Home Blog Page 1895

Polisi Sebut Pengikut MRS Todongkan Senpi dan Sajam ke Anggota

0

JAKARTA – Polda Metro Jaya rencananya akan memeriksa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) hari ini, setelah panggilan kedua dilayangkan pekan lalu.

Merespons rencana pemeriksaanMRS, sebelumnya beredar di media sosial bahwa pengikut MRS akan datang dalam jumlah besar, untuk mengawal proses pemeriksaan MRS di Polda Metro Jaya.

Tak tinggal diam, polisi pun melakukan penyelidikan terhadap identitas penyebar pesan kepada pengikut MRS itu.

Tak dinyana, anggota Polda Metro Jaya mendapat serangan dalam proses penyidikan, yaitu penodongan senjata api (senpi) dan senjaya tajam (sajam) oleh pengikut MRS di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dini hari tadi.

“Ya benar. Anggota yang menjadi korban akan membuat laporan polisi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono soal penyerangan terhadap polisi oleh pengikut MRS, dalam siaran pers pada Senin, 7 Desember 2020.

Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan kronologi kejadian sesuai dengan yang diterangkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, yakni peristiwa penyerangan terjadi pukul 00.30 WIB di KM 50 Tol Japek.

Saat mobil anggota Polda Metro Jaya tengah mengkuti kendaraan pengikut MRS, tiba-tiba mobil anggota Polda Metro Jaya dipepet dan disetop dua kendaraan pengikut MRS.

Saat inilah terjadi penodongan senpi dan sajam berupa samurai dan celurit ke arah anggota oleh pengikut MRS.

Petugas yang merasa keselamatan jiwanya terancam langsung mengambil tindakan tegas terukur. 6 Orang pengikut MRS meninggal dunia, sementara 4 lainnya melarikan diri.

Dalam kasus ini petugas mengalami kerugian materil berupa rusaknya kendaraan yang ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan senpi pelaku di TKP.

Dengan adanya kejadian ini, Kapolda Metro Jaya berpesan kepada MRS untuk mematuhi hukum yang berlaku, dalam hal ini memenuhi panggilan penyidik dalam rangka penyidikan.

Kapolda Metro Jaya memegaskan petugas akan mengambil langkah sesuai KUHAP bila MRS tak mengindahkan panggilan kedua.

Kapolda juga berpesan kepada HRS dan pengikutnya untuk tak menghalang-halangi proses penyidikan, karena perbuatan tersebut juga ada ancaman pidananya.

Terkait kaburnya 4 pengikut MRS yang turut menyerang anggota Polda Metro Jaya dini hari tadi, Kadiv Humas Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo akan membantu pengejaran 4 orang tersebut.

“Kabareskrim menyampaikan bahwa Bareskrim akan memback up Polda Metro Jaya, mencari 4 pelaku lainnya yang melarikan diri sampai ketemu,” tandas Irjen Pol Argo Yuwono. (Humas Polri)

Mengapa Kita Diperintahkan Untuk Banyak Berdzikir

Oleh: DR. KH. Kharisudin Aqib, M.Ag.

Allah SWT, telah berfirman dalam Al Qur’an, surat Al Ahzab, ayat 41, yang artinya;
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikir-lah kalian kepada Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya”.

Pemilik akhlak mulia yang sesungguhnya adalah Allah SWT, sebagai Al kholiq( yang maha pencipta), sedangkan manusia adalah inti ciptaan-Nya yang secara potensial paling mirip dengan-Nya.

Maka dengan banyak menyebut dan mengingat asma diri dan karunia-Nya, akan terjadi proses kedekatan, pendekatan dan cinta antara sang kholiq dengan makhluk-Nya.

Maka selanjutnya akan terjadi proses penularan, duplikasi dan tranferensi karakter dari yang dicintai (Allah), kepada yang mencintainya, yakni orang yang selalu berdzikir (Ad dzaakir).

Sehingga terbentuklah akhlak Rabbani pada diri Ad-dzakir.

Dengan akhlak inilah, seseorang akan menjadi bahagia yang hakiki dan abadi, serta menjadikan orang lain juga bahagia.

Hal itu terjadi karena manusia diciptakan oleh Allah, memiliki potensi dan karakter yang mirip dengan yang dimiliki Allah sendiri, misalnya ( Ar Rahman dan Al Rohim).

