Home Blog Page 1917

Kapolresta Pasuruan Hadiri Kompetisi Panahan Para Santri

PASURUAN –
Kapolres Pasuruan Kota Menghadiri Pembukaan Kompetisi ketangkasan Panahan Santri Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan Ke 1091 Dan Hari Santri nasional di halaman pondok pesantren Al yasini wonorejo kabupaten pasuruan rabu 21/10/2020

Dalam kegiatan acara di hadiri Bupati Pasuruan ( H. M. Irsyad Yusuf S.E. M.M.A. ) di dampingi
Wakil Bupati Pasuruan ( KH. A. Mujib Imron, SH. MH) juga
Kapolres Pasuruan ( AKBP Rofiq Ripto Himawan S.I.K. S.H. M.H. )
Kapolres Pasuruan Kota ( AKBP Arman S.I.K. M.Si. )
Pabung Kodim 0819 ( Mayor Suhalid )
Ketua PCNU Kota Pasuruan H. Mohammad Nailurrohman ( Gus Amak ) ketua Dprd
Kajari Kabupaten Pasuruan
Pengadilan Negri Kabupaten Pasuruan pimpinan cabang Bank jatim kota pasuruan ketua PCNU

Sambutan pertama oleh wakil bupati pasuruan di halaman pondok pesantren Alyasini memberikan semangat dalam kompetisi panahan yang di ikuti oleh para santri

Selanjutnya Sambutan bupati pasuruan serta pemberian simbolis dalam pembukaan kompetisi panahan sambil foto bersama dengan forkopimda (arie)

280 Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas Dilantik Bupati Barut

0

BARITO UTARA -Bupati Barito Utara(Barut) H.Nadalsyah melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 280 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas,kepala sekolah TK,SD dan SMP serta Direktur PDAM Muara Teweh di lingkup Pemkab Barito Utara,di arena terbuka Tiara Batara Muara Teweh,Kamis (22/10/20).

Pejabat yang dilantik dan diambil sumpah janji jabatannya adalah,pejabat pimpinan tinggi pratama sebanyak 5 (lima)orang, pejabat administrator sebanyak 64 orang,pejabat pengawas 187 orang, kepala sekolah TK sebanyak 5 (lima) orang, kepala sekolah SD 13 orang dan kepala sekolah SMP 5 (lima) orang serta Direktur PDAM Muara Teweh 1 (satu)orang.

Ke lima pejabat pimpinan tinggi pratama diantaranya, Ir.Iwan Rusdani,MP yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR,jabatan baru sebagau Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Politik. Muhammad Iman Topik jabatan sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian jabatan baru yaitu Kepala Dinas PUPR Barito Utara.

Selanjutnya,Melpadona jabatan sebelumnya Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Politik,jabatan baru Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Barito Utara,Drs.H.Elpi Epanop jabatan lama Inspektur Kabupaten Barito Utara jabatan yang baru, Inspektur Kabupaten Barito Utara dan H.Fery Kusmiadi jabatan lama Kepala Dinas Perhubungan,jabatan baru Definitif sebagai Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara.

Bupati Barito Utara H. Nadalsyah mengatakan dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang menjadi kewenangan perangkat daerah,maka perlu melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan,pejabat pimpinan tinggi pratama,pejabat administrator,pejabat pengawas di lingkup Pemkab barito Utara.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan yang tentu pasti hari ini,juga sekaligus untuk melantik dan mengambil sumpah janji kepala sekolah TK,kepala sekolah SD dan kepala sekolah SMP serta Direktur PDAM Muara Teweh,”kata Bupati Nadalsyah.

Menurut Nadalsyah, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan kali ini bersifat promosi,rotasi dan reposisi,khususnya bagi jabatan pimpinan tinggi pratama,sekaligus dalam rangka mengisi struktur organisasi baru,pada beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Barito Utara.

Selain itu jelas Bupati, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini dimaksudkan untuk,menindaklanjuti hasil evaluasi kinerja,penilaian kualifikasi,test kompetensi dan uji kesesuaian(Job Fit) yang telah diikuti,oleh beberapa pejabat pimpinan tinggi pratama pada tanggal 27 Pebruari 2020 lalu serta telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Apratur Sipil Negara(KASN).

