Home Blog Page 1899

Audiensi LP2M UTama dengan Disdagkoperin Kota Cimahi Bahas Kemitraan “Kampus Merdeka untuk UKM”

0

CIMAHI — Di sela-sela kesibukan program dan kegiatan, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi merespon cepat pengajuan audiensi kerjasama kemitraan dari Universitas Widyatama (UTama), kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa (01/12) di ruang rapat Disdagkoperin.

Audiensi dihadiri oleh Dadan Darmawan (Kadisdagkoperin), Rina Mulyani (Kabid Koperasi UKM), dan MH. Amien (Kasi UKM), sedang dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UTama hadir Dr. Ratna Komala Putri, Ucu Nugraha, ST., M.Kom., dan Deden Maulana, M.Ds, turut hadir pula Kuspriyanto dan Enung Susanah, perwakilan pelaku UKM dari Komunitas Mor&Mor Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Dadan Darmawan menjelaskan sejumlah strategi dan kebijakan pembinaan UKM yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Cimahi.

Rina Mulyani merinci program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pembinaan UKM dan kerja sama apa saja yang sudah dijalankan, terutama dengan sejumlah perguruan tinggi.

Sementara itu, MH. Amien memaparkan tentang “LAPAKU” sebagai portal bagi pelaku UKM Cimahi dalam mendorong, fasilitasi, meningkatkan kapasitas usaha.

Kampus UTama Merdeka untuk UKM Kota Cimahi.

Berangkat dari wacana “Kampus Merdeka”, UTama mulai menerapkan konsep baru yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan kemerdekaan belajar. Konsep ini pada dasarnya merupakan lanjutan dari konsep merdeka belajar. Sejalan dengan konsep “Kampus Merdeka”, UTama menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas.

Pada dasarnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja pada mahasiswa sejak dini. Diharapkan mahasiswa akan jauh lebih siap kerja setelah lulus. Dalam penerapannya, konsep ini akan diberi keleluasaan kepada mahasiswa selama dua semester program belajarnya untuk melakukan kegiatan di luar kelas.

LP2M UTama sebagai unsur pelaksana memiliki tugas dan wewenang dalam mengkoordinasikan, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Pusat-Pusat Studi di LP2M, Fakultas, Program Studi, Bagian, kelompok, dan perorangan.

Hal ini dikelola untuk menciptakan budaya penelitian multidisiplin dan pengabdian pada masyarakat.

“Dalam Rencana Strategis LP2M UTama dengan jelas disebutkan tentang pengembangan UKM. Dengan semangat Kampus UTama Merdeka, tentunya pengembangan UKM akan menjadi salah satu prioritas dalam program/kegiatan pengabdian masyarakat. Mengingat sejumlah civitas akademika UTama berdomisili di Kota Cimahi, tentunya UKM yang berada di Kota Cimahi akan menjadi subjek dalam program/kegiatan pengabdian masyarakat kami,” jelas Ratna Komala Putri.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi, kedua belah pihak akan menjalin komunikasi intensif untuk mempersiapkan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama.

“Semoga bisa segera terealisasi di 2021,” tambah Ratna.

Potensi Mor&Mor
Sebagai salah satu tim peserta Cimahi Small Business Innovation (CSBI) Competetion yang saat ini memasuki tahap menunggu event malam penganugerahan, Mor&Mor Indonesia berhasil menyita perhatian publik dengan konsep ide kreatif dan inovasi berbasis tanaman kelor. Dengan mengusung single brand “Mor&Mor” dan “Spectakelor”, tim yang beranggotakan 16 pelaku UKM ini berhasil menerapkan pemanfaatan tanaman kelor pada semua klaster UKM di Cimahi, yaitu kuliner, kerajinan, teksil dan produk tekstil, serta digital creative.

“Meskipun terbentuk dari event CSBI, Mor&Mor Indonesia tidak akan berhenti di malam penganugerahan. Menjadi juara ataupun tidak, kami sudah berkomitmen untuk melanjutkan eksistensi tim untuk mewujudkan UKM Naik Kelas dengan mengedepankan kolaborasi.

