Home Blog Page 1749

Pembagian Kaki Palsu, Pimpinan Pusat BAZNAS Bertamu ke Lumajang

LUMAJANG – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang melaksanakan pengadaan dan pembagian prothese (kaki palsu), bekerjasama dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dari Jawa Barat.

Upaya bersama dalam rangka kepedulian terhadap penyandang disabilitas tersebut, didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia Pusat dan Yayasan Anugrah Jaya Disabilitas.

Pembagian prothese dilaksanakan di Sekretariat PPDI Lumajang, Jl. Raya Tukum, Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Jawa Timur, pada Senin (7/6/2021), yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia Pusat, Kolonel ( Purn) Drs. Nur Chamdani.

Dalam sambutannya ia mengungkapkan rasa salut dan penasaranya terhadap kegiatan sosial Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang, yang sering berkerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Lumajang.

“Kedatangan saya ke Lumajang ini, karena salut dan penasaran dengan kiprah PPDI Lumajang yang aktif dalam kegiatan sosial, dan saya harapkan juga peran aktif masyarakat untuk infaq dan zakatnya disalurkan ke lembaga BAZNAS agar penyalurannya tepat sasaran,” terangnya.

Lebih lanjut Ketua panitia dari Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL), Sri Agustini, menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS, Yayasan AJD dan PPDI Lumajang.

“Terimakasih kepada BAZNAS, Yayasan AJD dan PPDI Lumajang atas sinergitas dalam kegiatan sosial, diharapkan bisa membantu menunjang aktivitas keseharian, produktivitas dan ibadah rekan-rekan disabilitas,” tuturnya.

Dia mengimbuhkan, bahwa pada program di Lumajang ini sejumlah 16 kaki palsu diberikan kepada 15 penerima manfaat, karena salah satu dari penerima manfaat mendapatkan dua kaki palsu.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Lumajang, Dra. Dewi Susiyanti, mewakili Pemkab Lumajang, menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang mendukung kegiatan sosial ini.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kami berterima kasih kepada Pimpinan BAZNAS pusat dan jajarannya, PPDI Lumajang ,APDL dan semua pihak yang mendukung, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Ketua PPDI Lumajang, Ali Muslimin mengatakan, kegiatan sosial bersama ini sangat membantu meringankan beban Disabilitas, dia berharap mereka bisa kembali optimistis dalam melanjutkan hidup dan kembali produktif.

“Meski dengan segala keterbatasan, kami berusaha memperjuangkan kesejahteraan Disabilitas, menjalin kerjasama dengan semua pihak, lintas lembaga bahkan lintas daerah,” terangnya. (red).

Polres Lumajang Bekali Personil Dengan Latihan Beladiri

LUMAJANG – Guna meningkatkan kesiapsiagaan personil, Polres Lumajang menggelar kegiatan pelatihan beladiri Polri, hari Rabu (9/6/2021) pukul 07.00 Wib di lapangan Amanda Lumajang.

Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M. membuka langsung kegiatan Pelatihan beladiri Polri anggota Polres Lumajang.

Hadir pula dalam kegiatan pelatihan ini Kabag Sumda Polres Lumajang, Kompol Khusnul Khotimah, panitia pelatihan sebanyak 5 personil dan peserta pelatihan polres dan polsek jajaran sebanyak 42 peserta.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, seluruh peserta wajib menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum kegiatan dimulai.

Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M melalui Paursubbaghumas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan bahwa kegiatan ini untuk persiapan memenuhi persyaratan kenaikan pangkat 1 Januari 2022 yang nantinya akan ada ujian terkait beladiri.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk mempertahankan juga meningkatkan potensi personel Polri yang ada di Lumajang untuk tetap menjaga profesionalitas dan mendukung kinerja apabila sewaktu-waktu ketrampilan beladiri ini diperlukan dalam pelaksanaan tugas.” kata Ipda Andrias Shinta

Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta menambahkan bahwa pelatihan Beladiri Polri ini sangat berguna dalam meningkatkan kemahiran personel Polres Lumajang sehingga dalam mengaplikasikan di pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama kepada fungsi yang langsung terjun kelapangan dan Beladiri Polri ini selain untuk diri sendiri juga dapat melindungi masyarakat apabila membutuhkan bantuan dari tindak Kriminalitas.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat apabila setiap Personel Polres Lumajang mahir dalam Beladiri Polri.” pungkas Paurhumas (tim)

Cegah Lonjakan Kasus COVID-19 di Mojokerto, 3T dan 5M Diperkuat Hingga Skala Mikro.

