Home Blog Page 1650

HST Kirim Tim BPBD ke Barito Utara,Tangani Bencana Banjir

0

BARITO UTARA-Curah Hujan cukup tinggi,sehingga  mengakibatkan air sungai Barito meluap dan Banjir merendam ribuan rumah di Kabupaten Barito Utara,musibah banjir ini mengundang perhatian dan simpati kemanusiaan dari daerah lain khuausnya daerah tetangga,yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah(HST)Provinsi Kalimantan Selatan.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)Kabupaten Hulu Sungai Tengah HST,Provinsi Kalimantan Selatan,turun ke Bumi Iya Mulik Bengkang Turan Barito Utara,untuk menolong penanganan korban banjir hari ini,Rabu (8/9/2021).

“Betul bahwa hari ini,tim  BPBD Kabupaten HST berangkat dengan misi kemanusiaan ke  Kabupaten Barito Utara,Kalteng untuk membantu  warga  yang terkena  banjir. Mereka ke Barito Utara sudah ada konfirmasi dari Kepala Pelaksana BPBD HST,kepada kita,”ujar Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara Gazali Montallatua kepada Media Online Gempurnews.com,Rabu siang.   

Kalak BPBD Barito Utara, belum merinci ke mana tim asal HST diploting.Pasalnya catatan media ini,dari enam kecamatan yang terkena 
dampak banjir,salah satu paling parah di Kecamatan Lahei Barat.Di sana terdata 1.025 rumah warga,rumah ibadah,sekolah dan fasilitas umum terendam air. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistick BPBD Barito Utara,Rijali Hadi memastikan tim bernagkat dari Barabai HST Kalsel menuju Muara Teweh tadi pagi . 

Misi kemanusiaan ini sekaligus misi balasan dan silaturahmi dari Kalsel,karena pada saat bencana banjir pada tahun lalu di Kalsel,tim BPBD Barito Utara juga turun tangan mengatasi bencana alam disana.  (SS).

Kapolres Hadiri Gerai Vaksinasi Merdeka di MAN Lumajang

LUMAJANG – Dalam rangka percepatan vaksinasi nasional, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K, M.Si. hadiri Gerai Vaksinasi Merdeka yang kali ini digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jl. Citandui 75 Lumajang. Selasa (7/9/21)

Ada pemandangan berbeda di Gerai Vaksin Merdeka kali ini, ratusan pelajar MAN Lumajang dengan tertib mengikuti pelaksanaan vaksinasi serentak bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) di seluruh Indonesia yang langsung dipantau oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyapa langsung secara virtual para peserta pelaksanaan vaksinasi merdeka di Ponpes Gontor Jawa Timur, Gereja Katedral Gereja Paroki Katedral St. Maria Palangkaraya Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Vihara Giri Ratana Puja, Lombok Utara Nusa Tenggara Barat (NTB). Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi terciptanya kekebalan komunal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo pada acara puncak kegiatan ini yang berlangsung di Pondok Pesantren K.H. Syamsudin, Ponorogo, Jatim yang tersambung langsung pada 341 titik ponpes dan rumah ibadah di seluruh Indonesia dengan total sasaran 346.688 orang.

Bukan hanya vaksin, Presiden Jokowi juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako sejumlah 60.341 paket dan 88 ton beras kepada warga yang paling terdampak Pandemi Covid-19.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak.

Sementara Presiden Jokowi memantau, di MAN Lumajang berlangsung vaksinasi Covid-19 oleh Polres terhadap 300 pelajar, secara keseluruhan para pelajar mendapat vaksin dosis 1 dan nantinya direncanakan akan dilaksanakan pemberian vaksin dosis 2 di tempat yang sama.

Kapolres Lumajang juga hadir dan memantau langsung kegiatan vaksinasi ini, menurut Eka Yekti bahwa kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan secara bertahap, namun baru hari ini dilaksanakan serentak dan dipantau langsung oleh Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah MAN Lumajang Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag, M.Pd menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah dan khususnya Polres Lumajang, yang secara langsung memberikan vaksinasi kepada anak didiknya yang bertepatan dengan momentum besar vaksinasi serentak yang dipantau langsung oleh Presiden.

“saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah dan Polres Lumajang yang telah melaksanakan vaksinasi kepada anak didik kami, ini merupakan kehormatan besar bagi kami karena pada kesempatan ini kami bisa bertatap muka secara virtual dengan bapak Presiden, jazakumullah khoir,” ungkap Sofyan. (tim)

Tim Satgas Covid – 19 Nyatakan Kelayakan Tempat Tes SKD CPNS Kabupaten Jember

JEMBER – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember dari Dinkes Jember, Polres Jember, Kodim 0824, BPBD Jember, dan juga Polsek Kaliwates didampingi Panitia CPNS Jember meninjau langsung untuk melakukan Assesment lokasi Pelaksanaan Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kabupaten Jember di Balai Serbaguna Kaliwates, Selasa (07/09/2021).

Pelaksanaan Tes SKD CPNS Pemerintah Kabupaten Jember rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 s/d 19 September 2021 mendatang.

Hasil Assesment lokasi tes SKD CPNS di Balai Serba Guna disampaikan Satgas Covid-19 Kabupaten Jember yakni;

Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 wajib dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non-reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021; menggunakan masker kain 3 (tiga) lapis; menjaga jarak (Physical Distancing) minimal 1 meter; cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer; ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2021 yang akan dilakukan; dan bagi peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 di Kabupaten Jember wajib sudah divaksin dosis pertama

Selain itu, peserta Tes SKD CPNS yang terkonfirmasi positif COVID-19 untuk dijadwalkan ulang

Sedangkan ruangan utama Balai Serba Guna yang digunakan untuk pelaksanaan Tes SKD CPNS yang dalam kondisi normal berkapasitas 1.500 s.d 1.800 orang namun untuk penerapan prokes direkomendasi di isi hanya 200 orang peserta Tes SKD. Jarak tempat duduk antar peserta direkomendasi berjarak 1,5 meter baik itu di ruang tes dan di ruang tunggu peserta

Lokasi Tes SKD CPNS direkomendasi untuk penyediaan parkir kendaraan sepeda motor saja untuk peserta tes, sedangkan peserta yang membawa kendaraan mobil untuk di parkir di luar Balai Serba Guna.

Bagi pengantar direkomendasi untuk tidak masuk di area lokasi Tes SKD CPNS, yg boleh masuk hanya peserta Tes SKD CPNS saja untuk meminimalisir kerumunan.

Di Area Gedung Balai Serba Guna sudah terpasang CCTV dengan jumlah dan jangkauan area pengawasan yang cukup, CCTV area dalam gedung maupun luar gedung.

Berdasarkan hasil Assesment secara umum, lokasi Tes SKD CPNS Kabupaten Jember telah dinyatakan layak dalam penerapan prokes untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. (sonz)

PPKM Level 2, Bupati Jember Terus Genjot Vaksinasi

JEMBER – Kabupaten resmi ditetapkan PPKM level 2, atas pencapaian ini Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto berterimakasih kepada warga Jember. Dia mengungkapkan bahwa penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama, oleh karena itu dia mengingatkan masyarakat Jember untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami sendiri di Pemkab Jember ini menekankan untuk menggenjot terus vaksinasi, saat ini Jember sudah level 2, saya menyampaikan terimakasih dan warga harus tetap disiplin protokol kesehatan,” ungkap Bupati Hendy saat mengunjungi isoter Hotel Kebonagung, Rabu (7/9/2021).

Dia juga menyampaikan saat ini fokus untuk memvaksinasi para pelajar dan guru supaya pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilaksanakan seluruh sekolah secara bertahap.
Selain itu, Hendy menyarankan bagi masyarakat Jember apabila terjadi positif Covid-19 untuk mau ditempatkan di isoter karena fasilitas semua ada, tenaga kesehatan juga selalu siap serta dijamin makannya.

“Lebih baik di isoter daripada memilih isoman di rumah,” pesannya.

Bupati Hendy menyampaikan saat ini ada 12 orang yang dirawat di isoter kabupaten, dan 38 orang ada di isoter kecamatan. (sonz)

Satnarkoba Polres Barito Utara Tangkap Wanita Diduga Pengedar Sabu

0

BARITO UTARA-Perempuan bernama Rabiana alias Bella(32)tahun,warga jalan Jendral Sudirman atau jalan Bandara Lama Rt 33A,Kelurahan Melayu,Kecamatan Teweh Tengah,Kabupaten Barito Utara,Kalteng.Rabi alias Ana alias Bella ditangkap Satresnarkoba Polres Barito Utara,Pasalnya kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu di baraknya,Selasa (7/9/21)pukul 20.30 WIB.

