sebilah clurit yang dipakai untuk membacok korban.

Sampai saat ini korban masih ditangani oleh medis sedangkan pelaku dalam penyidikan untuk proses lebih lanjut. (Tofa).

160 Orang Terjaring Swab Antigen di Pelabuhan Kamal, 4 Reaktif

SURABAYA –Jajaran Polda Jatim bekerjasama dengan Forkopimda kabupaten Bangkalan gelar swab antige kepada penumpang kapal yang hendak menyeberang melalui pelabuhan Kamal, Bangkalan, pada Kamis (10/6/2021). Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid-19 di zona merah.

Bertempat di dermaga Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Satpolair Polres Bangkalan melakukan kegiatan operasi yustisi, sekaligus melakukan swab antigen kepada penumpang dari Madura yang akan menyeberang ke Surabaya melalui jalur laut, dan menempelkan stiker di kendaraan, sebagai tanda sudah melakukan swab antigen.

Menurut Kasat Pol Air AKP Arief Djunaedi, kegiatan ini akan terus dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Bangkalan selama kabupaten Bangkalan masih dalam status zona merah.

“Kali ini sebanyak 160 orang penumpang baik Pejalan kaki, Pengendara motor maupun mobil yang menuju Surabaya melalui jalur laut telah dilakukan swab antigen,” papar Arief Djunaedi disela waktu gelar operasi yustisi di pelabuhan Kamal.

“Dari 160 orang yang sudah melakukan swab antigen, ada 4 orang dinyatakan reaktif, dan langsung dikirim ke Ruko desa Sendeng Dajeh, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya Kasat Pol Air Polres Bangkalan.(tim)

Pelaksanaan Vaksin di Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Lampaui Target.

Cimahi Gempur News. Pelaksanaan Vaksinasi bagi Masyarakat diatas Usia 50 tahun yang dilaksanakan di seluruh Kelurahan di Kota Cimahi sedang gencar-gencarnya dilakasanakan seperti Hari ini,Kamis 10 Juni 2021 bertempat di kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi telah dilaksanakan Vaksinasi Covid yang diperuntukan warga Masyarakat dengan usia diatas 50 tahun.Dari jumlah yang ditargetkan sebanyak 180,ternyata yang berhadil di Vaksin sebanyak 200 orang,dilaksanakan mulai Pukul 08.00 WIB sampai dengan Pukul 13.00 WIB.

kasie Pemberdayaan Kelurahan Setiamanah Surya Dinata SE. seijin Lurah Setiamanah Asep Hendrayana S.Hut.Menerangkan,”Alhamdulillah respon dari masyarakat Kelurahan Setiamanah sangat antusias dalam rangka vaksinasi yang dilaksanakan oleh Puskesmas Padasuka,Rencananya kami akan melakukan vaksinasi terhadap 180 orang atau dengan estimasi per RW 10 orang.Harapn kami detelah warga diberikan vaksin ini imunitas tubuh warga akan meningkat sehingga dapat mengurangi dampak dari Covid 19 ini.Saya menghimbau kepada warga masyarakat yang belum divaksin agar jangan takut divaksin karena ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk melindungi warganya.”Terang Kasie Pemberdayaan Kelurahan Setiamanah Surya Dinata SE. kepada Wartawan.

Ditempat terpisah Kepala Puskesmas yang mengepalai 2 Puskesmas yakni Padasuka dan Setiamanah,dr.Suherlina menjelaskan,”Kami dari petugas kesehatan yang pertama mengucapkan terimakasih kepada tim gugus tugas Covid 19 Kelurahan Setiamanah dan Kelurahan Padasuka Kami sangat terbantu dalam melaksanakn kegiatan Vaksin ini sehingga direspon pisitif oleh warga masyarakat,semoga kedepan masyarakat tidak takut untuk divaksin karena ini wujud perhatian pemerintah agar warganya tidak terpapar Covid 19.”Terang dr.Suherli kepada Awak Media yang melakukan peliputan pelaksanaan Vaksin di Kelurahan Setiamanah.

Achmad/didin

Iswahyudi ; Ada Aturan Hukum Kalau Mau Swastakan Persekabpas

PASURUAN, Menanggapi keinginan permintaan suporter Persekabpas yakni sakeramania, agar klub kebanggaan arek-arek Pasuruan yakni Persekabpas segera di swastakan rupanya sampai pada telinga H. Iswahyudi.