Kami sudah bermusyawarah dan menghasilkan mufakat tentang calon dewan pengurus dan dewan pengawas koperasi yang akan dibentuk. Selain itu, kami pun sudah sejak awal berkomunikasi dengan Pihak LP2M UTama tentang kemungkinan mendapatkan pembinaan.

Alhamdulillah, komunikasi top to bottom dan bottom up-nya bertemu dalam audiensi ini. Ada beberapa hal yang kami sampaikan sebagai bentuk masukan dan harapan dari sudut pandang pelaku UKM,” jelas Kuspriyanto yang juga merupakan Ketua Divisi Kewirausahaan Sipil Institute.

Dengan adanya potensi tiga sentra aktivitas Mor&Mor Indonesia, tentu saja banyak hal yang bisa dikembangkan oleh tim.

“Bukan hanya pengembangan UKM di klaster kuliner, kerajinan, tekstil dan produk tesktil, dan juga digital creative. Kami juga punya potensi sentra seni dan usaha kreatif berbasis hobi. Wacana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Seni Rupa dan Desain pun sangat mungkin dibantu didorong oleh Mor&Mor,” ungkap Enung Susanah.

Kontributor : (EMI)
Wartawan : Edison

Besarnya Biaya Sekolah SMAN-1 Kejayan Dikeluhkan Walimurid

PASURUAN – Besarnya biaya menempuh pendidikan disekolah masih menjadi momok di kalangan siswa, chat wa antara wali murid dan wali kelas di SMAN 1 Kejayan Pasuruan hingga membuat wali murid mengadu sama wartawan terkait adanya Daftar ulang, 27 November 2020.

Wali murid yang tidak mau di sebut namanya mengatakan pada gempurnews, bahwa anaknya yang sekolah di SMAN 1 Kejayan dibebani daftar ulang, karena belum bisa membayar uang tersebut menyebabkan anaknya tidak mau masuk sekolah.

” Mas anakku sekolah di SMAN 1 Kejayan kok ada daftar ulang, katanya sekolah gratis, padahal seragam sudah lunas bayarnya, sekarang di suruh bayar daftar ulang Rp.1.240.000.00, karena belum tak bayar mas, anak aku tidak mau ke sekolahan,” kata Wali Murid yang tidak mau di sebut namanya.

Media gempurnews, Selasa (01/12) Pukul : 09.30 Wib mendatangi Sekolah SMAN 1 Kejayan Pasuruan untuk konfirmasi kepada kepala sekolah, gempurnews di terima langsung pihak Kepala Sekolah SMAN 1 Kejayan Abdul Hamid di ruang tamu.

Perihal adanya pungutan uang daftar ulang, Abdul Hamid tidak mengelak, namun berdalih sumbangan tersebut lebih ringan dari tahun- tahun sebelumnya.

” ya benar ada Sumbangan Rp 1.240 000,00, sumbangan itu sudah ringan di bandingkan tahun kemarin, karena sudah di potong separuh dari tahun sebelumnya.” ujarnya.

Sekolahan sudah matok Rp.1.240.000.00 itu sudah minim, lalu sekolahan mengajukan ke komite, dan ada yang mengatakan paksaan untuk sumbangan tersebut, tidak benar, wali murid bisa datang langsung ke sekolah bila tidak mampu membayar, sekolahan bisa meringankan atau membebaskan biaya tersebut, lanjutnya.

Ditegaskan lebih lanjut, untuk adanya kabar yang belum membayar tidak dapat mengikuti ujian, itu juga tidak di benarkan, semuanya tetap mengikuti ujian.

Program pemerintah dalam mecerdaskan anak bangsa, dengan berbagai kemudahan dan berbagai bantuan, rasanya belumlah cukup untuk sekolah dalam memfasilitasi anak didik, terbukti, SMA Negeri 1 Kejayan masih saja memungut biaya sekolah yang nominalnya hingga Rp.1.240.000.00.(Satu Juta Dua Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) melalui kepanjangan tangan Komite Sekolah dengan dalil Sumbangan.

Reporter : Tofa

Presiden: Teror di Kabupaten Sigi Bertujuan Merusak Persatuan

SURABAYA – Joko Widodo Presiden mengutuk keras segala bentuk tindakan teror di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Tindakan biadab itu, menurut Presiden, bertujuan memprovokasi masyarakat, serta merusak kerukunan serta persatuan.

“Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi serta teror di tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan serta kerukunan di antara warga bangsa,” katanya sore hari ini, Senin (30/11/2020), di Istana Merdeka, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan dukacita mendalam bagi keluarga korban. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bilang, pemerintah akan memberikan santunan bagi keluarga korban.

supaya kejadian serupa tidak terulang, Jokowi memerintahkan Kapolri mengusut tuntas jaringan pelaku teror sampai ke akarnya.

Kepala Negara juga menginstruksikan Kapolri serta Panglima TNI meningkatkan kewaspadaan di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden menegaskan, tidak ada tempat bagi kelompok teroris di Tanah Air.

“Saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku teror itu hingga ke akarnya. Saya juga perintahkan Kapolri serta Panglima TNI meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Sekadar informasi, Jumat (27/11/2020), empat orang warga Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi korban pembunuhan.

Polisi menduga, pelaku teror itu ialah kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.(red)
Sumber TAGSsigiTerorisme Presiden

Bupati Banyuwangi Dorong Pendamping Desa Tingkatkan Inovasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta para pendamping desa untuk mendorong inovasi di tingkat desa. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah desa diharapkan tetap melakukan langkah-langkah inovatif demi tercapainya target pembangunan desa.

Hal itu disampaikan Bupati Anas saat menghadiri Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sustainable Development Goals (SDGs) di Banyuwangi, Senin (30/11/2020).

“Berapa pun anggaran yang diterima, desa harus didorong untuk tetap berinovasi dan melakukan perencanaan yang tepat tanpa banyak mengeluh. Saya berharap para pendamping desa dapat terlibat dalam proses penyusunan RKP Desa ini. Bagaimana dengan anggaran yang terbatas tapi target prioritas dapat tercapai,” kata Anas.

Anas membeber bahwa APBD Banyuwangi 2021 mengalami penurunan dari Rp. 3,3 triliun (2020) menjadi Rp 2,88 triliun pada tahun depan. Ini lantaran adanya penyesuaian dana transfer dari pusat akibat pandemi covid-19 yang sangat berpengaruh pada kapasitas fiskal pemerintah pusat.

“Penurunan ini tentu juga berdampak pada transfer ke desa-desa. Maka, desa diharapkan dapat berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menyiasati keterbatasan anggaran tersebut sehingga target-target pembangunan desa dapat terwujud,” ujar Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa Banyuwangi Kusiyadi menjelaskan, bimtek ini diikuti 100 pendamping desa se-Banyuwangi. “Mereka terdiri dari tenaga ahli, pendamping desa pemberdayaan, teknik infrastruktur, dan pendamping lokal desa.” Kata Kusiyadi.

Pendamping Desa ini direkrut oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Mereka bertugas mendampingi desa dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam bimtek tersebut, para pendamping desa dibekali berbagai wawasan tentang penyusunan RKPDes yang berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan harapan, mereka bisa berperan lebih banyak dalam proses penyusunan rencana strategis pembangunan desa tersebut.

‘Tahun depan, harapan kami status kemajuan dan kemandirian desa di Banyuwangi bisa meningkat. Salah satunya, melalui peran serta pendamping desa untuk melakukan updating IDM,” terang Kusiyadi.

Kusiyadi menyebut, berdasarkan keputusan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa KemendesPDTT Nomor 303 Tahun 2020, jumlah desa berstatus mandiri di Banyuwangi sebanyak 52 desa, desa maju sebanyak 111 desa, dan desa berkembang sebanyak 26 desa.

“Target tahun depan, desa mandiri kita bisa mencapai 100 desa,” pungkasnya.

Desa mandiri adalah desa maju yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa untuk peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakatnya, dengan ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan. (sgt)

BPBD Lumajang Minta Masyarakat Tetap Tenang

LUMAJANG – BPBD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meminta masyarakat di wilayahnya tetap tenang dan tidak panik terkait pemberitaan tentang aktivitas Gunung Semeru yang meningkat.

Menyusul aktivitas Gunung Semeru meluncurkan lava pijar dari Kawah Jonggring Saloko selama dua hari.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan bahwa Gunung Semeru masih dalam status Waspada Level II.