“Bagi pejabat yang mendapat prmosi jabatan, saya ucapkan selamat bekerja dengan harapan, saudara mampu membuktikan kemampuan saudara,dengan menunjukan prestasi kerja yang baik dimasa yang akan datang,”pungkasnya.  (SS).

Hari Santri Nasioanal, PAC GP Anshor Rembang Dorong pemuda Aktip Bangun Bangsa Dan Negara

PASURUAN — Hari ini, 22 oktober, hampir seluruh umat Islam, terutama Ponok Pesantren dan pendidikan Islam memperingati Hari Santri Nasional.

Di wilayah Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan sendiri, beberapa santri yang ada di pondok pesantren mengadakan upacara.

Beberapa tokoh agama dan pemuda muslim melakukan kegiatan bakti sosial Ngaji bareng, baik membahas tentang kehidupan beragama dan toleransi dalam bingkai NKRI.

Syukur dan ucapan selamat disampaikan sejumlah pemuka agama hingga tokoh pemuda dalam Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22/20/2020

Harapan juga disampaikan oleh Ketua pimpinan Anak cabang gerakan pemuda Ansor Rembang Zainul arifin Dalam komentarnya, pria yang akrab disapa Gus Zainul itu menyebutkan sosok dan peranan santri dalam membangun bangsa dan negara ini

Seorang santri menurutnya adalah seorang pelajar yang giat dan tidak kenal lelah hingga menjadi penerang bagi agama, bangsa, umat dan negara.

untuk itu kita sebagai santri wajib menjadi pribadi tulus dan tawadhu yang tak mengenal lelah untuk belajar dan berlatih hingga menjadi cahaya bagi umat Islam yang Rahmatan Lil ‘alamiiin santri sehat Indonesia kuat tutur Gus zainul(Qomar)

Plt.Gubernur Kalteng Tinjau Kebun Bawang Merah Didesa Transbangdep

0

BARITO UTARA — Plt.Gubernur Kalimantan Tengah,H.Habib Ismail Bin Yahya.secara langsung melakukan kunjungan kerja ke Desa Transbangdep Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara Kalteng, sekaligus peninjauan perkebuanan tanaman bawang dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT). Optimalisasi lahan serta SERASI(Selamatkan Rawa Sejahtera Petani).

Dalam kegiatan Kunker Plt.Gubernur Kalteng Beserta Rombongan bertolak dari Muara Teweh menuju Desa Transbangdep,didampingi Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah, Wakil Bupati, Sugianto P.Putra,SH, Sekretaris Daerah,Ir.H.Jainal Abidin,M.AP bersama Unsur FKPD Barito Utara.Rombongan tersebut telah tiba di lokasi Desa Transbangdep Kecamatan Teweh Selatan,Rabu (21/10/20). 

Plt.Gubernur Kalimantan Tengah,H.Habib Ismail Bin Yahya memberikan apresiasi kepada petani yang berada di Kabupaten Barito Utara,khususnya di Desa Transbangdep Kecamatan Teweh Selatan. Hal tersebut dibuktikan peninjauan tanaman bawang,juga budi daya hewan ternak sapi dan akses keluar masuk air pertanian,diirigasi serta lahan yang langsung disaksikan oleh Plt. Gubernur Kalteng beserta rombongan.

H.Habib Ismail Selaku Plt.Gubernur Kalteng sangat respons dengan langkah yang dilakukan masyarakat tani, yakni bawang yang di tanam, di panen dan tetap di jual dalam daerah Barito Utara.Hal itu juga untuk memotivasi petani agar lebih aktif dan kreatif lagi,mengolah dan memanfaatkan lahan tidur 600 hektar.

Pada saat pertemuan dengan Warga masyarakat Plt.Gubernur akan mengakomodir,usulan kelompok tani dengan menindaklanjuti pembuatan,jalan usaha tani dan akan memberi bantuan alat garap pertainan. Pupuk sebagai modal awal, juga irigasi parit pembuangan air sawah.

