Home Blog Page 1920

Bupati Lumajang Apresiasi Program CETAR Dinas Ketahanan Pangan

LUMAJANG — Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengapresiasi Program CETAR (Cekatan Tandur Nang Latar) inovasi Dinas Ketahanan Pangan Lumajang. Program ini diharapkan dapat memunculkan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di lingkungan masyarakat.

Hal ini dapat menghemat pengeluaran keluarga untuk sayur dan lauk namun juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 40 yang diselenggarakan di Dusun Pepe, Desa Sidorejo, Rowokangkung, Bupati berharap Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung menjadi pionir Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

“Saya harapkan Sidorejo Rowokangkung menjadi pionir bagi daerah lain, kalau di Sidorejo bisa dilakukan tentu di daerah lain juga bisa dilakukan, asal saling punya semangat agar ketahanan pangan ini bisa tumbuh bersama-sama,” ujar nya Jum’at (16/10/2020).

“Mulai sayuran yang bisa dikonsumsi sendiri hingga sayuran yang dikumpulkan oleh pengepul untuk kemudian dijual oleh para wlijo, tentu ini menjadi income atau menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Lumajang, Hertutik menjelaskan bahwa Dusun Pepe dipilih sebagai tempat Peringatan Hari Pangan Sedunia karena Kelompok ”Pepe Berseri” Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung telah tumbuh dan aktif mulai Tahun 2019 melalui program yang kita kenal yaitu KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) yang tahun ini dikemas dengan istilah P2L (Pekarangan Pangan Lestari).

Dalam melaksanakan P2L, produksi sayur dan buah ditanam masyarakat Dusun Pepe secara mandiri untuk memenuhi kebutuhannya terutama mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bentuk partisipasi ini pada awalnya dijelaskan Hertutik masih kecil tapi ia yakin dengan kerjasama semua pihak akan berdampak lebih besar.

“Akan ada tanaman sayur dan buah yang juga bisa dikembangkan di sini, antara lain cabe, tomat, sawi, dan bunga kol. Di sisi lain telah dibudidayakan secara swadaya BUDIKDAMBER atau Budidaya Ikan Dalam Ember di ‘Pepe Berseri’. Selanjutnya akan dikembangkan pula di pekarangan masyarakat sekitar hal serupa dengan stimulan yang diberikan secara simbolis oleh Bapak Bupati pada hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen melakukan pembinaan khususnya dari sisi budidaya tanaman, pemanfaatan hasil budidaya tanaman, pengolahan pangan melalui teknologi yang tepat sehingga pangan yang dikonsumsi memenuhi pola Bergizi, Beragam, Seimbang dan Aman (B2SA).

“Selain itu kami juga akan berupaya bermitra dengan dinas terkait agar kelompok yang dibina dapat lebih berkembang dan mengharumkan nama Lumajang tercinta,” pungkasnya. (red)

Cawagub Nomor Urut 02 Kukuhkan Tim Kampanye Wilayah Barut

0

BARITO UTARA- Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kalimantan Tengah nomor urut 02, Edy Pratowo mengukuhkan Tim  Kampanye Barito Utara, dipemilihan Cagub dan Cawagub di Wilayah Barito Utara, pada 9 Desember tahun 2020 mendatang.

   

Ratusan anggota timses kampanye itu, telah dikukuhkan, bertempat di Gedung Pertemuan Balai Antang Muara Teweh, dengan dihadiri sejumlah pengurus partai pendukung yang berkoalisi, Jumat (16/10/20) petang.
 
Taufik Nugraha, sebagai Ketua Tim Kampanye, Sugianto dan Edy Pratowo bertekad bersama timsesnya untuk bekerja keras memenangkan pasangan calon nomor urut 02, H. Sugianto Sabran dan Edy Pratowo di wilayah Barito Utara ini.

Tim kampanye di Barut siap memenangkan pasangan calon nomor urut 02 Sugianto-Edy. Antusias warga Muara Teweh begitu besar. “Kami semua terus berjuang untuk memenangkan pasangan Sugianto-Edy,” ujar Taufik.

Cawagub Edy Pratowo menyakini, tim kampanye di Barito utara akan bekerja sungguh-sungguh dan  militan. Dia meminta buat jaringan tim hingga sampai ketingkat Desa untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2.

“Kita ingin melanjutkan program pembangunan yang sudah dilakukan oleh Bapak Sugianto Sabran menjadikan Kalteng Berkah.Yang sudah kuat di parlemen dengan dibuktikan banyaknya parpol bergabung untuk memenangkan pasangan Sugianto-Edy,” kata Edy Pratowo.

Sebelum melakukan pengukuhan anggota tim kampanye, calon Wakil Gubernur Kalteng nomor urut 2 ini, sempat blusukan ke pasar Ipu dan pasar Pendopo di Kota Muara Teweh.