Mojokerto- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terus digalakkan di Kabupaten Mojokerto. Protokol 3T dan 5M diperkuat sampai ke tingkat rukun tetangga (RT) untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Komitmen mencegah lonjakan kasus COVID-19 dibuktikan dengan gelar pasukan penegakan protokol kesehatan (prokes) di Mapolres Mojokerto. Apel tersebut melibatkan semua elemen dalam Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto.

Mulai dari polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, para kepala desa, tenaga kesehatan, BPBD, hingga para relawan. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Bupati Ikfina Fahmawati memimpin langsung gelar pasukan tersebut.

“Gelar pasukan ini untuk meningkatkan kewaspadaan kita semua terkait dengan peningkatan kasus COVID-19. Kinerja kita semua perlu ditingkatkan lagi. Mulai dari Satgas COVID-19, posko PPKM Mikro di tingkat desa, hingga kampung tangguh Semeru di masing-masing desa,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi, Kamis (10/6/2021).

Saat ini, Kabupaten Mojokerto berstatus zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19. 2.499 jiwa warga Bumi Majapahit terinfeksi virus Corona. Terdiri dari 2.373 pasien sembuh, 54 dalam perawatan, serta 72 pasien meninggal dunia.

Tingkat kematian (fatality rate) pasien COVID-19 di Kabupaten Mojokerto tergolong rendah. Yaitu 2,88 persen, atau hampir 3 dari 100 pasien meninggal dunia karena virus Corona. Sedangkan tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien mencapai 94,96 persen.

“Saat ini, Kabupaten Mojokerto zona kuning. Namun, kita harus waspada karena perubahan zona sangat fluktuatif. Ini tidak bisa membuat kita lega, tapi justru adanya lonjakan kasus di beberapa kabupaten di Jatim harus membuat kita selalu waspada adanya pergerakan ke Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan, PPKM mikro paling efektif untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19. Karena pengendalian penyebaran virus Corona bisa dilakukan hingga tingkat RT. Sehingga dampak ekonomi yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Yakni dengan menerapkan testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M di setiap RT yang tersebar di 304 desa/kelurahan di Kabupaten Mojokerto. Prokes 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“PPKM mikro berlaku di semua RT, wajib. Baik yang zona hijau tetap melakukan kewaspadaan dengan menerapkan 3T dan 5M. Kalau zona kuning, kewaspadaan meningkat. Kalau zona oranye mulai ada pembatasan-pembatasan. Jadi terlokalisir di masing-masing RT sesuai kriteria jumlah penderita dalam lingkup keluarga,” jelasnya.

Penguatan protokol 3T dan 5M sampai skala mikro, kata Ikfina, efektif untuk mencegah penyebaran varian apapun COVID-19. “Kalau menemukan kasus positif agar segera dilakukan tracing, dicari siapa saja yang mempunyai kontak dekat dengan penderita tersebut. Kemudian dites. Dengan begitu, penyebaran bisa kita minimalisir karena kasus-kasus positif langsung diisolasi,” tandasnya.(Tim)

Warga Lingkungan Bumi Mangli Permai, Rintis Usaha Mandiri

JEMBER — Warga masyarakat penghuni perumahan bumi Mangli Permai kecamatan Kaliwates, merintis beberapa usaha yang menyangkut kebutuhan warga, dengan demikian kebutuhan warga dapat terpenuhi tanpa harus keluar dari lingkungan perumahan tersebut.

Gagasan ini mendapat tanggapan positip dari seluruh penghuni, disamping itu juga dapat menunjang perekonomian warga dengan terciptanya lapangan usaha.

Cabang pembantu distributor Rokok Sehat Tentrem wilayah Jember dalam acara terapi Online Stholics kesehatan di Bumi mangli permai 09/06/2021, Tri Priyanto Wibowo, mendukung program warga masyarakat yang memiliki ide sangat baik, hal ini juga untuk mengurangi penularan Covid yang selama ini masih menjadi momok umat manusia.