“Kami harapkan masyarakat Lumajang untuk tetap tenang, tidak usah panik dan resah, karena sesuai dengan laporan, aktivitas gunung api dari Pos Pantau Gunung Sawur menyebutkan Gunung Semeru tidak meletus, karena saat ini masih dalam status Waspada Level II,” ujar Wawan Hadi Siswoyo di kantornya, Senin, (30/11/2020), seperti dikutip dari Antara.

Dia menuturkan, hasil pendeteksian alat seismograf (perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi) di Pos Pantau Gunung Sawur menyebutkan memang terjadi gempa tremor harmonik, letusan, hingga guguran lava pijar di puncak Gunung Semeru sejak Jumat, 27 November 2020.

“Gunung Semeru tidak meletus, tetapi memang terjadi letusan mulai Jumat 27 November 2020 dan memang mengeluarkan lava pijar yang mengarah ke areal Curah Kobokan sebanyak 13 kali dengan jarak luncur dari lidah lava/puncak sekitar 500-1.000 meter,” tuturnya.

Gunung Semeru erupsi mengeluarkan guguran awan panas dari kawah pada Jumat, 17 April 2020 (PVMBG)

Ia mengatakan, luncuran lava pijar tersebut masih jauh dari permukiman, hutan maupun area KRB (Kawasan Rawan Bencana) I, II dan III di Gunung Semeru, tetapi warga diimbau untuk tetap waspada.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km, dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru sebagai alur luncuran awan panas,” ujar dia.

Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai gugurnya kubah lava pijar di Kawah Jongring Seloko, sehingga BPBD Lumajang terus berkoordinasi dengan pihak perhutani dan TNBTS. Jal ini karena dikhawatirkan nanti luncuran lava pijarnya itu akan semakin panjang.

“Luncuran lava pijar itu dapat menyebabkan adanya kebakaran lahan dan hutan yang ada di lereng Gunung Semeru seperti beberapa tahun lalu,” ujar dia.

Wawan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi secara intens dengan pihak Perhutani dan TNBTS, dengan saling memberikan informasi melalui jaring komunikasi untuk melaporkan setiap saat perkembangan hutan maupun aktivitas Gunung Semeru.

Sementara itu, pendakian ke Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl ditutup sementara sejak 30 November 2020 karena aktivitas gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut mengalami peningkatan.

Penutupan jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dikeluarkan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS) telah mengeluarkan Surat Pengumunan Nomor : PG.10/T.B/BIDTEK.1/KSA/11/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Pendakian Gunung Semeru.( red)

KPK Terus Dalami Kasus Duga’an Korupsi Izin Benur

0

JAKARTA- Kasus dugaan korupsi izin ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, membuat Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterkaitan antara PT Aero Citra Kargo (ACK) dengan PT PLI.

Dalam kasus ini, salah satu pengurus PT ACK selaku satu-satunya perusahaan cargo pengirim benih lobster, Siswadi menjadi tersangka. Edhy diduga menerima suap lebih Rp12 miliar dari sejumlah perusahaan eksportir lobster.

Sementara perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman cargo port to port adalah PT PLI.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, mengatakan perusahaan ini merupakan ekspeditor PT ACK untuk eksportir benur ke negara tujuan.

“Forwarder-nya dari ACK kan memang PLI. Tentu info tersebut akan dikembangkan lebih lanjut oleh penyidik dengan memeriksa saksi-saksi yang diduga mengetahui hubungan PT ACK dengan PT PLI ini,” kata Ali melalui pesan tertulis, Selasa (1/12).

Dugaan keterlibatan PT PLI dalam kasus perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 diketahui ketika komisi antirasuah menangkap pengendali PT PLI bernama Dipo. Ia diamankan bersama belasan orang lainnya termasuk Edhy.

Namun berdasarkan pemeriksaan 1×24 jam, KPK melepas yang bersangkutan karena tidak mempunyai kecukupan alat bukti terkait tindak pidana.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, mengungkapkan dalam perkara ini baru tujuh orang yang memiliki syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Meskipun begitu, terbuka kemungkinan untuk mengembangkan perkara dan menetapkan tersangka baru.