Pada akhir pengembangan,polisi berhasil mengamankan 8,48 gram sabu yang disembunyikan pelaku dalam kaleng plastik lulur Purbasari dilantai depan ruang tamu.

Kapolres Barito Utara AKBP.Dodo Hendro Kesuma,melalui Kasat Narkotika AKP.Slameto membenarkan penggerebekan seorang perempuan yang menyimpan barang terlarang diduga narkoba jenis sabu melebihi 5 gram.

“Informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran narkoba dikawasan jalan Bandara lama.Petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut dan ternyata diketahui keberadaan terlapor sedang berada di dalam rumah sewaan atau Barak,”ungkap Kasat Narkoba.

“Kita lakukakan penggerebekan di rumah sewaan baraknya, ditemukan satu buah kaleng plastik lulur Purbasari yang didalamnya berisi 6(enam)bungkus plastik klip kecil berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu dan barang bukti lainnya.Dia sudah kita amankan di Polres Barito Utara untuk proses lebih lanjut,”ujar AKP.Slameto.

Dari perbuatannya,pelaku disangkakan dengan pasal 114 ayat(2)Jo pasal 112 ayat(2)Undang-undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.  (SS).

Terindikasi Menipu Dan Nilep Uang Puluhan Calon PMI, Seorang Pimpinan Agen TKI di Tulungagung, Di Ciduk Polisi

TULUNGAGUNG (07/09/21) Seorang perempuan berinisial MS (34) yang beralamatkan di salah satu Desa yang ada di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung terpaksa berurusan dengan Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Tulungagung. Pasalnya, perempuan yang merupakan kepala di sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ini melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan kewenangannya. MS diduga juga melakukan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak sesuai dengan perjanjian kerja.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Christian Kosasih melalui Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU Nenny Sasongko kepada awak media, Selasa (07/09/2021) mengatakan, sesuai kewenangannya, Lembaga Pelatihan Kerja yang dinaungi MS melalui PT CBI Group yang berkantor di Rejotangan tersebut hanya melatih/memberikan pelatihan bahasa asing yakni, Jepang, Inggris, Kantonis dan Mandarin kepada siswanya.

“Sesuai kewenangannya, hanya melatih bahasa asing bukan untuk menempatkan kerja ke luar Negeri. Meski MS mempunyai surat tugas dari PT ABP, namun PT tersebut hanya memiliki SIP3MI ke negara tujuan Hongkong, Singapura, Malaysia, Kuwait dan Turki,” terang Nenny.

Nenny menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula sekira bulan Juni 2020 MS dihubungi oleh seseorang perempuan yang mengaku bernama Esy melalui telephon dengan menawarkan proses pemberangkatan calon PMI dengan tujuan ke Jepang.

Kemudian pada pertengahan bulan Juni, MS dihubungi lagi oleh Esy yang mengaku sudah berada di Jepang untuk membahas persyaratan yang dilengkapi oleh para calon PMI. Setelah itu, MS yang telah mengkoordinir sebanyak 26 orang calon diberikan pelatihan di LPKnya sekaligus MS juga telah mengirim semua data-data para calon PMI kepada Esy melalui pesan Line.

“Menurut pengakuannya, MS dari September hingga Oktober 2020 telah mentranfer kepada Esy sebanyak 1.065.000.000 (Satu Milyar enam puluh lima juta rupiah). Namun sampai saat ini hanya janji – janji saja dan nomer yang bersangkutan tidak bisa dihubungi lagi sehingga sebanyak 26 orag calon PMI sampai saat ini juga belum diberangkatkan ke Jepang,” tambahnya.

Dengan adanya hal tersebut, maka 2 dari 26 calon PMI yakni EH alamat Desa/Kecamatan Bandung dan MA membuat pengaduan ke Polres Tulungagung. Yang mana dari dua calon PMI ini telah menyerahkan uang kepada pelaku MS sebesar Rp. 49 juta dan Rp. 70 juta.

