Home Blog Page 370

DPRD Pasuruan Protes Pemberitaan Media soal Pemanggilan KPK: Disebut Tidak Akurat dan Menyesatkan

Kabupaten Pasuruan digegerkan oleh pemberitaan media online yang mengklaim salah satu anggota DPRD setempat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengeluarkan pernyataan resmi, Kamis (10/7/2025).

Dalam keterangan persnya, Samsul menyatakan pemberitaan tersebut tidak akurat dan menyesatkan. “Kami keberatan dengan pemberitaan yang dibuat tanpa konfirmasi kepada pihak terkait maupun institusi DPRD,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan pemberitaan ini berpotensi menimbulkan stigma negatif. “Saya tegaskan, hingga saat ini tidak ada surat atau konfirmasi resmi dari KPK terkait hal tersebut,” ucap Ketua DPRD.

Anggota yang dimaksud telah membantah kabar tersebut. “Saya tidak pernah menerima panggilan atau surat dari KPK,” jelas anggota legislatif tersebut.

Meski mendukung penuh pemberantasan korupsi, Samsul menyayangkan pelanggaran prinsip jurnalistik. “Media harus menjunjung tinggi cover both sides dan verifikasi fakta,” kritiknya.

DPRD meminta media terkait:

  1. Memberikan hak jawab proporsional
  2. Menerbitkan klarifikasi setara
  3. Melakukan verifikasi ulang data

“Kami berkomitmen pada transparansi, tapi harus adil dan hati-hati untuk hindari character assassination,” tegas Samsul.

Rudi Hartono, anggota yang disebut dalam pemberitaan, menyiapkan langkah hukum. “Pemberitaan ini 1000% tidak benar. Kami akan laporkan ke Dewan Pers dan Aparat Penegak Hukum (APH),” tegas Rudi.

Ia membantah telah dipanggil KPK. “Saat hari yang disebutkan, saya justru di rumah dan sempat video call dengan media yang mengonfirmasi,” (Qomar)

Polres Gresik Genjot Swasembada Pangan Lewat Tanam Jagung Serentak di Randu Agung

0

GRESIK – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Polres Gresik bersama jajaran Forkopimda melaksanakan penanaman jagung serentak di lahan perhutanan Desa Randu Agung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penanaman jagung kuartal III tahun 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Penanaman simbolis dilakukan di lahan milik Semen Indonesia seluas 1,1 hektare. Selain menanam jagung, peserta juga menanam beberapa pohon mangga sebagai bagian dari penghijauan kawasan. Acara dihadiri Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, pejabat Forkopimda Gresik, pejabat utama Polres, Forkopimcam Kebomas, serta perwakilan dinas terkait.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Polres Gresik juga menyalurkan bantuan berupa bibit jagung sebanyak 15 kilogram, pupuk NPK 100 kilogram, dan pupuk Urea 100 kilogram kepada Perwakilan Gakpoktan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. Ia menekankan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Melalui program ini, kami berharap bisa membantu meningkatkan produksi pangan, khususnya jagung, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Kapolres.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi contoh sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian RI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lain dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional. Ke depan, Polres Gresik bersama stakeholder terkait berkomitmen terus mendorong berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan petani dan kemandirian pangan di Kabupaten Gresik.

Walikota Eri Cahyadi dan Kapolres Pelabuhan Tanjungperak Kolaborasi Ciptakan Kota Surabaya Aman

TANJUNGPERAK – Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menerima kunjungan kerja dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) di ruang kerjanya, Gedung Balaikota Surabaya, pada Rabu (9/7/2025).

Pertemuan hangat ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemkot Surabaya dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Pahlawan.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Pj. Sekda Kota Surabaya, Rahmad Basari, Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ekawati Rahayu, serta Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, mengawali pertemuan dengan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan.

Ia menegaskan pentingnya sinergi yang telah terjalin untuk terus diperkuat.

