Home Blog Page 1946

Lomba Kampung Iklim Nasional, Desa Sumbermujur Gairahkan Partisipasi Warga

CANDIPURO — Kepala Desa Sumbermujur, Safi’i nampak sibuk melakukan persiapan penataan desanya menjelang pelaksanaan lomba proklim tingkat nasional yang akan digelar pada Sabtu (12/09/2020).

Persiapan tersebut meliputi gerakan partisipasi aktif masyarakat dan seluruh perangkat desa Sumbermujur untuk membangun desanya yang jadi kebanggaan bersama.

Pembangunan yang dimaksudkan dalam hal ini adalah meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim melalui pelaksanaan Program Kampung Iklim sesuai program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang

“Desa Sumbermujur ini sudah memiliki kegiatan peningkatan SDM melalui program paket B dan C bagi kaum lansia,” kata Safi’i kepada media ini, Rabu (09/09/2020).

Dikatakannya pula bahwa Desa Sumbermujur telah melakukan peningkatan ketahanan pangan melalui budidaya pertanian dan perkebunan strowberry di Kebun Seket.

“Selain itu kami juga melakukan pengelolaan sampah dengan membentuk bank sampah yang dijalankan oleh pemuda pelopor lingkungan,” imbuh Safi’i sambil membersihkan kolam di tempat wisata hutan bambu.

Lebih lanjut Safi’i juga mengatakan bahwa desanya sudah melakukan kegiatan bersih bersih lingkungan, mulai dari persiapan kebersihan sampah dengan bank sampahnya, pemasangan banner dan perbaikan beberapa titik di lokasi wisata dan membersiihkan lokasi bengkel deaa.

Lomba proklim memiliki beberapa aspek yang dinilai, antara lain kebersihan lingkungan, pemanfaatan air hujan, pengolahan sampah, pelestarian mata air, pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan, penghematan air, adanya resapan air, dan adanya inovasi pembuatan energi baru terbarukan.

Lomba ini diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, dengan harapan ada banyak kampung iklim dengan kegiatan serta keadaan yang sama sehingga dapat semakin membantu memecahkan masalah terkait lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Safi’i menyatakan harapannya agar Desa Sumbermujur dapat menjadi juara lomba proklim tahun ini, dalam artian, Kepala Desa ingin mewujudkan keinginannya menjadi juara yang berkelanjutan. “Bukan hanya juara dalam lomba saja, tetapi tetap menjaga kampung iklim secara berkelanjutan” pungkasnya.

Reporter. : Markasan
Editor. : Masduki

Kapolda Silaturahmi Ke Ponpes Sidogiri

PASURUAN –
Kapolda jatim IRJEN POL Dr M Fadli imran M. Si, silahturohmi dan
melaksanakan pemberian bamtuan sosial kepada keluarga besar pondok pesantren Sodogiri desa Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupatem Pasurian, selasa 08/09/2020.

Dalam rombongan kapolda jatim yang di dampingi oleh Dir intelkam polda jatim , kombes pol selamet hariyadi S.I.K, MH, MM, serta KH Ali Bafri zaini salah satu tokoh ulama’ Nadura Jawa Timur.

Sememtara penyambutan dari keluarga besar pondok peaantren sidogiri KH Nawawi Abdul Jalil (pengasuh ponpes sidogiri ) ,
Kapolres pasuruan kota AKBP Arman S I K M S I. Kasdim 0819 Mayor Sultoni , wakil bupati Oasuruan Gus Mujib Imron , camat kraton Ridwan Harris SSTP, MSi,
Ustad Kholil Nawawi pengasuh ponpes sidogiri , kasat intelkam AKP Kunadi SH

Kapolres pasuruan kota AKBP Arman S.I. K, M Si, berserta PJU
Menyambut kehadiran rombongam kapaolda jatim tiba di pangkalan TNI Angjatn udara dengan menggunakan halipad , untuk melanjutkan perjalanan
dengan menggunakan Ranmor R4 Mitsubishi Pajero Sport warna Hitam Nopol 1-X, beserta Kapolres Pasuruan Kota bergerak menuju Lokasi Ponpes Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya Kapolda Jatim beserta rombongan tiba di Kediaman Ponpes Sidogiri disambut Pengasuh Ponpes KH. Nawawi Abdul Jalil dan Putra Ustad Kholil Nawawi selanjutnya melaksanakan Ramah Tamah dan penyampaian Tentang Situasi Kamtibmas dan Peran Ulama Bagi Polri.

