Home Blog Page 1905

Wabup dan 1.000 Anak Yatim Doa Bersama Untuk Kesehatan Bangsa

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan 1.000 anak yatim doa bersama untuk kesehatan bangsa di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Minggu (15/11/2020). Doa bersama tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Bunda Indah mengucapkan terima kasih kepada Forum Zakat Kabupaten Lumajang yang telah memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim. Ia berharap kegiatan ini semakin memacu masyarakat yang mampu untuk menyisihkan rezekinya untuk membantu anak yatim dan dhuafa.

“Mudah-mudahan dengan gerakan ini semakin memotivasi masyarakat yang mampu untuk membantu orang yang membutuhkan, untuk kesehatannya, pendidikannya, insya Allah doa dari mereka yang membantu kita kelak,” harapnya.

Bunda Indah menegaskan bahwa anak yatim wajib dikasihi dan diperhatikan. Oleh karenanya ia meminta agar masyarakat lebih mencintai dan peduli terhadap anak yatim dan dhuafa di sekitarnya.

“Tidak boleh ada anak yatim yang terlantar, kalau ada yang terlantar segera laporkan kepada kami atau lembaga-lembaga amil zakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Zakat Kab. Lumajang, Hariadi Mulyo Utomo menjelaskan bahwa forum zakat dalam kegiatan ini menyalurkan bantuan 100 juta rupiah kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa. Ia menjelaskan bahwa karena masih dalam pandemi, anak yatim yang dihadirkan ke Pendopo Arya Wiraraja hanya sebanyak 50 orang.

“Niat kami selain untuk memberikan santunan juga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, sambil kita berdoa bersama agar Covid-19 segera berlalu,” jelasnya. (birolumajang)

Peringati Hari Santri Nasioanal, Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab Adakan Festival Albanjari

NGANJUK — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi besar Muhammad, SAW, bersamaan dengan Hari Santri Nasional, pesantren Daru Ulil Albab desa Kelutan kecamatan Ngronggot kabupaten Nganjuk, hari sabtu 14 nopember 2020, menyelenggarakan festival sholawat banjari, yang diikuti peserta se – eks Karisidenan Kediri yang meliputi wilayah kabupaten Kediri, Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Trenggalek.

Salah satu panitia festival, Ghozali menuturkan, jika dalam festival tersebut diikuti peserta sebanyak 65 grup dari berbagai wilayah se Karesidenan Kediri, dalam satu grup terdiri dari 10 personil.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi, hingga malam tersebut, para peserta festival diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, karena waktu penyelenggara dilakukan dimasa pandemi covid -19.

Para personil peserta, pengantar ataupun penonton harus memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pesantren Daru Ulil Albab, DR. KH. Kharisudin Aqib, menyampaikan jika festival yang diselenggarakan dengan sederhana tersebut diharapkan akan menjadi pembelajaran dan berkah serta manfaat, baik bagi peserta sendiri maupun masyarakat umum.

Festival memang sederhana tapi bisa menjadikan pembelajaran preniur sosial yang dibutuhkan tapi masih langka, semoga festival ini dijadikan berkah dan manfaat serta pembelajaran untuk menjadi orang besar nantinya, tutur pengasuh pesantren Daru Ulil Albab, KH Kharisudin Aqib.(Sum).

Deklarasi Partai UKM Dilaksanakan Secara Virtual

0

Jakarta – Partai UKM (Usaha Kecil Menengah) baru saja mendeklarasikan keberadaannya pada Selasa 10 November 2020 di Hotel Lumire Jakarta Pusat. Dalam acara yang diadakan secara secara Virtual/Online itu, diperkenalkan para pimpinan Partai UKM antara lain, H. Bustan Pinrang sebagai Ketua Umum, Syafrudin Budiman sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nurjannah sebagai Bendahara Umum.

Selain itu dalam acara tersebut juga diperkenalkan logo dan tanda gambar partai, 7 garis besar perjuangan Partai UKM. Adapun 7 garis besar tujuan Partai UKM, diantaranya; 1. Keadilan Sosial, 2. Kesejahteraan, 3. Kesetaraan Ekonomi, 4. Kemajuan Ekonomi, 5. Ekonomi Kerakyatan, 6. Persamaan Hak, 7. Penegakan Hukum.

