Home Blog Page 1915

Kapolda Jawa Timur Didemo Sekelompok Massa Saat Kunjungan ke Pamekasan

PAMEKASAN – Sekelompok masyarakat menggelar aksi demonstrasi di Jalan Kabupaten, tepatnya di simpang 3 depan SMKN 3 Pamekasan, Rabu (21/10/2020).

Massa menyambut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol M. Fadil Imran yang hendak pulang ke Mapolda mengggunakan transportasi udara dari SMAN 3 Jalan Pintu Gerbang usai menggelar silaturrahmi dengan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Pamekasan.

Massa menyampaikan aspirasi terkait kasus ujaran kebencian yang dilakukan akun Facebook Muhammad Izzul terhadap Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufiq Hasyim.

Mereka menilai kasus itu telah melukai warga NU, namun sampai sekarang kasus ujaran kebencian yang dilakukan akun Facebook tersebut dianggap tidak jelas.

“Sampai hari ini orang yang telah melakukan penghinaan terhadap Ketua PCNU Pamekasan tetap dibiarkan berkeliaran di Kabupaten Pamekasan,” kata orator aksi, Taufiqurrahman Khafi dalam orasinya.

Menurutnya, pihak kepolisian terkesan membiarkan pemilik akun Facebook Muhammad Izzul, sebab kasus itu sudah sekitar 18 hari dilaporkan kepada pihak berwajib, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan meskipun sudah dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

“Padahal kami sudah melakukan beberapa upaya, diantaranya melaporkan akun Facebook Muhammad Izzul dan melakukan demonstrasi ke Polres Pamekasan untuk meminta pihak kepolisian memproses kasus tersebut,” tandasnya.

Pantauan media, beberapa saat setelah aksi demonstrasi tersebut dimulai, Kapolda Jawa Timur bersama rombongan melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju lapangan SMAN 3 Pamekasan sebelum akhirnya kembali ke Mapolda melalui jalur udara.

Saat rombongan Polda lewat, massa menyuarakan yel yel “tangkap, tangkap, tangkap, tangkap Muhammad Izzul sekarang juga,”. Setelah rombongan melewati lokasi, aksi demonstrasi membubarkan diri secara tertib dan menyampaikan terimakasih kepada Polisi dan TNI yang ada di lapangan telah memberikan kesempatan menyampaikan aspirasinya kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol M. Fadil Imran.

Sebagaimana diketahui, kasus ujaran kebencian yang dilakukan akun Facebook Muhammad Izzul sebelumnya dilaporkan ke Polres Pamekasan. Namun, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Akun Facebook Muhammad Izzul memposting berita yang dimuat NU Online yang berisi himbauan ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufiq Hasyim agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, dalam postingannya itu, Muhammad Izzul memberi caption “Memang Simpatisan PKI Sejak Dulu”.(tim)

Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Kenakan Baju Koko dan Sarung

SUMENEP – Hari Santri Nasional, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur diwajibkan mengenakan pakaian ala santri pada tanggal 22-23 Oktober 2020.

Hal itu dijelaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasyadi, Rabu (21/10/2020). Dikatakan, ASN wajib mengenakan baju muslim koko warna putih dan sarung. Untuk perempuan, mengenakan baju muslimah putih berkerudung putih.

Namun, ada pengecualian, kata dia, bagi ASN yang bersifat memiliki ciri khas dalam bertugas, tetap mengenakan seperti biasanya pada saat jam kerja aktif, hal ini sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional, masih kata dia.

“Pegawai BUMD, RSUD, Satpol PP, BPBD dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), itu termasuk pengecualian” jelasnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor: 065/1386/435.032.2/2020 yang mewajibkan ASN pakai baju muslim.(tim)

Penerapan Lockdown 7 Desa Dibuka Kembali

SUMENEP – Penerapan lockdown tujuh desa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuka sejak, Senin (21/9/2020), akibat lonjakan kasus Covid-19.

Lonjakan di daerah tersebut cukup tinggi, yakni mencapai 36 kasus, enam di antaranya meninggal, 21 sembuh (data tanggal 20 September 2020).

Tujuh desa itu antara lain Desa Saroka, Kebun Dadap Barat, Kebun Dadap Timur, Tanah Merah, Langsar, Tanjung, dan Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Sumenep. Namun kini sudah berakhir sejak Minggu (18/10/2020).