Penyerahan Bantuan secara simbolis berupa cinderamata dan Jam dinding, serta bantuan lain berupa 1 Ton Beras,1000 Liter Minyak Goreng, 2500 Masker dan Mie Instan sambil ramah tamah dan Foto bersama serta disampaikan pula pesan dari KH. Nawawi Abdul Jalil (Pengasuh Ponpes Sidogiri) agar selalu menerapkan protokoler Kesehatan diantaranya Memakai Masker, Cuci Tangan dan Jaga Jarak.( arie)

Operasi Penegakan Protokol Kesehatan Dipasar Bayeman

PROBOLINGGO –Satgas covid 19 Kabupaten Probolinggo, menggelar operasi penerapan protokol kesehatan dipasar bayeman pada hari selasa 8/9/2020.

Bupati Probolinggo Puput Tantrianasari, turun langsung dalam operasi pasar jaring masker tersebut, yang dihadiri pula camat Tongas, Kapolsek Tongas, Danramil Tongas, Satpol PP tongas, Kepala Puskesmas tongas,dan seluruh satgas kecamatan Tongas.

Dalam penuturan yang disampaikan bupati Probolinggo Puput Tantrianasari, menekankan pentingnya menjaga protokol kesehatan, dan selalu menjaga kesehatan .

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan semangat kepada seluruh tingkat kecamatan, agar benar benar memperhatikan kesehatan dan sangat pentingnya selalu memakai masker yang sudah harus mulai dibiasakan nyaman ataupun tidak nyaman khususnya diluar rumah dan tempat tempat yang bersinggungan dengan orang banyak.

“Kegiatan seperti ini sudah mulai dari awal pandemi sudah kita lakukan, disiplin masyarakat perlu terus digenjot demi memutus mata rantai virus corona 19.” Ujar bu Tantri panggilan akrabnya.

Pemberian sanksi ringan juga diterapkan dalam kegiatan tersebut, bagi masyarakat yang tidak memakai masker ada yang disuruh memindahkan tanaman ke polybag (tanaman sayur mayur), tanaman tersebut untuk diberikan kepada masyarakat sekitar.

Sanksi juga berupa dimasukkan kedalam mobil ambulan yang berisi peti jenazah.

Sumo, salah satu pengunjung yang terkena sangsi masuk dalam mobil ambulan mengatakan3 kepada media dirinya merasa kapok, mulai sekarang akan selalu memakai masker.

“Ternyata memakai masker itu untuk mencegah corona agar tidak tertular virus,”katanya sembari memegangi peti jenazah.(wulan)

Peran Ibu Dimasa Pandemi Covid 19

 

LUMAJANG — Perempuan, khusunya para ibu memiliki peranan penting dalam penguatan keluarga pada masa pandemi Covid-19. Di Kabupaten Lumajang, banyak yang dilakukan para ibu untuk mencegah penyebaran Covid-19 ditingkat keluarga, mulai dari mengedukasi sampai mempersiapkan protokol kesehatan di lingkup keluarga.

Tidak hanya itu, para ibu juga mulai berpikir kreatif untuk membantu perekonomian keluarga agar tetap stabil, tidak sedikit yang memulai usaha kecil, ada juga yang memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk ditanami bunga, sayur atau bahkan mulai membudidayakan ikan konsumsi.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dalam Webinar dengan tema problem perempuan di masa adaptasi kebiasaan baru yang diselenggarakan Program Studi Sosiologi, Fisip Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya. Selasa (8/9/2020).

Dalam adaptasi kebiasaan baru, Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu mengungkapkan tidak sedikit ibu yang merasa cemas atau bahkan takut yang berlebihan dengan kondisi pandemi, hal itu menjadikan para ibu lebih memproteksi aktifitas keluarganya.