” Saya apresiasi kegiatan positif warga bumi Mangli Permai, semoga dapat bermanfaat bagi semua warga,” Ujar Tri Priyono Wibowo. Salah satu pemilik cabang Rokok STHolics sebagai rokok terapi kesehatan di Jember.

Salah satu warga penggagas Ekonomi kreatif” Ismoe Adie mengungkapkan jika kesepakatan warga untuk berusaha mandiri ini melalui musyawarah yang serius dan telah disepakati bersama.

Menurutnya, usaha warga ini diinisiasi dengan wabah pandemi covid-19, dengan usaha bersama ini diharapkan mobilitas warga untuk keluar perumahan dapat diminimalisir, sehingga penularan Corona tersebut dapat dicegah.

Berbagai produk sudah tersedia terutama sembako yang merupakan kebutuhan pokok warga perumahan Bumi Mangli Permai dapat terpenuhi, disamping itu juga produk yakni rokok kretek sehat tentrem, kopi, gujahe, keningar, teh, dan lain lain yang berfungsi untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit.

“Semoga usaha bersama ini dapat membantu masyarakat dibidang ekonomi dan kesehatan, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi warga,” Ujar Ismoe (Sony).

Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Panglima TNI dan Kapolri Minta Warga Tetap Disiplin Prokes

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi massal Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021). Setidaknya, kegiatan itu bakal diikuti oleh 7.010 masyarakat se-Bandung Raya.

Sigit menekankan, masyarakat yang sudah melalui proses vaksin harus tetap displin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu demi mencegah penyebaran virus corona.

“Selanjutnya, bagi masyarakat yang telah melaksanakan vaksin maupun yang masih dalam proses, saya mengingatkan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata Sigit usai meninjau kegiatan serbuan vaksinasi massal Covid-19.

Sigit mengungkapkan, upaya yang dilakukan TNI-Polri ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah terkait percepatan program vaksinasi massal demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Selain itu, dengan adanya vaksinasi massal, kata Sigit, maka hal itu kembali menguatkan perekonomian nasional yang terganggu akibat Pandemi Covid-19.

“TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah dalam mengendalikan laju Covid-19 melalui pandampingan dan penguatan personel dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, sampai dengan saat ini, program vaksinasi tahap I dan tahap II yang dilakukan di Jawa Barat sudah mencapai 6.781.022 orang.

“Jumlah tenaga vaksinator TNI-Polri yang dilibatkan sejumlah 288 vaksinator,” ucap Sigit.(Tim)

Kades PAW Terpilih Semare Juma’asin Harapan Baru Menuju Perubahan

PASURUAN, Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf pada Hari Rabu (09/06/21) melantik serta mengambil sumpah jabatan 6 kades PAW terpilih yang sudah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Pelantikan Kades terpilih sendiri tampak dihadiri oleh Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Saiful Wijaya, Forkopimda serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya HM Irsyad Yusuf menyampaikan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan kades terpilih merupakan suatu proses panjang yang dilakukan para panitia Pilkades PAW, dan telah disepakati melalui musyawarah desa.

Gus Irsyad panggilan akrabnya juga berpesan “agar dapat bersikap baik dan berperilaku bijak, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di desa.”

“Seorang kades bukan hanya harus disegani, tapi juga bijaksana dan dicintai oleh warganya, dua hal ini harus dimiliki oleh seorang pemimpin, Kades juga harus dapat mengayomi dan melayani masyarakat tanpa membedakan latar belakangnya,” ujar Gus Irsyad.

“Selamat mengemban amanah yang diberikan oleh masyarakat, saya berharap kepada para kades agar segera melaksanakan segala tugas dan kewajibannya, teritama terkait pelayanan publik kepada masyarakat,” lanjut Bupati yang hobi bermain sepak bola tersebut.

Sementara itu, kades PAW terpilih Desa Semare Kecamatan Keraton Juma’asin di sela kegiatan menyampaikan akan melanjutkan program yang sudah di canangkan untuk menjadikan Desa Semare beda dari Desa lainnya.

“Semare itu unik dan banyak potensi baik itu masyarakatnya ataupun keanekaragaman baik buadaya serta lainnya, masyarakat Semare harus mendapatkan yang terbaik,” ujar Juma’asin.