Hj.Sri Neni Trianawaty, salah satu tim sukses (Timses) mengatakan bahwa blusukan calon wakil gubernur H.Edy Pratowo tersebut untuk memantau sejumlah pasar sebagai bentuk perhatian terhadap warga Kota Muara Teweh.

“Cawagub sempat membeli produk yang dijual, untuk membantu pedagang yang jualannya belum begitu laku, karena dampak dari pandemi covid-19,” ujar Hj.Neni.

“Pasangan Cawagub nomor 02 ini, juga mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker saat akan berjalan,” imbuhnya. (SS).

Alhamdulillah, Penyaluran BLT – Dana Desa Gebang Tahap IV Berjalan Lancar

BONDOWOSO – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap IV Desa Gebang Kecamatan Tenggarang  dilaksanakan, bertempat di Pendopo Balai Desa Gebang, Jum’ at (16/10/2020).

Dalam acara tersebut, turut hadir, Kasi Kesos, Kasi PMD Kecamatan,
Bhabinkamtibmas, Babinsa, seluruh Perangkat Desa dan masyarakat penerima Bantuan Dana Desa (BLT- DD).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Gebang, Endang serta didampingi Babinkamtibmas setempat.

Saat dikonfirmasi, Endang mengatakan, sebanyak 89 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penerima BLT DD adalah keluarga yang sangat terdampak ekonominya disebabkan wabah Virus Covid-19.

Setiap KPM, lanjut Endang, mendapatkan BLT-DD sebesar Rp 300.000.per bulan, selama 3 bulan kedepan.

“Saat ini Pemdes Gebang menyalurkan BLT-DD Tahap lV, kepada masyarakat penerima bantuan BLT- DD, semoga bermanfaat dan barokah. Bantuan ini dapat dipergunakan untuk meringankan kebutuhan hidup sehari – hari selama masa Pandemi Covid-19,” ungkap Endang.

Acara penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap IV Desa Gebang Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso, berjalan dengan lancar, aman dan tetap mengedepankan prosedur protokol kesehatan covid – 19. (dar)

Sederhana Dan Penuh Haru, Pisah Kenang Camat Wonomerto

PROBOLINGGO — Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, akan tetapi perpisahan itu tak membuat persaudaraan dan komunikasi harus terputus, semua akan terjalin erat sampai akhir hayat.

Itu yang tersirat dalam acara pisah kenang camat Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ramiadi, S..Sos, MSi, berpamitan kepada seluruh stap dan Kepala Desa, serta seluruh instansi dan masyarakat se-Kecamatan Wonomerto (15/10/2020), karena harus meleps status sebagai camat dan pegawai negeri karena purna tugas.

Bertempat di pendopo kantor kecamatan setempat Ramiadi didampingi oleh istrinya berpamitan kepada seluruh masyarakat, dan harus kembali sebagai warga biasa, akan tetapi jiwa pengabdian akan terus terpatri dalam membangun Probolinggo sesuai kapasitasnya.

Suasana haru serta kesederhanaan mewarnia acara tersebut, banyak yang hadir menitikkan air mata ketika dimulainya pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur dan perpisahan dengan seluruh pegawai dan kepala desa serta masyarakat.

Ramiadi menyampaikan, terimakasih kepada seluruh pegawai yang selama ini selalu bekerjasama dengan baik dan dapat melayani warga sesuai tupoksi masing masing, dan sekaligus minta maaf segala kesalahan dan khilap selama menjabat di Kecamatan Winomerto.

Juga Kepada seluruh Kepala Desa serta instansi yang ada termasuk Kepolisian dan Koramil, Ramiadi menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya selama ini, dan diharapkan hal ini terus dijalankan kepada penggantinya nanti.

“Perpisahan ini hanya secara formal kedinasan, akan tetapi persaudaraan kita akan terjalin selama hidup,” Ungkap Ramiadi.

Disampaikan juga kepada seluruh pegawainya untuk tetap kompak dan terus meningkatkan etos kerja sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik dan menjalankan program dari pemerintah semaksimal mungkin.

Acara yang dikemas dalam pisah kenang tersebut, diakhiri dengan doa dan ramah tamah.( N.Hermanto)

Berkas Lengkap, Eks Camat Kras Dilimpahkan ke Kejaksaan

KEDIRI — Berkas dinyatakan lengkap, SH, eks Camat Kras Kabupaten Kediri, oleh penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Kediri, dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Rabu (14/10/2020).

Sebelumnya, SH, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh petugas Unit Tipikor Satreskrim Polres Kediri kasus penipuan yang mana korbannya adalah seorang Kepala Desa.

Tersangka SH, sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Tersangka SH melakukan rapid test.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan penyidik Kejaksaan dan dinyatakan berkas perkara SH telah lengkap.