“Kebiasaan baru ini merubah pola hidup semuanya, banyak hal yang dilakukan kaum ibu, mulai menjelaskan persoalan kepada anak-anak, hingga upaya preventif,” ujarnya.

Wabup berharap pada masa pandemi seperti saat ini, para ibu lebih kreatif dan inovatif dalam menyikapi kemungkinan apapun yang akan terjadi. Wabup juga memberikan semangat kepada para peserta webinar yang didominasi oleh ibu-ibu untuk tetap sabar dan telaten menghadapi situasi pandemi.

Disisi lain, Dosen Sosiologi UWK Surabaya, Suharnanik menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan Wabup Lumajang. Dirinya menilai, sebagai seorang yang berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan di Kabupaten Lumajang, Bunda Indah mampu mendorong para ibu untuk tetap bertahan pada masa pandemi. (red)

Gubernur Jawa Timur Launching Penyerahan Kredit Dana Bergulir

 

LUMAJANG — Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah melaunching Penyerahan Kredit Dana Bergulir. bertempat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (08/09/2020).

Kegiatan tersebut juga diikuti Bupati Lumajang, Thoriqul Haq beserta Kepala Daerah lain di Jawa Timur secara daring melalui saluran video conference.

Dana Bergulir merupakan kredit lunak dengan pola channeling yang sumber dananya dialokasikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk kegiatan perkuatan modal usaha bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi yang berada di wilayah Jawa Timur.

Bagi kreditur baru yang ingin mengajukan keringanan melalui program ini bisa langsung datang ke Bank milik Pemrov Jatim.

Gubernur menjelaskan bahwa program Kredit Dana Bergulir (Dagulir) bertujuan untuk menggerakkan sektor ekonomi kembali produktif. Penyaluran Dagulir nantinya disalurkan melalui Bank Jatim dan Bank UMKM.

“Dengan kredit dana bergulir saya yakin panjenengan semua pelaku UMKM cepat bangkit dan sukses,” ujarnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Kepala Daerah dituntut mampu menyeimbangkan ‘gas dan rem’.

Gubernur berpesan agar masker saat ini tidak hanya menjadi kewajiban tapi juga menjadi sebuah kebutuhan masyarakat agar perekonomian segera pulih dan proses penanganan Covid-19 berjalan optimal.

“Saya mohon sebagai pelaku ekonomi UMKM, ada yang pelaku wisata, pelaku industri olahan, saya mohon semuanya tidak terkecuali sektor apa saja diharapkan menjalankan protokol kesehatan secara ketat, kehati-hatian kita supaya ekonomi kita tumbuh tapi protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” pesannya. (red)

Pendataan Sensus Penduduk 2020, Secara offline

 

BONDOWOSO – Pendataan sensus penduduk 2020, di lakukan secara ofline mulai tanggal 1 september sampai 15 september 2020,

Pendataan ini dilakukan dengan cara pertama pengenalan wilayah per SLS ( satuan lingkungan setempat) yang melibatkan ketua RT untuk mengenal tempat kerja pencacah.

Kemudian pencacah memulai pendataan secara door to door, untuk mengetahui jumlah keluarga dalam satu rumah tangga.

Untuk pencacahan secara oflene ini saya berharap kepada pencacah jangan sampai menyuruh ketua rt untuk mengumpulkan KK dan di kerjakan di atas mija, tetapi harus door to door ,tanyakan langsung kepada responden atau ke tetangga terdekat jumlah anggota keluarga yang ada dalam satu rumah tangga, karena ada yang meninggal dunia dan ada yang pindah, papar kepala biro statistik Hartono.

“Demi akuratnya data jumlah penduduk yang ada di kabupaten Bondowoso, jangan hanya mengandalkan ketua rt saja ” imbuhnya.

Di samping itu dalam menjalakan tugasnya pencacah harus mengunakan protokol kesehatan agar terhimdar dari penularan covid 19.
( ARI ).