Plt.Gubernur juga memerintahkan Pemerintah Daerah Barito Utara,untuk membantu para petani dalam usahanya baik itu penjualan,ataupun bantuan awal pupuk serta bibit untuk tidak segan-segan meminta bantu ke pemerintah setempat untuk keperluan masyarakat tani.

Kepada masyarakat tani di Desa Transbangdep, Bupati Barito Utara menyampaikan dalam kesempatan ini pula agar  masyarakat,tak segan meminta bantuan ke pemerintah Daerah serta masyarakat bisa mengusulankan untuk modal awal supaya kedepannya,bisa berusaha mandiri,juga akan dibantu mesin dan peralatan pertanian.

“Yang penting masyarakat tani di Desa Transbangdep ini,selalu sehat dalam menghadapi segala pekerjaan serta tetap semangat dan selalu giat bekerja,”pesan H. Nadalsyah. (SS).

Peringati Hari Santri, Di Gelora Bung Nantu Adakan Ngaji Bareng

PROBOLINGGO — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, IPPNU, IPNU desa Tunggakcerme bekerjasama dengan PAC IPNU Kecamatan Wonomerto, selasa, 20 oktober 2020, mengadakan acara ngaji bareng yang bertempat di Gelora Bung Nantu Desa Tunggakcerme.

Puluhan anggota IPPNU dan IPNU yang hadir, nampak serius dalam menyimaak pemaparan berbagai pembahasan, baik tentang pengetahuan agama maupun hidup bernegara, dan pentingnya tentang makna dan keutuhan NKRI.

Hadir dalam acara tersebut, sekaligus bertindak sebagai narasumber yakni, Ketua MWC KH Hasan Siddiq, Ketua PAC IPNU Ustadz Bahrul, dan Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo wilayah barat Hanifah.

Dalam kesempatan tersebut, KH Hasan Siddiq selaku ketua MWC, menyampaikan betapa pentingnya pemahaman tentang kehidupan bernegara yang warga masyarakatnya heterogen, dan tentunya dalam situasi fluralisme tersebut, dibutuhkan sebuah toleransi yang sangat tinggi.

Perlunya pemahaman yang utuh dalam toleransi beragama dalam bingkai NKRI yang harus di terapkan dalam kehidupan sehari hari dalam masyakat.

Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman diantara pemeluk agama, tentunya sebagai generasi muda harus tampil didepan dalam menerapkan di lingkungan masyarakat.

Sedangkan dalam kehidupan Beragama, tentunya adanya kesepakatan moril, yang saling memahami dan menghormati pihak lain yang berbeda.

Nantu Hermanto, Kepala desa Tunggakcerme, selaku tuan rumah penyelenggara, mengharapkan dengan diadakannya ngaji bareng tersebut dapat memotivasi pemuda untuk berfikir dan bertindak lebih baik, berkarya dan mengabdi sesuai kapasitasnya masing masing.

” Saya berharap kepada kaum muda, untuk lebih kreatif dan lebih giat lagi dalam belajar dan bekerja,” Ujar Nantu Hermanto.( Bamb)

DPRD Barito Utara Sambut Baik Kunker DPRD HSU

0

BARITO UTARA -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (Barut) menyambut baik rombongan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka studi banding terkait pembuatan rancangan peraturan daerah(Perda) penanganan Covid-19, di ruang rapat DPRD Barito Utara, Rabu(21/10/20). 

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Hulu Sungai Utara, Mawardi,SH.MM Rabu (21/10) menyampaikan, bahwa DPRD HSU saat ini sedang tahap pembahasan pembuatan Perda. 

Pasalnya rancangan tersebut sudah diserahkan  pihak pemerintah daerah ke DPRD, berkenaan dengan pedoman pelaksanaan hukum protokoler pencegahan Covid-19. 

“Tujuan kami kunker ke DPRD Barito Utara ini, karena disini sudah diterapkan, meskipun berupa peraturan bupati (Perbup) tetapi dalam penerapan dan penanganannya dilapangan lebih efektif,” ucap Mawardi. 