“Amanah yang diberikan kepada saya akan saya laksanakan sebaik mungkin untuk kepentingan umum, serta saya berharap dukungan dari semua elemen warga masyarakat untuk menjadikan bendungan lebih baik lagi,” pungkas Juma’asin. (afa/por)

Brimob Polda Jatim, Bagikan Masker dan Sembako, Serta Melakukan Penyemprotan Disinfektan di Kecamatan Arosbaya

BANGKALAN,- Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Mengalami lonjakan penyebaran Covid-19, setidaknya ada 4 (empat) Kecamatan di Bangkalan melakukan Mikro Lockdown. Empat kecamatan diantaranya, Bangkalan, Klampis, Arosbaya dan Geger.

Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Amostian menyebutkan, bahwa hari ini Rabu, (9/7/2021) sore, melaksanakan kegiatan pembagian masker, pembagian sembako, serta melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga serta tempat ibadah (Masjid).

“Kami juga melakukan patroli rutin di rumah warga yang ada di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura,” jelas Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Amostian, Rabu (9/7/2021) sore.

“Selain itu personil yang diterjunkan sebanyak 100 personil dan hari ini ditambah kembali sebanyak 30 personil di Kecamatan Arosbaya dan 30 personil di wilayah Klampis,” tambahnya.

Diharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes), sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan yang ada di Bangkalan, Madura.(tim)

Hamdy “Agen Perubahan” Dilantik Kades PAW Terpilih Desa Gempol

PASURUAN, Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf pada Hari Rabu (09/06/21) melantik serta mengambil sumpah jabatan 6 kades PAW terpilih yang sudah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Pelantikan Kades terpilih sendiri tampak dihadiri oleh Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Saiful Wijaya, Forkopimda serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya HM Irsyad Yusuf menyampaikan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan kades terpilih merupakan suatu proses panjang yang dilakukan para panitia Pilkades PAW, dan telah disepakati melalui musyawarah desa.

Gus Irsyad panggilan akrabnya juga berpesan “agar dapat bersikap baik dan berperilaku bijak, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di desa.”

“Seorang kades bukan hanya harus disegani, tapi juga bijaksana dan dicintai oleh warganya, dua hal ini harus dimiliki oleh seorang pemimpin, Kades juga harus dapat mengayomi dan melayani masyarakat tanpa membedakan latar belakangnya,” ujar Gus Irsyad.

“Selamat mengemban amanah yang diberikan oleh masyarakat, saya berharap kepada para kades agar segera melaksanakan segala tugas dan kewajibannya, teritama terkait pelayanan publik kepada masyarakat,” lanjut Bupati yang hobi bermain sepak bola tersebut.

Sementara itu, kades PAW Terpilih Desa Gempol Kecamatan Gempol M. Hamdy atau yang lebih dikenal masyarakat dengan moto “Agen Perubahan” di sela kegiatan menyampaikan akan melanjutkan program yang sudah di canangkan untuk menjadikan Desa Gempol beda dari Desa lainnya.

“Gempol itu unik, berada diantara dua kabupaten yang berdekatan dengan Kabupaten Pasuruan, dan perubahan menjadikan Gempol siap akan kita lakukan untuk lebih baik dari tahun sebelumnya, baik itu dari pembangunan, pelayanan masyarakat ataupun lainnya,” ujar Boy Horor panggilan akrab Kades M. Hamdy.

“Amanah yang diberikan kepada saya akan saya laksanakan sebaik mungkin untuk kepentingan umum, serta saya berharap dukungan dari semua elemen warga masyarakat untuk menjadikan bendungan lebih baik lagi,” pungkas M. Hamdy. (afa/por)

Kades Maksum Segera Lakukan Reformasi Untuk Desa Bendungan Lebih Maju

PASURUAN, Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf pada Hari Rabu (09/06/21) melantik serta mengambil sumpah jabatan 6 kades PAW terpilih yang sudah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Pelantikan Kades terpilih sendiri tampak dihadiri oleh Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Saiful Wijaya, Forkopimda serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya HM Irsyad Yusuf menyampaikan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan kades terpilih merupakan suatu proses panjang yang dilakukan para panitia Pilkades PAW, dan telah disepakati melalui musyawarah desa.

Gus Irsyad panggilan akrabnya juga berpesan “agar dapat bersikap baik dan berperilaku bijak, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di desa.”