H.Iswahyudi yang merupakan Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan serta merangkap sebagai manager Persekabpas periode 2020-2021 menanggapi apa yang diinginkan para pecinta sepak bola di Pasuruan.

H.Iswahyudi saat dikonfirmasi pada Kamis siang(10/6/2021) melalui sambungan telepon selularnya menyampaikan “ada beberapa aturan hukum yang wajib dilakukan jika ingin menswastakan Persekabpas,” paparnya.

Pria yang juga menjadi dosen salah satu universitas ternama di Kota Malang ini juga menyampaikan “secara implisit kami tidak mempermasalahkan jika Persekabpas diswastakan, namun ada beberapa regulasi yang harus dilakukan salah satunya yaitu mendapat persetujuan dari klub anggota Persekabpas.”

“Ditubuh Persekabpas sendiri saat ini ada 50 klub anggota yang tersebar pada 24 kecamatan, selain itu juga perlu komunikasi dengan Pemkab Pasuruan sebagai pemegang hak mutlak atas Persekabpas (dalam hal ini Bupati), DPRD Kab.Pasuruan juga kajian atau payung hukumnya,” tandas mantan Kadispendik Kabupaten Pasuruan tersebut.

Jika nantinya Persekabpas diswastakan ( perusahaan daerah / BUMD), maka ada aturan yaitu 51% saham harus dikuasai oleh Pemkab Pasuruan. Hal ini mengacu pada regulasi yang telah ada, salah satu contohnya yakni klub Persebaya, yang mana saham 51% dikuasai oleh Pemkot Surabaya.

Perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan khususnya Sakeramania sebagai pecinta Persekabpas bahwa kami (pengurus Askab PSSI dan Management Persekabpas) tidak tinggal diam dalam persiapan guliran kompetisi Liga 3 yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Pada akhir minggu lalu, jajaran pengurus Askab PSSI Kabupateb Pasuruan telah mengikuti rapat kerja bersama Kemenpora,Gubernur Jatim, Bupati/Walikota, Ketua Asprov Jatim, Ketua Askab/Askot se Jatim dan pemilik klub Liga 1,2 dan 3.

Dalam rapat tersebut selain persiapan dimulainya musim kompetisi yang telah tertunda sebelumnya, lantaran masa pandemi covid-19, dalam rapat juga dibahas mekanisme serta aturan-aturan menggelar pertandingan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes). Bahkan juga di bahas Inpres No.3 tahun 2019 tentang percepatan industri dan pembinaan olahraga sepakbola nasional. Dalam Inpres No.3 tahun 2019 tersebut, diperbolehkan klub milik Pemkab/Pemkot untuk menganggarkan APBDnya untuk klub sepak bola yang dimilikinya,”urai Iswahyudi

Masih menurut Abah Is, sesuai arahan Bupati Pasuruan. Persiapan Persekabpas pada kompetisi Liga 3 mendatang segera dilakukan seleksi pemain dan penunjukan pelatih dengan mengutamakan potensi putra daerah. Untuk pemain yang diambil yakni pemain hasil seleksi tahun 2020 kemarin yang usianya maksimal 22 tahun dan ditambah hasil seleksi 50 klub anggota Persekabpas. Adapun mekanisme seleksi dari 50 klub anggota Persekabpas yaitu setiap klub mengirimkan 3 pemainnya untuk diseleksi.

Seleksi itu sendiri dimulai pada Sabtu lusa (12/6/2021) pada tiga tempat yakni di Grati, Pandaan dan Bangil. Perlu juga dipahami bahwa perintah Bupati Pasuruan, bahwa pada seleksi pemain tidak boleh ada atau pemain titipan atau pemain non seleksi, artinya semua pemain yang akan menjadi skuad Persekabpas wajib mengikuti seleksi yang ditentukan oleh petugas yang telah ditunjuk, jika dikemudian hari terbukti ada pemain titipan maka pemain tersebut langsung dikeluarkan dan diproses hukum jika ditemukan adanya suap-menyuap.