Partai UKM didirikan untuk menampung aspirasi dan perjuangan kalangan Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM), Koperasi dan Industri Kecil Menengah (IKM). Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasannya, Partai UKM hadir sebagai Partai Nasionalis Berbasis Ekonomi Kerakyatan, sebagaimana dijelaskan Syafrudin Budiman, SIP, Sekretaris Jenderal Partai UKM, melalui rilisnya, Sabtu pagi (14/11/2020).

“Partai ini didirikan oleh banyak kalangan profesi,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Din.

Partai Baru ini dideklarasikan oleh 60 orang dari berbagai profesi termasuk para pelaku UKM, seniman, aktifis, pengusaha, wartawan, pengacara, tenaga medis, tenaga pendidik dan sebagainya.

Mantan aktifis Mahasiswa Surabaya 1998 ini menginginkan agar ke depan pemerintah harus menyediakan jasa simpanan dan pembiayaan skala mikro.

“Partai UKM akan memperjuangkan kalangan pengusaha kecil dan menengah untuk terus berkembang dan maju di Indonesia sebagaimana visi Indonesia Maju Presiden Jokowi,” tutur Gus Din. (Trh)

Penemuan Jasad Bayi, Gegerkan Warga Ambal Ambil

PASURUAN –
Warga masyarakat dusun Rawi barat desa Ambal Ambil Kecamtan Kejayan Kabupaten Pasuruan, dibuat geger, berawal pada hari Jumat, Tanggal 13 Nopember 2020 sekira jam 16.00 Wib, telah di temukan seorang bayi yang dalam keadaan tidak memakai busana dan sudah tidak bernyawa di dalam sungai dengan kondisi masih terdapat tali pusar.

Pelaku diduga melakukan dengan cara membuang bayi dan menenggelamkanya di dalam sungai, yang selanjutnya di temukan oleh warga setempat, Winarti (40), warga setempat saat melaksanakan mandi di dalam sungai tersenggol pada bagian tubuh bayi , yang mengapung dan terhanyut oleh arus air sungai yg kemudian di tolong bersama temannya Robiah yang saat itu bersamanya.

Kemudian Winarti bersama Robiah melaporkan kejadian tersebut ke Jamik (50), selaku tokoh masyarakat setempat untuk melanjutkan ke Polsek Kejayan.

Kanit reskrim Polsek Kejayan, Aipda Agung Darmawan, membenarkan kejadian tersebut, dan dirinya berjanji akan mengungkap kasus yang menggegerkan masyarakat ini.

” Saya bersama tim akan mengungkap siapa pelaku pembuang bayi yang tak berdosa ini,” Tekad Agung ( tofa )

Jelang Pilkada, Kapolresta Cek Alut Dan Alsus Ops Mantab Praja Semeru 2020

PASURUAN –
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, S.I.K, MH, memimpin kegiatan Apel Gelar Kesiapan Alut dan Alsus Ops Mantab Praja Semeru 2020 dalam rangka Pilkada di halaman gedung R abdurahman jalan gajah mada kota pasuruan jum’at13/11/2020

Dalam kegiatan tersebut, diikuti oleh wakapolres Kompol Priyanto, S.H., S.I.K., M.H.serta
Para Kabag,
Para Kasat,
Para Kapolsek, juga
Perwira,
Bintara dan ASN Polres Pasuruan Kota.

Dalam sambutannya, Kapolresta menyampaikan arahan dan pesan jika
dalam tahun ini wilayah Kota Pasuruan, akan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 9 Desember 2020 beserta 270 daerah lainnya, yang melaksanakan di tengah wabah pandemi Covid-19, ini menjadi momentum untuk Negara Indonesia dalam.

Dalam hal ini penyelenggaraan tetap berjalan demokratis dan aman, Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur menggelar dengan sandi Operasi Mantab Praja Semeru 2020 serta Wilayah Kota Pasuruan akan menyelenggarakan proses demokrasi ini tentunya menjadi tantangan bagi kita semua dalam menjaga harkamtibmas di Wilayah Kota Pasuruan yang aman dan kondusif.