Bersama tersangka SH, penyidik unit III Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Kediri juga menyerahkan barang bukti berupa dokumen salah satunya bukti rekening koran transfer.

Dengan dilimpahkannya SH maka status tahanan berubah dari tahanan Polres Kediri menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

“Setelah dinyatakan P21, maka kami mempunyai kewajiban melakukan pelimpahan ke Kejaksaan. Tersangka dan barang bukti kami serahkan,” ucap AKP Gilang.

Sebagaimana diketahui, SH diduga memberikan janji jabatan dalam proses pengisian perangkat desa di Kecamatan Kras, pada tahun 2016 lalu. Bahkan, korbannya mengalami kerugian material hingga Rp 125 juta.(Sum)

Berkas Lengkap, Eks Camat Kras Dilimpahkan ke Kejaksaan

0

KEDIRI – Berkas dinyatakan lengkap, SH, eks Camat Kras Kabupaten Kediri, oleh penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Kediri, dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Rabu (14/10/2020).

Sebelumnya, SH, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh petugas Unit Tipikor Satreskrim Polres Kediri kasus penipuan yang mana korbannya adalah seorang Kepala Desa.

Tersangka SH, sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Tersangka SH melakukan rapid test.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan penyidik Kejaksaan dan dinyatakan berkas perkara SH telah lengkap.

Bersama tersangka SH, penyidik unit III Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Kediri juga menyerahkan barang bukti berupa dokumen salah satunya bukti rekening koran transfer.

Dengan dilimpahkannya SH maka status tahanan berubah dari tahanan Polres Kediri menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

“Setelah dinyatakan P21, maka kami mempunyai kewajiban melakukan pelimpahan ke Kejaksaan. Tersangka dan barang bukti kami serahkan,” ucap AKP Gilang.

Sebagaimana diketahui, SH diduga memberikan janji jabatan dalam proses pengisian perangkat desa di Kecamatan Kras, pada tahun 2016 lalu. Bahkan, korbannya mengalami kerugian material hingga Rp 125 juta. (maksum)

Kepergok Selingkuh, Suami Bacok Selingkuhan Istri

LUMAJANG — Saman (38) Warga Dusun Kedungmoro, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memergoki istrinya di kamar sedang berduaan dengan pria lain.

Saman pun naik pitam dan kemudian membacok selingkuhan istrinya, Sudiyanto (48) warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Selasa (13/10/2020).

“Saat itu saya baru pulang mencari rumput. Tiba-tiba, saya kok mendengar suara orang dari dalam kamar. Langsung saja, pintu saya dobrak dan ternyata istri saya lagi telanjang bersama Sudi (Sapaan korban),” ujar Saman.

Akibatnya, pria yang diduga sebagai selingkuhan istrinya itupun menjadi sasaran aksi pembacokan pelaku yang mengakibatkan luka di tangan dan kepala..

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian aksi pembacokan tersebut, dan terduga pelaku sudah diamankan anggotanya. Sementara korban, langsung dibawa untuk dilakukan perawatan. (ml)

Yayasan GNOTA Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah untuk 320 Siswa di Kecamatan Yosowilangun

LUMAJANG — Ketua Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Lumajang Musfarinah Thoriq (Ning Farin) menyerahkan bantuan berupa tas dan alat tulis sekolah, bertempat di Gedung Koperasi Guru Yosowilangun (KGY) Kabupaten Lumajang, Rabu (14/10/2020).

Bantuan tersebut diberikan kepada 32 lembaga pendidikan, yakni 25 Sekolah Dasar (SD) dan 7 Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta swasta di wilayah Kecamatan Yosowilangun, dan nantinya masing-masing lembaga pendidikan akan menerimakan bantuannya kepada 10 orang anak.

Saat kegiatan tersebut, Ning Farin menyampaikan, bahwa untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, bidang pendidikan menjadi program prioritas pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang.

“Saya berharap semua sekolah maupun lembaga pendidikan dan masyarakat agar saling bahu-membahu untuk menyelesaikan program-program yang diprioritaskan untuk anak,” ujarnya.

Menurut Ning Farin, pendidikan dalam kehidupan anak merupakan hak dan kewajiban untuk masa depan mereka. Oleh karena itu, budaya sekolah harus ditanamkan dalam kehidupan anak sejak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengharapkan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tidak menjadikan anak-anak putus asa dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasannya.

“Anak-anak harus terus punya motivasi agar semangat untuk belajar dan bersekolah, karena sekolah ini merupakan proses dari anak-anak untuk menuju keberhasilan ke depannya. Jangan sampai ada yang putus sekolah, minimal lulusan SMA ataupun SMK,” pungkasnya. (red)

PT.AGU Mangkir Di RDP, DPRD Barito Utara Bentuk Pansus

0

BARITO UTARA –Dalam Surat penjadwalan RDP dilaksanakan hari Rabu(14/10/20)di ruang sidang Paripurna DPRD Barito Utara.Saat rapat digelar pihak PT.Antang Ganda Utama(AGU) mangkir dari rapat   
dengar pendapat(RDP) tentang lahan kemitraan di Desa Pandran Raya, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara. Ketidakhadiran managemen perusahaan sawit tersebut tanpa diketahui sebabnya.