Untuk meningkatkan dari Perbup ke Perda, dapat meningkatkan peran serta dan memberi kepastian hukum atas peningkatan peraturan ini, maka yang kita harapkan masyarakat dapat lebih patuh dan taat terhadap protokol kesehatan yang ada, imbuhnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara (Baut) Ir.Hj. Mery Rukaini,M.IP menyambut baik dan memberi apresiasi, atas kunjungan kerja dari anggota DPRD Hulu Sungai Utara, dalam rangka studi banding dari Perbup No.39 Tahun 2020 tentang penegakan disiplin penanganan Covid-19. 

“Dan yang lebih istimewa lagi, karena mereka mau meningkatkan dari Perbup ke Perda, sehingga hal ini menunjukan kemajuan yang nantinya bisa juga kita tiru, dalam rangka memberi kepastian hukum terutama menyangkut penganggaran penanganan Covid-19 ini,”ucap Mery kepada wartawan setelah melakukan pertemuan diruang DPRD setempat, Rabu siang. 

Hj.Mery Rukaini Ketua DPRD Barut menyampaikan bahwa, Kabupaten Barito Utara saat ini baru memiliki Perbup, sedangkan mereka justru meningkat ke Perda Dan banyak hal yang dapat mereka adopsi dari Perbup tersebut, sehingga ada kemungkinan Perbup yang ada saat ini, bisa kita kembangkan menjadi Perda.  

Mereka sangat mengapresiasi, karena dengan adanya Perbup tersebut membuat masyarakat kita menjadi lebih disiplin, dalam menerapkan protokol kesehatan, imbuhnya

Merupakan akhir dari seluruh rangkaian Kunker DPRD Hulu Sungai Utara, ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Ir.Hj.Mery Rukaini,M.IP yang didampingi Wakil Ketua I DPRD Barut, Parmana Setiawan,ST menyerahkan Plakat, kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara(HSU), Mawardi,AH.MM serta didampingi Wakil Ketua II DPRD(HSU) Faturahman A di ruang rapat DPRD Barito Utara Rabu siang. (SS).

Kirab Budaya Ngarak Cai dan Ngalokat Cai Ramaikan Festival Air 2020

0

CIMAHI – Sebagai kawasan Bandung Utara, Hermana menyebutkan Kota Cimahi bagian utara menjadi tempat serapan air. Maka tidak heran jika di Cimahi Utara banyak ditemukan sumber mata air dan berpengaruh pada perkembangan kebudayaan masyarakat di sekitarnya yang erat kaitannya dengan air.


“Berkembangnya zaman dan alih fungsi lahan jadi pemukiman, kebudayaan yang berhubungan dengan air kini sudah pudar, seiring dengan lenyapnya belasan sumber mata air di kawasan Cimahi Utara. Masyarakat sangat jarang melakukan kerja bakti dalam betuk bersih-bersih sungai, bersih-bersih sumber mata air dan malamnya melakukan syukuran dengan menampilkan aneka ragam seni Sunda,” papar Hermana.

Jelas Hermana, efek dari lenyapnya belasan sumber mata air dan kotornya air sungai di Kota Cimahi berimbas besar pada ketersedian air bersih. Cimahi yang mengandung makna berkecupan air, sekarang senantiasa kekurangan air bersih terutama disaat musim kemarau, dan di musim hujan air tidak tertampung hingga menyebabkan banjir.

“Dalam upaya menghindari kelangkaan air bersih dan bencana banjir, tentu diperlukan upaya penanggulangannya. Selain secara teknik, salah satu penanggulangannya adalah membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memulyakan air dan lingkungan, yakni dengan pendekatan budaya, menghidupkan kembali kearifan budaya lokan yang pernah tumbuh.  Diantara sekian banyak kearifan lokal yang tumbuh di tanah Pasundan ini adalah seni helaran atau Kirab Budaya dan Ngalokat Cai,” ungkap Hermana.

Pada kesempatan ini, Bandoengmooi bersama Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) mencoba mengangkat falsafah Cimahi yang tidak lepas dari unsur air dalam sebuah kegiatan bertajuk Festival Air 2020 – Kirab Budaya Ngarak Cai dan Ngalokat Cai Cimahi.