“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Walikota,” ungkap AKBP Wahyu Hidayat.

Menurutnya kunjungan ini bertujuan untuk memastikan sinergitas yang selama ini sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan.

“Ini demi menciptakan Kota Surabaya yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” ujar AKBP Wahyu Hidayat.

Diskusi antara dua pimpinan ini menghasilkan beberapa kesepakatan kolaboratif.

Salah satu program utamanya adalah rencana Pemkot Surabaya untuk menerapkan Kampung Pancasila yang akan dikolaborasikan dengan program Polisi RW di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Program ini akan difokuskan di enam kecamatan, yaitu Asemrowo, Bulak, Kenjeran, Pabean Cantikan, Semampir, dan Krembangan, dengan tujuan meningkatkan keamanan dan ketertiban hingga ke tingkat kampung.

“Keamanan Surabaya adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP Wahyu Hidayat.

Ia mengatakan kolaborasi ini, terutama melalui Polisi RW dan pembentukan Kampung Pancasila, adalah kunci utama.

“Kita akan libatkan warga secara aktif, misalnya dengan membuat portal yang dijaga oleh perwakilan warga,” tegas AKBP Wahyu Hidayat.

Selain itu, Pemkot dan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim juga sepakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di bawah umur dengan mengacu pada Surat Edaran (SE) Walikota tentang Pembatasan Jam Malam.

Untuk mengantisipasi tindak kriminal di titik rawan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim telah mendirikan pos penjagaan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya.

Langkah ini akan diperkuat dengan pemasangan CCTV dari Pemkot Surabaya di titik-titik strategis jembatan.

Perhatian khusus juga diberikan pada penanganan peredaran narkoba di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir.

AKBP Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya dan telah mendirikan pos pengamanan di lokasi untuk memantau dan menindak peredaran barang haram tersebut.

“Kami juga rutin menggelar Patroli Blue Light setiap malam di daerah-daerah rawan untuk memberikan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas,” tambah AKBP Wahyu Hidayat.

Menutup pertemuan, disepakati pula rencana Pemkot Surabaya bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk turun langsung ke masyarakat.

Nantinya Pemkot bersama Forkopimda akan mengunjungi kampung-kampung, melakukan cangkrukan bersama warga di setiap RW untuk mendengar langsung aspirasi dan memastikan program keamanan berjalan efektif.

“Termasuk rencana pendirian pos pantau di jalan yang sering digunakan untuk balap liar,” pungkasnya. (*)

Polres Lumajang Ringkus DPO Pencurian Ternak, Pelaku Merupakan Penjaga Kampung

Lumajang – Kepolisian Resor Lumajang berhasil meringkus buronan (DPO) kasus pencurian hewan ternak yang selama ini meresahkan warga Lumajang. Tersangka yang diamankan berinisial BD (45), warga Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengungkapkan bahwa saat penangkapan, BD sempat melawan petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

“Kami telah mengungkap peran masing-masing dari total tujuh pelaku. Hingga saat ini, setelah tertangkapnya BD, sudah lima pelaku yang kami amankan, dan dua DPO lainnya masih dalam proses pengejaran,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Sebelumnya, empat pelaku lain yang telah diamankan adalah BS (47), KM (36), IY (46), dan PAW (32).

Tersangka BD diketahui telah melakukan pencurian tiga ekor kerbau. Bersama rekan-rekannya, kelompok ini telah melancarkan aksinya sebanyak lima kali. Empat kali di wilayah Randuagung dan satu kali di wilayah Jatiroto.

Lebih mengejutkan, tersangka BD merupakan sosok yang dipercaya oleh Kepala Desa Sumberwringin untuk menjaga keamanan kampung, bahkan secara tidak resmi disebut sebagai Kepala Dusun atau Pak Kampung.