“Tidak tertutup kemungkinan nanti di dalam pengembangan selanjutnya adalah pada tahapan selanjutnya bisa saja ada penambahan atau tetap seperti itu,” tutur Nawawi dalam jumpa pers, Rabu (25/11) malam.

Dalam perkara ini KPK menetapkan total tujuh orang sebagai tersangka.

Enam orang sebagai penerima suap yakni Edhy Prabowo; stafsus Menteri KP, Safri dan Andreau Pribadi Misata; Pengurus PT ACK, Siswadi; staf istri Menteri KP, Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin (swasta).

Infografis Kronologi Ekspor Benih Lobster yang jerat Edhy Prabowo.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan pihak pemberi suap adalah Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito. Ia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (red).

Tanah Longsor Timpa Rumah Warga Dusun Puncaksari

PROBOLINGGO — Musim penghujan seperti sekarang masyarakat tidak salah untuk lebih berhati hati, baik dalam perjalanan maupun dalam rumah terutama yang berdomisili dipegunungan yang terjal.

Disamping itu tekstur tanah yang lembek serta berkurangnya pepohonan sebagai penyanggah, tentu sangatlah rawan longsor dan pergeseran lapisan tanah atas.

Sulit diprediksi, dan bahkan nyaris tidak bisa ditanggulangi, karena faktor alam serta lahan pertanian berbasis sayur, yang tanahnya selalu diolah dalam setiap musim.

Seperti kejadian yang menimpa rumah warga dusun Puncaksari desa Sapih kecamatan Lumbang,(26/11/2020), tempat tinggal Pak Warto Rt 13, Rw 05 tepatnya, mengalami rusak yang cukup parah, akibat lokasi diguyur hujan deras dan terjadi longsor.

Meskipun dalam kejadian ini tidak sampai memakan korban jiwa, namun rumah Pak Warto yang dindingnya terbuat dari kayu mengalami jebol dan beberapa atap rumah dari asbes banyak yang pecah.

Saat itu juga warga sekitar melakukan kerjabakti untuk membersihkan tanah serta lumpur yang menimpa rumah tersebut, akan tetapi hari itu juga masih turun hujan sehingga pekerjaan berjalan lamban.

Tim Reaksi Cepat BPPD Kabupaten Probolinggo, bersama tim siaga bencana kecamatan Lumbang yang diikuti oleh anggota Koramil, Polsek, Dinkes, Satpol PP dan BPBD berusaha mendatangi lokasi bencana, akan tetapi tidak bisa sampai kelokasi dikarenakan juga terjadi longsor tanah yang menimbun jalan, sehingga untuk kendaraan tidak bisa melewatinya.

Sementara bantuan berupa terpal diserahkan kepada sekertaris setempat Tonawar, yang selanjutnya untuk diserahkan kepada korban.

Slamet Ary, dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo, mwnyampaikan jika tim yang diturunkan sudah berupaya keras untuk dapat sampai kelokasi bencana, akan tetapi medannya sulit dan tidak bisa dilalui roda empat.

Disampaikan, untuk warga masyarakat lebih berhati hati dan waspada menghadapi cuaca hujan dan kadang bersamaan dengan angin kencang tersebut.(Wulan)

Kapolres Lumajang Kunjungi Pos Pengamatan Gunung Semeru, Pantau Aktivitas Vulkanik

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Mlillewa, S.H. S.I.K., M.I.K., melaksanakan pemantauan aktivitas Vulkanik Gunung Semeru. Aktivitas Gunung Semeru semakin meningkat, pada Senin pagi (30/11/2020).

Pemantauan dilakukan Kapolres dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Lumajang.

Hadir dalam kegiatan terebut, Wakapolres Lumajang beserta jajaran dan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur.

Dalam kunjungan tersebut Deddy memastikan informasi terkini Gunung Semeru.

“Terdata sejak tanggal 28 November masih aman dan masih waspada. Tidak ada letusan,” kata Deddy, Senin (30/11/2020).

Sementara itu, Mukdas Sofyan pengamat gunung api dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi juga membenarkan guguran lava panas itu masih dalam radius aman.

“Idealnya tiap jam harus ada magma yang keluar. Justru warga sini mengkhawatirkan jika gunung berapi sama sekali tidak menunjukkan aktivitas vulkanik,” ujar Mukdas.