Selain itu, MS juga dilaporkan oleh korban lainnya yakni, N warga Desa Serut, Kecamatan Boyolangu yang dijanjikan akan diberangkatkan ke negara Polandia dan sudah menyerahkan uang Rp. 25 juta untuk pengurusan pada Januari 2021 dengan perjanjian 5 bulan akan diberangkatkan, jika tidak berangkat uang akan dikembalikan namun hingga saat dilaporkan, korban N belum diberangkatkan dan uang juga tidak dikembalikan oleh pelaku.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Unit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung melakukan penyelidikan dan penyidikan serta memintai keterangan dari saksi korban maupun saksi ahli dari Dinas Sosial Tenaga Kerja Tulungagung.

Perbuatan MS diduga telah melanggar Undang – Undang yaitu orang perseorangan melaksanakan penempatan PMI tidak sesuai dengan perjanjian kerja. sangsi pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda maksimal Rp. 15 Miliar.

Atas perbuatannya, kini pelaku MS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan setelah sebelumnya dilakukan gelar perkara kasus.

“Pelaku oleh penyidik dianggap sudah cukup bukti melakukan tindak pidana sesuai yang dimaksud dalam pasal 81 jo pasal 69 UU RI no 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia yang ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda maksimal Rp. 15 Miliar, serta pasal 378 KUHP,” pungkas Iptu Nenny Sasongko. (RED)

Bupati Jember Ijinkan Destinasi Wisata Beroperasi dengan Syarat dan Ketentuan

JEMBER – Setelah Sebelumnya jember menerapkan PPKM level III, kini Jember sudah berubah menjadi PPKM Level II, sehingga Bupati Jember Hendy Siswanto sudah mengijinkan untuk membuka kembali tempat wisata dengan aturan yakni jumlah pengunjung dibatasi 25 Persen

“Tempat wisata diizinkan,” kata Hendy Siswanto, Selasa (7/9/2021).

Menurut Bupati Jember, destinasi wisata yang ada. Wilayah kabupaten Jember mengalami keterpurukan selama pandemi COVID-19.

Pembukaan destinasi wisata dengan pembatasan pengunjung sebanyak 25 persen dinilai belum maksimal untuk kembali memperbaiki.

Selain itu, karena lamanya tidak beroperasi sehingga banyak sarana pariwisata yang perlu diperbaiki.

Hendy telah meminta Dinas Pariwisata agar melakukan perbaikan dan pembenahan.

“Banyak kekurangan karena setelah lama tidak beroperasi,” ucapnya.

Selain destinasi wisata, mal dan restoran juga sudah bisa buka. Untuk pengunjung, dibatasi selama 60 menit untuk makan bersama.

Kendati telah mengalami sejumlah kelonggaran, Hendy meminta agar warga tetap disiplin menerapkan prokes pencegahan penularan COVID-19.

“Apapun kegiatannya, tetap prokes jangan ditinggalkan. Karena COVID-19 tidak tau di mana tempatnya,” terangnya.

Menurut Hendy, status Jember menjadi PPKM level II menunjukkan masyarakat sudah banyak yang patuh prokes pencegahan COVID-19. Di antaranya memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Level dua ini ukuran kami sudah melakukan perbaikan, bahwa kita sudah mulai patuh,” katanya.

Pemkab Jember, lanjut Hendy, terus berusaha agar bisa segera kembali ke situasi normal. Maka dari itu, dia mengajak masyarakat turut berjuang mencegah penularan COVID-19.

Salah satunya aktif dalam menggencarkan kampanye vaksinasi. Juga bagi warga yang positif COVID-19 dengan gejala ringan, agar menjalani isolasi terpusat yang sudah disediakan. (Sonz)

Terinspirasi Ginting, Mochamad Yasin Oktavian Lebih Giat Berlatih Bulutangkis

0

CIMAHI —
Yasin adalah nama panggilan Muhammad Yasin Oktavian, masih sangat kecil saat mulai diperkenalkan olah raga bulutangkis oleh sang Ayah sekaligus pelatihnya, Dian Supriatna.