“Peran tersangka BD ini secara langsung saat kejadian adalah mengarahkan tersangka lainnya dan mendampingi untuk mengambil tiga ekor kerbau. Setelah kerbau berhasil dikeluarkan dari kandang, tersangka BD yang menuntun dan membawa kerbau hingga titik terakhir,” jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka BD dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Pemerintah PakPak Barat Akan Selalu Dalam Mendukung Progam BPJS

Gempurnews,com/Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya menadatangani Kesepakatan Bersama tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Penandatanganan ini dilaksanakan bersamaan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Pakpak Bharat di Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Medan (09/07/25).

Franc mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berkomitmen akan berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan dukungan dan dorongan bagi terselenggaranya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja di Kabupaten ini secara optimal yang tentunya akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan meyeluruh bagi masyarakat pekerja.

Dalam mengimplementasikan program tersebut diatas, baik akuisisi tenaga kerja maupun penyampaian perlindungan manfaat bpjs ketenagakerjaan kepada pesertanya yang mengalami risiko, BPJS Ketenagakerjaan tentunya membutuhkan dukungan, kolaborasi dan sinergi yang tinggi dan erat kepada Pemerintah, perusahaan dan unsur komunitas pekerja mandiri yang terdiri dari Petani, pekebun, pedagang, tukang bangunan, buruh tani, petugas keagamaan, dan lain sebagainya. Untuk itulah kita selenggarakan acara ini, jelas Franc.

Bersamaan dalam acara ini, juga dilangsungkan penadatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala Dinas Sosial Pakpak Bharat, Supardi Padang, SP, MM dengan kepala BPJS ketenagakerjaan Medan Kota, Jefri Iswanto tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kabupaten Pakpak Bharat.(Tumangger)

Kuasa Hukum Tersangka Pengeroyokan yang Sedang Viral Berharap,Penanganan Perkara Sesuai Dengan Usia Tersangka

Cimahi,Kamis(10/07/2025)
Kuasa Hukum salah seorang terduga pelaku Pengeroyokan yang tengah Viral di kota Cimahi, Didik Sodikin,S.ip.,S.H. berharap penanganan terduga kasus pengeroyokan yang terjadi di Kota Cimahi, tepatnya daerah Pojok, untuk lebih memperhatikan usia pelaku yang masih dikategorikan anak-anak.Hal tersebut diungkapkan Dikdik yang didampingi oleh salah satu orang tua tersangka usai pulang dari Polres Cimahi,Bertempat disalah satu restoran di Kota Cimahi Dikdik dan salah satu orang tua tersangka kasus pengeroyokan memberikan keterangan,

” Kami dari pihak pengacara pada dasarnya memperjuangkan dari sisi hak-hak anak,sesuai dengan pasal 11 Undang-undang Perlindungan Anak.Saya berharap pihak penyidik di Polres Cimahi menjalankan Prosedur yang berlaku,dalam hal ini kami memperjuangkan keluh kesah harapan-harapan dari orang tua tersangka kasus pengeroyokan,khususnya memperjuangkan anak saja di bidang acara itu kan.Langkah yang sudah dan sedang kami tempuh untuk yang kedua kalinya saya sebagai pengacara mengajukan utuk melakukan wawancara dan berusaha bertemu dengan salah seorang tersangka yakni berinisial(P) untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi namun belum dapat dilakukan karena Penyidik yang menangani perkara ini masih ada kesibukan yang lain, Namun kami akan tetap berupaya dan rencananya besok sekitar jam 10.00 WIB untuk mengajukan kembali pertemuan atau silaturahmi dan berkomunikasi langsung dengan tersangka.Samoai saat ini kami sebagai pengacara dari klien kami belum berkesempatan berkomunikasi secara langsung dengan tersangka (P).