Sedangkan untuk posisi pelatih masih kami percayakan pada Kasianto dan dibantu oleh Bastian,”pungkas H.Iswahyudi Ketua Askab PSSI Kab Pasuruan dan manager Persekabpas musim 2020-2021. (por)

Arosbaya dan Geger Zona Hitam Covid-19, Forkopimda Bangkalan Beri Himbauan Langsung Kepada Warga

BANGKALAN —Polres Bangkalan – Covid-19 yang masih tinggi di kabupaten Bangkalan selama beberapa hari terakhir ini, terus mendorong forkopimda Bangkalan untuk memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat luas khususnya yang ada di kecamatan Arosbaya, dimana salah satu zona hitam dengan angka pasien terkonfirmasi positif yang cukup tinggi di kabupaten Bangkalan.

Nampak hari ini, Kamis (07/06/2021) Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., bersama Bupati Bangkalan Raden Abdul Latif Amin Imron dan Dandim 0829 Letkol Kav Ari Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos., memberikan himbauan langsung kepada masyarakat menggunakan mobil double cabin kepolisian. Himbauan ini pun dilakukan di kecamatan Arosbaya dan Geger.

Himbauan ini pun berisi ajakan kepada masyarakat di kecamatan Arosbaya dan Geger untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan tetap berada di dalam rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Dalam himbauan ini pun, Bupati Bangkalan kerap kali menggunakan Bahasa Lokal yakni Bahasa Madura agar masyarakat benar benar mengerti akan bahaya pandemic virus corona.

Hal ini diamine langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K. di sela sela kesibukannya siang hari ini. “Himbauan yang kami sampaikan kepada masyarakat di kecamatan Arosbaya dan juga Geger ini pun bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat luas betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan 5M dan kami memberikan himbauan menggunakan kearifan lokal agar masyarakat benar benar paham dan mengerti akan bahaya pandemi corona. Kita tentu ingin virus corona ini segera berakhir. Tentu, ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk sama sama menjaga diri satu sama lain. Di rumah saja itu lebih baik jika tidak ada kepentingan yang mendesak,” tutup perwira asal Bojonegoro ini kepada awak media siang tadi. (TIM)

Pembagian Kaki Palsu, Pimpinan Pusat BAZNAS Bertamu ke Lumajang

LUMAJANG – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang melaksanakan pengadaan dan pembagian prothese (kaki palsu), bekerjasama dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dari Jawa Barat.

Upaya bersama dalam rangka kepedulian terhadap penyandang disabilitas tersebut, didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia Pusat dan Yayasan Anugrah Jaya Disabilitas.

Pembagian prothese dilaksanakan di Sekretariat PPDI Lumajang, Jl. Raya Tukum, Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Jawa Timur, pada Senin (7/6/2021), yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia Pusat, Kolonel ( Purn) Drs. Nur Chamdani.

Dalam sambutannya ia mengungkapkan rasa salut dan penasaranya terhadap kegiatan sosial Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang, yang sering berkerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Lumajang.

“Kedatangan saya ke Lumajang ini, karena salut dan penasaran dengan kiprah PPDI Lumajang yang aktif dalam kegiatan sosial, dan saya harapkan juga peran aktif masyarakat untuk infaq dan zakatnya disalurkan ke lembaga BAZNAS agar penyalurannya tepat sasaran,” terangnya.

Lebih lanjut Ketua panitia dari Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL), Sri Agustini, menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS, Yayasan AJD dan PPDI Lumajang.

“Terimakasih kepada BAZNAS, Yayasan AJD dan PPDI Lumajang atas sinergitas dalam kegiatan sosial, diharapkan bisa membantu menunjang aktivitas keseharian, produktivitas dan ibadah rekan-rekan disabilitas,” tuturnya.

Dia mengimbuhkan, bahwa pada program di Lumajang ini sejumlah 16 kaki palsu diberikan kepada 15 penerima manfaat, karena salah satu dari penerima manfaat mendapatkan dua kaki palsu.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Lumajang, Dra. Dewi Susiyanti, mewakili Pemkab Lumajang, menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang mendukung kegiatan sosial ini.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kami berterima kasih kepada Pimpinan BAZNAS pusat dan jajarannya, PPDI Lumajang ,APDL dan semua pihak yang mendukung, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Ketua PPDI Lumajang, Ali Muslimin mengatakan, kegiatan sosial bersama ini sangat membantu meringankan beban Disabilitas, dia berharap mereka bisa kembali optimistis dalam melanjutkan hidup dan kembali produktif.