Tabi’at manusia juga mirip dengan sifat wajib Allah.
Karakter manusia mirip dengan asma’ dan sifat- sifat Allah.

Maka dengan banyak mengingat dan menyebut asma’ Allah, akan terjadi rekonstruksi sifat dan karakter ke- Allah-an, dalam diri seorang Ad-dzaakir.

Maka dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya “MBALUNG SUMSUM”, jadilah dia manusia cerminan Allah SWT (Tajallatullah), atau ‘Abdulloh, yang sempurna (insan kamil).

Penulis: Pengasuh Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab.

The Propetic Entrepreneur Education.

KELUTAN- NGANJUK- JATIM.

Anda juga bisa mengikuti kajian secara online, tentang Tarekat dan Filosofi ajaran ajarannya, bersama DR.KH Kharisudin Aqib, M.Ag, pengurus Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahli Thariqoh An-Nahdliyah (JATMAN), Jawa Timur, tiap hari Ahad, pukul 18.30- 19.30 WIB.

LINK Google Meet: https//meet.google.com/pes-eauxq-dab

Kasus Penyebaran Korona di Jatim, Melonjak di Wilayah Pinggiran

SURABAYA – Kasus penyebaran Covid-19 di Jawa Timur mulanya hanya berpusat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Belakangan kasus covid 19 malah melonjak di wilayah pinggiran .

Merujuk data Provinsi Jawa Timur per Jumat, 4 Desember 2020, kasus corona di Jawa Timur bertambah 564 kasus sehingga kumulatif 63.901 kasus.

Sedangkan sembuh bertambah 338 orang sehingga kumulatif 55.942 orang. Pasien yang dirawat sebanyak 3.433 orang dan meninggal bertambah 33 orang sehingga kumulatif 4.526 orang.

Bila dirinci berdasarkan kabupaten/kota, Kabupaten Jember mengalami pertambahan 89 orang, Kota Batu 63 orang, Kabupaten Banyuwangi 49 orang, Kabupaten Ponorogo 49 orang, Kabupaten Situbondo 35 orang, Kota Surabaya 31 orang, Kabupaten Lumajang 30 orang.

Merespon pertambahan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19, informaainya, Pemerintah mendirikan RS Lapangan Ijen Boelevard berkapasitas 306 tempat tidur. Sedianya sebanyak 10 bed akan digunakan untuk perawatan ICU. (birosurabaya)

Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Surabaya Terendam Banjir

SURABAYA – Hujan deras terjadi sejak siang hingga sore, mengakibatkan sejumlah rumah di Kota Surabaya terendam banjir, Sabtu (5/12/2020).

Shaka, warga Medayu Utara, Rungkut mengatakan jalanan tergenang air.

“Saya melihat banyak jalanan tergenang air. Kendaraan motor roda dua banyak yang mogok,” ujar Shaka..

Sejumlah warga melakukan kerja bakti membersihkan saluran air yang tersangkut sampah. Ada pula warga menguras air yang masuk ke dalam rumah mereka.

” Air terus menggenang,” keluhnya.

Senada dengan Shaka, Murom, warga Rungkut lainnya juga mengatakan banyak rumah warga kemasukan air.

“Banyak warga panik karena air masuk ke rumahnya,” kata Murom.

“Hujan cukup deras sekali hari ini. Biasanya air tidak sampai masuk rumah,” ujarnya.

Hujan deras merata di semua wilayah Kota Surabaya. Akibatnya, banyak wilayah yang terendam banjir.

Sebelumnya, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Teguh Tri Susanto mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir di sebagian wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur selama tiga hari pada 3-5 Desember 2020, dikutip dari Antara.

“Kami minta masyarakat untuk lebih waspada terkait dengan prediksi tersebut,” kata Teguh.

Untuk diketahui, suhu udara di wilayah Kota Surabaya pada Sabtu ini berkisar 25-26 derajat Celcius, kelembaban udara 90 persen dan kecepatan 10 kilometer per jam. (birosurabaya).

Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat Sepekan Terakhir

LUMAJANG – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat sejak sepekan terakhir dengan mengeluarkan awan panas, meskipun lava pijar yang keluar tidak sebanyak sebelumnya.