45 Karyawan Armani Hotel Tidak Bekerja, Karyawan Surati DPRD Barut

0

 

BARITO UTARA –Berjumlah 45 orang karyawan Armani Hotel di bawah naungan PT.Armani Perkasa, yang bergerak di bidang Hotel dan Restoran menyurati Ketua DPRD Barito Utara (Kalteng) meminta keadilan.

“Kurang lebih lima bulan selama pandemi Covid-19 ini, Hotel dan Restoran(Karaoke atau Cafe)tempat kami bekerja yang tidak direkomendasikan, tidak di perbolehkan beroperasi seperti biasa, sehingga para karyawan dirumahkan dan tidak bekerja,”kata Dedi selaku perwakilan karyawan Hotel,Senin (7/9/20)kemarin.

Dedi selaku karyawan Hotel mengirimkan surat tertanggal 7 September 2020 kepada Ketua DPRD Barito Utara, yang intinya memohon perhatian dan keadilan atas kondisi para karyawan, yang tidak bisa bekerja akibat terdampak kebijakan Pemerintah Daerah Barito Utara terkait Pandemi covid-19.

“Melalui surat ini, kami selaku karyawan PT. Armani Perkasa yang bergerak di bidang Hotel dan Restoran, ingin meminta keadilan kepada Ketua dan anggota DPRD Barito Utara agar dapat memediasi permasalahan yang kami dihadapi saat Pandemi Covid-19 berlansung, demikian pula  tempat kami bekerja tidak di perbolehkan beroperasi seperti biasa,”jelas Dedi.

“Kami berharap Pemkab Barito Utara maupun Satgas Covid-19 Barito Utara bisa bersikap adil, seharusnya tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya orang banyak harus ditutup juga,” ungkapnya.

Dedi selaku Karyawan Hotel juga menyebutkan, kalau tempat kami bekerja tidak di perbolehkan beroperasi seperti biasa, bagaimana nasib anak istri kami, karena kami tidak mendapatkan penghasilan, sedangkan tuntutan perekonomian rumah tangga kami, mengalami peningkatan yang sangat Drastis dan harus tetap terpenuhi.

“Untuk itu mohon kiranya Ketua DPRD Barito Utara bisa memberikan bantuan dan memberikan jalan penyelesaian yang terbaik, agar tidak ada yang merasa di rugikan,” imbuhnya.

Adapun beberapa keinginan dan harapan kami, seluruh karyawan Armani Hotel yang berjumlah 45 orang ini, melalui surat kepada Ketua dan segenap anggota DPRD Barito Utara, agar tempat kami bekerja bisa beroperasi seperti biasa.

“Kami siap mengikuti dan menjalankan aturan-aturan protokol kesehatan di tempat kami bekerja dan apabila tempat kami bekerja tidak diperbolehkan beroperasi seperti biasa, maka kami minta pemerintah daerah bisa memberikan bantuan yang layak kepada kami sebagai karyawan, selama tempat kami bekerja tidak di perbolehkan beroperasi serta memberikan pekerjaan kepada kami dan di tuangkan dalam bentuk surat tertulis,” tuturnya.
Kemudian, apabila Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta instansi terkait lainnya, tidak bisa bersikap adil dan profesional untuk menutup juga tempat-tempat lain, yang dianggap berpotensi menjadi tempat berkumpulnya orang banyak,maka dengan tanpa mengurangi rasa
hormat, kami minta tempat kami bekerja harus bisa buka atau beroperasi seperti biasa,”tutup Dedi. (SS).

Tiga Paslon Bakal Bersaing di Pemilukada Mojokerto

MOJOKERTO — Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati bakal bertarung dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020. Mereka akan bersaing untuk meraih kekuasaan dalam kontestasi Pilbup Kabupaten Mojokerto.

Sebanyak tiga pasangan calon telah mendaftar ke KPU. Ketiga Paslon tersebut antara lain Ipung Kasiadi – Titik Masudah (Puti), Yoko Priyono – Choirunnisa (Yoni) dan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar).