Langkah atau upaya hukum yang kami lakukan akan kami lakukan semaksimal mungkin dan beberapa rekan pengacara di lembaga kami akan siap turun memperjuangkan Hak anak,Semoga sesuai dengan yang diharapkan oleh orang tua tersangka (P) yang mempercayakan kepada kami,Pengajuan penangguhan penahanan telah kami ajukan dan untuk saat ini kami berupaya untuk melaksanakan Restoratif Justice (Perdamaian),karena ada satu kesempatan lagi yakni Upaya Hukum Diversi sehubungan tersangka masih dibawah umur,juga pendekatan kepada pihak korban dan keluarganya,semoga ada solusi terbaik bisa selesai secepatnya.Atas kejadian ini semoga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dalam mendidik dan memperhatikan anak kita.Dalam kasus ini memang sudah viral dan mendapat atensi baik dari pemerintah propinsi maupun pemerintah pusat namun kami hanya memperjuangkan hak-hak anaknya,karena pelaku ini masih menempuh pelajaran di salah satu SMA Swasta di Kota Cimahi,kami berupaya agar proses ini berjalan sesuai dengan aturan bahwa tersangka nya masih dikategorikan Anak-anak,” Ungkap Dikdik Sodikin,S.Ip.,S.H. selaku Kuasa Hukum tersangka pengeroyokan yang sedang Viral di Kota Cimahi.

Sementara orangtua salah seorang tersangka pelaku pengeroyokan,Risnawan berharap untuk masalah yang sedang menimpa anaknya agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan,
“Saya selaku orang tua tersangka yang berinisial (P) berharap agar anak dapat diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan dan sesuai aturan tentang perlindungan anak bahwa penahan anak katanya harus khusus untuk anak namu yang terjadi penahanan anak saya ternyata disatukan dengan tahanan yang sudah dewasa sehingga kami khawatir.Saya berharap kepada pihak Polres untuk lebih bijak dalam menjalankan tugas sesuai (SOP).Saya berharap sekali lagi untuk kasus yang menimpa anak saya sebagai tersangka (P) untuk bisa bébas dan bisa selesai karena anak saya masih sekolah dan saat ini menjadi siswa kelas 10 di salah satu SMA Swasta di Kota Cimahi.”Pungkas Risnawan.

Red.

Bupati Haris dan Wabup Fahmi Apresiasi Tradisi Petik Laut Desa Kalibuntu

Probolinggo, Tradisi petik laut kembali digelar dengan semarak di pesisir pantai Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo pada Rabu (9/7/2025). Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi untuk menyaksikan rangkaian acara adat yang menggabungkan nilai-nilai spiritual, budaya dan potensi ekonomi lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris dan Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Turut mendampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hasan Irsyad dan Mahdi, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma bersama Wakil Ketua DPRD M. Zubaidi, Forkopimka Kraksaan, Ketua Pabdesi Kabupaten Probolinggo Supriyanto serta Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Kraksaan.

Kegiatan petik laut di Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan ini ditandai dengan pelepasan larung sesaji ke tengah laut oleh Wabup Fahmi didampingi Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma serta anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo.

Prosesi larung sesaji dilakukan dengan menggunakan sebuah perahu khusus yang berisikan sesaji dan beberapa hasil bumi ini diangkat oleh beberapa warga untuk diturunkan ke pantai yang selanjutnya di larung ke tengah laut sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris dan Wabup Fahmi bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo serta sejumlah Kepala OPD mengikuti prosesi kirab sesaji yang akan di larung ke tengah laut dimulai dari pintu masuk Desa Kalibuntu.

Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan tradisi petik laut yang digelar masyarakat Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan. “Kegiatan ini sebagai simbol kearifan lokal yang telah dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir Desa Kalibuntu,” katanya.

Menurut Bupati Haris, tradisi petik laut mencerminkan wujud syukur atas limpahan rezeki dari laut. Prosesi yang dipenuhi dengan doa, pengajian dan sholawatan itu menjadi bentuk spiritualitas sekaligus kebersamaan warga.