Usia empat tahun sudah mulai ikut berlatih dengan sang ayah, terlihat lebih panjang raket badminton dibandingkan tinggi badannya, tak terasa Yasin sekarang sudah menginjak kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Mandiri 2 Citeureup Kota Cimahi, Pada usia 5 tahun Yasin kecil sudah mengikuti pertandingan perdananya tingkat Jawabarat.

Sang Ayah, ketiaka ditemui Gempurnews (7/9/2021), menyampaikan, dirinya memberikan porsi latihan yang cukup serta disesuaikan dengan usia Yasin, dalam keseharian Yasin yang saat ini duduk di kelas 3 tetap melakukan aktifitas seperti anak-anak seusianya, diantaranya bermain layang-layang, namun saat jadwal berlatih Yasin selalu bersemangat untuk mengejar cita-citanya menjadi juara bulutangkis seperti yang telah diraih oleh Anthony Sinisuka Ginting.

Saat ditemui oleh wartawan di kediamannya Jalan Ciaeitali Gg.Sukabakti 6G No.97 RT 05-RW 10, Kelurahan Citeureup Kevamatan Cimahi Utara, Yasin mengungkapkan kepada Awak media, dirinya ingin menjadi juara seperti yang telah diraih oleh seniornya Anthony Sinisuka Ginting ( Ginting).

“Saya bercita-cita ingin menjadi juara seperti Kak Ginting untuk mencapai cita-cita saya, saya berlatih secara rutin bersama ayah.” Ujarnya.

Sementara Sang Ayah sekaligus pelatih Yasin, Dian menyampaikan jika anaknya yang sekaligus atlit binaannya ini( Yasin), memiliki semangat yang tinggi dan giat dalam berlatih.

“Setelah melihat prestasi Anthony Sinisuka Ginting (Ginting) yang mencapai prestasi Internasional, semangat yasin timbul kembali dan sekarang Yasin menjadi giat berlatih.”Terang Dian Supriatna.

Kakak dari Raihna Yasmina Faiha ini semakin giat berlatih yang langsung ditangani oleh sang Ayah merangkap pelatihnya ini.

Raihna Yasmina Faiha Sang adik Yasin tak mau kalah juga, diusia yang baru menginjak kurang dari 3 tahun sudah mulai diperkenalkan olahraga bulutangkis.

Sang Ayah menjelaskan, untuk mencetak Atlit bulutangkis itu sangat sulit dan juga berat
karena persaingan sangatlah ketat, bisa dibilang mustahil untuk naik ke permukaan, disamping
Fasilitas yang harus memadai, program yang tepat serta team pelatih yang mumpumi.

“semoga yasin kedepan bisa menjadi juara menggantikan seniornya yang sekarang telah menjadi juara dan dapat menggarumkan nama Cimahi seperti halnya Anthony Sinisuka Ginting.”Pungkas Dian Supriatna pelatih sekaligus Ayah Muhammad Yasin Oktavian. (AES)

Musdes Tunggakcerme, Berjalan Demokratis Hasilkan Beberapa Prioritas

PROBOLINGGO — Pemerintah desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, Selasa, 7 September, mengambil tempat di kantor desa, melaksanakan musyawarah desa( Musdes) perencanaan tahun 2022.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh lembaga yang ada serta beberapa elemen masyarakat, kepala desa beserta perangkatnya, LPP, PKK, bidan desa, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama yang ada didesa tersebut.

Musyawarah desa yang dipimpin oleh ketua BPD yang diwakili oleh Ach Sofi tersebut, juga dihadiri oleh Forkopimka Wonomerto, yakni Camat Wonomerto, H. Mohammad Said, sekretaris kecamatan Dian Cahyo, Kapolsek, Danramil yang diwakili oleh Babinsa setempat Ajunianto, menyerap aspirasi yang diusulkan oleh masyarakat melalui perwakilannya.

Ada beberapa poin yang menjadi prioritas dari hasil Musdes tersebut, yakni infrastruktur di empat dusun, peningkatan pemberdayaan manusia dengan mengoptimalkan posyandu, pembinaan pemuda dengan meningkatkan partisipasi karangtaruna, untuk ikut dalam pencegahan kenakalan remaja dan pencegahan peredaran narkotika.