Setelah menyerahkan berkas-berkas pendaftaran, sesi konferensi pers dilakukan oleh masing-masing pasangan calon untuk melakukan perang wacana dan politik pencitraan.

Pendaftar pertama di hari pertama dibukanya pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020 – 2025, adalah pasangan Yoko Priyono – Choirunnisa, diusung Partai Golkar dan PPP, mendaftar pada hari Jumat (4/9/2020).

“Alhamdulilah kita yang pertama, di KPU. Dalam arti, yang pertama berkasnya lengkap, kemudian apapun nanti harus jadi nomor satu di Mojokerto,” kata Yoko Priyono, diplomatis.

Yoko Priyono berlatarbelakang PNS dengan jabatan terakhir Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mojokerto. Sebelum mengajukan pendaftaran sebagai bakal Bupati Mojokerto, ia sudah mengundurkan diri.

Sedangkan Choirunnisa merupakan mantan Wakil Bupati Mojokerto 2009 – 2014 yang kembali turun ke gelanggang Pilkada dengan mengambil posisi yang sama.

Pendaftar kedua di hari yang sama adalah pasangan Ikfina Fahmawati – Muhammad Al Barra (Ikbar). Didukung Partai NasDem, Partai Hanura, PAN, PKS, Partai Gerindra serta Partai Demokrat.

Ikfina Fahmawati yang merupakan istri mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, sedangkan Muhammad Al Barra adalah putra KH Asep Saifuddin,pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Kembang Belor, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Sedang pasangan calon Pungkasiadi – Titik Masudah (Puti) mendaftar di hari terakhir masa pendaftaran bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Minggu (6/9/2020).

Calon ini datang di kantor KPU didampingi fungsionaris partai pengusung dan pendukung serta simpatisan bersepeda dikawal komunitas mobil Willys, mobil branding dan sepeda kuno

Pungkasiadi merupakan petahana yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Titik Masudah berlatarbelakang kader PKB, bendahara Fatayat NU Pusat sekaligus adik dari Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah.

Calon ini diusung tiga parpol, PDI Perjuangan, PKB dan PBB dan didukung empat partai non parlemen, Perindo, PSI, Berkarya dan PKPI.

“Kami Nasional dan Religius meminta doa dari para kiai, juga melakukan gowes yang paling tidak kita edukasi masyarakat karena untuk kesehatan apalagi masih masa Pandemi Covid-19,” pungkasnya.(tim)

Tunggakan Rp.1,8 M Jasa Layanan Medis Di RSUD Belum Dibayarkan

0

 

BARITO UTARA –Medis adalah tenaga kesehatan (nakes)di RSUD Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara(Kalteng) yang harus melayani dan mengurus pasien yang sakit, tetapi di sisi lain hasil keringat pekerjaan atas hak-hak mereka belum semuanya terpenuhi.

Salah satunya menyangkut jasa pelayanan medis, yakni pelayanan BPJS dan pelayanan umum.

Tunggakan tersebut sejak tahun 2019, sehingga nyaris sangat merugikan mereka.

Hal ini terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing antara DPRD dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Muara Teweh, Senin (7/9/2020).

RDP dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Parmana Setiawan,ST dihadiri 10 anggota DPRD, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Siswandoyo dan Ditektur RSUD Muara Teweh drg. Dwi Agus Setijowati.

Dalam RDP ini anggota DPRD mempertanyakan kepada Siswandoyo dan drg.Dwi Agus, tentang pelayanan RSUD, penanganan Covid-19, dan termasuk pula soal tunggakan jasa pelayanan medis.

“Cleaning service tiga bulan tidak menerima insentif,”kata anggota DPRD Surianor(Faraksi Demokrat).

Legislator dari Partai Nasdem Hj.Nety Herawati juga menegaskan supaya manajemen RSUD Muara Teweh, serius memperhatikan hak-hak para nakes dan karyawannya.

“Gaji mereka kecil, jangan sampai hak-hak mereka tertunda dan tertunggak,” imbuh Nety.