“Kegiatan yang digelar tanggal 24-25 Oktober 2020 ini bagi saya merupakan kegiatan istimewa karena dilasanakan bertepatan dengan bulan Maulid, bulan Kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad SAW, sang Al-Mahi (penghapus/pembersih),” kata Hermana.
Tambah Hermana, dulu nenek moyang kita keramatkan bulan Maulid dan melahirkan budaya ritual yang berhungan dengan air, yaitu Ngabungbang. Sebuah ritual yang berhungan dengan pembersihan diri, melakukan mandi malam di tujuh sumber mata air dan pencucian pekakas yang dianggap pusaka oleh masyarakat.

“Kirab Budaya Ngarak Cai dan Ngalokat Cai Cimahi yang digelar pada bulan Maulid ini, mengingatkan kembali pada ritual ngabumbang. Melalu air kita bersikan diri dari segala kotoran yang menempel di tubuh. Lewat doa yang kita ucapakan semoga menjadi pembersih kotoran yang menempel pada jiwa/pikiran kita. Semoga air yang diberi doa, kita minum menjadi energi dan penyembuh segala penyakit yang bersemayam dalam tubuh,” harap Hermana.

Hermana tegaskan, Air juga harus menjadi media komunikasi atau ajang silaturahmi antar masyarakat bersama pemerintah daerah dalam menyatukan pikiran dan rasa dalam menjaga lingkungan hidup dan budaya lokal. Multi efek dari kegiatan Kirab Ngarak Cai dan Ngalokat Cai Cimahi diharapkan dapat merangsang kreatifitas, tingkatkan produktifitas, kembangkan ekonomi kreatif dan kunjungan wisata berbasis kebudayaan lokal di Kota Cimahi.

“Sedangkan harapan utama dari perhelatan budaya ini adalah lahirnya kesadaran seluruh elemen masyarakat betapa pentingnya memulayakan air, kerena air adalah sumber kehidupan. Maka menjadi penting pula menjaga kebersihan air dan lingkungannya dari berbagai pencemaran. Tanah terpelihara, air terpelihara dan budaya terpelihara, sehinggi benar-benar mewujudkan Cimahi Maju, Agamis dan Berbudaya,” pungkas Hermana. (asyaf)

Kapolda Jatim Apresiasi Upaya Penanganan Covid-19 di Lumajang

LUMAJANG – Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengapresiasi upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lumajang mampu menekan dengan cepat angka kematian dan meningkatkan angka pasien yang dinyatakan sembuh.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Cak Thoriq, atas penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang, perubahan dari zona merah kembali lagi zona orange, meskipun Lumajang sendiri tidak menyelenggarakan Pilkada (Pilbup -red),” ujarnya saat Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, di Convention Hall Lantai 3 Grand City, Surabaya, Senin (19/10/2020).

Rakor tersebut bertujuan untuk mewujudkan Pilkada serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur dengan tertib, aman, damai dan lancar di masa pandemi Covid-19.

Selanjutnya, Kapolda Jatim berharap penyelenggaraan Pilbup/Pilkot serentak Tahun 2020 berjalan aman tanpa ada klaster baru dan peningkatan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara menanggapi hal tersebut, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyampaikan dirinya memang sering melakukan komunikasi dengan Kapolda Jatim terkait langkah-langkah yang akan dilakukan. Bupati menilai, Kapolda Jatim banyak memberikan bimbingan dan masukan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang.

“Saya memang intens dengan Bapak Kapolda terkait evaluasi penanganan Covid-19, kita sempat di zona merah terus balik ke zona orange, penanganan cepat itu yang diapresiasi beliau, tidak sampai satu minggu zona merah itu sudah kembali ke zona orange,” terangnya. (red)

Pemkab Berikan Layanan Rekomendasi IMTA Kepada Masyarakat

LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan layanan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan rekomendasi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) di Lumajang.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang, Siti Lailatul Badriyah mengatakan, bahwa untuk mendapatkan rekomendasi IMTA, para pemohon nantinya diminta untuk mengajukan dokumen persyaratan sesuai standar pelayanan yang telah ditentukan serta prosedur-prosedur lainnya.