Untuk kepemudaan, lebih difokuskan kepada kreatifitas dalam kegiatan yang positip serta meningkatkan prestasi dibidang olahraga maupun peningkatan sumberdaya.

Kemudian sosialisasi Vaksinasi dikalangan masyarakat, dengan harapan seluruh warga desa yang memenuhi syarat sudah tervaksinasi.

Kepala desa Tunggakcerme, Nantu Hermanto, menyampaikan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut dalam membangun desa, terutama untuk tahun 2022.

Disampaikan, jika warga masyarakat Tunggakcerme selalu proaktip dalam setiap kegiatan yang ada didesa, terutama dalam ikut andil dalam memberikan masukan, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat umumnya.

“Alhamdulillah, Musdes kali ini berjalan dengan baik, dan saya akan berjuang sekuat tenaga mewujudkan apa yang diharapkan oleh warga,” tekad Nanti Hermanto. ( Wulan)

Jawaban PLN Belum Memuaskan,Hearing DPRD di Jadwalkan Kembali

0

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Barito Utara,melangsungkan Hearing dengan Perusahaan Listrik Negara(PLN Persero)mengenai pemasangan jaringan listrik di RT.3 dan RT.4 Desa Butong,Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah,di ruang rapat DPRD,Selasa(7/9/2021).

Hearing DPRD dengan PT.PLN(Persero)dihadiri Asisten I Sekda,Camat Teweh Selatan,Kepala Desa Butong,manager PLN ULP Muara Teweh dan general Manager PT.Agu dan DSN.

Dalam hearing yang telah berlangsung tersebut,dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST didampingi 8 orang anggota Dewan dari masing-masing Komisi.

Hal ini mengemuka saat Hearing antara DPRD dengan PT.PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Teweh,Pemerintah Kecamatan Teweh Selatan, dan Pemdes Butong di Muara Teweh,Selasa Pagi.

Kepala Desa Butong Yohan Preslei mengungkapkan, pihaknya dibantu oleh PT AGU-DSN Rp.600 juta untuk pemasangan jaringan listrik menuju Desa Butong sepanjang 11 km.

Ternyata pada saat diajukan ke PLN,biayanya tertera Rp.1,2 Miliar. Belakangan ini direvisi kembali lagi menjadi Rp.4,1 Miliar.Ini terasa sangat memberatkan Pemdes Butong,sampai hal ini dibawa ke Hearing DPRD. 

Seperti dijelasan PLN dalam pertemuan Hearing. Manager PT.PLN.ULP Muara Teweh,Sesen, menegaskan,PLN tidak pernah membebankan biaya pembangunan jaringan kepada pelanggan. 

“Dia bilang,kami tidak tahu perubahan angka RAB.Ini dikerjakan oleh PLN Unit
Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kuala Kapuas. PLN.ULP Muara Teweh hanya unit layanan,” katanya. 

Biaya pemasangan jaringan listrik sudah ditentukan dari pusat. Setiap satu kilometer dengan range bawah Rp.250 juta dan range atas Rp.400 juta.”Kita bisa pertanyakan ini ke Kuala Kapuas,karena ada harga satuan di PLN dan itu pun sudah baku,”imbuh Sesen.

Penjelasan ini tampak tidak memuaskan bagi para peserta Hearing lain. Sehingga dalam kesimpulan Hearing yang dipimpin Parmana Setiawan,ST tertera Badan Musyawarah akan menjadwalkan kembali Hearing dengan PLN setelah Reses,ke UP3 Kuala Kapuas dan Unit Induk Wilayah(UIW)Kalselteng Banjarbaru. 

Setelah Hearing dilangsungkan,General Manager.PT.AGU-DSN Raju Wardana,diminta komentarnya Selasa siang,mengatakan pihaknya siap membantu warga Desa Butong Rp.350 juta dan Rp.450 juta dengan cicilan pertriwulan. 

“Selama ini kita bantu subsidi listrik buat warga Rp.9 juta per bulan,tetapi ada juga bantuan lain yang langsung disalurkan oleh PKS(Pabrik Kelapa Sawit) kepada warga,”ungkap Raju. 

Desa Butong memiliki 10 RT. Dari jumlah tersebut, dua RT, yakni RT 3 dan RT 4 berada di dalam wilayah perusahaan sawit PT. AGU-DSN.  (SS).