Sependapat dengan keduanya, Politikus dari Partai Gerindra Dr.H.Tajeri menegaskan, masalah insentif atau jasa pelayanan medis sudah berulangkali dibicarakan di DPR, angkanya pun telah disetujui DPRD.Bahkan Sekda Barito Utara, sudah menyatakan kesanggupan menyelesaikan masalah tunggakan tersebut.

“Kami selalu mendukung untuk kepentingan RSUD, asalkan tak melanggar aturan,”ujar politikus Partai Geeinsra ini didampingi Surianor dan Hj.Nety Herawati kepada wartawan.

Direktur RSUD Muara Teweh drg.Dwi Agus mengakui, RSUD telah menerima dana BLUD sebesar Rp.14 miliar. Peruntukan dana tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

“Pagu Rp.14 M. Di mana Rp.10 M untuk pelayanan dan Rp.4 M untuk operasional.Sisanya Rp.1,2 M untuk keperluan sampai desember 2020,” sebut wanita yang akrab disapa Tinuk ini.

Sesuai Permenkes, tenaga kesehatan yang diberikan insentif dan santunan adalah yang bertugas di rumah sakit milik pemerintah daerah, yakni  tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan di ruang isolasi Covid-19, Ruang HCU/ICU/ICCU Covid-19 dan di ruang IGD Triase.

Usai RDP, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Parmana Setiawan,ST mengatakan kepada Media ini, bahwa masalah tunggakan jasa medis ini akan dibicarakan dengan Sekda Barut Jainal Abidin, Selasa (8/9/20)pagi sebelum RDP dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,ungkap Waket I DPRD Barut.  (SS).

Armani Hotel Sumbangkan APD Ke RSUD Muara Teweh

0

 

BARITO UTARA –Sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan dan memutuskan mata rantai Covid 19,juga ditunjukan pihak manajemen Armani Hotel Muara Teweh. Dengan menyerahkan bantuan berupa baju alat pelindung diri(APD), masker, dan hand sanitizer kepada pihak rumah sakit. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Manager Armani Hotel, Dedy kepada Humas RSUD Muara Teweh,Agus Redha di loby Armani Hotel,Senin (7/9/20).

Agus Redha dalam saat menerima bantuan alat tersebut,berkesempatan menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dan kepedulian Armani Hotel, terhadap RSUD yang merupakan garda terdepan pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid 19.

“Bantuan ini akan sangat berguna sekali bagi para tenaga Medis kesehatan yang melakukan pelayanan,dimana sekarang ini Kabupaten Barito Utara sedang terjadi peningkatan kasus Pandemi Covid 19,”kata Agus Rada

Bahkan lanjut Agus, karena peningkatan kasus tersebut, mengakibatkan ruang penampungan rumah sakit sekarang ini tidak dapat lagi menampung pasien Covid 19, sebab ruangannya sudah ful.

“Kami sangat berterima kasih sekali atas kepedulian ini, dengan adanya bantuan APD ini Nakes kami dapat bekerja dengan aman dan nyaman,”samnung Agus Redha.

Disampaikan lebih lanjut, bahwa Covid 19 ini tidak hanya menyerang masyarakat saja, juga terhadap Nakes di rumah sakit jadi sasaran penularan virus pendemi ini,dimana ada perawat dan dokter yang ikut terpapar Covid-19.

Para Nakes ini terpapar Covid-19, lantaran diduga saat melaksanakan tugasnya, tidak sengaja melakukan kontak erat dengan pasien yang telah terpapar duluan.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada, terhadap penyebaran Covid-19, yakni dengan mengikuti anjuran protokol kesehatan dari pemerintah.

“Jadi kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah 3 M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Armani Hotel, Dedy mengharapkan, semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat bagi para tenaga kesehatan di RSUD Muara Teweh, dalam penanganan pencegahan serta dalam upaya pemutusan mata rantai Covid-19 di Barito Utara.

Ia juga berharap, Covid-19 ini segera berakhir, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar seperti semula.

Bantuan yang diberikan ini berupa baju APD 50 lembar, masker sebanyak 29 kotak dan Instance Hand Sanitizer. (SS).