“Meski dengan segala keterbatasan, kami berusaha memperjuangkan kesejahteraan Disabilitas, menjalin kerjasama dengan semua pihak, lintas lembaga bahkan lintas daerah,” terangnya. (red).

Polres Lumajang Bekali Personil Dengan Latihan Beladiri

LUMAJANG – Guna meningkatkan kesiapsiagaan personil, Polres Lumajang menggelar kegiatan pelatihan beladiri Polri, hari Rabu (9/6/2021) pukul 07.00 Wib di lapangan Amanda Lumajang.

Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M. membuka langsung kegiatan Pelatihan beladiri Polri anggota Polres Lumajang.

Hadir pula dalam kegiatan pelatihan ini Kabag Sumda Polres Lumajang, Kompol Khusnul Khotimah, panitia pelatihan sebanyak 5 personil dan peserta pelatihan polres dan polsek jajaran sebanyak 42 peserta.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, seluruh peserta wajib menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum kegiatan dimulai.

Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M melalui Paursubbaghumas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan bahwa kegiatan ini untuk persiapan memenuhi persyaratan kenaikan pangkat 1 Januari 2022 yang nantinya akan ada ujian terkait beladiri.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk mempertahankan juga meningkatkan potensi personel Polri yang ada di Lumajang untuk tetap menjaga profesionalitas dan mendukung kinerja apabila sewaktu-waktu ketrampilan beladiri ini diperlukan dalam pelaksanaan tugas.” kata Ipda Andrias Shinta

Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta menambahkan bahwa pelatihan Beladiri Polri ini sangat berguna dalam meningkatkan kemahiran personel Polres Lumajang sehingga dalam mengaplikasikan di pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama kepada fungsi yang langsung terjun kelapangan dan Beladiri Polri ini selain untuk diri sendiri juga dapat melindungi masyarakat apabila membutuhkan bantuan dari tindak Kriminalitas.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat apabila setiap Personel Polres Lumajang mahir dalam Beladiri Polri.” pungkas Paurhumas (tim)

Cegah Lonjakan Kasus COVID-19 di Mojokerto, 3T dan 5M Diperkuat Hingga Skala Mikro.

Mojokerto- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terus digalakkan di Kabupaten Mojokerto. Protokol 3T dan 5M diperkuat sampai ke tingkat rukun tetangga (RT) untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Komitmen mencegah lonjakan kasus COVID-19 dibuktikan dengan gelar pasukan penegakan protokol kesehatan (prokes) di Mapolres Mojokerto. Apel tersebut melibatkan semua elemen dalam Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto.

Mulai dari polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, para kepala desa, tenaga kesehatan, BPBD, hingga para relawan. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Bupati Ikfina Fahmawati memimpin langsung gelar pasukan tersebut.

“Gelar pasukan ini untuk meningkatkan kewaspadaan kita semua terkait dengan peningkatan kasus COVID-19. Kinerja kita semua perlu ditingkatkan lagi. Mulai dari Satgas COVID-19, posko PPKM Mikro di tingkat desa, hingga kampung tangguh Semeru di masing-masing desa,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi, Kamis (10/6/2021).

Saat ini, Kabupaten Mojokerto berstatus zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19. 2.499 jiwa warga Bumi Majapahit terinfeksi virus Corona. Terdiri dari 2.373 pasien sembuh, 54 dalam perawatan, serta 72 pasien meninggal dunia.

Tingkat kematian (fatality rate) pasien COVID-19 di Kabupaten Mojokerto tergolong rendah. Yaitu 2,88 persen, atau hampir 3 dari 100 pasien meninggal dunia karena virus Corona. Sedangkan tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien mencapai 94,96 persen.

“Saat ini, Kabupaten Mojokerto zona kuning. Namun, kita harus waspada karena perubahan zona sangat fluktuatif. Ini tidak bisa membuat kita lega, tapi justru adanya lonjakan kasus di beberapa kabupaten di Jatim harus membuat kita selalu waspada adanya pergerakan ke Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan, PPKM mikro paling efektif untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19. Karena pengendalian penyebaran virus Corona bisa dilakukan hingga tingkat RT. Sehingga dampak ekonomi yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Yakni dengan menerapkan testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M di setiap RT yang tersebar di 304 desa/kelurahan di Kabupaten Mojokerto. Prokes 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“PPKM mikro berlaku di semua RT, wajib. Baik yang zona hijau tetap melakukan kewaspadaan dengan menerapkan 3T dan 5M. Kalau zona kuning, kewaspadaan meningkat. Kalau zona oranye mulai ada pembatasan-pembatasan. Jadi terlokalisir di masing-masing RT sesuai kriteria jumlah penderita dalam lingkup keluarga,” jelasnya.

