Home Blog Page 1876

Masa Pandemi Covid 19 Stok Darah di PMI Bangkalan Menipis

BANGKALAN – Masa pandemi Covid-19 membuat persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, saat ini kosong.

Koordinator PMI Bangkalan, Mohammad Syarif Husyain, menyampaikan, persediaan darah saat ini hanya 26 kantong, tapi sudah ada yang memesan.

“Bila ada yang membutuhkan lagi masih kosong,” terangnya, Senin (11/1/2021).

Dia mengatakan, pada saat stok darah kosong kadang ada keluarga pasien sendiri yang menjadi pendonor.

Selain itu, pihaknya dengan spontan menghubungi warga yang biasa mendonorkan darah.

Itu pun setiap harinya hanya mampu 20 sampai 30 kantong darah. Usaha lain, pihaknya berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk menggelar donor darah.

Menurut dia, stok darah sering kritis akibat penyebaran Covid-19 sejak akhir Desember 2020 hingga saat ini. “Karena tidak ada orang yang mendonorkan darah,” terangnya.

Stok darah yang sudah ada pemesannya tinggal 26 kantong terdiri dari golongan darah A hanya 8, golongan B ada 7 dan golongan darah O sebanyak 11. “Sedangkan darah AB kosong,” katanya. (biro)

Bupati Tinjau Pembangunan Masjid Raya Sirotol Mustaqim

0

Barito Utara – Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah didampingi Kepala Dinas PUPR M. Iman Topik, Plt.Kabid Cipta Karya, Kabag Protokol, Kabid Bina Marga, Kadis Kominfosandi meninjau pembangunan Masjid Raya Sirotol Mustaqim di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantang Tengah pad Senin (12/1/21).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui progress pembangunan masjid yang menggunakan program dana Multiyears dan ditargetkan rampung pada 08 Februari 2022 mendatang.
Kadis PUPR Barito Utara, M.Iman Topik dalam wawancaranya dengan awak Media di areal Proyek Multiyears Masjid Sirotol Mustaqim menyampaikan bahwa progres pembangunan yang sudah mencapai 36,3%.
Dia juga mengatakan pembangunan ini, merupakan program multiyears selama 4 tahun dan harus selesai pada 08 Februari 2022 tahun depan.
“Adapun anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ini, dari program Multiyears sebesar 15 Milyar Rupiah,” ungkap Kadis PU. 

Dia menambahkan, selama proses pembangunan, pihaknya selalu berkoordinasi, untuk mendapatkan petunjuk dan arahan dari Bupati.
Sementara itu, Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah berpesan pada semua unsur yang terlibat dalam proses pembangunan, agar bekerja secara hati-hati dan harus sesuai administratif yang sudah ditetapkan.

“Terlebih proyek yang dikerjakan ini adalah fasilitas ibadah bagi umat muslim yang akan digunakan masyarakat Barito Utara secara menyeluruh,” tegas Bupati.

Nadalsyah juga menyampikan, proses pengerjaannya harus sesuai dengan RAB.
“Melalui proyek Multiyears ini, kiranya masyarakat Barito Utara, diharapkan mendukung proses kelancaran pengerjaan pembangunan mesjid ini, agar dapat digunakan untuk ibadah umat muslim bersama,”harap Bupati. (SS)

Wabup Bondowoso Resmikan Jembatan Ikon Bondowoso

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmad SE.M.Si. meresmikan jembatan Pantekosta yang terletak di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, Senin (11/1/2021).

Jembatan ini merupakan salah satu ikon distinasi Bondowoso. Selain itu merupakan salah satu akses ekonomi bagi warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya pembangunan jembatan tersebut diharapkan meningkatkan ekonomi kerakyatan. Karena tidak hanya sebatas jalan biasa, jembatan tersebut juga terdapat destinasi wisata memancing.

“Harapan kita, jembatan ini merupakan akses untuk melancarkan ekonomi kerakyatan,” tutur Wabup.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat juga mengatakan, pembangunan jembatan itu sudah direncanakan sebelum adanya pandemi Covid-19. Renovasi jembatan itu menjadi prioritas karena sudah mulai bergetar.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga akan mendorong untuk pemberdayaan masyarakat setempat, terutama peningkatan perekonomian warga.

Sementara itu, warga Pedukuhan Tarbiya, Pendeta R Yvonne Killala mengaku sangat bersyukur dengan dibangunnya jembatan tersebut.