Melalui apel gelar kesiapan alut dan alsus Ops mantab praja dalam rangka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan, lanjut Kapolresta, ahapan Pilkada sudah memasuki tahapan kampanye, tingkat kerawanan semakin meningkat menjelang pencoblosan, pasca pencoblosan maupun proses pelantikan, oleh karena itu kesiapan Polres Pasuruan Kota Siap Pilun, Siap Posko, Siap Latpraops, Siap Harkamtibmas, Siap masyarakat, Polres Pasuruan Kota juga Siap alut dan alsus dalam menghadapi Pilkada Kota Pasuruan, hal ini menjadi serangkaian kesiapan yang harus disiapkan sejak dini dalam rangka Ops Mantab Praja Semeru 2020, sehingga kekurangan dan kerusakan alut dan alsus dapat dideteksi dan segera mendapat perbaikan.

Diuraikan lebih lanjut, sarana dan prasarana Kepolisian adalah hal yang tidak bisa dipisahkan, karena untuk mendukung dan memudahkan tugas personil polri sehingga perlu pengecekan dan perawatan yang intens oleh perwira pengendali maupun personil itu sendiri.

“Tanamkan rasa peduli dan perhatian terhadap barang – barang yang sudah diberikan oleh Dinas,” perintahnya.

Juga perlu diketahui bersama Pemilukada adalah tanggung jawab Polri dibantu dengan stakeholder oleh karena itu marilah kita selalu berdoa kepada Allah Swt semoga semua diberi kesehatan, kekuatan dan keselamatan dalam bertugas, hindari pelanggaran yang dapat mencoreng institusi, laksanakan tugas dengan ikhlas InsyaAllah akan mendapat kemudahan.

Pemilukada adalah pesta rakyat, Polri selaku Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat berikan pesan yang baik bagi masyarakat agar tidak terprovokatif oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, siapapun yang akan menjadi pemenang dalam Pilkada ini berikan dukungan satu sama lain dan untuk saling menghormati dan beri himbauan terhadap masyarakat jangan bereforia berlebihan dalam merayakan kemenangan, tegas Arman.
( Arie / Tofa/Qomar)

Sanggring, Jamuan Makanan Masakan Kaum Lelaki

LAMONGAN – Biasanya, semua makanan yang disantap untuk menjamu tamu atau suguhan pangan yang disajikan dalam suatu acara, dimasak oleh kaum perempuan. Tetapi kali ini berbeda, ada sebuah tradisi yang cukup unik untuk diperhatikan.

Di salah satu wilayah di Kabupaten Lamongan, tepatnya di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, ada sebuah tradisi yang dinamai Sanggring, yakni memasak jamuan tanpa melibatkan perempuan, semua dilakukan oleh lelaki di kampung tersebut.

Sanggring, sebenarnya merupakan masakan berbahan dasar ayam yang dibumbui rempah-rempah. Dibuat untuk para tamu pada sedekah bumi dengan jumlah piring yang sudah ditentukan yakni 44 buah.Tradisi ini merupakan warisan sesepuh desa setempat yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Menurut ceritanya, peninggalan Ki Buyut Terik.

“Ceritanya Sanggring ini untuk menjamu. Dulu kan ada seperti prajurit, mengundang teman-teman untuk jamuan makan, mengerahkan anak buahnya atau murid-muridnya untuk memasak Sanggring ini,” tutur Bunia, salah seorang sesepuh desa Tlemang, saat ditemui media ini, Kamis (12/11/2020) dalam suatu jagong santai di warung kopi.

Bunia mengatakan, bahwa Sanggring merupakan ritual pensucian dengan menyajikan makanan yang dipercaya sebagai obat. “Karena orang laki-laki kan nggak punya hadas,” katanya.