Intensitas guguran lava pijar dengan status level II atau waspada, awan panas terlihat dari kawasan Kecamatan Pronojiwo, Lumajang pada Kamis (5/3/2020).

Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan, jarak luncuran lava pijar sekitar 500 hingga 750 meter. Ia menyebutkan, lava pijar itu terlihat pada Jumat dini hari.

“Ada lava pijar, cuma luncurannya tidak seperti yang awal. Hanya kurang lebih 500 sampai 750 meter. Malam, di atas jam 12 laporannya,” kata Kabid BPBD Lumajang, Jum’at (4/12/2020).

Meskipun saat ini, kondisi di dalam radius 11 kilometer dari kawah Gunung Semeru sedang hujan, namun tidak ada lagi hujan abu akibat letusan gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu.

Warga diminta mewaspadai potensi aliran lahar dingin yang terjadi ketika hujan lebat.

“Potensi lahar dingin masih ada. Makanya kita siagakan angkutan di sepanjang bantaran sungai untuk sosialisasi dan penghalang apabila ada warga yang mendekati sungai,” katanya. (bam)

Cerita di Balik Mor&Mor dengan Spektakelornya yang Dahsyat

0

CIMAHI – Malam penganugerahan Cimahi Small Business Innovation (CSBI) Awards 2020 yang digelar dengan protokol kesehatan di Cimahi Technopark pada hari Sabtu (05/12) masih terasa hangat dan menyisakan banyak cerita.
Sebuah ajang kompetisi inovasi dan kolaborasi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dengan nominal hadiah yang sangat besar untuk level daerah nampaknya baru ada di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Lebih dari 90 kelompok UMK berpartisipasi dalam ajang ini. Di luar dugaan, Mor&Mor yang awalnya kurang diperhitungkan menjadi tim “rookie” yang mengejutkan banyak orang. Dengan membawa konsep inovasi pemanfaatan tanaman kelor sebagai “added value” dari setiap inovasi produk yang dikembangkan, Mor&Mor berhasil masuk dalam jajaran kelompok Juara I. Tidak heran jika orang bertanya-tanya dari mana datangnya Mor&Mor?
Adalah Susilowati, dosen ilmu gizi di Program Studi Kesehatan Masyarakat (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Cimahi yang sejak dua tahun lalu tertarik mempelajari tanaman kelor. Ketika ada kesempatan pengajuan proposal pengabdian masyarakat, Susi merancang kebun percontohan kelor di lahan tidur di sekitar kampus.
Awalnya, praktis tidak ada yang menaruh perhatian pada apa yang Susi lakukan. Melakukan pembibitan, menanam, memetik daun kelor, dan mengeringkannya menjadi teh hijau dilakukannya sendiri. Hingga pada suatu hari Ketua Stikes A. Yani Cimahi ini meminta Susi untuk menyiapkan goodybag berisi produk-produk olahan kelor.
Sejak saat itu beberapa temannya mulai memesan teh hijau daun kelor, kukis kelor, brownies kelor, puding kelor, dan produk olahan kelor lainnya.
Lebih lanjut, Susi pun mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Wali Kota dan Ketua TP-PKK Kota Cimahi untuk memaparkan tentang pemanfaatan kelor yang sangat mungkin dikembangkan menjadi inovasi daerah. Wacana “Si Kempot Glamor” atau Inovasi Kelor dari Demplot (Kebun) ke Dalam Pot dan Gerakan Per Kelurahan Mengomsumsi Olahan Kelor pun disambut baik.
Untuk budi daya kelor dalam skala besar, muncul tawaran untuk memusatkan budi daya kelor sistem tumpang sari dengan pohon trembesi yang sudah lebih awal ditanam di lahan Hutan Kota KEHATI di Dusun Cimenteng, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara.
Sejak saat itu, Susi berpikir bahwa dirinya tidak mungkin lagi sendirian mengelola kebun kelor hingga pengolahan pascapanen.
Akhirnya ia diskusikan hal tersebut dengan suaminya, Kuspriyanto, atau Iyan, yang merupakan panggilan akrab aktivis pemberdayaan masyarakat Sipil Institute ini. Setelah berdiskusi, akhirnya dia membawa wacana ini ke beberapa temannya para pelaku UMK di Kota Cimahi. Kebetulan pada saat itu mulai dilakukan sosialisasi kompetisi CSBI. Iyan dan 15 orang teman pelaku UMK pun bergabung dalam sebuah kelompok yang diberi nama “Mor&Mor”.
Sejak saat itu, wacana pemanfaatan kelor dan “Mor&Mor” semakin berkembang. Dukungan pun datang dari sejumlah pihak, di antaranya LP2M Universitas Widyatama dan Black Bamboo Community.
Secara paralel, Susi pun membawa inovasi pemanfaatan tanaman kelor Mor&Mor dalam Lomba Inovasi Pertemuan Ilmiah Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PIN-LITAMAS) II dan berhasil menjadi juara untuk kategori keilmuan kesehatan masyarakat.
Seperti tagline-nya “More Moringa and More to Come”, akan banyak kejutan selanjutnya dari Mor&Mor. Dengan menyebut timnya sebagai “Pelakor” atau Pelaku Usaha Kelor, Mor&Mor sudah merencanakan banyak program dan kegiatan pemberdayaan ekonomi di tahun 2021 menuju usaha mikro dan kecil naik kelas. (EDISON)