“Kendati sudah berakhir, tapi masyarakat harus tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). Rajin cuci tangan, menjaga jarak, serta disiplin menggunakan masker,” kata Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Selasa (20/10/2020).

Ferdiansyah bersukur karena progres dari penerapan lockdown kasus Covid-19 mulai melandai. “Alhamdulillah progresnya melandai, sudah orange ,” ujarnya.

Diketahui, pada peta sebaran Covid-19, per tanggal 18 Oktober 2020, kasus Covid-19 di Kecamatan Saronggi, Sumenep mencapai 52 kasus. Dari jumlah tersebut, 38 orang selesai menjalani isolasi. Dan delapan orang meninggal dunia.

Sementara dari pantauan di lokasi simpang tiga Jalan Raya Kecamatan Saronggi, Sumenep yang menjadi pintu masuk utama ke wilayah tujuh desa tersebut akses jalan sudah dibuka.

Sebelumnya, daerah tersebut dijaga ketat oleh petugas gabungan dan diberi palang bambu. Warga pendatang atau masyarakat luar daerah diminta putar balik oleh petugas jaga di Posko Siaga Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pembatasan Skala Kecamatan.(tim)

Bupati : Tinggalkan Kenangan, Jangan Sampah

LUMAJANG – Di sela kunjungannya di Wahana Siti Sundari, Minggu (25/10/2020), Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengingatkan kepada para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Ke Siti Sundari ini harus meninggalkan kenangan indah, jangan meninggalkan sampah,” ujarnya.

Di tengah Wanawisata Siti Sundari yang saat ini tengah menjadi salah satu primadona pilihan masyarakat yang sedang menikmati akhir pekan, masih saja ditemukan sampah yang dibuang oknum tidak pada tempatnya, padahal sudah ada tempat-tempat sampah di sekitar lokasi wisata.

Hal itu, tentu menjadi pemandangan yang kurang sedap dipandang dan mencemari lingkungan.

Selain itu, bupati yang akrab disapa Cak Thoriq tersebut juga menegur para pengunjung yang tidak mengenakan masker. Dirinya meminta agar para pengunjung tetap memperhatikan protokol kesehatan saat menikmati Wanawisata Siti Sundari. (red)

Anggota Ormas Balawangi Gerah Dengan Pemberitaan Sepihak Media Online Surya Nenggala

BANYUWANGI – Anggota Ormas Pembela Adat dan Budaya Banyuwangi (Balawangi) gerah. Mereka marah dengan adanya pemberitaan sepihak yang diunggah oleh media online Surya Nenggala Biro Banyuwangi, berjudul ‘Kabiro Surya Nenggala Banyuwangi Siap Laporkan Oknum Balawangi Terkait Penyalahgunaan Nama Medianya’.

Berita yang terbit pada Jumat, 23 Oktober 2020, tersebut dinilai telah mendiskreditkan nama baik lembaga Ormas Balawangi. Serta diduga berisi informasi bohong atau hoaks dan menjurus pada ujaran kebencian.

“Yang sangat kami sayangkan, pemberitaan tersebut diunggah dengan tidak berimbang. Atau tanpa melalui klarifikasi kepada Ketua Balawangi atau pengurus yang diberi kewenangan,” ucap Relly Putra Sanjaya, salah satu tim media Ormas Balawangi, Minggu (25/10/2020).

Dalam berita disebutkan bahwa Balawangi telah melakukan pencairan dana dengan mengatasnamakan media online Surya Nenggala. Dimana sumber dana disebut dari hasil kerjasama atau kesepakatan antara pihak eksternal PT Bumi Suksesindo (PT BSI) dengan Ormas Balawangi.

“Itu semua hoaks. Ormas Balawangi tidak pernah ada kesepakatan dengan pihak eksternal atau pun dengan manajemen PT BSI,” tegas Wakil Ketua Balawangi, Agus Setiawan.

Yang benar, lanjutnya, kerjasama yang terjalin adalah antara Balawangi dan sejumlah media. Termasuk media online Surya Nenggala biro Banyuwangi. Sesuai kesepakatan, Balawangi akan memberikan kontribusi untuk pemberitaan yang diterbitkan oleh media rekanan tersebut. Besaranya, menyesuaikan dengan jumlah pemberitaan terkait kiprah Balawangi yang diunggah.