Sampai sekarang, tradisi itu masih dipertahan oleh warga desa setempat. Dan semua bahan disediakan oleh warga, seperti ayam lengkap dengan bumbunya bahkan kayu bakar pun sudah ada yang menyediakan. “Kalau dulu warga memberikan ayam harus ‘ireng mulus’ (berwarna hitam-red), kalau sekarang tidak,” tutup Bunia. (red)

Pantai Wartawan, Destinasi Wisata Ciamik Dengan Nama Unik

0

LAMPUNG SELATAN – Pantai wartawan adalah salah satu destinasi wisata yang berada di Desa Way Muli, Rajabasa, Lampung Selatan. Selain nama yang unik dan panorama indah di sekitar kawasannya, pantai tersebut juga terkenal dengan sumber air panasnya yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Nama pantai yang terletak di selatan kecamatan rajabasa tersebut konon berasal dari para pengelolanya yang dulu merupakan warga lokal dengan profesi sebagai wartawan. Letak pantai wartawan sendiri berjarak 14 kilometer dari Kota Kalianda dan 30 kilometer dari Simpang Gayam, Jalur Bakauheni kota Bandar Lampung.

Akses menuju lokasi Pantai Wartawan terbilang cukup baik, kawasan tersebut juga mudah dijangkau karena berada persis di tepi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rajabasa dan Kota Kalianda.

Pantai wartawan terkenal dengan sumber air panasnya, lokasi tersebut berada di sisi pantai karang di kaki Bukit Gunung Botak. Sumber air panas yang ada di pantai tersebut memiliki suhu panas yang cukup tingi, yaitu 80 hingga 100 derajat celcius. Keberadaannya diperkirakan bersumber dari anak Gunung Krakatau yang masih aktif sampai sekarang.

Belasan titik sumber air panas yang berada di sekitar bebatuan tersebut juga menyebabkan munculnya kepulan asap dari air panas yang dihasilkan. Uniknya lagi, walaupun sumber airnya bercampur dengan air laut, rasa air yang dihasilkan di kawasan tersebut tidak asin. Bahkan beberapa pengunjung seringkali memakainya untuk membuat kopi.

Selain sumber air panas, di Pantai Wartawan pengunjung juga dimanjakan dengan pemandangan air laut biru dan pulau-pulau di sekitarnya. Letak Provinsi Lampung yang bersebrangan dengan Gunung Krakatau yang berada di Banten juga memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan gunung tersebut dari kawasan Pantai Wartawan.

Keindahan pantai juga bisa dinikmati dari Bukit Botak yang berketinggian 50 meter. Pada bukit yang berlokasi didekat sumber air panas tersebut, terdapat juga goa dan makam Tubagus Sulaiman yang merupakan seorang pendekar asal Banten. Pengunjung pun bisa berkunjung dan berziarah di lokasi tersebut.

Karena air yang cukup tenang dan aman pantai wartawan sebenarnya cocok untuk tempat berenang para pengunjung. Air sekitar sumber air panas juga dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit dari gangguan tulang, rematik hingga sakit kulit. Namun ada beberapa hal yang harus di perhatikan oleh pengunjung untuk keamanan mereka.

Karena memiliki titik-titik sumber air panas yang memiliki tingkat suhu panas ekstrem, maka ada baikya pengunjung datang di pagi atau sore hari ketika air sedang surut. Ketika air pasang, titik sumber air panas akan tertutupi oleh air laut yang naik hingga ke bibir pantai sehingga pengunjung tidak dapat menghindari sumber air panas.

Ketika berada di sekitar sumber air panas pun pengunjung harus waspada. Karena suhuya yang tinggi jangan coba-coba untuk mencelupkan bagian tubuh bahkan jari sekalipun. Ketika berjalan di sekitarnya pengunjung pun harus lebih awas, kawasan pantai yang licin bisa saja menyebabkan pengunjung terpeleset ke sumber air. *
Dikutip dari berbagai sumber

PT Anugrah Porangkaya Indonesia Ajak Petani Jadi Milyader Melalui Budidaya Tanaman Porang

BANYUWANGI – Ditengah merosotnya harga komoditas pertanian akibat terdampak pandemi Virus Corona (Covid-19), budidaya Porang justru menjanjikan. Hal ini disampaikan langsung H.Eko Susilo Nurhidayat selaku Ketua KADIN Banyuwangi yang kini merambak usaha dibidang pertanian Porang.

Menurutnya porang berpotensi besar, selain memiliki kandungan gizi yang baik, porang juga diyakini kaya akan manfaat. Hal itu yang membuat Porang kini menjadi salah satu komoditas pertanian yang banyak diburu pasar internasional.