“Memang sebelum dibangun jembatan ini rusak berat. Hampir terjadi korban. Jembatan sebelumnya sudah sekitar 39 tahun,” jelasnya.

“Jemabatan yang dibangun tersebut sangat bermanfaat bagi warga di sekitar Pantekosta. Karena banyak warga sini yang aktifitasnya di pasar untuk berjualan,” imbuhnya.

Dalam acara peresmian secara simbolis oleh wakil Bupati, berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan protokol kesehatan. (Ari/Dar)

Antisipasi Kejahatan Malam Hari, Sat Sabhara Polres Lumajang Laksanakan Patroli Malam

0

LUMAJANG – Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam upaya mencegah aksi tindak kejahatan di malam hari, Personil Sat Sabhara Polres Lumajang melaksanakan kegiatan patroli malam hari, Minggu (10/01/2021) pukul 22.00 WIB.

Kegiatan Patroli malam tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dengan menelusuri daerah yang di anggap rawan terjadinya tindakan kriminal.

Pada kegiatan tersebut petugas patroli juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat tentang keamanan lingkungan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan lingkungan. Laporkan setiap kejadian yang menonjol kepada pihak yang berwajib,” ujarnya. (tim)

Kapolres Lumajang Bagikan Sembako dan Masker Saat Kunjungan Kerja ke Polsek

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polsek Senduro, Minggu (10/1/2021), setelah Polsek Kota pada hari Jum’at dan Poksek Candipuro di hari Sabtu.

Kunjungan Kapolres dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kemananan di wilayah hukum Polres Lumajang,

Kapolres didampingi kabagops, kasatsabhara, kasatlantas, kanitpidek satreskrim, diterima langsung Kapolsek Senduro Iptu Joko Wintoro.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan kegiatan yang dilakukan ini guna mengenali seluruh wilayah hukum Polres Lumajang

“Kunjungan ini agar kami lebih mengenal dan memahami seluruh wilayah hukum Polres Lumajang, sekalian bersilaturahmi dengan anggota polsek jajaran serta masyarakat di wilayah Senduro,” ujar kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres bersama tim juga melakukan kegiatan bantuan sosial dengan memberikan sembako dan masker.

Pemberian bansos ini diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Argosari untuk didistribusikan kepada masyarakat.

antuan sosial untuk masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Bantuan sosial berupa sembako dan masker tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19.

“Hanya sedikit sembako untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Eka Yekti.

“Ini juga kita bagikan masker agar masyarakat senantiasa disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta terhindar dari Covid-19, semoga bermanfaat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Eka mengingatkan aparat kepolisian hendaknya bisa merangkul semua elemen masyarakat.

“Silahkan berkoordinasi dengan anggota satgas keamanan desa di wilayahnya masing-masing. Laksanakan tugas menjaga harkamtibmas tetap aman dan kondusif,” imbaunya.

Terkait dengan rencana giat vaksinasi serentak, agar petugas melaksanakan pengamanan dengan maksimal dan berkoordinasi dengan koramil setempat serta anggota satgas keamanan desa.

“Koordinasikan dengan kepala puskesmas masing-masing dan ada progres dalam rencana giat vaksinasi ini,” pungkasnya. (bam)

Rotan Sintetis Jadi Produk Furniture Lokal Kreasi Warga Desa Tempeh

LUMAJANG – Anyaman merupakan salah satu teknik yang kerap dipakai dalam pembuatan beragam produk kerajinan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Wahyudi pemilik “Dfanda Rotan”, dituntut untuk terus mengembangkan usaha produk kerajinan anyaman rotan sintetis yang digeluti sejak Tahun 2015 hingga saat ini.

Di rumah produksi yang berlokasi di Jalan Kapten Jama’ari Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, memproduksi berbagai macam kerajinan anyaman rotan sintetis yang diolah sedemikian rupa untuk menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.

“Saya mulai merintis usaha ini pada Tahun 2015 berdasarkan pengalaman 15 tahun berada di Bali. Jadi, saya mengembangkan usaha di daerah sendiri ini sudah berlangsung selama 5 tahun. Alhamdulillah, sambutan masyarakat bagus sekali,” Ujar Wahyudi saat ditemui, Kamis (7/1/2021).