Atas kejadian ini, sejumlah anggota Ormas Balawangi akan melakukan pengaduan ke Dewan Pers, selaku lembaga independen yang berfungsi untuk mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia.

“Andai nama – nama kami para anggota yang disebut – sebut, kami tidak akan mempermasalahkan. Karena teman – teman media adalah teman kami, sahabat kami. Tapi kali ini yang diserang adalah nama baik lembaga kami, Balawangi, itu yang tidak bisa kami terima,” tegas Agus.

Dikonfirmasi terpisah, Kabiro Surya Nenggala Banyuwangi, Siti Nurjanah, ketika dihubungi awak media menolak berkomentar. Dia mengaku akan bersedia berkomentar jika wawancara dilakukan dengan cara Video Call. Sedang saat melakukan proses wawancara, telepon selular milik wartawan sedang Low Bat.

“Saya mau Video Call aja mas, mohon maaf kalau gitu, saya lagi sibuk ini, nanti aja kalau gitu, saya maunya Video Call soalnya, ya wes mas,” kata Siti. (Aris)

Seorang Nenek, Ditemukan Meninggal Ditepi Jalan

PASURUAN –
Reskrim Polsek Bugulkidul bersama dengan Unit Identifikasi, mendatangi seorang perempuan yang meninggal dunia secara mendadak di jalan veteran, Kelurahan Pekuncen Kecamatan Panggungrejo (depan Makodim Pasuruan), sabtu 24/10/2020

Sunarti 60 th, perempuan asal desa Jatisari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, selama ini tinggal di rumah kontrakan di kelurahan Bugullor kota Pasuruan, diketahui meninggal mendadak akibat sebelumnya mempunya riwayat darah tinggi.

Berawal pada hari sabtu, tanggal 24 Oktober 2020 Pukul 06.00 Wib di jalan Veteran Kelurahan . Pekuncen Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan, saat saksi sedang berjalan melintas di depan Koperasi Kodim Pasuruan tepatnya di Trotoar jalan, melihat seorang perempuan yang tergeletak dengan posisi tengkurap.

Setelah itu Saksi mengecek kondisi korban dengan cara membalikkan badan dengan posisi terlentang, dan mengecek denyut nadinya selanjutnya diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Kepolisian Resort pasuruan

Personil reskrim dan kanit identivikasi meminta keterangan saksi, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit Soedarsono Purutrejo Pasuruan, juga memintakan VER korban serta melakukan koordinasi dg perangkat Kelurahan setempat, untuk segera
menghubungi pihak keluarga Korban.

Dalam olah tempat kejadian perkara, kondisi luar korban tidak didapatkan tanda-tanda kekerasan sesuai keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat darah tinggi, setelah
Keluarga korban keberatan dilakukan tindakan otopsi (dengan membuat surat pernyataan), korban dibawa pulang oleh keluarganya (arie/tofa)

BPBD Lumajang Gelar Apel Kesiapsiagaan Terpadu

LUMAJANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menggelar Apel Kesiapsiagaan Terpadu Penanggulangan Bencana Hydrometeorologi.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq sekaligus selaku pembina dalam kegiatan tersebut menerangkan, Kabupaten Lumajang memiliki letak geografis dan kontur tanah yang memiliki potensi terjadinya bencana.

Ia berharap agar ada sinergitas yang kuat antara semua relawan penanggulangan bencana alam dengan pihak BPBD Lumajang untuk kesiapsiagaan mengatasi bencana yang sewaktu-waktu akan terjadi.

“Tentu kesiapsiagaannya mulai dari kemungkinan adanya banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan rumah yang rusak, itu semua hari ini kita siapsiagakan, serta kesiapan dalam menghadapi bencana juga kita lihat kesiapan peralatannya,” terang bupati usai memimpin Apel Gelar kesiapsiagaan Terpadu, Penanggulangan Bencana Hydrometeorologi, yang bertempat di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang, Jumat (23/10/20).

Terkait fasilitas dan perlengkapan dalam mengatasi kebencanaan, bupati mengungkapkan bahwa pihak BPBD Kabupaten Lumajang beserta semua tim penanggulangan bencana sudah memiliki kelengkapan property yang memadai untuk mengantisipasi terjadinya bencana sejak dini.