“Porang memiliki banyak manfaat, selain berguna untuk bahan makanan. Porang kini juga dikembangkan sebagai obat-obatan. Selain itu porang bisa dijadikan bahan lem, pengganti agar-agar, bahan kertas, tekstil, isolator listrik, bahan anti air bahkan dapat digunakan sebagai bahan baju anti peluru dan baru-baru ini dikembangkan untuk industri Pesawat terbang. Jadi jangan heran bila kini negara-negara asing sedang berlomba-lomba membudidayakan tanaman Porang” Papar Eko dihadapan awak media.

Menurut Eko hal itulah yang mendasari PT. Anugrah Porangkaya Indonesia tertarik untuk mengembangkan budidaya Porang. Selain memiliki pasar yang masih luas, porang juga memiliki Profitabilitas yang cukup tinggi. Bahkan diyakini sebagai komuditas pertanian yang dapat menjamin kedaulatan pangan dan Ekonomi.

“Profitabilitas yang tinggi itulah yang membuat kami berupaya keras menciptakan perusahaan agro industri dari hulu sampai hilir. Harapan kami nantinya PT.API ini dapat memiliki peran penting penting sebagai penggerak utama di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan guna mencapai kedaulatan pangan dan ekonomi. Yang terpenting, Sukses bersama selamanya.” Pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Suyoto MS selaku komisaris dan penasehat PT API yang mendampingi awak media untuk menyaksikan langsung pembibitan porang yang berada di desa wisata Umbul Aga Puncak Porang yang berada didesa Sumbergondo Glenmore, juga menjelaskan pehitungan keuntungan menanam Porang.

“Bila kita memiliki sebidang tanah satu hektar saja, setidaknya dapat ditanami sekitar 35.000 bibit. Dengan 3500 pohon minimal kita bisa panen 70 Ton Umbi dan 17,5 Ton buah katak. Dengan harga Rp.8.000/Kg Umbi dan Rp.100.000/kg Buah katak kita bisa mendapatkan keuntungan hingga 1 Miliyar.

Dengan keuntungan sebesar itu pihaknya berharap dimasa yang akan datang akan banyak perani yang menjadi miliyader. Dihadapan awak media Suyoto juga menjelaskan berbagai hal berkaitan budidaya porang yang dikembangkan PT.API

“Jadi kini wisata UAP difungsikan sebagai tempat pembibitan porang. Kami PT.API dalam hal ini menawarkan berbagai kontrak kerjasama, dari kontrak kelompok KUR Mandiri, Pribadi, sampai kemitraan antara koprasi maupun pemerintah daerah. Baru-baru ini kami juga kedatangan ketua DPRD Bojonegoro, beliau beserta rombongan tertarik untuk mengembangkan budidaya porang guna memaksimalkan pendapatan daerahnya.”terang suyoto.

Selain Bojonegoro, Suyoto juga menyebutkan beberapa daerah lain yang kini juga tertarik dengan Budidaya Porang, Tidak terkecuali Pemerintah daerah Provinsi Bali. Menurut suyoto Rencananya PT.API akan mendirikan beberapa pabrik pengolahan porang, diantaranya bertempat di Glenmore Banyuwangi, Cianjur Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.

“Kedepannya kami akan membangun beberapa pabrik diluar Banyuwangi, sementara ini kami ingin fokus dipabrik PT.API 1, sambil memperluas kejasama dengan petani. Pabrik kami ditargetkan dapat mengolah 80 – 100 Ton perhari, itulah mengapa kami butuh banyak kerjasama dengan petani, agar nantinya hasil panen dapat menyesuaikan kebutuhan pabrik.”terang Suyoto.

Pada kesempatan itu suyoto juga menjelaskan berbagai keuntungan dalam menjalin kerja sama dengan perusahaannya.