Pembuatan furniture yang dilakukan oleh “Dfanda Rotan” tetap mengandalkan metode handmade dalam proses menganyam. Wahyudi menilai cara itu bisa menghasilkan produk furniture yang lebih rapi dan kuat. Sementara untuk daya tahan rotan sintetis itu sendiri jauh lebih lama dari rotan alami, sehingga pemakaian di ruangan terbuka sekalipun bisa tahan cuaca ekstrem sampai lebih dari 5 tahun.

Berbagai produk kerajinan rotan sintetis yang dihasilkan, mulai dari kursi, meja, vas bunga, kursi terapung dan masih banyak furniture lainnya. Pangsa pasarnya luas, karena bukan hanya di lokalan saja, namun bergantung pada pemesan. Bahkan ada pemesan dari luar daerah, seperti Bali, Tanggerang, Kepulauan Seribu, Kalimantan dan Papua.

Ia menambahkan, industri rumah tangga yang digelutinya menyerap tenaga kerja anak-anak muda dari daerahnya sendiri. Hal itu dilakukan, karena dirinya berkeinginan agar bisa meningkatkan potensi anak-anak muda, sehingga harapannya dapat membantu perekonomian warga sekitar.

“Saya ingin meningkatkan potensi anak-anak muda di sini, di samping menyerap tenaga kerja juga dapat membantu secara ekonomi bagi warga. Di sini (tempat produksi -red) memiliki karyawan ada 10 orang, di antaranya 2 orang bagian membuat kerangka, 7 orang bagian menganyam, dan 1 orang bagian finishing,” ungkapnya.

“Buat anak muda janganlah menyerah, teruslah berinovasi untuk memajukan UMKM di Kabupaten Lumajang,” pesan Wahyudi.

Sementara itu, beberapa pekerja yang ada di “Dfanda Rotan” menjelaskan bahwa dalam proses menganyam dalam satu hari mampu menyelesaikan 1 atau 2 produk. Nantinya upah yang diterima itu dihitung perhari dengan jumlah Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000, tergantung kerumitan dan ukuran anyaman yang dihasilkan. (hum/red)

Beragam Kegiatan di Sektor Pertanian Padang Panjang Bakal Laksanakan

0

PADANG PANJANG – Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) akan mengimplementasikan program kegiatan Kementerian Pertanian tahun 2021, sesuai dengan petunjuk pelaksana (juklak) dan teknis pelaksana (juknis) yang disosialisasikan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021.

“Ada beberapa program kegiatan yang dibahas dalam rakernas kali ini. Kebetulan ada beberapa yang menyangkut dengan DPP Kota Padang Panjang. Seperti, program dari Dirjen Sarana Prasarana, Dirjen Pertanian, Dirjen Holtikultura serta Dirjen Peternakan,” ungkap Kepala DPP, Ade Nefrita Anas, SP di sela-sela mengikuti vidcon Rakernas di Balaikota, Senin.

Lebih lanjut, Ade menjelaskan pada Dirjen Sarana dan Prasarana tahun ini, ada program rehabilitasi irigasi, perbaikan jaringan irigasi dan pengawasan pupuk dan pestisida.

Kemudian pada Dirjen Holtikultura, ada sosialisasi program tentang pengembangan tanaman hias. Lalu Dirjen Pertanian ada program pengembangan sapi perah.

“Jadi Rakernas ini menjelaskan juklak dan juknis bagi kita sebagai acuan dalam menjalankan program Kementerian di Kota Padang Panjang. Kami akan mengimplementasikannya sesuai dengan hasil dari Rakernas ini,” katanya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembukaan Rakernas di Istana Negara, menekankan agar pembangunan pertanian dilakukan secara lebih serius dan detail.

“Pengelolaan yang berkaitan dengan pangan itu betul-betul harus serius. Pembangunan pertanian harus betul-betul kita seriusi secara detail,” ujarnya.

Dalam kondisi pandemi saat ini, imbuhnya, sektor pertanian menempati posisi yang semakin sentral. Oleh sebab itu, presiden menggarisbawahi pentingnya pembangunan pertanian pada komoditi pertanian yang saat ini masih diimpor.

Di hadapan peserta Rakernas, presiden pun meminta agar didisain skema pembangunan pertanian untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Yang tadi saya sampaikan, barang-barang ini harus diselesaikan. Urusan bawang putih, urusan gula, urusan jagung, urusan kedelai, dan komoditas yang lain yang masih impor, tolong ini menjadi catatan dan segera dicarikan desain yang baik agar bisa kita selesaikan,” katanya.