“Kita pada posisi infrastruktur dan peralatan yang saya kira mempunyai kesiapan yang cukup dalam menghadapi bencana,” ungkap bupati.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengucapkan terimakasih terhadap pihak BPBD Kabupaten Lumajang utamanya kepada para relawan kebencanaan yang selalu siap dalam kesiapsiagaan mengantisipasi serta penanggulangan terjadinya bencana di Kabupaten Lumajang. (red)

Lumajang Raih Penghargaan Proklim Utama Tingkat Nasional

LUMAJANG – Dua Kelurahan dan Empat Desa di Kabupaten Lumajang mendapat penghargaan Program Gampong Iklim (Proklim) Utama Tahun 2020, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia.

“Hari ini, Kementerian LHK menerimakan penghargaan Proklim Tahun 2020 kepada para penerima yang dilakukan secara daring, dan Lumajang meraih penghargaan Proklim Utama Trofi dan Proklim Utama Sertifikat,” kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) saat memberikan arahan dalam acara Penerimaan Penghargaan Proklim Tahun 2020 secara daring, bertempat di Balai RW 005 Kelurahan Ditotrunan, Jumat (23/10/2020).

Bunda Indah juga mengatakan, bahwa untuk penghargaan Proklim Utama Trofi diraih oleh RW 005 Kelurahan Ditotrunan, dan penghargaan Proklim Utama Sertifikat diraih oleh Desa Jokarto, Keraton, Sumbermujur, Klakah yang diwakili oleh Dusun Tambak Boyo RW 011, dan Kelurahan Citrodiwangsan yang juga diwakili oleh RW 017.

“Ini adalah motivasi bagi kita semua, karena akhirnya Trofi Proklim ini jatuh juga di Kabupaten Lumajang. Bapak dan ibu, jika ingin tau, trofi ini sangat diimpikan oleh semua kampung di Indonesia. Untuk itu, ini merupakan sebuah kebanggaan yang tak ternilai harganya dan wajib kita pertahankan,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah juga memberikan apresiasi terhadap jajaran pemerintah di kelurahan/desa dan partisipasi masyarakat yang begitu telaten selama bertahun-tahun dalam memelihara dan memanfaatkan lingkungannya dengan baik sehingga dapat berdampak positif, mulai dari sisi kesehatan maupun dampak ekonomi.

Ia menambahkan, bahwa setelah mendapatkan penghargaan Proklim Utama Trofi ini, diharapkan agar ke depannya dapat mencapai ke tingkat selanjutnya, yakni Proklim Lestari. Dirinya juga berpesan kepada kelurahan/desa penerima Proklim Utama Sertifikat dapat menjadi motivasi untuk melanjutkan upaya pemanfaatan dan pelestarian lingkungan, agar dapat mendapat penghargaan Proklim Utama Trofi, seperti yang diterima oleh RW 005 Kelurahan Ditotrunan.

“Mudah-mudahan ini jadi motivasi dan semangat bersama. Tentu, atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, seandainya RW-RW yang lainnya seperti RW 005, maka Bupati dan Wakil Bupati tidak susah-susah kerjanya, terutama dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah dengan bijak agar lingkungan tetap lestari,” harapnya. (red)

Jembatan Bersumber Dari DAU Kabupaten Telah Selesai Loading Tes

0

BARITO UTARA –Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah(DPUKalteng)H. Shalahudin mengatakan, pembangunan jembatan penyeberangan ini di laksanakan mulai dari tahun 2015 yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) Kabupaten Barito Utara, yang didahului dengan pemasangan pondasi dan tiang pancang.

 
“Dalam pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah ini, saya mengikuti dari awal. Dan bentang tengahnya ini lebih dari 100-120 meter. Dalam pembangunan jembatan harus ada izin dari Komisi Keamanan Jembatan,”kata H. Shalahudin.

 
Waktu itu kata dia,dirinya bersama Kabid Bina Marga pak Rody melakukan konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,melalui Direktorat Jendral Bina Marga di Jakarta terkait izin pembangunan jembatan penyeberangan .

