NGANJUK — Menyambut Peringatan Hari Besar Islam( PHBI), serta dalam rangka Dies Maulidiyah VII Nahnu Syabab, Anshor ranting Ngronggot mengadakan festival Al – Barzanji dan Al – Banjari.
Festival yang tergolong cukup besar tersebut diikuti oleh peserta dari lima Kabupaten, yakni Kabupaten Blitar, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Nganjuk selaku tuan rumah.
Bertempat di Mushola Nurul Ikhlas dusun Ndingin desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, para peserta menampilkan kmampuannya dihadapan tim juri dan para penonton.
Ketua penyelenggara festival, Ustad Alwy Addeva, menyampaikan jika festival tersebut disamping untuk memperingati hari besar Islam ( Maulid Nabi), terutama untuk menanamkan rasa kecintaannya terhadap budaya islami juga sebagai ajang adu kemampuan serta ketrampilan dalam bermusik yang bernuansa Islam.
Diuraikan juga, kegiatan yang dilaksanakan bertujauan untuk meningkatkan pondasi agama, sehingga kaum remaja utamanya mampu membentengi diri dengan iman yang kuat.
Seperti akhir akhir ini, masih kata Ustad Alwy Addeva, pengaruh pergaulan sangatlah besar, dan banyak yang menjurus kepada hal hal yang negatif, seperti maraknya peredaran narkoba, minuman keras yang tentu akan merusak mental remaja kita.
“Harapan saya, dengan adanya fesival ini, para remaja bisa memilah dan memilih haal yang baik dan buruk,” Ungkap Ustad Alwy Addeva.
Ditegaskan lebih lanjut, sebagai anak bangsa kita semua mempunyai tanggung jawab terhadap perkembangan para remaja yang menjadi aset bangsa ini, dengan membimbing ke arah yang positif dan tentunya berwawasan luas.
Dalam festival tersebut, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan membatasi peserta dan menjaga jarak, termasuk kepada para pengunjung ataupun tim juri.(Ahmad)