“Tradisi ini merupakan warisan yang sangat berharga. Saya berharap budaya seperti ini terus dilestarikan, karena membawa banyak makna, termasuk harapan agar para nelayan diberikan keberkahan dan kesuksesan,” terangnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengungkapkan dukungan penuh terhadap kemajuan Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan melalui kegiatan budaya tahunan Petik Laut. “Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan desa,” ujarnya.

Wabup Fahmi menyampaikan kehadiran unsur pemerintah daerah mulai dari Bupati, Wakil Bupati hingga anggota DPRD mencerminkan keseriusan dalam membangun kedekatan dan sinergi dengan masyarakat. “Kegiatan seperti ini memperkuat gotong royong. Saat kita bergerak bersama, semua tantangan bisa kita hadapi,” lanjutnya.

Lebih lanjut Wabup Fahmi menegaskan peran penting UMKM lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Meski potensi laut Desa Kalibuntu besar, Pemerintah Desa Kalibuntu diajak agar pengelolaannya bisa ditingkatkan melalui kolaborasi aktif. “Kami optimis Desa Kalibuntu bisa maju lebih cepat dan membawa Kabupaten Probolinggo bersaing dengan daerah lain di Jawa Timur,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap suksesnya tradisi petik laut di Desa Kalibuntu. Pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk memajukan desa secara berkelanjutan.

“Terima kasih kepada semua yang telah mendukung acara ini. Harapan kami, petik laut bukan hanya tradisi budaya, tapi juga menjadi momen mempererat komunikasi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Khairul menegaskan kemajuan daerah dimulai dari desa. Tanpa sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. “Kami mendorong masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah pusat, Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Menurut Khairul, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, Desa Kalibuntu akan semakin maju dan membawa dampak positif bagi Kabupaten Probolinggo. “Mari kita bergandengan tangan, menjaga tradisi dan mendukung pembangunan. Saya siap mendengarkan dan membantu menyelesaikan permasalahan warga,” pungkasnya. (Ali)

Kolaborasi Untuk Swasembada : Polres Pasuruan Tanam Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

PASURUAN – Polres Pasuruan tegak lurus mendukung Asta cita presiden Prabowo diantara dalam hal ketahanan pangan. Oleh karena itu polres mengadakan penanaman jagung di lahan perhutanan sosial, tepatnya Desa Sentul Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/7/25).

Kegiatan ini di ikuti berbagai pihak seperti Kejaksaan Negeri Pasuruan, Adm KPH Pasuruan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kadin Pasuruan, Muspika kec. Purwodadi, Kades Sentul, Mandor Tanam, BPP Purwodadi, PT. Sigenta, PPL kec. Purwodadi, hingga Perwakilan Mahasiswa.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla.Iriawan menekankan pentingnya kemandirian pangan bagi keberlangsungan suatu bangsa.

“Program ini penting bagi ketahanan pangan masyarakat, dan misi swasembada pangan pemerintah,” ujar Kapolres Pasuruan.

Masih Kapolres, “Presiden menaruh perhatian pada ketahanan pangan hingga memasukkan hal ini dalam 8 cita-citanya bersama wapres Gibran,” imbuhnya.

“Terimakasih semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi, apa yang kita lakukan ini mencerminkan gotong royong dan bhineka tunggal Ika yang menjadi prinsip bangsa kita tercinta, semoga generasi mendatang dapat mewarisi kesejahteraan melalui kedaulatan pangan yang telah kita mulai sejak hari ini,” pungkas AKBP Jazuli.

Hadiri Kunjungan Mentri Pariwisata Bupati PakPak Barat ke Geopark Kaldera Toba.

Gempurnews,com/Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri kunjungan Menteri Pariwisata di Kabupaten Toba. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Geopark Kaldera Toba, Sibisa, Kabupaten Toba (08/07/25).

Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan Toba Caldera Resort sebagai ikon destinasi pariwisata kelas dunia berbasis keberlanjutan.
 