“Sesuai standart pelayanan, pemohon diminta mengajukan beberapa dokumen, seperti Paspor Tenaga Kerja Asing (TKA), Daftar Riwayat Hidup, fotocoppy Ijazah/Pengalaman Kerja Tenaga Asing dan surat Penunjukan Tenaga Kerja Asing Pendatang,” kata dia melalui telepon selulernya, Selasa (20/10/2020).

Ia juga menjelaskan, terkait prosedur, pemohon nantinya bisa langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang dilampiri dengan dokumen sesuai standar pelayanan.

“Jadi nanti sekretariat memproses surat masuk, disposisi kepala dinas untuk didistribusikan ke Bidang Penempatan dan Pelatihan Disnaker, kemudian konsultasi kepada kepala dinas, perintah kepada Seksi Pelatihan dan Pemagangan Disnaker untuk proses penerbitan izin, penerbitan izin setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Disnaker,” jelasnya.

Sementara untuk waktu pelayanan, satu hari dengan catatan berkas lengkap. Pengaduan ketidaksesuaian layanan dapat dilakukan melalui kotak saran/kotak pengaduan Telp (0334)881546 pengaduan Email disnaker@lumajangkab.go.id. (red)

KPHP Barhul Unit V Laksanakan Pembinaan Industri Rakyat

0

BARITO UTARA -Balai Pengelolaan Hutan Produksi(BPHP) Wilayah X Palangka Raya bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Barito Hulu Unit V, Kabupaten Barito Utara, melaksanakan kegiatan pembinaan industri rakyat Klasterisasi Industri Hasil Hutan Bukan Kayu(HHBK), kegiatan yang dimaksud telah dilangsungkan pada Aula BappedaLitbang Muara Teweh, Selasa (20/10/20).

Kegiatan yang tersebut dihadiri narasumber dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng, Balai Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah X Palangka Raya dan KPHP Barito Hulu dan diikuti 30 orang peserta dari HKM Erai Pakat Teweh Timur, KTH Maka Asi Teweh Baru, KTH Bambureb Jaya Lestari Teweh Baru, KTH Bantaian Lestari Teweh Baru dan Koperasi Rimbawan Teweh Tengah.

KPHP Barito Hulu Unit V, Rudi Candra Utama,S.Hut mengatakan kegiatan pembinaan industri rakyat Klasterisasi Industri Hasil Hutan Bukan Kayu(HHBK). Dimaksudkan dalam rangka memberikan, pemahaman dan arah kebijakan serta pengembangan HHBK, kepada pelaku usaha yaitu pihak masyarakat yang mengembangkan HHBK di Barito Utara.

Kegiatan Klasterisasi ini tujuannya adalah, tergalinya potensi daerah dalam pengembangan HHBK sebagai alternatif pangan sumber bahan obat-obatan, penghasil getah-getahan dan HHBK lainnya, Kemudian mendukung kebijakan nasional dalam mengembangkan peningkatan produksi HHBK.

“Dan yang utamanya adalah diperolehnya klasterisasi HHBK ditingkat unit kesatuan pengelolaan hutan (KPH) yang dapat didorong pengembangannya dimasa yang akan datang,”kata Rudi Candra Utama.

Dikatakan Rudi Candra, untuk penerima manfaat kegiatan yang prioritasnya adalah masyarakat sekitar areal KPH yang diterima manfaat secara langsung dan tidak langsung 

Sementara, mewakili Kepala Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Disperindag)Provinsi Kalteng, Penyuluh Disperindag Kalteng Vina, mengatakan terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan ini, pihaknya akan menekankan terkait dengan perizinan.

“Dalam kegiatan ini kami dari pihak Disperindag Kalteng, lebih menekankan dalam hal perizinan, materi yang akan disampaikan nantinya untuk peningkatan kualitas produk IKM ataupun UKM,” kata Vina.  (SS).