Penguatan protokol 3T dan 5M sampai skala mikro, kata Ikfina, efektif untuk mencegah penyebaran varian apapun COVID-19. “Kalau menemukan kasus positif agar segera dilakukan tracing, dicari siapa saja yang mempunyai kontak dekat dengan penderita tersebut. Kemudian dites. Dengan begitu, penyebaran bisa kita minimalisir karena kasus-kasus positif langsung diisolasi,” tandasnya.(Tim)

Warga Lingkungan Bumi Mangli Permai, Rintis Usaha Mandiri

JEMBER — Warga masyarakat penghuni perumahan bumi Mangli Permai kecamatan Kaliwates, merintis beberapa usaha yang menyangkut kebutuhan warga, dengan demikian kebutuhan warga dapat terpenuhi tanpa harus keluar dari lingkungan perumahan tersebut.

Gagasan ini mendapat tanggapan positip dari seluruh penghuni, disamping itu juga dapat menunjang perekonomian warga dengan terciptanya lapangan usaha.

Cabang pembantu distributor Rokok Sehat Tentrem wilayah Jember dalam acara terapi Online Stholics kesehatan di Bumi mangli permai 09/06/2021, Tri Priyanto Wibowo, mendukung program warga masyarakat yang memiliki ide sangat baik, hal ini juga untuk mengurangi penularan Covid yang selama ini masih menjadi momok umat manusia.

” Saya apresiasi kegiatan positif warga bumi Mangli Permai, semoga dapat bermanfaat bagi semua warga,” Ujar Tri Priyono Wibowo. Salah satu pemilik cabang Rokok STHolics sebagai rokok terapi kesehatan di Jember.

Salah satu warga penggagas Ekonomi kreatif” Ismoe Adie mengungkapkan jika kesepakatan warga untuk berusaha mandiri ini melalui musyawarah yang serius dan telah disepakati bersama.

Menurutnya, usaha warga ini diinisiasi dengan wabah pandemi covid-19, dengan usaha bersama ini diharapkan mobilitas warga untuk keluar perumahan dapat diminimalisir, sehingga penularan Corona tersebut dapat dicegah.

Berbagai produk sudah tersedia terutama sembako yang merupakan kebutuhan pokok warga perumahan Bumi Mangli Permai dapat terpenuhi, disamping itu juga produk yakni rokok kretek sehat tentrem, kopi, gujahe, keningar, teh, dan lain lain yang berfungsi untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit.

“Semoga usaha bersama ini dapat membantu masyarakat dibidang ekonomi dan kesehatan, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi warga,” Ujar Ismoe (Sony).

Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Panglima TNI dan Kapolri Minta Warga Tetap Disiplin Prokes

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi massal Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021). Setidaknya, kegiatan itu bakal diikuti oleh 7.010 masyarakat se-Bandung Raya.

Sigit menekankan, masyarakat yang sudah melalui proses vaksin harus tetap displin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu demi mencegah penyebaran virus corona.

“Selanjutnya, bagi masyarakat yang telah melaksanakan vaksin maupun yang masih dalam proses, saya mengingatkan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata Sigit usai meninjau kegiatan serbuan vaksinasi massal Covid-19.

Sigit mengungkapkan, upaya yang dilakukan TNI-Polri ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah terkait percepatan program vaksinasi massal demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Selain itu, dengan adanya vaksinasi massal, kata Sigit, maka hal itu kembali menguatkan perekonomian nasional yang terganggu akibat Pandemi Covid-19.

“TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah dalam mengendalikan laju Covid-19 melalui pandampingan dan penguatan personel dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, sampai dengan saat ini, program vaksinasi tahap I dan tahap II yang dilakukan di Jawa Barat sudah mencapai 6.781.022 orang.

“Jumlah tenaga vaksinator TNI-Polri yang dilibatkan sejumlah 288 vaksinator,” ucap Sigit.(Tim)