 Danau Toba ini adalah salah satu keindahan terbaik yang dimiliki Indonesia. Pesonanya luar biasa dan patut dipromosikan secara global, ucap Widya Putri Wardana.

Kita berharap pengembangan destinasi wisata danau toba yang berkelanjutan bisa mendorong peningkatan ekonomi khususnya dalam bidang kepariwisataan di Kabupaten Pakpak Bharat, baik melalui UMKM maupun destinasi wisata yang kita miliki, ucap Bupati.(Tumangger)

Polda Jatim Tegaskan Perang Terhadap Narkoba: 5,7 Juta Butir Narkotika Dimusnahkan, 3.022 Kasus Diungkap

SIRABAYA – Perang melawan narkoba bukan sekadar slogan kosong Polda Jawa Timur dan jajarannya, tetapi komitmen yang tak dapat dinegosiasikan.

Hal itu seperti ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkoba semester pertama tahun 2025 di gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, Rabu (9/7/2025).

Kombes Pol Abast menyebut, perdagangan, peredaran, dan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah global yang sangat kompleks dan menyentuh berbagai dimensi mulai dari kesehatan, keamanan, sosial, hingga ekonomi.

Kombes Pol Abast menyoroti bahwa kemajuan teknologi dan perubahan sosial juga memunculkan tantangan baru.

“Sindikat narkoba terus beradaptasi, memperbarui modus dan jaringan mereka dengan memanfaatkan celah hukum serta kecanggihan digital untuk menghindari jerat hukum,” ujar Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Juni 2025, Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap 3.022 kasus narkotika.

“Dari pengungkapan itu, Polda Jatim menangkap 3.876 tersangka yang terlibat, baik dari jaringan lokal maupun internasional,” kata Kombes Abast.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sepanjang semester pertama ini antara lain, Sabu: 63.991,54 gram, Ganja: 9.894 gram, Tanaman ganja: 85 batang, Ekstasi: 10.944 butir dan 148 gram, Pil dobel L (Carnophen/okerbaya): 3.869.851 butir.

Dikesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa mengatakan sebagian besar kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan.

“Ada yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk tahap penuntutan,” kata Kombes Pol Robert.

Selain pengungkapan kasus, Polda Jatim juga melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil dari tujuh kasus yang melibatkan empat tersangka.

Tiga di antaranya merupakan kasus tahun 2024 yang telah selesai secara hukum.

Barang bukti yang dimusnahkan mencakup, Sabu: 49.054,582 gram, Ekstasi: 2.860 butir, Carnophen (Pil dobel L): 1.077.840 butir, Okerbaya: 5.688.600 butir.

Jika dikonversikan, total barang bukti yang dimusnahkan mencapai sekitar 5,7 juta butir narkotika.

“Jumlah itu nilainya setara dengan potensi penyelamatan sekitar 1,2 juta jiwa dari ancaman narkoba,” ungkap Kombes Pol Robert .

Menurut Kombes Pol Robert, Jawa Timur menjadi salah satu ‘marketplace’ utama bagi sindikat narkoba.

“Angka ini menunjukkan bahwa kita harus lebih waspada dan tak boleh memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba,” tegas Kombes Robert.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah, dan komunitas sipil, untuk bersinergi dalam memerangi peredaran narkoba.

“Ini bukan sekadar soal hukum, tapi tanggung jawab moral kita bersama dalam menyelamatkan generasi masa depan,” tambahnya.

Upaya ini juga sejalan dengan program nasional Astacita yang dicanangkan Presiden RI H. Prabowo Subianto, serta dukungan penuh dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan komitmen pemberantasan total narkoba di seluruh Indonesia.

Polda Jawa Timur kembali menegaskan bahwa dalam perang melawan narkoba, tidak ada kompromi.

“Ini adalah perjuangan kolektif yang hanya dapat dimenangkan dengan kesadaran, aksi nyata, dan keberanian seluruh bangsa,” tegas Kombes Pol Robert. (*)