 
“Alhamduilillah saat itu, mereka mengawal kita sampai perencanaan akhir. Untuk bangunan bawah dikerjakan melalui dana DAU kabupaten,kemudian dipertengahan pekerjaan kontruksi pembangunan jembatan ini Pemerintah Provinsi Kalteng membantu pengadaan rangka baja,dan pemasangan di kerjakan oleh Kabupaten Barito Utara,”imbuhnya.

 
Jadi jelasnya,yang dibantu oleh pihak Pemprov Kalteng sebesar Rp.30 milyar,dari total Rp.103,8 milyar.Namun teknis pihaknya(Dinas PU Kalteng)selalu memonitor pekerjaan pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah ini,”sambungnya.

 
“Dan pada hari ini Sabtu 24/10,Alhamdulillah, sebelum jembatan difungsikan harus dilakukan loading tes terlebih dahulu.Kita melihat kekuatan struktur daripada fisik jembatan,dan dilihat juga dari beban dinamisnya,beban statis ketika jembatan itu dilewati Dump truk yang membawa muatan,pasti kelihatan reaksi dan pergerakannya setelah dilakukan uji coba,”ungkap H.Shalahudin.

 
Menurut mantan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Barito Utara ini,jembatan yang sudah aman untuk dilalui.Karena sesuai dengan uji coba jembatan, beban dinamisnya lebih kurang 2,0 sekian dan yang di izinkan 1,8,artinya aman untuk digunakan.

 
Shalahudin juga menjelaskan bahwa Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran memberikan tugas kepada dirinya untuk datang ke Barito Utara,beliau sangat fokus sekali dengan pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah ini,yang merupakan akses bagi warga Barito Utara untuk berbelanja ke Mini Grosir dan Pasar Pendopo.  (SS).

Loading Tes Jembatan Kelurahan Melayu Menuju Jingah Muara Teweh

0

BARITO UTARA –Loading Tes atau uji coba merupakan proses rangkaian akhir yang dilakukan dalam pekerjaan  pembangunan jembatan. Dimulai dari pelaksanaan perencanaan awal, pengerjaan fisik sampai loading tes atau uji coba jembatan merupakan pekerjaan akhir.

“Dalam loading tes uji coba jembatan ini sekaligus menepis tanggapan bahwa, jembatan ini yang dulunya pedestrian (untuk pejalan kaki) namun sewaktu-waktu bisa digunakan dengan beban berat.Jadi beban rencana sebetulnya adalah 110 ton,”kata Kabid Bina Marga Rody,Sabtu (24/10/20).

Dikatakannya, jembatan ini akan kita lakukan uji coba dengan menggunakan dum truk 13 unit dengan kapasitas muatan 8,5 ton satu unit dum truk, Kegiatan uji coba jembatan ini sudah dilakukan pada hari Rabu 21/10/2020) kemarin dan mudah-mudah hari ini bisa selesai.

Sementara Konsultan PT. Pratama Data Citra Mandiri, Agus Pandawa, menjelaskan bahwa pengujian bertujuan untuk memastikan bahwa, kontruksi jembatan Muara Teweh-Jingah ini apakah sesuai dengan design. Hasil pengujian menjadi benchmark untuk modal dalam maintenance. 

“Loading test dibagi dalam 3(tiga)uji coba,yakni Uji Dinamis pertama dimana nantinya 1 dump truck dinaikkan ke atas balok 20 cm, kemudian dijatuhkan dari balok kayu tersebut. Ini untuk menguji kekuatan jembatan,”jelas Agus. 

Selanjutnya yakni Uji Statis dimana 13 unit dump truck seberat total(110 ton) akan melintasi jembatan, Ini untuk menguji bentang tengah jembatan.Terakhir yakni Uji Dinamis merupakan Akhir dari 6(enam) dump truck yang melintas dan menguji site plan bentang sisi.

“Uji Dinamis akhir untuk memastikan bahwa jembatan tidak rusak selama pengujian,” pungkasnya.

Dalam uji coba jembatan dihadiri Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah didampingi Sekretaris Daerah,Ir.H. Jainal Abidin,Kadis PU Provinsi H.Shalahudin, Kabid Bina Marga PUPR Barut,Kadis PUPR Barito Utara,Dinas Perhubungan,ustadz H Rusmadi Darsani LC menyaksikan secara langsung pelaksanaan loading test. (SS).