Peradi Peduli Sumbangkan Bantuan Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak erupsi Gunung Semeru, sejumlah advokat yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Lumajang, tergerak untuk membantu meringankan beban mereka.

Ketua DPC Peradi Kabupaten Lumajang, Abdul Rochim saat dikonfirmasi media ini mengungkapkan keprihatinannya melihat kenyataan yang dihadapi warga terdampak.

“Kegiatan ini merupakan aksi sosial advokat yang ada di Kabupaten Lumajang, untuk meringankan beban mereka,” kata Rochim, Minggu (5/12/2020).

Setidaknya Peradi memberikan bantuan paket nasi bungkus, paket indomi dan aqua gelas, dibagikan warga terdampak erupsi bencana alam di daerah terdampak. Paket bantuan tersebut di berikan di posko Sumberwuluh dan diterima oleh posko Muhammadiyah.

“Ini hasil dari iuran setiap anggota Peradi sebagai wujud keprihatinan kami terhadap warga di sekitar aliran lahar Semeru,” terangnya.

Lebih lanjut Rochim mengatakan, selain memberikan bantuan pihaknya juga berharap agar apa yang disumbangkan itu memiliki nilai manfaat bagi warga terdampak.

Ketua Peradi Lumajang juga menyampaikan, selain memberikan bantuan, pihaknya juga tidak lupa untuk mengingatkan agar warga di sekitar aliran lahar Semeru lebih waspada.

“Kami berharap bantuan dari Peradi Peduli ini bisa dimanfaatkan dengan baik, dan mari kita berdoa bersama-sama semoga bencana alam ini dapat berhenti, sehingga kehidupan warga bisa kembali normal,” pungkasnya. (mis)

MENGAPA KITA DIPERINTAHKAN UNTUK BANYAK MEMBACA ALQUR’AN

Oleh: DR. KH KHARISUDIN AQIB, M.Ag

Alqur’an dan manusia sama sama cerminan Allah, atau ayat ayat Allah.

Potensi dan karakteristik manusia, secara potensial sama dengan isi dan kandungan Al-Qur’an.

Ada manusia yang baik, ada yang buruk, ada yang tengah-tengah, yang didalam Al- Qur’an disebut Sholeh, Fajir dan Fasik.

Sedangkan profil terhadap dakwah Nabi Muhammad SAW, ada yang mukmin atau yakin dan percaya, ada yang kafir atau ingkar, dan ada juga yang pura-pura percaya atau munafik.

Bahkan karakteristik personal manusia, juga tergambarkan dalam setiap huruf dalam Al-Qur’an.

Sehingga pengulangan-pengulangan terhadap ayat- ayat suci Al-Qur’an sangat bermanfaat untuk menyelaraskan struktur psikologis antara diri pembaca dengan nilai kemukjizatan psikologis Al-Qur’an.

Sehingga terbentuk akhlak Qur’ani yang indah dalam dirinya, khususnya jika pengulangan- pengulangan itu sudah “MBALUNG SUMSUM” atau mendarah daging.