Turut mengikuti jalannya vidcon Rakernas, Wakil Walikota, Drs. Asrul, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Iriansyah Tanjuang, SE, M.Si. (*) Sumber : Antara

KPK dan OJK Tanggapi Pengaduan Ormas Bidik

LUMAJANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Kemasyarakatan Barisan Indonesia Pemantau & Pengawas Tindak Pidana Korupsi (Ormas Bidik) pada September lalu mengirimkan surat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Hibah ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Proyek Penunjukan Langsung (PL) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kasus Standart Operating Procedure Bank Jatim ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Semua surat pengaduan tersebut dikabarkan telah mendapat tanggapan dari lembaga terkait.

Dalam isi surat yang diterima redaksi Gempurnews dijelaskan bahwa surat dari Ormas Bidik telah ditanggapi dengan diturunkannya tim dari OJK ke Lumajang. Karena itu, MPC Pemuda Pancasila Lumajang harus mengembalikan dana hibah sebesar 175 juta.

“Itu berarti selama ini ormas Bidik telah bekerja sesuai prosedur sesuai dengan fungsi ormas,” jelas pengurus ormas Bidik melalui Whatsapp.

Dalam pesannya juga, ormas Bidik menyampaikan “Tidak ada kata kompromi atau 86 pada setiap kasus yang kita laporkan meskipun diluar ada suara suara meremehkan kita sebagai orang BIDIK, apa bisa BIDIK melakukan tupoksinya di Lumajang. Untuk itu mari rekan rekan Pengurus DPC BIDIK Lumajang untuk lebih solid dan bersinergi agar kita bisa membidik kasus kasus yang lain,” demikian isi pesan yang redaksi gempurnews. (duk)

Sosialisasikan Prokes, Satlantas Polresta Pasuruan Bagikan Masker

KOTA PASURUAN – Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, Satlantas Polresta Pasuruan menggelar kegiatan simpatik berupa pembagian masker sekaligus himbauan terkait Protokol kesehatan disaat Pandemi Covid 19.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Yudiyono, S.H menjelaskan Satlantas Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Simpatik berupa membagikan masker sekaligus sosialisasi / himbauan terkait Protokol Kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Yudiyono juga menambahkan, kegiatan yang dilakukan pada Senin (11/1/2021) di Simpang 3 PDAM Jl. Panglima Sudirman Kota Pasuruan sebagai implementasi Inpres No 6 tahun 2020.

“Pembagian masker dilakukan pada pengguna jalan yang melintas dan kedapatan tidak memakai masker di sepanjang Jl. Panglima Sudirman Kota Pasuruan,” terang Yudiyono.

Selain membagi masker, jajaran Satlantas Polresta Pasuruan juga mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes), khususnya pentingnya memakai masker kepada pengguna jalan.

Menutup keterangannya, Kasatlantas juga memberitahukan bahwa kegiatan ini juga dilaporkan ke Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Pasuruan Kota dengan tembusan pada Wadirlantas Polda Jatim, PJU Ditlantas Polda Jatim, dan Wakapolres Pasuruan Kota. (qomar/tofa)

Tanah Longsor di Sumedang, Selain Danramil, Pejabat BPBD Juga Tewas saat Tinjau Lokasi

0

SUMEDANG – Sebanyak 11 warga di Desa Cihanjuang, Sumedang, Jawa Barat, tewas dalam bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu malam, 9 Januari 2021. Danramil Kecamatan Cimanggung Kapt Inf Setio Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang turut menjadi korban.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang pada 10 Januari 2021 dini hari mencatat ada 18 korban luka dan 11 orang meninggal.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, mengatakan bahwa longsor terjadi dua kali.

“Longsoran pertama dipicu curah hujan tinggi dan kondisi tanah tidak stabil. Longsor susulan terjadi pada saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama,” ujar Raditya melalui keterangan tertulis pada Ahad, 10 Januari 2020.

Di antara korban itu adalah Danramil Kecamatan Cimanggung dan pejabat BPBD setempat.

Saat itu mereka berada di lokasi untuk merespons longsoran pertama. Sementara ini, berdasarkan informasi dari BPBD, diperkirakan banyak orang masih tertimbun longsoran susulan.

Hingga tadi malam, tim gabungan masih melakukan proses pencarian dengan menekankan keamanan dan keselamatan tim.

Saat ini, kebutuhan mendesak yaitu alat berat untuk memindahkan material longsoran. (red).