Namun demikian, pihaknya tetap melarang warga untuk tidak beraktivitas di dalam radius 1 kilometer dan wilayah sejauh 4 kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif.

Data dari pos pantau Gunung Semeru yang diterima oleh BPBD Lumajang, guguran lava panas itu terlihat jelas dari Desa Curah Kobokan pada Senin pagi (30/11).

Markasan, penduduk sekitar Gunung Sawur mengaku sudah biasa melihat magma yang menyala seperti lava pijar pada malam hari. (duk/bam)

Pandapat Akhir Fraksi DPRD Barut Terhadap Raperda APBD 2021

0

BARITO UTARA -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Utara, menggelar rapat paripurna IV dalam rangka mendengarkan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi pendukung DPRD, terhadap Raperda APBD tahun anggaran 2021,
berlansung diruang Sidang Utama DPRD, Senin(30/11/20).

Sidang Paripurna IV dipimpin Ketua DPRD Barito Utara, Ir.Hj.Mery Rukaini,M.IP didampingi Wakil Ketua I, Parmana Setiawan,ST. Wakil Ketua II, Sastra Jaya,SE  dan anggota Dewan dari masing-masing Komisi I, II dan III.

Hadir dalam Sidang Paripurna itu Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra,SH Unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah,yang mewakili Polres Barito Utara, Kasdim 1013 Muara Teweh, Pengadilan Negeri Muara Teweh, Kejaksaan Negeri Barito Utara.

Pendapat akhir fraksi Partai Demokrat terhadap Raperda, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2021, telah dibacaka oleh juru bicara  anggota DPRD Barito Utara, Riza Paisal dan dokmen tersebut diserahkan kepada Ketua DPRD Barito Utara.

Bupati Barito Utara H.Nadalsyah dalam sambutanya, yang dibacakan melalui Wakilnya, Sugianto Panala Putra,SH menyampaikan rapat ini sebagai salah satu perwujudan atas komitmen, yang telah kita sepakati bersama untuk mempercepat proses pembahasan dan juga pelaksanaan atas dasar pertimbangan untuk kepentingan masyarakat, tanpa mengurangi atau menghilangkan hal-hal yang esensial dan rasional dalam menetapkan skala prioritas efektif dan efisien.

Tahapan proses penganggaran dari penetapan kesepakatan KUA dan PPAS sampai pengajuan RAPBD tahun anggaran 2021, untuk dievaluasi oleh pemerintah Propinsi sebelum ditetapkan menjadi Perda tentang APBD tahun anggaran 2021, telah diusahakan semaksimal mungkin dalam kondisi pademi virus Covid-19 dan menjadi bahan pemikiran kita bersama serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Lebih lanjut Sugianto mengatakan, dengan telah disepakatinya rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2021 ini, diharapkan kepada masing-masing Kepala Perangkat Daerah agar segera melaksanakan dengan sungguh-sungguh, mempedomani petunjuk pelaksanaan anggaran yang menjadi acuan anggaran pendapatan dan belanja daerah serta peraturan lainya, yang berhubungan dengan prinsif pengendalian dan pengawasan anggaran.

Sebagai bagian dari akhir Sidang Paripurna IV, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama,Kepala Daerah dan DPRD Barito Utara serta peyerahan pidato Bupati Barito Utara. (SS).

Arkeolog Temukan 160 Peti Mati Kuno Bersegel Ragam Kutukan

0

GEMPURNEWS.COM – Arkeolog menemukan 160 peti mati kuno di situs Saqqara, Mesir dalam tiga bulan terakhir.

Beberapa di antara peti-peti tersebut diketahui disegel dengan kutukan mumi.

Ribuan tahun silam, orang Mesir kuno dimakamkan di Saqqara, yaitu kota kuno bagi orang mati.

Para pendeta akan menempatkan mereka yang telah meninggal di dalam kotak kayu setelah dimumikan.

Kotak tersebut dihiasi hieroglif dan sarkofagus disegel, lalu dikubur di pekuburan yang tersebar di atas dan di bawah pasir.

Dikutip dari Science Alert, Minggu (29/11/2020), arkeolog telah menemukan 160 peti mati dalam beberapa bulan terakhir ini.