Penulis: Pengasuh Pesantren terpadu DARU ULIL ALBAB.
The Prophetic Entrepreniur Education. (KELUTAN- NGANJUK- JATIM)

Ungkap Kasus Tindak Pidana Kesehatan, Unit Satresnarkoba Polres Lumajang Amankan BB

LUMAJANG – Laki laki berinisial AL (20) ini harus berurusan dengan aparat kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana melawan hukum dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa memiliki ijin edar.

AL ditangkap aparat Kepolisian Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang, Sabtu (5/12/2020) sore pukul 15.00 WIB, saat berada di Dusun Grojogan Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang.

Ditemukan pil warna kuning logo ‘DMP’ sebanyak 265 butir dan pil warna putih logo ‘Y’ sebanyak 664 butir, yang siap diedarkan kepada orang lain tanpa keahlian dan kewenangan.

Selanjutnya yang bersangkutan beserta barang bukti langsung dibawa ke Unit Satresnarkoba Polres Lumajang guna proses hukum lebih lanjut.

Informasi didapat, laki laki yang dalam keseharian bekerja sebagai kuli pabrik ini, ternyata masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 1. (duk/bam)

Besarnya Anggaran Kemegahan Gebyar Malam Penganugrahan CSBI Dipertanyakan

0

KOTA CIMAHI – Penyelenggaran CSBI 2020 Kota Cimahi yang diselenggarakan pada Sabtu (5/12/2020) berlangsung sangat megah dan meriah. Ini menjadi moment bersejarah bagi UMKM dan dinas yang menyelenggarakannya.
Dengan hadiah yang fantastis, sudah tentu akan sangat membantu para peserta dalam mengembangkan usahanya ditengah masa Pandemi Covid 19 ini.

“Saya justru menilai, hadiah total 2,5 M itu masih dirasa kurang besar, dan sebenarnya Dinas Dagkoperin Kota Cimahi bisa menganggarkan lebih besar 2 kali lipat dari anggaran hadiah yang ada.
Hanya sayang, bila membandingkan dengan total anggaran yang digelontorkan untuk setiap rangkaian CSBI 2020 ini, patut diduga anggaran terkuras oleh proses dan tahapan penyelenggaraan kegiatan dan seremonial yang tidak begitu penting dan kurang memiliki manfaat bagi masyarakat.” terang Koordinator Umum LSM Kompas,Fajar Budhi Wibowo Kepada Wartawan Gempur News Melalui WA pada Minggu (6/12/2020).
“Saya mengamati, pembinaan yang dilakukan sampai akhir proses pendampingan para umkm, semisal sampai mendapatkan sertifikasi halal dan sebagainya sudah sangat baik.
Namun saya ingatkan, pos anggaran yang besar itu jangan sampai dijadikan peluang atau kesempatan untuk mengurasnya habis, apalagi motivasinya demi menghindari besaran SILPA saja.
Apalagi disana ada sokongan dari sponsor yang terpampang logonya. Kita sedang telisik sejauh mana peran sponsor dalam kegiatan itu.
Jangan sampai didepan, ada temuan-temuan yang mencuat tentang adanya dugaan tumpang tindih angaran apalagi sampai menimbulkan adanya dugaan dijadikan ajang bancakan para oknum dipemerintahan.
Untuk itu, saat ini kami sedang mengkaji, mendalami dan menganalisis temuan dan data yang ada.
Sampai kami dapat menyimpulkan sejauh mana nilai kewajaran, ketepatgunaan dan transparansi penggunaan anggaran serta kemungkinan adanya kebocoran alokasi dana pada kegiatan tersebut, sembari kami terus mengumpulkan bahan keterangan yang ada.” Pungkas Fajar menutup penjelasannya.
Disisi lain banyak ditemukan mekanisme penilaian dan pengelompokan klaster penilaian oleh pihak panitia yang mengakibatkan adanya protes dari beberapa Peserta. Wartawan Gempur News mendapat informasi bahwa tim Event Organizer pun dibuat bingung, ini menunjukan ketidaksiapan Dinas Dagkoperin dalam melaksanakan gelaran, yang kabarnya nilai kegiatan mencapai 7,8 Milyar.
“Sungguh sangat disayangkan jika kegiatan yang dilaksanakan terkesan hanya untuk sekedar menggugurkan kewajiban,” ungkap sumber yang enggan namanya disebutkan. (Edison)