Saat RDP akan berlangsung pukul 10.15 WIB,pimpinan RDP Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Sastra Jaya,didampingi wakil Ketua I Parmana Setiawan,ST langsung menanyakan kepada Sekretariat DPRD dan mitra,dari Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Barito Utara tentang alasan ketidakhadiran perwakilan Prusahaan Sawit tersebut.

Ternyata menurut Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Barito Utara Edwin Tuah,sampai rapat dimulai tak ada konfirmasi dari PT.AGU. Sedangkan Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Barito Utara Pihalson menyatakan,ada pemberitahuan dari PT. AGU bahwa mereka tak dapat hadir.

 “Sudah dua kali PT AGU abaikan undangan DPRD. Padahal Banmus sudah jadwalkan RDP hari ini, sesuai dengan permohonan masyarakat. Tidak ada konfirmasi, jangan sampai lembaga ini dianggap tidak berharga,” tegas Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Parmana Setiawan.

Anggota DPRD dari Fraksi partai Nasdem Hj.Nety Herawati juga menambahkan,kita memang harus jemput bola.Karena sudah dua kali PT.AGU ini,tidak mengindahkan dan juga tidak menghormati kita,untuk bisa berhadir dalam RDP ini.

Dikatakan Nety.Seandainya mereka tidak bisa hadir pada hari ini,sehari atau dua hari sebelumnya mereka memberikan informasi kepada lembaga kita.Seperti ini betul yang dikatakan Wakil Ketua I tadi,mereka sepertinya tidak menghargai kita sebagai wakil rakyat.

Kita sebagai orang tengah dalam permasalahan mereka,untuk itu perlu segera dibentuk Pansus penyelesaian permasalahan lahan Kelompok tani Isa Pakat warga desa Pandran Raya dengan PT.AGU ini,”jelas Nety.

RDP yang dihadiri Kepala Desa Pandran Raya Mus Muliadi dan Kepala Desa  Rubei Suriadi serta kelompok tani dari dua desa tersebut diakhiri pukul 10.45 WIB.Rapat menyimpulkan ada hal,dalam pembentukan Pansus PT. AGU. 

Sebagai kesimpulan akhir RDP itu bahwa,DPRD Barito Utara dalam waktu dekat inì,akan melakukan kunjungan kerja ke PT.AGU,terkait permasalahan tuntutan kelompok tani warga desa Pandran Raya dan Desa Rubei. (SS).

LIN, Melalui Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, Kembangkan Budidaya Pisang Cavendis

PROBOLINGGO — Dibawah naungan Lembaga Investigasi Negara(LIN), Koperasi Multidaya Nusantara Tiga terus berupaya keras mengembangkan sayap di bidang usaha pertanian, dalam hal ini fokus pada penanaman pisang Cavendis.

Berbagai metode dan system kerjasama yang ditawarkan kepada masyarakat, terutama dengan bagi hasil dengan komposisi yang dtentukan para pihak.

Dari beberapa wilayah Kabupaten yang ada di provinsi Jawa Timur sudah dilakukan penanaman yang keluasannya variatip, dan hari ini, selasa 14 september 2020, melakukan kegiatan penanaman pisang cavendis di wilayah Desa Pandean Kecamatan Paiton Probolinggo, sebanyak 300 pohon dan secara simbolis dilakukan oleh pembina LIN Probolinggo, Lukman Rusdi yang didampingi oleh beberapa pengurus dan anggota.

Diungkapkan oleh Lukman Rusdi, jika lokasi yang baru ditanami merupakan pilot proyek yang ada di Kabupaten probolinggo, dan nantinya akan dikembangkan keseluruh wilayah dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat terutama para petani.

Dengan memanfaatkan lahan yang masih luas, dengan sistem kerjasama tentunya akan meningkatkan tarap hidup warga, yang nantinya juga mempengaruhi tarap hidup.

Di tempat terpisah Dedy Mistarianto selaku ketua DPC LIN Probolinggo menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya,dan mengajak kepada semua anggota agar berperan aktif untuk mengembangkan program program itu diwilayah kabupaten Probolinggo khususnya seluruh indonesia pada umumnya.

Hal lain lembaga investigasi negara ini bukan hanya menanaman pisang cavendis tetapi juga ada penggemukan domba,ternak lele dan lain lain.

Dedy Mistariayanto juga menyampaikan Lembaga Investigasi negara ini juga bergerak sebagai fungsi kontrol, imbuhnya (bam)