“Seorang kades bukan hanya harus disegani, tapi juga bijaksana dan dicintai oleh warganya, dua hal ini harus dimiliki oleh seorang pemimpin, Kades juga harus dapat mengayomi dan melayani masyarakat tanpa membedakan latar belakangnya,” ujar Gus Irsyad.

“Selamat mengemban amanah yang diberikan oleh masyarakat, saya berharap kepada para kades agar segera melaksanakan segala tugas dan kewajibannya, teritama terkait pelayanan publik kepada masyarakat,” lanjut Bupati yang hobi bermain sepak bola tersebut.

Sementara itu, kades terpilih Desa Bendungan Kecamatan kraton Maksum yang di dampingi istri Dwi Yuni Astutik di sela kegiatan menyampaikan akan melakukan reformasi serta perubahan besar kedepannya.

“saya berkeinginan membuat reformasi besar di Desa Bendungan untuk lebih baik dari tahun sebelumnya, baik itu dari pembangunan, pelayanan masyarakat ataupun lainnya,” ujar Maksum.

“Amanah yang diberikan kepada saya akan saya laksanakan sebaik mungkin untuk kepentingan umum, serta saya berharap dukungan dari semua elemen warga masyarakat untuk menjadikan bendungan lebih baik lagi,” pungkas Maksum. (afa/por)

Oknum ASN(A)di Tengarai Selingkuh Dengan Janda(WR) Beranak Satu

Barito Utara-Janda baranak satu ini,berinisial(WR) (44)tahun warga Desa Jangkang Baru,Kecamatan Lahei Barat,Barito Utara harus mempertanggungjawabkan kelakuannya,secara Yuridis.pasalnya mengancam orang lain dengan menggunakan senjata tajam(Sajam).

(WR).sijanda pelakor diduga,melakukan pengancaman terhadap tiga orang dengan Sajam jenis pisau dapur.setelah mereka menggerebeknya bersama laki berinisial(A),berdua dalam kamar sekitar jam.10.00 wib di penginapan Barakahti 5 Muara Teweh,Selasa(8/6/2021).

Masalah perbuatan melawan hukum ini,menjadi runyam serius dan pada akhirnya dalam penanganan pihak Polres Barito Utara.karena tiga orang yang telah diancam oleh(WR)ternyata anak dari keluarga(A),sedangkan(A) sendiri bersetatus masih tetap,Aparatur Sipil Negara(ASN)suami sah dari seorang permpuan di Desa Jangkang Baru.

Kapolres Barito Utara,AKBP.Dodo Hendro Kusuma melalui Kasatreskrim.AKP.M.Tommy Palayukan,dalam rilis Pers Rabu(9/6/21).Polisi telah menerima laporan pengaduan dari korban atas nama Fahrizal Ifani tentang dirinya telah diancam,oleh(WR)dengan Sajam sejenis pisau dapur.

Korban Fahrizal mendapat informasi (A) Bapaknya,diduga selingkuh dengan Janda (WR) yang tepatnya dalam kamar di sebuah Penginapan jalan Sengaji Hilir.Fahrizal bersama saksi yang bernama,Norhidayah dan Aprilia saat sebelumnya telah mengetahui,sampai di penginapan langsung mengetuk pintu kamar,lantas diketuk dan dibuka oleh(A).Sehingga terjadi keributan adu mulut.

Tidak berselang lama,lalu (WR)mengeluarkan dan mengacungkan Sajam jenis pisau dapur,ke arah korban atau pelapor dan saksi lainnya.Begitu cepat Fahrizal segera menelepon dan melaporkan hal tersebut ke pihak Polres Barito Utara,”jelas Tommy.

Petugas piket dari Sentra Pelayanan Polisi(SPK),Polres Barut.Kasus perselingkuhan(A)dan(WR) ini,telah diselidiki ternyata benar(WR)kedapatan membawa sajam,untuk mengancam Fahrizal dengan beberapa saksi lainya yang sebelumnya disimpan(WR)dalam tas warna hitam.

Setelah proses penyidikan oleh Kepala Unit Pidana Umum,Ipda.Sukowo,hari Rabu siang.bahwa tersangka(WR)dijerat dengan pelanggaran Pidana Pasal 2 ayat(1) Undang-undang darurat,nomor.12/1951 atau pasal 335 KUHP.Ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara.(SS).