Rencananya mumi-mumi itu akan disebar ke sejumlah museum di Mesir.

Beberapa peti mumi itu juga dibuka untuk memeriksa mumi di dalamnya.

Menurut ahli, beberapa makam Saqqara memiliki kutukan yang tertulis di dinding.

Kutukan ini sepertinya merupakan peringatan bagi para penyusup.

Egyptologist di American University di Kairo, Salim Ikram pada tahun lalu menganalisis beberapa mumi hewan yang ditemukan di Saqqara.

Ikram mengatakan ‘kutukan’ yang dimaksudkan adalah mayoritas peringatan yang tertulis di makam itu untuk mencegah penyusup yang bermaksud menodai tempat peristirahatan mumi.

“Umumnya, peringatan itu menyatakan bahwa jika kuburan dimasuki oleh orang yang tidak suci (baik tubuh atau niat), maka semoga para dewa menghukum para pelanggar dan meremas lehernya seperti angsa,” tulis Ikram dalam email kepada Business Insider.

Ikram menjelaskan ada kutukan yang ditemukan di makam Perdana Menteri Ankhmahor, pejabat firaun yang hidup lebih dari 4.000 tahun lalu, selama dinasti ke-6 Mesir.

Dia dimakamkan di mastaba, kuburan di atas tanah berbentuk kotak persegi panjang.

Mastabas serupa dibangun di seluruh Mesir, termasuk di dekat piramida Giza.

Kutukan yang tertulis di makam Saqqara itu untuk melindungi Ankhmahor, untuk memperingatkan siapapun yang melakukan pelanggaran terhadap makam mumi tersebut.

Dalam kutukan itu juga tertulis, bahwa perdana menteri ini menyisipkan mantra dan sihir rahasia, serta mengancam para penyusup yang berniat tidak baik dengan ‘ketakutan melihat hantu’.

“Kutukan seperti itu untuk mencegah perampok kuburan,” kata Ikram.
J
Ikram menjelaskan tulisan kutukan pada makam Saqqara, bahwa pelanggar yang tertangkap mencoba mencuri barang berharga yang dikubur bersama orang mati, dihukum dengan cara yang sepadan dengan kejahatan mereka.

Namun, kutukan mumi tidak sama dengan yang sering ada dalam film-film tentang mumi.

Tulisan-tulisan yang ditemukan di makam seperti Ankhmahor sedikit mirip dengan kutukan mumi yang digambarkan dalam film-film horor.
Beberapa anggota masyarakat tidak ingin melihat para arkeolog membuka peti mati yang telah disegel selama lebih dari 2.000 tahun.

Ikram mengatakan ada sedikit risiko terkontaminasi, katakanlah, mikroba atau jamur purba saat menangani mumi.

“Kalau orang pakai sarung tangan dan masker, pasti baik-baik saja,” kata dia.

Kuburan mumi bisa mengandung patogen berbahaya adalah gagasan yang juga dibenarkan setelah arkeolog Howard Carter menemukan makam Raja Tutankhamen pada tahun 1922.
Anggota ekspedisi Carter, George Herbert meninggal secara aneh.

Kematian mendadak itu terjadi enam minggu setelah mereka membuka ruang pemakaman Raja Tut.

Hal ini kemudian menarik berbagai pertanyaan tentang apakah makam mumi itu berisi sejenis jamur beracun yang bisa menginfeksi dan mematikan.

Pembicaraan tentang ‘kutukan mumi’ yang dieksplorasi seorang penulis.

Kendati demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menunjukkan bahwa Herbert memang meninggal karena keracunan darah akibat gigitan nyamuk yang terinfeksi dari pipinya.

Sementara itu, makam Raja Tut bebas dari segel itu.

Bahkan, Carter juga tidak menaruh perhatian pada mitos kutukan mumi Mesir Kuno.

Arkeolog ini meninggal pada usia 64 tahun, 20 tahun setelah penemuannya itu.

Artikel ini telah tayang di SURYAMALANG.COM dengan judul Ragam ‘Kutukan’ di Peti Mati Mesir Kuno, Ada yang Ditujukan kepada Penyusup Makam *