“Fasilitas dan manfaat kemitraan dengan PT.API sangat banyak, selain mendapatkan bibit dan pupuk, kami juga memerikan fasilitas pendampingan, jadi tidak perlu kawatir gagal panen dan tidak perlu cemas untuk menjual hasil panen. Kami siap menampung dengan harga standar pasaran bahkan mungkin harga beli kami lebih tinggi dari pasar. Kami pun siap mengasuransi bibit, artinya bila ada bibit yang rusak sampai gagal panen, kami siap mengganti dengan bibit yang baru.” Papar suyoto.( sigit)

Hujan Deras Disertai Angin, Sejumlah Rumah Di Randuagung Rusak

0

LUMAJANG – Akibat diguyur hujan lebat disertai angin kencang, sejumlah rumah mengalami rusak berat dan sedang akibat ditimpa pohon tumbang di RT 17 RW 05 dusun Sumbertumpuk Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang.
Kejadian bencana lama yang memporak porandakan sejumlah tempat tinggal warga dan kandang sapi pada Jum’at (13/11/2020) terjadi pada pukul 14.45 WIB.
Dari pantauan media, sebuah rumah milik Sarnam, RT 17 RW 05 dusun Sumbertumpuk Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung sebagian rusak akibat ditimpa pohon.
Seblumnya, pada pukul 15.05 WIB, kandang sapi milik bu Rohima RT 17 RW 05 di dusun yang sama, juga ambruk ditimpa pohon. Namun ternak sapinya selamat. Nasib serupa juga dialami dengan dapur milik keluarga Tomi di RT 20 RW 05.
Akibat bencana tersebut, jalan yang menuju perkebunan karena banyak pohon sengon milik Gufron, warga setempat yang tumbang. Bahkan diantaranya menimpa tiang listrik yang menyebabkan terputusnya liran listrik ke rumah warga.
Akibat dari kejadian tidak dilaporkan adanya korban jiwa dan diperkirakan mengalami kerugian hingga jutaan. (asil)

Pemkab Siap Support dan Koneksikan Antar Destinasi Wisata

LUMAJANG – Mendampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bersama Wakil Bupati Indah Amperawati menghadiri acara Konsultasi Publik RPP BUMDes di Alam Wisata Hutan Bambu Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Jum’at (15/11/2020).
Dalam sambutannya Bupati Thoriq setelah menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Thoriq juga memaparkan bahwa Dana Desa (DD), telah merubah banyak hal secara signifikan, khususnya pada sector pariwisata.
Thoriq juga menjelaskan, di Lumajang telah banyak tempat pariwisata yang tumbuh dari hasil pengelolaan Dana Desa.
“Selanjutnya tugas kami adalah memberikan support dan mengkoneksikan antar destinasi wisata ke destinasi lainnya,” sambung Thoriq.
Lebih lanjut Thoriq menjelaskan bahwa Pemkab Lumajang mengaku sangat serius membangun konektivitas produk yang dihasilkan dari Desa-Desa di Lumajang untuk mendapatkan lebih akses pasar.
“Saat ini kami sedang menata seluruh sistemnya. Saya sampaikan ke semua Kepala Desa bahwa harus memiliki keinginan yang kuat untuk membangun potensi yang ada di setiap daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Halim menyatakan rasa sayangnya kepada para pendamping Desa, pasalnya pendamping desa meruipakan ujung tombak dari Kementerian Desa. “Melalui pendamping desa, kita dapat mengetahui dengan jelas arah pembangunan desa di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Halim juga menjegaskan, pihaknya ingin terus mengetahui potret desa di seluruh Indonesia ini agar bisa dibaca dengan jelas arah pembangunannya.
“Pembangunan desa itu harus benar-benar menuju kepada satu yakni kesejateraan, baik melalui program jangka menengah dan jangka panjang,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa Sumbermujur, Syafi’i pada Gempur News menyampaikan bahwa sejak tahun 2015 lalu, desanya fokus pada pembangunan infrastruktur.
Namun, imbuhnya, tahun 2020 karena ada pandemi Covid 19, maka difokuskan pada penanganan pandemi korona.
“Begitu menghadapi masa pandemi di tahun 2020 ini, maka konsentrasi kami hanya menangani pandemi Covid19 saja. Bahkan selama 15 hari belakangan, kami bergerak siang dan malam untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Desa sebesar 25 juta, dan ditambah dari hasil penjualan kayu untuk biaya operasionalnya,” kata Kepala Desa Sumbermujur, Syafi’i. (markasan)